;

Siap-Siap PLTU Akan Dikenakan Pajak Karbon

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan

Pemerintah kembali menghidupkan rencana penerapan pajak karbon di Indonesia. Di tahap awal, pajak karbon akan menyasar subsektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, aturan untuk mengenakan pajak karbon sudah disiapkan. Namun dia tidak menjelaskan apakah pajak karbon akan diimplementasikan pada pemerintahan Prabowo Subianto pada 2025 mendatang. "Ya nanti kita lihat (implementasinya)," kata dia kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, kemarin. Deputi Bidang Pengembangan Usaha BUMN, Riset dan Inovasi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi mengatakan, pajak karbon akan diterapkan pertama kali atas subsektor pembangkit listrik, yakni PLTU. Sementara pada tahap kedua, implementasi pajak karbon rencananya dikenakan terhadap bahan bakar fosil yang digunakan oleh kendaraan.

Pengenaan pajak karbon atas sektor pembangkit listrik dan transportasi sudah mencakup 39% dari total emisi karbon di Indonesia. "Pengenaan atas kedua sektor ini diharapkan mencakup sekitar 71% emisi dari sektor energi, yaitu 48% dari pembangkit dan 23% dari transportasi. Jumlah itu 39% dari total emisi Indonesia," kata Elen. Mengacu UU HPP, tarif pajak karbon paling rendah senilai Rp 30 per kilogram setara karbon dioksida (CO2e). Selanjutnya, penetapan tarif pajak karbon beserta dasar pengenaannya akan dituangkan melalui Peraturan Menteri Keuangan. Hingga kini, aturan tersebut belum terbit. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mendorong pemerintah segera mengimplementasikan pungutan pajak karbon paling lambat tahun 2025.

Adu Besar Nilai Kapitalisasi Pasar

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan

Peta emiten dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pergeseran. Sederet saham langganan 10 besar di jajaran market cap terbesar, harus terlempar dari klub elite itu. Terbaru, ada PT Astra International Tbk (ASII) yang terpental dari 10 market cap terbesar di BEI. Sebelumnya, ada saham UNVR, ARTO, EMTK dan ADRO yang sudah terlempar dari 10 besar. Hingga perdagangan Rabu (24/7), jawara market cap dipegang PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Tapi BBCA tak lagi bisa nyaman di posisi puncak, setelah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terus membuntuti dengan ketat. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina mengamati, pergeseran posisi market cap dipicu sejumlah faktor. Di antaranya efek kinerja keuangan, rotasi sektor, serta ekspektasi pasar terhadap prospek emiten. "Jika penurunan karena kinerja menyusut, maka wajar harga turun.

Kalau kinerja emiten melemah, investor juga akan menurunkan ekspektasi atas perusahaan tersebut," kata Martha pada KONTAN, Rabu (24/7). Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi melihat, valuasi sejumlah saham emiten top 10 market cap saat ini tergolong overvalued. Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas, Fath Aliansyah memproyeksi, sampai tutup tahun 2024, emiten penghuni top 10 market cap tidak akan banyak berubah. Fath melihat, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi emiten yang berpotensi naik kelas mengisi barisan top 10. Audi merekomendasi beli saham BBNI, ASII dan ICBP. Target harga masing-masing Rp 5.525, Rp 5.400 dan Rp 12.350 per saham. Founder Stocknow.id Hendra Wardana melihat, ASII dan ADRO layak koleksi, target masing-masing Rp 4.640-Rp 5.275 dan Rp 3.260-Rp 3.590. 

Aksi Boikot Bikin Laba UNVR Melorot

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan

Sejumlah emiten indeks LQ45 telah merilis laporan keuangan semester I-2024. Salah satunya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Di semester I-2024, pendapatan dan laba bersih UNVR kompak merosot. Merujuk pada laporan keuangan UNVR, Rabu (24/7), emiten ini mencatat pendapatan Rp 19,04 triliun pada 30 Juni 2024. Realisasi pendapatan UNVR itu jeblok 6,16% secara tahunan dari Rp 20,29 triliun di semester I-2023. Alhasil, laba bersih UNVR merosot 10,54% secara tahunan menjadi Rp 2,46 triliun dari Rp 2,75 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Merosotnya pendapatan UNVR di enam bulan pertama tahun ini, antara lain, dipicu turunnya penjualan perseroan dari segmen home and personal care sebesar 7,3% secara tahunan menjadi Rp 12,28 triliun dari Rp 13,25 triliun di semester I-2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap mengatakan, pada separuh pertama tahun 2024, UNVR harus memperbaiki beberapa tantangan. Di antaranya, memperkuat fundamental, meningkatkan daya saing brand, serta mendorong efisiensi biaya untuk mendongkrak profitabilitas. 

Benjie menambahkan, hingga saat ini aksi boikot terhadap UNVR, masih memengaruhi kinerja UNVR. Sejak awal tahun ini UNVR fokus menangani sentimen negatif berupa aksi boikot produk yang terafiliasi dengan Israel. Saat ini, ungkap Benjie, UNVR juga menjalankan program transformasi untuk mempertajam fokus dan mendorong pertumbuhan melalui organisasi yang lebih ramping dan akuntabel. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta berpendapat, meski mengalami penurunan, pendapatan UNVR masih relatif bagus di sepanjang enam bulan tahun ini. Nafan juga melihat masih ada harapan untuk UNVR bisa tumbuh. Cuma, Nafan tidak menampik, salah satu sentimen negatif pemberat kinerja UNVR adalah adanya aksi boikot yang mempengaruhi kinerja UNVR. Dia bilang, produk emiten ini diduga memiliki keterkaitan dengan Israel. Dengan sentimen yang ada, Nafan menyematkan rekomendasi hold saham UNVR dengan target harga Rp 2.750.

GOYAH DAYA SAING MIGAS

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Bisnis Indonesia (H)

Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) sedang limbung. Di tengah upaya menggapai target lifting yang tidak kunjung tercapai, rupanya daya saing sektor tersebut masih kalah oleh negara tetangga. Merujuk pada data yang diterbitkan IHS Markit, Indonesia Investor Attractiveness di sektor hulu migas berada di posisi 9 dari 14 negara Asia Pasifik. Bahkan di regional Asean, Indonesia hanya unggul dari Vietnam dan Myanmar. Secara keseluruhan, attractiveness rating hulu migas Indonesia berada di angka 5,30. Jika diamati, kondisi tersebut berbanding lurus dengan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas. Lembaga tersebut mencatat setidaknya ada tiga kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), yakni Mubadala Energy, Pertamina Hulu Energi, dan Petronas yang ingin melepas sebagian hak partisipasi wilayah kerja yang saat ini dikelolanya. Mubadala Energy diketahui tengah melakukan pembicaraan untuk divestasi lanjutan sebagian hak partisipasi atau farm-out di wilayah kerja (WK) Andaman I, dengan tujuan untuk berbagi risiko pengembangan lapangan migas yang dikelolanya. Alasan serupa digunakan oleh PT Pertamina Hulu Energi yang ingin farm-out dari WK Ogan Komering, Sumatra Selatan. Sementara itu, Petroliam Nasional Berhad (Petronas) atau Petronas juga berencana melakukan farm-out dari Blok North Madura II dan Blok Bobara. Founder & Advisor ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto mengakui, daya tarik investasi hulu migas di Indonesia cenderung menurun dalam 5 tahun terakhir. 

Pendapat itu dikuatkan dengan hasil riset lembaga independen Fraser Institute yang mencatat skor Investment Attractiveness Index Indonesia hanya mencapai 45,17 pada tahun lalu. Skor itu menempatkan Indonesia di peringkat 56 dari 86 negara. Padahal, skor Investment Attractiveness Index Indonesia pada 2019 berada di level 73,09 atau berada di posisi 27 dari 76 negara. Moshe Rizal, Ketua Komite Investasi Aso­siasi Perusahaan Minyak dan Gas, mengatakan iklim investasi hulu migas nasional mesti lebih atraktif, karena harus bersaing dengan negara lain yang juga berupaya mengoptimalkan potensi di dalam negerinya. Sementara itu, Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara mengatakan, farm-out biasanya dilakukan KKKS untuk memitigasi risiko dengan mengundang mitra yang dianggap kompeten, berpengalaman, dan memiliki kemampuan finansial yang kuat. Tujuannya agar ada check and balance di internal pengelola WK migas tersebut, sebelum mengajukan usulan kegiatan kepada pemerintah. Menurutnya, SKK Migas memastikan bakal terus menjaring mitra potensial baru untuk berinvestasi di lapangan migas Indonesia. Sejumlah perusahaan migas global kelas menengah diklaim telah menunjukkan minat untuk masuk ke pasar Indonesia. Senada, Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM Ariana Soemanto menuturkan, pemerintah telah memperbaiki skema kontrak dan insentif untuk KKKS.

PRODUK INVESTASI : WANTI-WANTI RISIKO CROWDFUNDING

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Popularitas aksi penggalangan dana alternatif melalui sistem urun dana melalui paltform teknologi finansial alias crowdfunding kian meningkat. Namun, keberadaan instrumen ini masih menyisakan banyak persoalan. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per Juni 2024 sudah ada 366 efek yang diterbitkan melalui mekanisme crowdfunding. Jumlah itu terdiri atas 235 efek bersifat modal atau equity crowdfunding, 22 efek bersifat utang konvensional atau debt crowdfunding, dan 109 efek bersifat utang syariah atau sukuk crowdfunding. Total nilai penggalangan dana ketiga instrumen tersebut sudah mencapai Rp770 miliar. Sementara itu, pada Juli 2024 hingga kemarin, sudah ada 14 efek baru yang diterbitkan dengan total nilai urun dana Rp21 miliar. Nilai penggalangan dana per efek umumnya kecil. Pada Juli 2024, nilai tertinggi dikumpulkan oleh dua efek sukuk crowdfunding, yakni PT Wishal Batam Indo dan PT Prima Khatulistiwa Sinergi, masing-masing Rp5 miliar. Sementara itu, nilai terendah digalang oleh PT Delapan Baja Multech, yakni debt crowdfunding senilai Rp250 miliar. Peneliti Senior Institute for Financial and Economic Studies (IFES) dan praktisi pasar modal Hans Kwee mengatakan bahwa instrumen ini sejatinya positif bagi pengembangan ekonomi karena dapat digunakan oleh pendanaan bagi UMKM yang belum mampu mengakses pasar modal. 

Namun, dirinya menilai produk ini sangat berisiko bagi investor. Hal yang sama juga turut diungkapkan oleh pemerhati pasar modal dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Budi Frensidy. Menurutnya, keuntungan investasi yang ditawarkan produk ini tidak masuk akal. Lebih lanjut, dia menilai OJK perlu lebih ketat mengawasi instrumen ini dengan meminta laporan keuangan dan pertanggungjawaban dari dana yang sudah dikumpulkan. Dengan demikian, OJK dapat menilai seberapa benar dan realistisnya tawaran tersebut. Pengamat pasar modal dan Direktur Avere Investama Teguh Hidayat juga turut mengamini hal tersebut. Dirinya memilih untuk menghindari investasi di produk seperti ini, sebab risikonya terlalu tinggi. Adapun, layanan crowdfunding ini diatur OJK melalui Peraturan OJK No. 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi. POJK ini kemudian direvisi dengan POJK No. 16/POJK.04/2021. Dalam regulasi tersebut, OJK membatasi total dana yang bisa dihimpun penerbit efek dari aktivitas securities crowdfunding maksimal Rp10 miliar dalam kurun waktu 12 bulan. Kekayaan bersih dari pihak penerbit ini pun tidak boleh lebih dari Rp10 miliar. Bagi investor, OJK mensyaratkan pembelian maksimal 5% dari penghasilan tahunan bagi investor dengan penghasilan di bawah Rp500 juta, dan 10% untuk investor berpenghasilan tahunan di atas Rp500 juta.

BAHAN BAKAR NABATI : Antrean Uji Coba B40

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Pelaksanaan uji coba di sejumlah sektor tersebut bakal dilakukan setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sukses menggunakan B40 di kereta api. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, uji coba penggunaan B40 di industri pertambangan, alat berat, alat perkapalan, dan pembangkit listrik bakal dilakukan di Balikpapan, Kalimantan Timur, dalam waktu dekat. Pemerintah pun menyiapkan pasokan Biodiesel B40 sebanyak 16 juta kiloliter untuk menyukseskan rencana tersebut. Dirinya optimistis penggunaan B40 bisa meningkatkan penghematan devisa negara dari pengurangan impor Solar. Selain itu, peningkatan pemakaian biodiesel juga akan makin menurunkan emisi karbon di Indonesia. Pada 2023, penghematan devisa dari penggunaan B35 di sektor otomotif dan non-otomotif mencapai Rp122 triliun. Di kereta api, B40 digunakan oleh Kereta Api Bogowonto relasi Yogyakarta—Pasar Senen untuk menguji ketahanan genset KA Bogowonto selama 1.200 jam. Vice President of Logistics PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Suryawan Putra Hia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini menggunakan 300 juta liter bahan bakar B35, dan tidak memengaruhi performa mesin kereta api.

Sekuritas Mulai Pangkas Target IHSG Tahun Ini

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Kontan (H)

Pasar saham dalam negeri sempat mendapat pandangan cukup positif pada awal tahun ini. Tapi, setelah separuh tahun berjalan, sejumlah sekuritas menyesuaikan kembali target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir 2024. Pada awal tahun 2024, cukup banyak analis yang meramalkan IHSG bisa menembus 8.000. Namun, pergerakan IHSG masih jauh dari level tersebut. Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang sebelumnya memperkirakan IHSG punya peluang mencapai 8.100 di akhir tahun juga merevisi target ini. Hitungan Mirae, target IHSG di akhir 2024 berada di 7.585. CEO Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tae Yong Shim mengatakan, tim risetnya menilai potensi kenaikan IHSG ke depan cukup terbatas. 

RHB Sekuritas Indonesia juga memangkas target IHSG di akhir 2024 menjadi 7.800. Awalnya, RHB Sekuritas memproyeksikan IHSG bisa mencapai level 7.900. Head of Research RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya menjelaskan, revisi target IHSG itu mengacu pada prospek pasar saham pada kuartal III-2024 ini, yang kemungkinan lebih melemah. Sinarmas Sekuritas memproyeksikan pada skenario dasarnya, IHSG berpotensi mencapai level 7.500. Sedangkan untuk skenario bullish IHSG berpeluang tembus 7.900. Tapi jika bearish, ada kemungkinan IHSG kembali ke 6.600. Isfhan Helmy, Head of Institutional Research Sinarmas Indonesia menjelaskan, sejatinya, IHSG sudah mencapai level terendah. Jika mengeluarkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dari hitungan, IHSG berada di level 6.250. BREN merupakan saham penggerak dengan bobot yang sangat besar terhadap IHSG, Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas mempertahankan pandangan positifnya terhadap saham dari sektor yang defensif. Contohnya adalah saham ASII, TLKM, BMRI, BBCA, BBRI, CPIN, MYOR, MAPI dan ACES.

Kurangi SRBI Hadapi Pemangkasan Bunga

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Kontan

Suku bunga yang lebih menarik yang Bank Indonesia (BI) tawarkan dalam menerbitkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) membuat instrumen moneter ini lebih investor lirik dibandingkan dengan instrumen penempatan dana lainnya. Baik itu obligasi yang pemerintah terbitkan berupa surat berharga negara (SBN) maupun obligasi yang korporasi rilis. Menurut data yang KONTAN himpun dari situs resmi, total penerbitan SRBI mencapai Rp 918,48 triliun, sejak bank sentral terbitkan pada 15 September 2023 hingga 19 Juli 2024. Kepala Grup Departemen Pengelolaan moneter dan Aset Sekuritas BI Ramdan Denny Prakoso menyebutkan, penerbitan SRBI per 19 Juli 2024 senilai Rp 796 triliun, dengan 29% di antaranya dimiliki asing. SRBI menawarkan imbal hasil yang menarik, di atas 7%. Pada lelang 19 Juli 2024 lalu, bunga SRBI tenor enam bulan tercatat sebesar 7,23%, tenor sembilan bulan 7,31%, dan tenor 12 bulan 7,36%. 

Walaupun, level ini lebih rendah dibanding lelang akhir Mei lalu untuk tenor enam, sembilan, dan 12 bulan masing-masing sebesar 7,32%, 7,43%, dan 7,53%. Menurut Denny, SRBI merupakan instrumen yang lebih likuid dibanding RR SBN, sehingga memudahkan perbankan mengelola likuiditasnya saat permintaan kredit melemah. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa perbankan lebih tertarik menempatkan dananya pada SRBI. Dukungan BI tersebut, pertama, rutin menjadi peserta lelang di pasar primer Surat Utang Negara (SUN) maupun surat berharga syariah negara (SBSN) tenor pendek. Kedua, BI memastikan untuk masuk ke pasar sekunder SBN saat imbal hasil obligasi ini bergerak naik signifikan. Ketiga, bank sentral mengupayakan jatuh tempo dana-dana pada instrumen moneter pada hari Kamis, sesuai dengan jadwal settlement lelang SBN oleh Kementerian Keuangan (Kemkeu) yang jatuh pada hari itu. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mencatat, kepemilikan perbankan pada SBN sejak awal tahun hingga Juli 2024 turun menjadi Rp 262 triliun. Di saat yang sama, ekses likuiditas perbankan yang lembaga keuangan ini tempatkan pada SRBI cenderung meningkat jadi Rp 520,5 triliun sejak awal tahun hingga 18 Juli 2024.

Jelang Rilis Kinerja, Saham GOTO Menguat

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Kontan

Pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang mengakumulasi saham ini dari level gocap sedang sumringah. Pasalnya, saham GOTO mulai bangkit dari level gocap dan diramal berada dalam tren penguatan. Hingga akhir perdagangan Selasa (23/7), saham GOTO menguat 7,48% atau naik 4 poin ke posisi Rp 55 per saham. Kapitalisasi pasar atau market cap GOTO mencapai Rp 66,08 triliun. Salah satu nama besar yang berada di manajemen puncak GOTO turut menampung saham GOTO kala harganya gocap. Misalnya, Patrick Sugito Walujo yang memborong 98,5 juta saham seri A GOTO. Saham itu dibeli di pasar reguler pada 20 Juni 2024 di harga Rp 50–Rp 51 per saham. Ada juga sejumlah lembaga yang memborong saham GOTO. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina mengatakan, kenaikan saham GOTO sejalan dengan penguatan saham teknologi lainnya. Ini tercermin dari penguatan indeks sektor teknologi. Kemarin, IDX Sektor Teknologi menguat 4,55%. 

Kendati begitu, sepanjang tahun berjalan ini, indeks saham teknologi masih turun 22,47%. Ilham Muslim, Senior Area Manager Mirae Asset Sekuritas menambahkan, secara teknikal level Rp 52 per saham merupakan posisi kunci bagi pergerakan saham GOTO. Dia bilang, kalau GOTO kembali turun ke Rp 52, maka ada potensi GOTO kembali menyentuh level Rp 50. Sementara, GOTO harus berada di atas Rp 61 kalau mau mempertahankan tren kenaikannya. Senior Analyst MNC Sekuritas Rudy Setiawan menjelaskan, kinerja GOTO di kuartal kedua mendapat angin segar dari momentum Hari Raya yang biasanya diikuti daya beli masyarakat yang menguat. "Serta didorong rampungnya migrasi TikTok-Tokopedia yang lebih cepat," katanya. Sedangkan tim riset Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan kinerja GOTO di kuartal II-2024 ini akan sedikit menurun. Pasalnya, puncak belanja sudah terjadi di kuartal satu pada puasa dan lebaran. "Serta ada pelemahan daya beli di kuartal II-2024 sehingga kami tidak berekspektasi tinggi," kata Martha.

Rawat Inap Mengangkat Kinerja MIKA

Hairul Rizal 24 Jul 2024 Kontan

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) cetak kinerja gemilang berkat meningkatnya kunjungan rawat di semester pertama 2024. Emiten rumah sakit swasta ini juga bakal disokong pemasukan tambahan dari Rumah Sakit (RS) baru. Analis Indo Premier Sekuritas Andrianto Saputra mencermati, kinerja positif MIKA di semester pertama 2024 berkat meningkatnya volume lalu lintas rumah sakit. Hal ini seiring dengan pertumbuhan pendapatan rawat inap dan rawan jalan MIKA. Seperti diketahui, pendapatan rawat inap Mitra Keluarga meningkat 22,63%yoy di semester pertama 2024. Pendapatan rawat jalan MIKA juga ikut meningkat sekitar 14,63% yoy di periode tersebut. Di sisi lain, Ebitda MIKA tahun ini naik 29,6% yoy menjadi Rp936 miliar dengan Margin Ebitda sebesar 38.2% di semester I-2024. Khususnya pada kuartal kedua, Ebitda MIKA tumbuh kuat yang didukung oleh peningkatan margin. Andrianto mencermati, pendapatan kuartal kedua MIKA meningkat 18%yoy dan 1,2%qoq menjadi Rp 1,2 triliun. Hal ini karena pendapatan dari rawat inap per hari yang luar biasa sekitar 6,8% yoy dan 1,2% qoq, ditambah dengan kuatnya lalu lintas rawat inap 13,5% yoy dan -1,7% qoq selama periode tersebut. Ebitda MIKA di kuartal kedua tumbuh signifikan 30,7%yoy dan 1,7%qoq menjadi Rp472 miliar, dengan margin Ebitda sebesar 39% didorong oleh peningkatan margin pada Gross Profit dan tingkat Ebitda.

Pada saat yang sama, biaya pengeluaran (Opex) terhadap penjualan pada kuartal kedua turun 85bps qoq menjadi 22,5% (-37bps yoy) karena gaji turun menjadi 7.2%. Alhasil, MIKA mencatat laba bersih triwulan kedua tahun ini sebesar Rp 312 miliar, atau meningkat 40% yoy dan 7,7%qoq. “Secara keseluruhan, pencapaian MIKA di semester pertama 2024 berada di atas pedomannya yaitu pertumbuhan pendapatan sebesar 12%-15% yoy dan margin Ebitda sebesar 35,5% - 37%,” ungkap Andrianto dalam riset 18 Juli 2024. Analis Buana Capital Sekuritas James Stanley Widjaja menjelaskan bahwa margin Ebitda MIKA adalah yang tertinggi di antara para pesaingnya. Hal itu berkat pengendalian biaya yang unggul, dengan margin Ebitda tahun 2023 sebesar 34,8% dibandingkan margin HEAL ataupun SILO yang masing-masing sebesar 26,8% dan 25,2%. Hanya saja, kemungkinan dampak penerapan kelas rawat inap standar (KRIS) belum akan terasa di tahun ini. Pemerintah menargetkan aturan KRIS berlaku paling lambat 30 Juni 2025. Selain itu, iuran BPJS Kesehatan akan dijadikan satu tarif atau tunggal baru diterapkan usai pemberlakuan KRIS. 

Adapun aturan KRIS memerintahkan untuk semua kamar peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan dibuat sesuai 12 kriteria standar KRIS yang tertuang dalam Perpres Nomor 59 tahun 2024. Dengan demikian, iuran BPJS kesehatan kemungkinan juga bakal mengalami penyesuaian. Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada menilai, rencana MIKA menambah rumah sakit baru akan memperluas branding dan kegiatan usaha perseroan. Dengan demikian, MIKA dapat lebih menjangkau sejumlah daerah dan juga menambah pemasaran pasien-pasiennya. Namun di sisi lain, perlu diperhatikan beban biaya operasional MIKA dari pembukaan rumah sakit baru tersebut. Beban keuangan yang tidak terkontrol bisa menjadi penghalang bagi MIKA yang bertujuan untuk mengincar pendapatan tambahan lewat RS baru. Indo Premier Sekuritas meyakini bahwa MIKA kemungkinan akan melampaui panduan tahun ini di tengah pertumbuhan lalu lintas yang padat. Selain itu, MIKA berencana membatalkan saham treasurinya yakni sekitar 2,38% total saham beredar, dan ini akan meningkatkan free float MIKA sebesar 83bps menjadi 34,94%.

Pilihan Editor