Bank Mandiri Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi di Sumatera Selatan
Sumatera Selatan, 16 September 2021 - Bank Mandiri terus mendorong pengembangan bisnis dengan memanfaatkan potensi wilayah di Indonesia sebagai salah satu strategi optimalisasi pertumbuhan kinerja. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Mandiri juga memperkuat hubungan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai instruktur pertumbuhan ekonomi di wilayah Tanah Air. Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pertumbuhan di wilayah, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi didampingi jajaran Direksi serta Regional CEO Mandiri Palembang melakukan kunjungan ke kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam kunjungan tersebut Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Plt Asisten Ekeu dan Pembangunan, Kepala BPKAD Prov Sumsel, serta jajaran terkait di Ruang Tamu Kantor Gubernur, Kamis (16/9). Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, Bank Mandiri sebagai salah satu Bank BUMN siap untuk bermitra dan mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov) dalam mempercepat momentum pemulihan ekonomi. Sebabnya, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan tercatat tumbuh 5,71% pada Kuartal II 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjut Darmawan menunjukkan bahwa ekonomi di Sumatera Selatan sudah mulai pulih dan begerak ke tren positif. "Bank Mandiri sebagai agent of develoment akan terus berkomitmen untuk menjadi mitra Pemerintah Provinsi dalam mendukung pembangunan ekonomi, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki potensi sangat besar untuk turut mempercepat pemulihan ekonomi," ujarnya. Sejauh ini, tambah Darmawan, Bank Mandiri di Sumatera Selatan telah memberikan dukungan melalui penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp 16 triliun hingga akhir Agustus 2021, tumbuh 17,10% dari periode yang sama tahun lalu. Dari nilai tersebut, penyaluran terbesar dilakukan ke sektor perkebunan yakni Rp 5,2 triliun atau 32,53% dan sektor industri pengolahan sebesar Rp 3,89 triliun atau 24,30%.
Dalam kunjungan Bank Mandiri tersebut, terdapat beberapa program kerjasama yang akan segera diinisiasi antara Pemprov Sumsel dan Mandiri, di antaranya inisiatif Sumsel Mandiri Pangan, pemberdayaan SMK Vokasi Pendidikan, Lumbung Tunda Jual serta pengembangan untuk Bank Sumsel-Babel menjadi Bank untuk Sumatera Bagian Selatan. "Sumatera selatan tentunya memiliki keunggulan sektoral, selain memberikan kontribusi sektor pertanian, perikanan dan perkebunan sebagai unggulan, wilayah ini juga melahirkan putra-putri daerah yang berperan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia," imbuh Darmawan.
Selain bersinergi dengan Pemprov Sumsel, Bank Mandiri juga turut menggandeng tokoh-tokoh masyarakat sebagai bentuk apresiasi perseroan dalam upaya membangun pertumbuhan ekonomi di wilayah. Apresiasi ini ditunjukkan lewat silaturahmi Direktur Utama dan Jajaran Manajemen Bank Mandiri ke kediaman Kemas Haji Halim serta Rektor Universitas Sriwijaya Anis Saggaf. "Silaturahmi ini merupakan representasi dari penerapan perilaku AMANAH dari budaya kerja AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) yang diusung Bank Mandiri sebagai salah satu perusahann BUMN. Dengan silaturahmi, kami bisa mengoptimalkan peran kami sebagai mitra finansial utama pilihan nasabah dengan berbagai layanan keuangan terbaik," kata Darmawan.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023