;

Petani Lahat Dihantui Gagal Panen

10 Sep 2021 Sumatera Ekspres
Petani Lahat Dihantui Gagal Panen

LAHAT- Memasuki musim penghujan, petani sawah tadah hujan dan irigasi di Lahat dihantui ancaman gagal panen. Hampir setiap tahun, jika musim hujan areal persawahan di pinggiran air sungai tergenang air. Ini terjadi karena irigasi tak mampu menampung air yang masuk secara berlebih ke sawah.

Kapala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Lahat, Ety Listina SP MM melalui Kabid Tanaman Pangan Dian Iskandar menjelaskan, beberapa wilayah yang menjadi langganan gagal tanam dan gagal panen diantaranya Mulak Ulu, Mulak Sebingkai, Tanjung Sakti, Pulau Pinang dan Kikim. "Rata-rata irigasinya tak mampu menampung air dari sungai. Selanjutnya luapan air masuk ke sawah," ujar Dian.

Lebih lanjut Dian mengatakan, untuk antisipasi melakukan perbaikan irigasi. Kemudian untuk penanganan jika terjadi luapan air disiapkan pipa penyedot. "Juga disiapkan bantuan bibit dan asuransi pertanian," katanya.

Ditambahkan Kabid Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Alfatah Dwi Putra STP melalui Kasi Lahan dan Irigasi Muhaimin SE MM, lahan sawah irigasi seluas 11.808,5 ha, sedangkan sawah tadah hujan seluas 687 ha.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Lahat, Mirza ST melalui Kabid Sumber Daya Air Feri Wisnu ST MT mengatakan PUPR Lahat telah melakukan perbaikan irigasi. "Saat ini dalam perbaikan di Lematang lanjung Payang yang sebelumnya jebol. Progresnya 55%. Juga ada perbaikan saluran irigasi lainnya," katanya.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :