PLN Mulai Kurangi Penggunaan PLTU
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai mengurangi produksi energi yang berasal dari pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada tahun ini. "Tidak ada pembangunan PLTU yang baru, terkecuali pembangunan PLTU yang yang sudah terkontrak yang merupakan sisa dari penuntasan Program 25 Ribu MW tahap dua," ujar Manager Pengelolaan Perubahan Iklim PLN Kaia Handayani dalam Diskusi Virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Presidensi G20: EBT Indonesia menuju Net Zero Emission 2060", Senin (22/11). Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, PLN telah merencanakan peta jalan mengurangi PLTU dengan menambahakn instalasi listrik baru yang mengutamakan energi baru terbarukan Pembangkit energi baru terbarukan yang dimaksud, yakni pembangkit listrik, pembangkit listrik panas bumi 3,3 GW, gas 5,8 GW, air 10,3 GW, surya 4,6 GW, juga energi baru terbarukan lainnya 1,5 GW. Semuanya akan menjadi fokus pembangunan dalam beberapa tahun ke depan. (Yetede)
Tags :
#PLNPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023