Pengawasan Ketat dan Fluktuasi Harga akan Pengaruhi Pasar Kripto 2022
Pengawasan
peraturan yang ketat dan fluktuasi harga intens mengurangi prospek bitcoin,
bahkan para ahli memperingatkan pasar tersebut dapat mengarah pada tren
penurunan. Bitcoin naik 70 % sejak awal 2021 dan mendorong semua pasar kripto
hasilkan nilai gaungan USD 2 triliun. Pada tahun 2021, pertama kalinya perusahaan
kripto besar go public dengan debut Coinbase, April lalu yang dapat peningkatan
partisipasi bank-bank Wall Street seperti Goldmn Sachs dan persetujuan dana
yang diperdagangkan di bursa AS pertama terkait bitcoin. Harga Bitcoin melonjak
USD 69.000 pada November, tapi sekarang dibawah USD 50.000, turun hampir 30 %.
Menurut Profesor Keuangan Sussex University, Carol Alexander, bitcoin turun
hingga USD 10.000 pada 2022, pada 2018 bitcoin jatuh mendekati USD 3.000
setelah naik ke level tertinggi USD 20.000 beberapa bulan sebelumnya. Terkait
peraturan, tahun ini para regulator unjuk kekuatan terhadap mata uang kripto,
diperlihatkan oleh China yang melarang semua aktivitas terkait kripto dan
otoritas AS yang meluncurkan aspek-aspek tertentu dari pasar. (Dini)
Tags :
#Crypto CurrencyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023