Berharap Harga PCR Masih Bisa Turun Lagi
Pemerintah telah menurunkan harga tes PCR menjadi Rp 275.000 per tes di Jawa-Bali dan Rp 300.000 per tes di luar Jawa-Bali sejak 27 Oktober 2021 lalu. Namun, harga tes PCR tersebut sejatinya masih bisa lebih murah lagi karena ada sejumlah komponen yang bisa dipangkas. Hanya saja, nilai persentase penurunan tarif PCR tes tersebut masih perlu kajian lebih dalam.
Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir, mengungkapkan hal ini saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11). Menurut dia, hitungan sederhana masih ada celah untuk turun tapi ia belum memastikan nilainya. Harga tes PCR bisa lebih murah lagi dengan penggunaan BioSaliva. Pasalnya, dengan produk ini akan ada efisiensi dari sisi biaya Alat Pelindung Diri (APD), lantaran pengambilan sampel dilakukan dengan berkumur dipangkal tenggorokan yang tak hanya lebih nyaman bagi pasien juga lebih aman bagi tenaga kesehatan (nakes). Berdasarkan paparan Honesti, harga reagen mBioCov dalam katalog elektronik yang masih tayang saat ini berada di angka Rp 193.000 termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Saat ini Biofarma mengusulkan harga baru reagen Rp 89.100 termasuk PPN.
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023