Kontribusi Ekosistem Gojek Rp 249 Triliun
Pandemi mendorong ekosistem usaha secara digital terus tumbuh. Kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian nasional tahun 2021 diperkirakan Rp 249 triliun atau naik 60 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian nasional pada tahun 2021 diproyeksikan mencapai Rp 249 triliun atau berkontribusi 1,6 persen terhadap produk domestik bruto Indonesia. Selama pandemi Covid-19, muncul kecenderungan pengusaha pemula memanfaatkan platform antar pesan makanan GoFood untuk usahanya.
Demikian hasil kajian Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Survei dilakukan terhadap 47.218 responden selama dua pekan pada bulan Agustus 2021, meliputi mitra pengemudi GoRide 10.837 orang, GoCar 9.756 orang, GoSend dan GoKilat 7.228 orang, mitra UMKM kuliner GoFood 4.363 orang, social seller 1.728 orang, dan konsumen sejumlah 8.559 orang. Kepala Lembaga Demografi FEB UI Turro S Wongkaren mengemukakan, kontribusi ekosistem Gojek terhadap PDB Indonesia itu meningkat 60 persen dibandingkan dengan tahun 2020, yakni 1 persen dari PDB. Kontribusi itu didorong kondisi makroekonomi yang membaik serta kemampuan ekosistem Gojek mempercepat pemulihan di masa pandemi Covid-19 melalui peningkatan pendapatan mitra pengemudi dan UMKM.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023