BSSN : Terjadi 1,3 Juta Serangan Siber Setiap Hari
Badan Siber dan Sandi
Negara (BSSN) mengungkapkan,
tren serangan siber di Indonesia terus
meningkat setiap tahun. Pada 2020,
terjadi 495 juta serangan siber, atau
sekitar 1,3 juta setiap hari. Jumlahnya
terus meningkat dari tahun 2018 masih
sekitar 232 juta serangan dan 290 juta
serangan pada 2019.
Juru Bicara BSSN Anton Setiawan
mengatakan, jenis serangan siber di
Indonesia bermacam-macam, mulai
dari phising, hacking, cryptojacking,
ransomware dan malware, serta masih
banyak lagi.
“Itu yang ketahuan. Karena sebetulnya sensor kita gak mencakup
100% trafik. Seingat saya, sensor kita
baru mencapai 16-20% dari trafik yang
ada. Jadi, sesuatu yang luar biasa dan
menjadi tantangan bagi kita di Indonesia,” kata Anton, dalam acara ‘Indosat
Webinar Connex’, Rabu (8/9).
“Kata utama yang paling penting
dalam keamanan siber adalah kolaborasi. Tetapi, di lapangan menunjukkan
bahwa kolaborasi sangat sulit. Jadi, ini
harus kita kembangkan, bagaimana
kita mengolaborasikan. Negara punya
kewenangan, punya tanggung jawab,
tetapi sumber daya tersebar di industri,
di komunitas. Ini yang harus kita jaga,”
imbuhnya
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023