Pertumbuhan Yang Makin Inklusif
Pertumbuhan yang makin inklusif mengandung makna bahwa pertumbuhan ekonomi kian banyak dihasilkan oleh pemangku kepentingan, serta semakin banyak dan kian berimbang dapat dinikmati oleh banyak pihak. Pertumbuhan yang inklusif berarti menjadi sebuah janji suci pembangunan yang bersifat universal.
Pertumbuhan yang inklusif berarti ada kesadaran bersama bahwa ketidakadilan global harus diatasi. Fakta yang berkembang hingga kini adalah berada pada wilayah pragmatisme. Fakta yang tampak adalah pertumbuhan yang bertumbuh. Pada ranah idealisme adalah berbicara tentang pertumbuhan dan pemerataan.
Indonesia pernah memunculkan gagasan tentang Ekonomi Pancasila. Beberapa tokohnya sebagian telah tiada, Seperti Prof DR Murbiyarto dari FE UGM. Mungkin masih banyak lagi tokoh nasional atau daerah yang mempunyai pemikiran itu. Ginanjar Kartasasmita dapat pula termasuk tokoh yang memiliki concern serupa. (Yetede)
Tags :
#Ekonomi MakroPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023