Perusahaan
( 1089 )Pecah Gelembung Bisnis Digital
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menerpa ratusan pegawai perusahaan rintisan atau startup digital di Tanah Air. Perusahaan rintisan yang baru saja mengumumkan PHK terhadap para pekerjanya, antara lain, platform Zenius mengakui lebih dari 200 karyawan harus meninggalkan perseroan. Menurut Zenius, upaya ini ditempuh untuk beradaptasi dengan dinamisnya kondisi makro-ekonomi yang mempengaruhi kinerja industri. "Kami perlu melakukan konsolidasi dan sinergi proses bisnis untuk memastikan keberlanjutan," termaktub dalam keterangan manajemen yang dikirim oleh Senior Public Relations Specialist Zenius, Wynne Whardani, kemarin, 25 Mei. Implikasi dari konsolidasi tersebut adalah perubahan peran di beberapa fungsi bisnis seiring dengan optimalisasi dan efisiensi proses bisnis. (Yetede)
GoTo Kenalkan Mitra Usaha dengan Pasar Internasional
GoTo, ekosistem digital terbesar di Indonesia yang memberdayakan ekosistemnya, kembali mendorong mitra usaha untuk terus berkembang dengan berpartisipasi pada Paviliun Indonesia dan lebih mengenal pasar Internasional melalui gelaran World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Dua perwakilan mitra usaha kuliner dari ekosistem GoFood yang diboyong ke Davos, yakni Keripik Balado Shirley dan Dua Codffe untuk memperkenalkan produk lokal kebanggaan Nusantara di kancah internasional. Pemilik Dua Cafee Rinaldi Nurpratama bersama Head of PR& Marketing Keripik Balado Shirley, Valencia Melvinsy, pun bersemangat memperkenalkan produk-produk lokal unggulan usahanya di stan khusus makanan dan minuman kepada para pengunjung Paviliun Indonesia. "Partisipasi dalam Paviliun Indonesia merupakan aksi nyata GoTo untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis digital yang menjadi salah satu agenda utama dalam Presidensi G20 Indonesia 2022," ungkap GoTo dalam pernyataannya. (Yetede)
RENCANA ENTITAS KHUSUS BATU BARA : Kadin Beri Dukungan
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendukung upaya pembentukan lembaga atau entitas khusus batu bara yang bakal diimplementasikan pada Juni 2022. Entitas khusus itu rencananya bakal menarik iuran batu bara dari setiap penjualan bahan baku energi itu setelah harga dilepas pada mekanisme pasar. Iuran itu dialihkan untuk menambal harga yang dibayarkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menggunakan patokan terkini US$70 per ton. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan organisasinya mendukung pembentukan entitas khusus batu bara untuk menjamin pasokan bahan baku energi di dalam negeri. “Kami mendukung adanya entitas khusus batu bara untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” kata Arsjad melalui pesan singkat, Senin (23/5). Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan kementeriannya masih melakukan sejumlah pembahasan tentang rencana penetapan entitas khusus. Kendati demikian, Ridwan memastikan, entitas khusus batu bara itu bakal berlaku sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan bersama dengan DPR.
Go To Bakal Private Placement 118 Miliar Saham
PT Go To Gojek Tokopedia Tbk (GOTO akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 118,43 miliar saham seri A. Dana yang bisa dihimpun dari aksi korporasi ini ditaksir mencapai Rp 29,6 triliun, jauh lebih besar dari perolehan dana IPO yang sebesar Rp 15,8 triliun. Manajemen GoTo menegaskan, PMTHMETD hanya dapat dilakukan perseroan setelah memperolah persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang rencananya digelar pada 28 Juni 2022. PMTHMETD harus diselesaikan dalam waktu satu tahun sejak tanggal RUSTP yang menyetujui PMTHMETD. Jumlah saham baru yang dikeluarkan lewat PMTHMETD sekitar 10% dari modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan pada tanggal keterbukaan informasi diterbitkan. Kendati demikian, dalam keterbukaan informasinya, GOTO belum menyebutkan siapa investor baru yang bakal menyerap saham melalui private placement. (Yetede)
Volume Pengiriman Lion Parcel Meningkat 30%
PT Lion Express atau Lion Parcel mencatatkan peningkatan volume pengiriman pada Ramadan ini dan Lebaran 2022 sekitar 30% dibandingkan rata-rata per bulan sebelumnya. Permintaan layanan pengiriman tetap tumbuh meski tahun ini diperbolehkan mudik. CEO Lion Parcel Farian Kirana mengatakan, realisasi volume pengiriman tersebut telah melampaui target yang dibidik perusahaan sebesar 10%. "Demi mengantisipasi lonjakan ini, kami telah melakukan beberapa persiapan matang untuk menjaga kualitas layanan," ujar Farian di Jakarta. Ia memaparkan,kunci keberhasilan Lion Parcel menghadirkan layanan prima ditengah lonjakan permintaan pelanggan adalah kesiapsiagaan infrastruktur dan jaringan yang menjangkau 98% area di Indonesia. Lebih dari 15.000 kurir antar dan 3.000 armada turut mendukung kelancaran pengantaran yang mereka jalani. Lion parcel juga diperkuat oleh lebih dari 7.000 agen yang tersebar di penjuru Indonesia untuk mempermudah akses pelanggan pada layanan ekspedisi mereka. (Yetede)
Permintaan Sewa Kawasan Industri Naik
Penyewaan lahan di kawasan industri semakin bertumbuh dalam kurun enam bulan terakhir. Permintaan sewa lahan kawasan industri initerutama berasal dari sektor logistik. Colliers Indonesia merilis, berkembangnya penyewaan lahan kawasan industri mulai terlihat sejak triwulan IV (Oktober-Desember) 2021. Permintaan lahan sewa umumnya untuk ekspansi dan pabrikasi. Industri yang berkaitan dengan logistik dan distribusi barang cenderung cukup aktif melakukan transaksi sewa lahan saat ini. Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia Sanny Iskandar (5/5) mengemukakan, tren permintaan sewa di kawasan industri memang terus berkembang, tetapi umumnya berupa sewa pabrik atau gudang. Permintaan sewa pabrik atau pergudangan itu dinilai sejalan dengan pertumbuhan bisnis e-dagang di Tanah Air. Ia menilai, ketidakpastian kondisi perekonomian global dan dampak pandemi Covid-19 membuat perusahaan yang masih ragu berinvestasi untuk membangun pabrik cenderung memilih menyewa terlebih dahulu pabrik ataupun pergudangan di kawasan industri. Beberapa perusahaan yang masih menjajaki pembangunan pabrik juga bisa memilih untuk menyewa lahan pabrik terlebih dulu untuk kurun 2-3 tahun. Luas bangunan pabrik yang disewakan rata-rata di kisaran 2.000-5.000 meter persegi. Bisnis penyewaan itu dinilai menarik di era e-dagang karena sebagian barang yang masuk dari luar negeri untuk diperdagangkan memerlukan pergudangan modern dengan sistem otomatisasi. Selain itu, pabrik yang disewakan juga sudah dilengkapi dengan ruang produksi, kantor, dan pergudangan. Bagi pengelola kawasan industri, lanjut Sanny, penyewaan pabrik dan pergudangan itu mendatangkan pendapatan rutin (recurring income).
Menurut Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto, tren penyewaan lahan industri menjadi lebih aktif dalam enam bulan terakhir. Di Serang, Banten, misalnya, sewa lahan industri dilakukan temporer selama 2-3 tahun sambil membangun pabrik di lahan milik. Beberapa kawasan industri yang sudah mulai minim lahan juga mulai fokus menggarap penyewaan lahan. Dicontohkan, ada dua kawasan industri yang kini mulai fokus pada penyewaan lahan, yakni Cibinong Center Industrial Estate (CCIE) di Bogor dan Kota Bukit Indah di Purwakarta. Ferry menambahkan, CCIE yang sebelumnya menyewakan lahan tidak lebih dari 6 hektar saat ini sudah melebihi 6 hektar. Sebagian besar sewa lahan itu untuk penyimpanan barang dan distribusi. (Yoga)
ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Asia
Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan 2022 untuk negara-negara berkembang di Asia. Hal itu dilakukan ADB menyusul tekanan harga yang meningkat pasca Rusia meluncurkan serangan ke Ukraina, yang mengancam proses pemulihan lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron. Catatan prediksi itu sedikit rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya pada Desember 2021 yakni sebesar 5,3% dengan laju pertumbuhan 6,9% yang dicapai tahun lalu. Dalam laporan Asian Development Outlook yang dirilis, Rabu (6/4) ADB menyatakan inflasi yang menyebar mulai dari kepulauan Cook di Pasifik hingga Kazakhstan di Asia Tengah diprediksi meningkat seiring kebangkitan kembali negara-negara dari pandemi, serta kenaikan biaya energi dan makanan. "Yang pasti dampak dari perang merupakan rintangan tambahan bagi ekonomi dinegara-negara Asia berkembang yang masih berjuang melawan pandemi." ujar Park yang dilansir AFP. (Yetede)
Pelita Air-Gapura Kerja Sama Pelayanan Groundhandling
PT Pelita Air Service (PAS) bersinergi dengan PT Gapura Angkasa (Gapura) untuk menangani groundhandling dari aspek penanganan penumpang sampai ke bandar udara. Kolaborasi ini di inisiasi guna memenuhi persyaratan untuk mengaktifkan kembali penerbangan reguler (reguler flight) Pelita Air Service. "Gapura dengan pelayanannya yang telah banyak memberikan pelayanan kepada maskapai domesitk dan internasional tentu mampu mampu membantu PAS untuk memenuhi ekspektasi para costumer. Sebagai frontliner PAS, diharapkan Gapura dapat membantu PAS menampilkan image yang baik terhadap costumer melalui pelayanan yang diberikan. Hal ini diungkapkan Fauzani saat memberikan kata sambutan pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Groundhandling bersama Direktur Commercial and Business Development Gapura Reza Aulia Hakim yang dilaksanakan di function Hall PAS pada Selasa (5/4). (Yetede)
Indika Energy Berhasil Balikkan Rugi Jadi Laba US$ 57 Juta.
PT Indika Energy Tbk (INDY) berhasil membalikkan rugi US$ 117,54 juta pada 2020 menjadi laba bersih sebesar US$ 1,81 miliar. Berdasakan laporan keuangan yang berhasil dikutip Investor Daily, pertumbuhan laba sejalan dengan tingginya penjualan batu bara INDY selama 2021. Kemudian pendapatan dari kontrak dan jasa berjumlah US$ 261,69 juta dan segmen perdagangan lainnya menyumbang US$ 3,06 miliar. "Dengan demikian, sumber daya energi menjadi sumber pemasukan paling besar pada INDY yang disusul oleh jasa energi selama 2021," ungkap Manajemen Indika Energi, Jumat (1/4). Sementara itu, per Desember 2021 total aset INDY tercatat sejumlah US$ 3,69 miliar, menguat 5,73% dari US$ 3,49 miliar yang terdiri atas aset lancar US$ 2,09 miliar dan aset tidak lancar US$ 1,59 miliar. "Adapun tota liabilitas INDY selama 2021 sebesar US$ 2,80 miliar," tegas managemen. (Yetede)
Tren Penurunan Harga Saham Perusahaan Teknologi Bayangi Langkah GoTo
Perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, memperpanjang periode waktu penawaran awal saham dari 15-21 Maret 2022 menjadi 15-24 Maret 2022. Keputusan ini diyakini perusahaan mampu menarik lebih banyak masyarakat, terutama mitra pedagang dan konsumen, untuk berpartisipasi. Pada saat yang sama, langkah perusahaan menuju pencatatan di bursa saham bulan depan dibayangi tren penurunan harga saham sejumlah perusahaan teknologi lain yang melantai di bursa.
Corporate Secretary PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) Koesoemo Hadiani (21/3) menyatakan, proses penawaran awal saham menarik respons positif calon investor. Antusiasme masyarakat tinggi. Hal itu diduga didorong kemudahan akses berpartisipasi dalam penawaran awal melalui skema fixed allotment untuk konsumen dan pedagang dalam platform Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial. Dalam prospektus penawaran umum saham perdana (IPO), GoTo berencana melepas 4,35 % sahamnya atau 52 miliar lembar senilai Rp 316-Rp 346 per lembar saham.
Sekjen Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro berpendapat, perusahaan rintisan bidang teknologi yang akan melantai di bursa saham berada dalam kondisi rugi. Oleh karena itu, investor, baik public maupun institusi, semestinya menyadari hal itu sejak awal. Chief Economist PT Bank Permata Tbk Josua Pardede mengatakan, saat ini saham sejumlah perusahaan teknologi skala global dan di dalam negeri sedang melemah. IHSG perusahaan teknologi telah terkoreksi 12 % year to date. (Yoga)









