Penjualan Rumah Tapak Naik Dua Kali Lipat
Diluar dugaan, penjualan rumah selama pandemi Covid-19 meningkat hampir dua kali lipat. Selama tiga kuartal pertama 2021, penjualan rumah tapak PT Lippo Karawaci meningkat hingga 77% atau hampir dua kali lipat. Sekitar 90% pembeli rumah adalah penghuni dan 90% pembelian menggunakan kredit pemilikan rumah (KPR). Indonesia pernah mengalami booming properti tahun 2009 hingga 2012 seiring dengan booming komoditas. Tapi saat ini, pembelian rumah dilakukan untuk kegiatan bisnis. "Sedangkan selama pandemi, sekitar 90% pembeli rumah adalah end user atau penghuni," kata John Riady, presdir PT Lippo Karawaci Tbk pada diskusi dengan para pemimpin redaksi di Imperial Golf Club Karawaci, jumat (15/10).
LPKR menyasar kalangan milenial first time home buyer atau pembeli rumah pertama kali kalangan milenial. Selain harga terjangkau dan lokasi strategis, daya tarik rumah tapak yang dibangun LPKR adalah desain yang indah dan modern. Rumah dua lantai di lahan 60 meter didesain secara modern oleh desainer papan atas, Alex Bayu. Ada cross ventilation atau jalur udara yang masuk dan keluar dari setiap ruangan. Jumlah kamar tidur sekitar dua-empat kamar Rumah tapak diminati karena orang Indonesia umumnya menyukai rumah dengan tanah sekaligus.
Prospek bisnis properti di Indonesia sangat cerah. Karena Rasio Kepemilikan rumah terhadap total jumlah keluarga relatif belum tinggi. Di DKI Jakarta, home ownership baru 46% sedang Indonesia 84%. Tingkat kepemilikan rumah di DKI Jakarta masih lebih rendah dari India yang sudah mencapai yang 84%. Tingkat kepemilikan rumah DKI Jakarta masih rendah dari India yang sudah mencapai 86,6%. PDB per kapita India 2020 hanya US$1.900 Indonesia di tahun yang sama US$3.900. Kebangkitan bisnis properti akan menggerakkan ekonomi. (yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023