Presiden Jokowi Dorong Asean-Australia Bangun Kepercayaan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Asean dan Australia terus membangun kepercayaan agar dapat bersama-sama berkontibusi menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan. Menurut Presiden Jokowi, Asean memiliki kepercayaan terhadap kekuatan kerja sama dan kekuatan dialog dalam mengatasi perbedaan. Hal ini membuat Asean dapat bertahan selama lebih dari 50 tahun dan dapat berkontibusi pada stabilitas, perdamaian, serta kesejahteraan di kawasan. "Dengan kekuatan ini saya yakin tidak akan ada kawasan perdamaian dan stabilitas tanpa Asean." kata Presiden Jokowi saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).
Presiden Jokowi menyadari adanya dinamika yang sangat tinggi yang bisa mengancam stabilitas kawasan. Namun, Indonesia tidak ingin kawasan ini menjadi ajang perlombaan senjata dan menjadi power projection. yang dapat mengancam stabilitas. Indonesia ingin semua pihak terus menghormati Treaty of Amity and Cooperation, hukum internasional, serta norma dan nilai-nilai kawasan. "Kita harus mampu membangun culture of conflict menjadi culture of peace, trust deficit menjadi strategic trust," ungkap Presiden Jokowi.
Oleh karena itu, Indonesia berharap Asutralia dapat melanjutkan keterbukaannya terhadap Asean dan menjadi salah satu mitra Asean dalam menciptakan stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu sektor yang berpotensi menjadi fokus kerja sama Asean dengan-Jepang, Jepang merupakan mitra terbesar Asean dalam bidang infrastruktur. Saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggu (KTT) ke-24 Asean-Jepang secara virtual di istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10). Presiden Jokowi mendorong agar kerja sama dalam sektor infrastruktur tersebut terus dijalani. (Yetede)
Tags :
#BeritaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023