;

Permintaan Telur OKUS Meningkat

30 Sep 2021 Sriwijaya Post
Permintaan Telur OKUS Meningkat

MUARADUA, SRIPO - Hampir di setiap pasar di Sumatera Selatan (Sumsel), harga telur mengalami penurunan dari Rp 23.000/Kg kini menjadi Rp 15.000/kg, termasuk di Pasar Tradisional Saka Selabung Muaradua, OKU Selatan. Turunnya harga bukan karena tidak pembelian, tetapi justru permintaan meningkat. Bahkan, sejak dua akhir terakhir harga telur naik perlahan menjadi Rp 16.000/Kg, Rabu (29/9/2021)

Maryati (46), pedagang telur di Pasar Saka Selabung Muaradua mengatakan, kenaikan telur yang terjadi dalam dua hari terkahir Semula seharga Rp 15.600 kini naik dengan harga Rp 16.600/Kg. "Naik Rp 1.000 kalau perkilo Rp 16.600, kalau perkarpetnya jadi naik Rp 2.000," katanya.

Menurutnya kenaikan harga telur disebabkan harga pangan yang mulai naik serta permintaan pasar yang jelang penerimaan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) berupa sembako telur. "karena ikut harga pangan yang mulai naik, apalagi kata Maryati. sebentar lagi PKH akan cair." kata Maryati, 

Masih kata Maryati, saat bantuan sosial PKH berupa Telur cair dalam sehari dapat menjual hingga 100 kilo gram telur. Namun disaat hari normal tak lebih dari 25 kilo gram. 

Terpisah Yuni, salah seorang pengunjung pasar mengeluhkan harga telur yang pembeli ia kenaikan, Selaku pembeli ia berharap harga felur kembali stabil Sebab kata Dia di masa Pandemi Covid-19 ekonomi menurun. "Harapannya, terurama harga telur bisa kembali normal, sebab Pandemo Covid 19 cari uang susah," katanya.

Sementara di Kota Pagaralam, harga sayur di pasaran sedang turun. Kondisi ini membuat para petani sayur merasa kecewa. Pasalnya di akhir tahun ini bukannya harga sayur yang diharapkan naik karena musim kopi sudah berakhir, namun kenyataannya harga mulai turun.

Ida (65), salah satu pedagang sayur di Pasar Nendagung mengatakan, saat ini harga sayur mayoritas sedang mengalami penurunan. "Banyak yang turun harga sayur saat ini dek. Bahkan ada sebagian yang hampir dikatakan anjlok seperti harga timun yang saat ini hanya Rp 1.000 per kilogramnya. Harga ini merupakan harga beli," ujarnya.

Beberapa sayuran yang mengalami penurunan seperti timun, wortel, terong bulat, tomat, sawi dan seledri. "Wortel saat ini harga belinya Rp 5 ribu yang sebelumnya bisa Rp 10 ribu. Terong bulat saat ini harga Rp 4 ribu.

Sedangkan harga sayur yang stabil bahkan naik yaitu cabe merah dari Rp 12.000 menjadi Rp 18.000, Cabe Rawit dari Rp 14.000 menjadi Rp 20.000 sama dengan cabe setan dari Rp 8.000 menjadi Rp 20.000.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :