;

Menengok "Rampok" Merpati Senilai Rp 1,7 Miliar di Tegal yang Mencuri Hati

Menengok "Rampok" Merpati Senilai Rp 1,7 Miliar di Tegal yang Mencuri Hati

Kompas, Jakarta -  Dua pekan belakangan, kehadiran burung merpati bernama Rampok di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mencuri perhatian masyarakat. Burung itu dibeli dengan lebih tinggi dari harga mobil BMW X5 milik jaksa Pinangki yang disita negara, yakni Rp 1,7 miliar. Burung merpati balap kolongan atau yang lebih dikenal sebagai merpati kolongan itu dibeli secara berpatungan. Merpati dibeli dari seorang peternak merpati asal Bekasi, Jawa Barat. Sejak saat itu, Rampok diboyong ke tempat budidaya merpati kolong di Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. 

Jika dilihat selintas, Rampok tampak sama dengan merpati pada umumnya. Ia memiliki sayap berwarna putih. Sementara bulu-bulu di tubuhnya  berwarna putih, coklat, dan abu-abu atau biasa disebut bluwuk plontang oleh kalangan pecinta merpati. Adapun paruhnya berwarna merah muda, mengarah ke jingga. Dalam perlombaan balap kolong, para merpati akan dilepaskan di area yang berjarak 500-1.000 meter dari kolongnya dianggap menang. Agar bisa mengetahui letak kolong, sang joki biasanya memancing merpati yang sedang bertanding dengan merpati pasangannya. Selain kecepatan, ada sejumlah aspek yang memengaruhi penilaian dalam lomba itu seperti akurasi kolong dan keahlian terbang merpati saat menuju ke kolongnya. Tak jarang, ada merpati yang salah masuk kolong. Ada juga merpati yang terbang dan sampai ke kolongnya tetapi tidak dengan gaya terbang yang indah. Burung-burung merpati berisiko hilang saat sedang latihan dan berlomba. Hal itu disebabkan sejumlah faktor, salah satunya cuaca. Saat tiba-tiba hujan atau angin kencang, biasanya merpati kesulitan kembali kepada joki atau ke kandangnya. 

Tags :
#Berita
Download Aplikasi Labirin :