Shell Mau Relokasi ke Inggris Belanda Marah
Raksasa energi Inggris-Belanda Shell pada Senin (15/11) mengumumkan rencana untuk merelokasi kantor pusat dari Belanda ke Inggris. Dan menghilangkan nama Royal Dutch dari nama perusahaan. Rencana perombakan bisnis ini sontak membuat marah pemerintah Belanda. Menteri Bisnis Inggris Kwasi Kwarteng menyambut baik rencana tersebut. "Berarti menunjukkan kepercayaan terhadap ekonomi Inggris pasca-Brexit," kata dia. Jika terpaksa, residensi pajak dan jajaran ekslusif Shell akan pindah ke Inggris. Rencana tersebut menimbulkan kemarahan Belanda. Karena perusahaan terbesarnya ini selama lebih dari 130 tahun telah menjadi simbol semangat kewirausahan dan kantor pusat Den Haag. "Kami luar biasa terkejutnya mendengar hal ini. Kabinet sangat menyesalkan niatan tersebut. Kami sedang dalam pembicaraan dengan Shell menyangkut implikasi dari langkah ini terhadap lapangan kerja. Keputusan-keputusan tentang keberlangsungan investasi amat penting," kata Menteri Perekonomian Belanda Stef Blok via Twitter. Asosiasi bisnis Belanda VNO NCW menyebut rencana Shell itu sangat menyakitkan Belanda. Shell dalam pernyataannya menjelaskan bahwa perombakan ini dirancang untuk memperkuat daya saing perusahaan serta mempercepat distribusi pemegang saham maupun pelaksanaan strategi untuk menjadi bisnis yang emisinya nol bersih. (Yetede)
Tags :
#BeritaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023