;

Pembangunan Factory Sharing, Ekspor Produk Kayu Digenjot

24 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Pembangunan Factory Sharing, Ekspor Produk Kayu Digenjot

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggenjot ekspor kayu dengan memanfaatkan factory furnitur, Rencananya fasillitas bersama bagi UKM tersebut berpusat di wilayah Solo. Kepala Dinas Koperasi UKM Jawa tengah Ema Rachmawati mengatakan bahwa factory sharing adalah sebuah ruang produksi bersama bagi UKM untuk memastikan pasokan dan kualitas bahan baku serta standarisasi produk jadi. "Rencananya akan didirikan di Solo Raya. Di Trangsan (Sukoharjo) sudah pasti bisa karena tidak ada tanahnya. Yang memungkinkan adalah Klaten dan Sragen," ujar Ema dalam keterangan pers, Sabtu (18/9).

Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan Jateng Arif Sambodo mengatakan factory sharing adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk masyarakat. "Dukungan adalah untuk proses standarisasi, khususnya SNI. Ada salah satu instalasi kami yang bisa menjadi bagian proses produksi." ujarnya. Terkait orientasi ekspor, Arif juga akan mendukung karena saat ini banyak negara yang memberikan bebas bea masuk bagi produk Indonesia. "Permintaan ekspor kita dari Januari-Juli juga meningkat 26% dari tahun lalu. Ini harus kita dorong dengan pendirian factory sharing untuk memenuhi kebutuhan furnitur." tuturnya.

Direktur Umum Wirasindo Usaha Santakarya Purnama Djati mengiatkan sangat tertarik dengan ide tersebut karena memang dibutuhkan UKM untuk mengatasi persoalan salah satunya rantai pasok bahan baku. Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Mandiri Syariah Bank Jateng Irianto Harko Saputro mengatakan instansinya akan menyediakan pembiayaan bagi UKM dengan berbagai produk kredit mulai dari KUR, Kredit Milenial dan sebagainya. (yetede)

Tags :
Download Aplikasi Labirin :