Suku Bunga The Fed Diperkirakan Naik Juli Tahun Depan
Para pialang di pasar berjangka Wall Street sekarang memperkirakan bahwa suku bunga acuan The Fed mulai dinaikkan pada Juli 2022, dari perkiraan sebelumnya pada September tahun depan. Hal itu didasarkan pada lonjakan inflasi bulan lalu, yang dilaporkan Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) AS pada Rabu (10/11). Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2021 naik 6,2% dibandingkan tahun lalu. Melebihi estimasi Dow Jones yang sebesar 5,9%. Kenaikan tersebut adalah yang tertinggi dalam 30 tahun lebih. Dalam laporan terpisah, Depnaker AS melaporkan bahwa upah riil setelah inflasi turun 0,5 pada Oktober dibandingkan September.
Para pialang sepenuhnya mem-pricing-in kenaikan pertama suku bunga pada September 2022. Tapi mereka mem-pricing-in jauh lebih besar peluang The Fed menaikkannya lebih cepat. The Fed sebelumnya menyatakan akan merampungkan tapering pembelian obligasi pada pertengahan tahun depan, abru kemudian menaikkan suku bunga acuan. "Suku bunga acuan efektif The Fed sekarang ini delapan basis poin dan kemungkinan suku bunga naik pada Juli sekarang di-pricing in naik lebih cepat."ujar Peter Boockvar, Chief Investment Office Bleakly Advisory Group.
Sementara itu, Presiden The Fed st Louis James Bullard menyampaikan, bahwa saat ini ia memperkirakan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga sebanyak dua kali pada 2022, setelah merampungkan tapering pembelian obligasinya. Namun Bullard mengingatkan bahwa sudut pandangnya didasarkan pada data ekonomi saat ini, dan bahwa prediksinya dapat berubah seiring berjalannya waktu. Apa yang bisa kita lakukan adalah menilai situasi musim semi berikutnya. dan melihat dimana kita berada. Dan pada saat itu kita dapat membuat keputusan tentang menaikkan suku bunga kebijakan, ujar Bullard. (Yetede)
Tags :
#USAPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023