;

Luhut Minta Ikan dari Biak Numfor Kontinu

Ekonomi Imam Dwi Baskoro 01 Sep 2021 Investor Daily, 1 September 2021
Luhut Minta Ikan dari Biak Numfor Kontinu

Jakarta - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta ekspor komoditas kelautan dan perikanan (KP) dari Biak Numfor ke Singapura bisa dilaksanakan secara kontinu dengan tetap menjaga kualitas. Ekspor komoditas KP Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia. Beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) mampu memproduksi hingga angka triliunan rupiah, salah satunya dimiliki Kabupaten Biak Numfor.

Melalui ekspor perdana dari Biak Numfor ke Singapura itu diharapkan terjadi peningkatan devisa negara dan pendapatan daerah serta kesejahteraan nelayan. Menko Luhut juga mengingatkan agar selalu memperhatikan pemanfaatan komoditas KP secara berkelanjutan dan ingin agar pengelolaan komoditas ekspor itu dijaga kualitas dan mutu produknya. Target ekspor komoditas perikanan dari Biak Numfor sudah dicanangkan sejak Maret 2021 bersama Kota Tual. Ekspor komoditas KP dari Biak Numfor kali ini ada sebanyak 28 ton melalui pesawat kargo dari Sriwijaya Air. 

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP menyebutkan, ekspor perdana itu merupakan langkah bahwa KKP turut mengawal perekonomian Indonesia Timur, khususnya Papua. Biak menjadi hub ekspor untuk produk perikanan dari wilayah Papua, seperti Nabire, Jayapura, Serui, dan Bintuni, yang berada pada WPPNRI 717 yang kaya ikan bernilai ekonomis tinggi seperti tuna, tongkol, cakalang, kerapu, lobster, dan kepiting. Ekspor ini menjadi langkah awal yang baik bagi Kabupaten Biak Numfor unutk dapat memasarkan produknya ke luar negeri.

Download Aplikasi Labirin :