;

RI Berperan Besar dalam Rantai Pasok BEV Global

Ekonomi Yuniati Turjandini 18 Oct 2021 Investor Daily
RI Berperan Besar dalam Rantai Pasok BEV Global

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan, Indonesia berperan besar dalam rantai pasok mobil listrik murni atau (battery electric vehicle/BEV) terbesar di dunia.  Dia menuturkan,  penjualan BEV segmen kendaraan penumpang diprediksi mencapai 28 juta unit pada 2021, dengan pangsa pasar 30%. Hal ini mendongkrak kebutuhan baterai BEV. Mengutip BloomberNEF, pertumbuhan ini berdampak pada  peningkatan kebutuhan lithium ion battery (LIB) yang diperkirakan mencapai 1,65 juta gigawatt-hour (GWH) serta kebutuhan infrastruktur charging station sekitar 9,89 juta unit pada 2030. Tingginya proyeksi peningkatan populasi BEV dipengaruhi oleh global inititive  campaign yang diprakarsai oleh berbagai negara maju bekerja sama dengan para produsen BEV global serta organisasi nirlaba lainnya. 

Menperin mencatat, saat ini ada sembilan perusahaan yang telah siap mendukung industri baterai, lima penyedia bahan baku baterai, dan empat perusahaan produsen baterai. Dia menerangkan, industri baterai Indonesia harus mengantisipasi perkembangan teknologi kedepan yang berdampak pada harga lebih murah, energi yang dihasilakn lebih tinggi, dan waktu pengisian yang lebih singkat. Adanya teknologi disruptive battery seperti ini, mengindikasikan ketersedian nikel, mangan dan kobalt melimpah tidak menjamin keberhasilan produksi baterai. "Pertimbangan biaya dan kemampuan storage dari material baru juga harus diantisipasi," kata Agus, belum lama ini. (yetede)

Download Aplikasi Labirin :