;

2023, Penjualan Rumah Kian Prospektif

Ekonomi Yuniati Turjandini 10 May 2023 Investor Daily
2023, Penjualan Rumah Kian Prospektif

JAKARTA, ID- Penjualan rumah tapak (landed house) dinilai kian prospektif sepanjang 2023 seiring perbaikan daya beli dan masih tingginya kebutuhan hunian di Indonesia. Masih potensialnya bisnis ini tercermin dari pendapatan 43 emiten properti triwulan I-2023 yang melonjak 32% dibandingkan periode sama 2022, yakni dari Rp 5,94 triliun menjadi Rp 7,84 triliun. “43 emiten ini lebih banyak menggarap segmen pasar perumahan dengan harga di atas Rp 1 miliar. Jadi, kenaikan penjualan sebesar 32% ini merupakan salah satu indikator mulai pulihnya pasar perumahan segmen menengah dengan harga di atas Rp 1 miliar,” kata Panangin Simanung kalit kepada Investor Daily, Selasa (9/5/2023). Panangian memerkirakan tren penjualan rumah akan terus bertumbuh pada 2023. ”Ini terlihat dari tren pertumbuhan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) bank-bank di lndonesia yang mulai meningkat. Tahun lalu sebesar 7%, sedangkan tahun ini diperkirakan bisa mendekati 10%. Begitu pula tahun depan diperkirakan menembus angka pertumbuhan double digit,” tutur dia. Hal ini menjadi bukti, anggapan sebagian besar pelaku bisnis property bahwa pemilu menggangu kinerja penjualan rumah adalah mitos belaka. “Karena sudah terbukti sejak reformasi tahun 2000-an bisnis properti sudah terpisah dari isu politik (decoupling).Booming properti pertama kali, pascareformasi justru terjadi pada 2004, saat pilpres,” papar Panangian. Segmen Harga Mengutip laporan keuangan para emiten properti di Bursa Efek Indonesia (BEI), per akhir Maret 2023, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) merupakan pengembang yang paling tinggi meraup penjualan, yakni Rp 2,08triliun. (Yetede)

Tags :
#Perumahan
Download Aplikasi Labirin :