Pelaku Usaha dan Bankir Sambut Baik Implementasi LCS RI-Tiongkok
Pelaku usaha maupun perbankan di Indonesia dan Tiongkok menyambut baik inisiatif Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China (PBoC) terkait implementasi kerangka kerja sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal (local currency settlement/ LCS) antara kedua negara. Implementasi LCS ini akan mendatangkan banyak manfaat yang bermuara pada berkurangnya ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebagai mata uang utama dunia. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan webinar “Local Currency Settlement: Benefits & Practices for Business" yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan BI Beijing pada Rabu (8/9) secara virtual. Webinar ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta dari kalangan pelaku dunia usaha dan perbankan yang berdomisili di Indonesia maupun Tiongkok. Disebutkan, implementasi LCS akan memberikan banyak manfaat antara lain pertama, biaya konversi transaksi menjadi lebih efisien. Kedua, tersedianya alternatif pembiayaan ekspor/ direct investment dalam mata uang lokal. Ketiga, tersedianya alternatif instrumen hedging dalam mata uang lokal. Keempat, diversifikasi eksposur mata uang yang digunakan dalam penyelesaian transaksi.
Deputi Gubernur BI Dody
Budi Waluyo dalam sambutannya menyampaikan harapan
agar kerangka LCS ini dapat
dimanfaatkan secara lebih luas
dan aktif oleh pelaku usaha guna
mendukung pemulihan ekonomi
nasional. Implementasi kerangka kerja
sama LCS antara Indonesia
dan Tiongkok diharapkan juga
dapat membantu mengurangi
tekanan terhadap rupiah dan
mendorong pengembangan
pasar mata uang valas non-USD
di regional. Kerangka kerja
sama LCS antara Indonesia dan
Tiongkok meliputi antara lain
penggunaan kuotasi nilai tukar
secara langsung dalam transaksi antara mata uang rupiah
dan yuan, serta relaksasi regulasi tertentu untuk mendorong
penggunaan mata uang lokal.
Tags :
#BilateralPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023