;

Tekfin Makin Ekspansif

Ekonomi Hairul Rizal 30 Aug 2021 Kompas, 30 Agustus 2021
Tekfin Makin Ekspansif

Di tengah segenap hambatan akibat pandemi Covid-19, peran teknologi finansial dinilai semakin diperlukan untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Kemudahan dan daya jangkaunya mengatasi kendala yang terjadi. Keberadaan layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi menjadi alternatif pembiayaan yang membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, industri ini terus berkembang yang ditandai dengan munculnya unit-unit usaha baru dan ekspansi usaha. Perusahaan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi PT Finaccel Teknologi Indonesia (Kredivo), misalnya, mengumumkan ekspansinya ke Vietnam, akhir pekan lalu. Di Vietnam, Kredivo membentuk perusahaan patungan bersama Phoenix Holding dengan nama Kredivo Vietnam Joint Stock Company. 

Sementara penyedia pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi khusus bagi pedagang grosir dan eceran tradisional, AwanTunai, menerima suntikan investasi 11,2 juta dollar AS dari sejumlah investor, antara lain BRI Ventures, OCBC NISP Ventura, Insignia Ventures, dan Global Brains. Bank OCBC NISP dan Accial Capital menyuntikkan 45 juta dollar AS ke AwanTunai sehingga total pendanaan yang diterima AwanTunai mencapai 56,2 juta dollar AS. Laporan studi ”E-Economy SEA 2020” yang dirilis Google, Temasek, dan Bain & Company menyebutkan, pandemi Covid-19 mendorong lebih banyak warga beralih dan beradaptasi dengan teknologi digital. Pada tahun lalu, kata Yusuf, studi tersebut memperkirakan 40 juta orang baru pemakai teknologi digital/internet. Pada tahun 2025, proyeksinya ada peningkatan 32 persen jumlah kredit yang tercatat pada rekening peminjam atau outstanding loan.

Download Aplikasi Labirin :