;

Dorong UMKM Miliki Jaminan Perlindungan Kerja

01 Oct 2021 Tribun Sumsel
Dorong UMKM Miliki Jaminan Perlindungan Kerja

PALEMBANG, TRIBUN - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendominasi jumlah tenaga kerja di tanah air karena tercatat 94% tenaga kerja berasal dari UMKM. Sisanya barulah pekerjaan penerima upah.

Dari sekian banyak tenaga kerja tersebut sayangnya baru 3-4 % saja pekerja UMKM yang sudah terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan.

Padahal sektor UMKM dinilai paling beresiko karena semua proses produksi dari hulu dan hilir semua diproses sendiri sehingga resiko kerjanya juga lebih besar.

Deputy Direktur Wilayah Sumbagsel bidang kepesertaan BP Ketenagakerjaan Y Aris Daryanto mengatakan, melihat data UMKM di Sumsel ini ada 52 ribu. jadi cukup besar namum memang kepersertaan masih sedikit.

Pemerintah konsen dengan kehadiran UMKM ini. Ada banyak program peningkatan seperti pelatihan, permodalan. Namun ketika tidak memikirkan resiko maka akan sia-sia. Makanya, para pelaku UMKM ini perlu di dorong.

Termasuk ke depan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian agar para UMKM dan pelaku usaha ini bisa mendapatkan perlindungan sehingga dapat jaminan.

"Kami perlu dukungan pemerintah dan asosiasi agar semakin banyak pelaku usaha dan UMKM yang mendapatkan perlindungan," kata nya di sela penyerahan 100 asuransi ketenagakerjanan di acara Sumsel Marketing, Rabu (29/9/2021).

Sementara itu Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumsel mengikutsertakan 100 UMKM binaannya untuk mendapatkan jaminan ketenagakerjaan.

Ketua APINDO Sumsel, Sumarjono Saragih mengatakan masih banyak UMKM yang belum mengetahui tentang adanya jaminan ketenagakerjaan Jamsostek padahal sangat penting sebagai jaminan sosial dan ekonomi.

Menurutnya, UMKM tersebut posisinya hadir sebagai pekerja dan pelaku usaha. Makanya, pihaknya mencoba mengambil inisiatif untuk memberikan contoh dengan mengikutsertakan UMKM binaan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


Tags :
Download Aplikasi Labirin :