Pembiayaan Rumah, KPR Masih Kebal Pandemi
Rumah tapak dengan harga hinggga Rp1 miliar masih menjadi pilihan nasabah dalam membeli hunian dengan fasilitas pembiayaan melalui perbankan. Tren pembelian properti diperdiksi masih tumbuh kendati ekonomi dibayangi pandemi. Executive Vice President Consumer Loans Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan bahwa sejauh ini pembiayaan rumah lewat bank cukup didominasi oleh pembeli rumah pertama. "Yang beli rumah saat ini masih mayoritas first home buyer, mereka biasanya (membeli rumah) di bawah Rp1 miliar," ujarnya (29/9)
Dalam festival itu, BMRI menghadirkan lebih dari 300 proyek properti dan menggandeng sejumlah platform e-commerce. Perseroan menawarkan pilihan suku bunga KPR sebesar 2,3% fix rate selasa 1-3 tahun untuk nasabah dan pengembang perumahan pilihan. Promo itu berlaku sepanjang Oktober 2021. Sementara itu, Direktur Consumer Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk. Lani Darwaman menuturkan pertumbuhan bisnis KPR masih sangat baik. "Bahkan sejak pandemi mulai melanda (KPR masih tumbuh) ," katanya kepada Bisnis.
"Bank BTN berusaha sebaik mungkin untuk bisa memenuhi harapan dan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah,"kata Haru melalui keterangan tertulis. Pada medio Maret-April bersamaan dengan kebijakan pemerintah memberi kelonggaran fasilitas pajak di sektor properti. Selain itu, regulator juga menerbitkan keringanan uang muka untuk pembiayaan properti yang berlaku hingga akhir tahun ini. Sampai Agustus 2021, KPR tumbuh 0,84% dibandingkan dengan posisi juli 2021. Secara umum, porsi KPR-KPA mencapai 33,87% dibandingkan dengan posisi Juli 2021. Secara umum, porsi KPR/KPA mencapai 33,87 dari total kelompok kredit konsumsi perbankan yang mencapai Rp1.627,9 triliun. (yetede)
Tags :
#PengusahaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023