;

Benang Kusut Perdagangan Maritim

Ekonomi Imam Dwi Baskoro 22 Nov 2021 Kompas
Benang Kusut Perdagangan Maritim

Kompas, Jakarta - Pandemi Covid-19 turut membuat "benang kusut" perdagangan maritim global. Tidak mudah dan butuh waktu untuk mengurai kekusutan ini. Pandemi tidak hanya menurunkan permintaan ruang kapal dan mendongkrak biaya logistik laut. Harga barang impor dan barang di tingkat konsumen pun terkerek naik. Barang-barang di tingkat konsumen yang harganya naik itu terutama barang jadi impor dan produk olahan berbahan baku impor. Lima produk yang mengalami lonjakan harga tertinggi adalah komputer, elektronik, dan optik, furnitur, tekstil dan produk tekstil, produk dari karet dan plastik, serta produk dan perlengkapan farmasi. 

Kenaikan biaya logistik itu juga menyebabkan kenaikan biaya produksi, produk setengah jadi, dan produk-produk terkait dengan investasi global. Hal ini diperkirakan memperlambat pemulihan industri manufaktur global. Kenaikan biaya logistik maritim sebesar 10 persen akan menurunkan produksi manufaktur di Amerika Serikat dan Uni Eropa sebesar 1 persen dan di China 0,2 persen. Laporan itu menggambarkan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam rantai pasokan global. Di tengah pertumbuhan transportasi maritim sebesar 4 persen pada 2020-2021. 

Tags :
#Perdagangan
Download Aplikasi Labirin :