;

Harga Pokok Penjualan Gula 2023 Diusulkan Rp 15.014 Per Kilogram

Yoga 10 May 2023 Kompas

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia atau APTRI mengusulkan harga pokok penjualan atau HPP gula di tingkat petani pada 2023 sebesar Rp 15.014 per kg. Usulan HPP itu mempertimbangkan biaya pokok produksi yang melonjak cukup signifikan akibat imbas kenaikan harga pupuk dan BBM. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APTRI Soemitro Samadikoen, Selasa (9/5) mengatakan, biaya pokok produksi (BPP) gula petani pada 2023 mencapai Rp 13.649 per kg sehingga APTRI mengusulkan HPP gula Rp 15.014 per kg. Komponen BPP kebutuhan pupuk tahun ini Rp 9 juta, naik dari Rp 5 juta pada tahun lalu. Kenaikan komponen pupuk itu terjadi sejak pemerintah mengurangi porsi pupuk bersubsidi dan imbas kenaikan harga pupuk dunia.

”Pada 2023 ini, petani nyaris tidak menggunakan pupuk bersubsidi. Selain susah didapat, pemerintah sudah mengurangi porsi pupuk subsidi bagi petani tebu,” ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta. Menurut Soemitro, komponen BPP lain yang naik adalah biaya tebang angkut, benih, sewa lahan, dan upah tenaga kerja. Biaya tebang angkut, misalnya, tahun ini mencapai Rp 14,4 juta, naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 8,4 juta. Tak hanya BPP, biaya hidup petani tebu juga meningkat karena kenaikan harga BBM dan harga pangan, seperti beras dan minyak goreng. ”Kami sudah menyampaikan usulan HPP itu kepada Badan Pangan Nasional(NFA) pada 5 Mei 2023. Kami harap usulan itu disetujui mengingat tidak hanya BPP yang kami tanggung, tetapi juga biaya hidup harian,” katanya. (Yoga)


Belanja Masyarakat Kian Fleksibel

Yoga 10 May 2023 Kompas

Kendati pandemi Covid-19 telah mereda, masyarakat dinilai belum leluasa dalam berbelanja akibat tekanan inflasi. Masyarakat akan lebih fleksibel dalam berbelanja, khususnya untuk membeli produk makanan dan minuman, demi menyesuaikan pengeluaran di tengah tren kenaikan harga. Perusahaan pemrosesan dan pengemasanTetraPak dan konsultan bisnis Ipsos Strategy3 merilis laporan Trendipedia 2023 yang berisi tren belanja konsumen global tahun ini, khususnya produk makanan-minuman. Ada 5 tema dan 10 tren terkait pola belanja masyarakat, tren belanja fleksibel dan life-hacks, misalnya, berada dalam tema konsumsi yang cerdas dan adaptif, tren belanja terkendali serta konsumsi produk yang berorientasi isi ulang dan perbaikan masuk dalam tema pola makan yang berdaya. Tren kepedulian terhadap iklim dan kejelasan informasi produk hijau ada dalam tema belanja berbasis kelestarian. Sementara tren transparansi asal-usul produk dan klaim lokalitas menjadi bagian dari tema konsumsi yang membangun hubungan otentik dengan produk. Dua tren terakhir adalah belanja berbasis media sosial dan belanja hibrida yang masuk dalam tema gaya hidup yang memadukan aktivitas fisik dan dalam jaringan.

Menurut Marketing Director of Tetra Pak Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia John Jose, ada tiga tren belanja yang relevan dengan Indonesia, yakni belanja fleksibel, terkendali, dan berbasis media sosial. ”Masyarakat akan lebih fleksibel dalam berbelanja (produk makanan-minuman) sebagai salah satu strategi mengatur pengeluaran akibat inflasi,” katanya saat memaparkan laporan Trendipedia 2023, Selasa (9/5). Di tengah inflasi, konsumen memiliki pola pikir yang fleksibel yang terwujud dalam sikap belanja yang selektif. Dia mengilustrasikan, konsumen akan membeli produk-produk makanan-minuman yang lebih murah tetapi berkualitas. Konsumen juga berpotensi melirik produk-produk jenama ritel karena harganya. Di mancanegara, Global Practice Lead for Trends and Foresight Ipsos Strategy3 Billie Ing mengatakan, konsumen memiliki standar dan prioritas baru mengenai lokasi dan waktu dalam membelanjakan uangnya. Pola belanja itu berkaitan dengan gangguan rantai pasok akibat pandemi Covid-19 dan kenaikan harga akibat inflasi. Konsumen di dunia akan lebih fleksibel dalam berbelanja karena kenaikan harga biaya hidup. Dia mengimbau perusahaan mesti lebih kreatif dalam menarik konsumen untuk membeli produk yang diproduksi. Misalnya, memberikan Pelatihan Pembuatan Cap Batik diskon pembelian atau mengefisiensikan biaya logistik. (Yoga)


Kemiskinan di Aceh Singkil Terbanyak

Yoga 10 May 2023 Kompas

Kabupaten Aceh Singkil menjadi daerah dengan persentase penduduk miskin terbesar di Aceh, yakni 19,18 %, berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada Maret 2022. Adapun jumlah penduduk Aceh Singkil 130.787 jiwa. Penjabat Bupati Aceh Singkil Marthunis, Senin (8/5/2023), mengatakan, kemiskinan mayoritas dialami buruh perkebunan. Perkebunan sawit itu bukan milik warga, tetapi pemegang hak guna usaha. (Yoga)

Menkeu Tolak Rekomondasi Kenaikan Garis Kemiskinan

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menolak rekomendasi Bank Dunia agar pemerintah menaikkan standar garis kemiskinan, seiring status Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah ke atas. Jika garis kemiskinan naik, jumlah penduduk miskin di Indonesia bisa mencapai 40%. Di lain pihak, Bank Dunia memuji prestasi Pemerintah Indonesia yang luar biasa dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satu indikatornya, persentase penduduk miskin ekstrem turun drastis dari 19% pada 2002 menjadi 1,5% pada 2022. Penerapan kebijakan fiskal berkontribusi terhadap pengurangan kemiskinan dan kesenjangan ekonomi. Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Satu Kahkonen mengatakan, upaya menurunkan kemiskinan merupakan salah satu langkah untuk keluar dari jebakan perangkap kelas menengah (middleincome trap). Dalam menurunkan jumlah penduduk miskin, dia menyarankan agar Pemerintah Indonesia mengubah garis kemiskinan. “Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mempertimbangkan upaya perluasan definisi penduduk miskin. Hal ini dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan garis kemiskinan internasional dengan besaran pendapatan sebesar US$ 3,2 bukan US$ 1,9 yang saat ini digunakan,” kata Satu Kahkonen dalam peluncuran “World Bank’s Indonesia Poverty Assessment Pathways Toward Economic Security” di Jakarta, Selasa (09/05/2023). (Yetede)

Menuju Masyarakat Digital Asean

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily (H)

Perhelatan tahunan KTT Asean segera digelar di Labuan Bajo dari tanggal 9 sampai dengan 11 Mei 2023. KTT pertama tahun ini lebih bersifat internal, yakni untuk membahas agenda kerja sama internal Asean. Sementara KTT pada bulan September yang akan digelar di Jakarta akan mencakup agenda internal dan agenda eksternal, yaitu kerja sama Asean dengan negara-negara mitra dan beberapa badan internasional seperti PBB. KTT Asean di Labuan Bajo dilaksanakan di tengah situasi perdagangan dunia yang masih belum menentu. Banyak pengamat yang melihat bahwa perekonomian dunia kini semakin erfragmentasi mengikuti garis kebijakan geo politik dan keamanan, dan ini mengundang perdebatan apakah kita sedang menyaksikan proses de-globalisasi atau re globalisasi. Hal ini diperkuat dengan semakin umumnya kita temukan kebijakan berbagai negara dan pelaku bisnis untuk melakukan reshoring, nearshoring, maupun friend-shoring yang akan mengubah pola rantai-pasok nilai yang dikenal sejauh ini. Berbagai kalangan uga semakin gencar menyuarakan perlunya dikembangkan rantai-pasok nilai yang berdaya-tahan (resilient value chains) untuk mengantisipasi terganggunya kembali rantai pasok nilai global dan regional seperti yang dialami dalam dua-tiga tahun terakhir ini. Pemikiran yang ditawarkan umumnya justru berpotensi membawa fragmentasi perekonomian dunia lebih dalam lagi. (Yetede) 

Kinerja Perdagangan Indikasikan Ekonomi Tiongkok Suram

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily

BEIJING, ID – Impor Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dilaporkan mengalami kontraksi tajam pada April 2023, sementara itu, ekspor naik dengan laju lebih lambat. Kondisi ini makin memperkuat tanda-tanda lemahnya permintaan domestik, meskipun aturan pembatasan Covid-19 telah dicabut, dan makin menekan perekonomian negara yang telah berjuang untuk menghadapi pertumbuhan global yang turun. Catatan bea cukai yang dirilis pada Selasa (09/05/2023) menunjukkan, tingkat pengiriman masuk ke negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia itu turun 7,9% year-on-year (yoy) pada April. Angka ini memperpanjang penurunan 1,4% yang terlihat sebulan sebelumnya, sementara ekspor tumbuh 8,5% dengan penurunan dari lonjakan 14,8% pada Maret. Menurut laporan, ekonomi Negeri Tirai Bambu tumbuh lebih cepat dari perkiraan kuartal I-2023 berkat konsumsi jasa yang kuat. Namun, produksi pabrik dikabarkan masih tertinggal dan angka-angka perdagangan terbaru menunjukkan  momentum sebelum pandemi di RRT. Para ekonom yang disurvei dalam jajak pendapat Reuters pun memperkirakan, tidak ada pertumbuhan impor dan kenaikan ekspor sebesar 8,0%. “Pada awal tahun ini, orang akan berasumsi bahwa impor akan dengan mudah melampaui level 2022 setelah pembukaan kembali, tetapi itu tidak terjadi. Meskipun pemulihan pasca-Covid di Tiongkokberlangsung cepat dan tajam, sebagian besar terjadi secara mandiri dan tidak dirasakan oleh seluruh dunia,” ujar Xu Tianchen, seorang ekonom di Economist Intelligence Unit, yang dikutip Reuters. (Yetede)

Industri Telekomunikasi Tanah Air Diprediksikan Tumbuh 7%

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily

JAKARTA, ID – PT XL Axiata Tbk, penyedia jasa telekomunikasi seluler dan digital bagian dari Axiata Group Berhad, memproyeksikan pertumbuhan industri telekomunikasi di Tanah Air pada rentang sedang ke tinggi (midto high single digit) berkisar 6-7% pada 2023. Angka tersebut lebih baik ketimbang pertumbuhan tahun 2022 yang rata-rata 3-4%. Salah satu yang akan memacu pertumbuhan tersebut karena adanya event pemilihan umum (pemilu) 2024 yang tahapnnya sudah dimulai pada 2023. Pada momen pemilu biasanya terjadi kenaikan trafik telekomunikasi yang cukup signifikan karena semakin intensnya komunikasi dan kampanye yang menggunakan layanan digital. “Kalau mengenai proyeksi per tumbuhan 2023, kami memperkirakan secara industri jauh lebih baik dibandingkan 2022. Jadi, kalau kita lihat, tahun 2022, revenue XL Axiata tumbuh 9%, tetapi secara indsutri hanya 3-4%. Kami perkirakan industri tumbuh di 2023 ini mid to high single digit, ya mungkin 6-7%,” kata Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini di Jakarta, dikutip Selasa (9/5/2023). Sementara itu, Dian memperkirakan perseroan yang dipimpinnya tumbuh seperti, atau lebih tinggi dari industri pada 2023 ini. Pada 2022, lanjut dia, tingkat kompetisi antar operator telekomunikasi di Tanah Air membaik, sehingga dapat meningkatkan imbal hasil (yield) dan keuntungan. (Yetede)

Hutama Karya akan Segera Naikkan Tarif Tol Bakter dan Mebi

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily

JAKARTA, ID - PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya akan segera menaikkan tarif dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yaitu tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) dan tol Medan-Binjai (Mebi). Penyesuaian tarif dua ruas tol tersebut mempertimbangkan kondisi perekonomian saat ini yang telah pasti. “Dengan pertimbangan saat ini perekonomian telah pulih kembali, di mana inflasi di April 2023 itu lebih rendah dari Oktober tahun lalu, sehingga ini saat yang tepat untuk dilakukan penyesuaian tarif,” kata Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro dalam keterangan resminya, dikutip pada Selasa (09/05/2023). Koentjoro menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Jalan Nomor 2 tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan Pada Pasal 48 ayat 3, yang menyebutkan bahwa penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan setiap dua tahun sekali, berdasarkan pengaruh laju inflasi dan evaluasi terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol. Sejak dioperasi kan pada Oktober 2017 lalu, Tol Mebi belum pernah dilakukan penyesuaian tarif, yang seharusnya sudah dilakukan pada 2019 dan 2021 lalu, namun dilakukan penundaan akibat pandemi Covid-19 dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Oktober 2022 hingga mencapai 30%. “Untuk Tol Bakter, sesuai regulasi, sudah saatnya dilakukan penyesuaian tarif kembali setelah sebelumnya pernah dilakukan penyesuaian pada 2021,” kata Koentjoro.  (Yetede)

2023, Penjualan Rumah Kian Prospektif

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily

JAKARTA, ID- Penjualan rumah tapak (landed house) dinilai kian prospektif sepanjang 2023 seiring perbaikan daya beli dan masih tingginya kebutuhan hunian di Indonesia. Masih potensialnya bisnis ini tercermin dari pendapatan 43 emiten properti triwulan I-2023 yang melonjak 32% dibandingkan periode sama 2022, yakni dari Rp 5,94 triliun menjadi Rp 7,84 triliun. “43 emiten ini lebih banyak menggarap segmen pasar perumahan dengan harga di atas Rp 1 miliar. Jadi, kenaikan penjualan sebesar 32% ini merupakan salah satu indikator mulai pulihnya pasar perumahan segmen menengah dengan harga di atas Rp 1 miliar,” kata Panangin Simanung kalit kepada Investor Daily, Selasa (9/5/2023). Panangian memerkirakan tren penjualan rumah akan terus bertumbuh pada 2023. ”Ini terlihat dari tren pertumbuhan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bank-bank di lndonesia yang mulai meningkat. Tahun lalu sebesar 7%, sedangkan tahun ini diperkirakan bisa mendekati 10%. Begitu pula tahun depan diperkirakan menembus angka pertumbuhan double digit,” tutur dia. Hal ini menjadi bukti, anggapan sebagian besar pelaku bisnis property bahwa pemilu menggangu kinerja penjualan rumah adalah mitos belaka. “Karena sudah terbukti sejak reformasi tahun 2000-an bisnis properti sudah terpisah dari isu politik (decoupling).Booming properti pertama kali, pascareformasi justru terjadi pada 2004, saat pilpres,” papar Panangian. Segmen Harga Mengutip laporan keuangan para emiten properti di Bursa Efek Indonesia (BEI), per akhir Maret 2023, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) merupakan pengembang yang paling tinggi meraup penjualan, yakni Rp 2,08triliun. (Yetede)

Subur Miliuner dari Kekayaan Alam

Yuniati Turjandini 10 May 2023 Tempo (H)

JAKARTA – Kekayaan dari komoditas alam menjadi salah satu alasan masuknya Indonesia ke jajaran negara yang paling banyak memiliki miliuner. Kepala Pusat Industri Perdagangan dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho, mengatakan struktur ekonomi di Indonesia masih bersifat tradisional dan ditopang oleh hasil komoditas, terutama tambang dan perkebunan. “Ekspor kita didominasi komoditas alam,” katanya kepada Tempo, kemarin.

Indonesia masuk kelompok 20 negara yang paling banyak memiliki miliuner pada 2023 versi Forbes. Menurut majalah bisnis dan finansial asal Amerika Serikat tersebut, jumlah “crazy rich” Indonesia mencapai 29 orang, berkurang satu dibanding pada tahun lalu. Para empunya kekayaan jumbo asal Indonesia bergabung bersama 2.640 miliuner terkaya yang berasal dari 77 negara. Jumlah itu sudah mencakup orang kaya dari dua negara yang baru diikutkan Forbes untuk survei pada 2023, yakni Armenia dan Panama. (Yetede)

Pilihan Editor