Menuju Masyarakat Digital Asean
Perhelatan tahunan KTT Asean segera digelar di Labuan Bajo dari tanggal 9 sampai dengan 11 Mei 2023. KTT pertama tahun ini lebih bersifat internal, yakni untuk membahas agenda kerja sama internal Asean. Sementara KTT pada bulan September yang akan digelar di Jakarta akan mencakup agenda internal dan agenda eksternal, yaitu kerja sama Asean dengan negara-negara mitra dan beberapa badan internasional seperti PBB. KTT Asean di Labuan Bajo dilaksanakan di tengah situasi perdagangan dunia yang masih belum menentu. Banyak pengamat yang melihat bahwa perekonomian dunia kini semakin erfragmentasi mengikuti garis kebijakan geo politik dan keamanan, dan ini mengundang perdebatan apakah kita sedang menyaksikan proses de-globalisasi atau re globalisasi. Hal ini diperkuat dengan semakin umumnya kita temukan kebijakan berbagai negara dan pelaku bisnis untuk melakukan reshoring, nearshoring, maupun friend-shoring yang akan mengubah pola rantai-pasok nilai yang dikenal sejauh ini. Berbagai kalangan uga semakin gencar menyuarakan perlunya dikembangkan rantai-pasok nilai yang berdaya-tahan (resilient value chains) untuk mengantisipasi terganggunya kembali rantai pasok nilai global dan regional seperti yang dialami dalam dua-tiga tahun terakhir ini. Pemikiran yang ditawarkan umumnya justru berpotensi membawa fragmentasi perekonomian dunia lebih dalam lagi. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023