Ekuitas Garuda Indonesia Negatif US$ 2,8 Miliar
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih berjibaku menyelamatkan kondisi keuangannya. Sekalipun nantinya restrukturisasi menemui titik terang, pemulihan kinerja operasional dan bisnis Garuda tak bisa instan. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmojo membeberkan, kondisi keuangan maskapai penerbangan GIAA secara teknikal dalam kondisi bangkrut (technically bankrupt). Pasalnya, ekuitas GIAA saat ini negatif US$ 2,8 miliar atau Rp 40 triliun, dengan tambahan negatif ekuitas setiap bulan US$ 100 juta - US$ 150 juta atau Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun. "Dalam kondisi seperti ini, istilah perbankan sebenarnya technically bankrupt, tapi legally (secara hukum) belum. Ini yang sekarang kita berusaha bagaimana bisa keluar dari situasi ini," kata Tiko, sapaan akrab Kartika dalam Rapat Kerja Menteri BUMN dengan Komisi VI, Selasa (9/11).
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023