Tunggakan Pembayaran Rusunawa di Jakarta Mencapai Rp 58,7 Miliar
Warga Rumah Susun Sederhana Sewa atau Rusunawa Pesakih di Jakbar mengeluh kesulitanmembayar biaya sewa rusunawa. Mereka meminta pemutihan tunggakan dan keringanan besaran biaya sewa tiap bulan. Tunggakan biaya sewa ini menjadi salah satu masalah pengelolaan rusunawa yang sedang dicarikan solusinya. DPRD DKI Jakarta berharap ada solusi melalui ketentuan baru yang lebih jelas. Puluhan warga dari Rusunawa Pesakih berunjuk rasa di Balai Kota Jakarta dan DPRD DKI Jakarta pada Selasa (24/6). Namun, mereka urung bertemu perwakilan Pemprov DKI Jakarta karena surat permohonan audiensi diteruskan kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta. Sebagian warga yang berunjuk rasa menyebut dirinya sudah10 tahun tinggal di Rusunawa Pesakih. Mereka warga program gusuran dari Kebon Jeruk dan Kapuk yang bekerja di sektor informal dengan tunggakan hingga Rp 24 juta per keluarga karena penghasilan tak cukup untuk membayar sewa.
Kasinah (60) warga gusuran dari Kebon Jeruk yang tinggal bersama suami yang sakit stroke tujuh tahun terakhir. Suaminya bekerja sebagai satpam sebelum jatuh di kamar mandi dan sakit hingga kini. Sementara Kasinah adalah tukang urut. ”Tunggakan saya Rp 6 juta. Enggak bayar-bayar. Anak udah pada nikah enggak bisa bantu duit,” kata Kasinah. Mula-mula besaran biaya sewa unitnya Rp 200.000, kemudian gratis selama pandemi Covid-19 sebelum dinaikkan menjadi Rp 400.000 pasca pandemi. Pengelola rusunawa meminta Kasinah mencicilsetiap bulan lewat Bank DKI (sekarang Bank Jakarta). Namun, ia tak sanggup membayar sewa karena lebih memprioritaskan membayar uang air yang berkisar Rp 80.000 sampai Rp160.000 per bulan. Kasinah juga mengaku bahwa ia dan suami sudah tak mendapat bansos Kartu Lansia Jakarta, biaya sehari-hari bergantung pada penghasilan sebagai tukang urut.
Dalam rapat antara Komisi D DPRD DKI Jakarta dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta pada Selasa (17/6) dijelaskan, tunggakan biaya sewa seluruh rusunawa di Jakarta oleh warga terprogram dan warga umum sebesar Rp 58,7miliar. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta mengupayakan agar penghuni bisa segera membayar dengan menagih secara persuasive dengan menerbitkan surat edaran pemanggilan agar penunggak mencicil secara bertahap merujuk Pergub No 111 Tahun 2014 tentang Mekanisme Penghunian Rusunawa. Namun, sanksi denda, surat peringatan, pemutusan perjanjian sewa dan pengosongan tak efektif. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta ada aturan baku terkait persyaratan, tunggakan dan kluster yang disampaikan kepada penghuni rusunawa agar mengetahui situasi dan tanggung jawab setiap pihak. (Yoga)
Menikmati Secangkir Kopi sambil Menikmati Keindahan Flores
Flores dan kopi seakan tak terpisahkan. Aroma kopi Flores yang khas sudah semerbak hingga kemancanegara, begitu juga keindahan alamnya. Seusai bertanya soal kopi pahit atau manis yang ingin disajikan, Maksimus Liu (44) meminta istrinya, Elisabeth (40) menyeduh kopi. Bapak tiga anak di Bajawa, Fores, NTT itu semangat bercerita tentang kebun kopinya. ”Puji Tuhan, tahun ini panennya banyak. Langsung kirim ke anak saya yang kuliah,” kata Maksi, Kamis (15/5). Dari lahan seluas 80 x 100 meter warisan ayahnya, Maksi mendapat hasil 3,6 ton buah kopi. Seusaipanen, buah kopi arabika digiling untuk dibersihkan kulit buah dan dagingnya. Beratnya susut menjadi Rp 1,7 ton. Dari hasil itu, ia mendapatkan keuntungan bersih Rp 60juta. Berkebun kopi bukan pekerjaan utama Maksi. Ia bekerja sebagai sopir pribadi hakim yang bertugas di Ende. Tak hanya ke produsen kopi lokal, kopi Maksi sudah menyebar hingga ke AS.
”Waktu itu ramai orang jual kopi karena ada orang AS datang. Pasti mahal kalau dijual ke mereka. Ternyata tidak mudah karena kualitasnya harus baik,” katanya. Kopi arabika Ngada sudah keliling dunia. Supplier yang bekerja sama dengan petani kopi di Ngada adalah PT Sucafina Indonesia Coffee (SIC), perusahaan asal Swiss yang berdomisili di Bandung, Jabar. Koordinator Regional Wilayah Indonesia Timur PT Sucafina Indonesia Coffee, Abraham Gerhard Girsang menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Starbucks menyediakan biji kopi dan pendampingan petani kopi di wilayah Indonesia timur, terutama di Flores. Terdapat 950 petani kopi yang sudah teregistrasi sebagai penyuplai biji kopi dari Ngada. Terdapat dua varietas utama di Flores yang jadi andalan, yakni Lini S dan S795 asal India yang tahan hama penyakit dan punya ciri khas rasa.
“Starbuck hanya mengambil arabika, dan itu banyak di Ngada dan Manggarai Timur,” ucap Abraham. Dalam kurun waktu 10 tahun belakangan warung kopi dan kafe menjamur di Manggarai, apalagi di Flores. Warung-warung kopi berkembang seiring berkembangnya wisata di Flores. Berdasarkan data jumlah tamu hotel mancanegara dan domestik yang dirilis BPS NTT, sepanjang 2023, total kunjungan wisatawan ke Flores mencapai 487.851 orang, meningkat signifikan dari 376.449 orang pada 2022, didorong oleh lonjakan wisatawan mancanegara yang mencapai 150.969 orang pada 2023, naik tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 44.813 orang. Flores dan kopi memang tak bisa dipisahkan. Melihat kopi sama seperti melihat Flores dengan keindahan alamnya. Kopinya dinikmati sampai ke luarnegeri, keindahan alamnya juga mendatangkan banyak wisatawan. (Yoga)
Membuka Babak Baru Boeing dibawah Kepemimpinan Penny Brutt
Boeing menaruh perhatian khusus mengenai jet tempur F-15EX. Pemerintah Indonesia pun dikabarkan menaruh perhatian terhadap jet tempur yang memiliki spesifikasi muatan yang unggul, jangkauan dan kecepatan tak tertandingi, serta kemampuan peperangan elektronik. Penny Burtt, Presiden Boeing untuk kawasan Asia Tenggara, mengulas kemampuan jet tempur itu dan jalinan kerja sama Boeing dengan Pemerintah RI di sela-sela pameran industri pertahanan Indo Defence 2024 Expo and Fo-rum di Jakarta yang digelar 11-14 Juni 2025. Penny berpengalaman dibidang diplomasi, perdagangan internasional, serta bertanggung jawab untuk operasi, strategi dan kehadiran Boeing di Asia Tenggara. Boeing ingin menggaris bawahi komitmen yang mendalam kepada Indonesia dan memperlihatkan teknologi dan inovasi yang terdepan dalam pertahanan dan keamanan.
Beberapa bidang khusus yang menjadi fokus Boeing diantaranya menyoroti kapasitas jet tempur F-15EX. Pesan khusus Boeing di Indo Defence 2024 Expo and Forum adalah Boeing berkomitmen untuk Indonesia dalam jangka panjang dan bermitra untuk membangun sektor kedirgantaraan dan penerbangan Indonesia, termasuk melalui dukungan pertahanan dan keamanan. Visi Presiden Prabowo berpikir tentang modernisasi pertahanan Indonesia dan keamanan masa depan, modernisasi Indonesia difokuskan pada independensi, integritas teritorialnya dan kebebasan serta kemakmuran untuk masa depan. Dan Boeing, dapat memainkan peran penting membantu mencapai visi itu di masa depan.
Salah satu cara terbaik melalui jet tempur F-15 yang menawarkan muatan yang unggul, terbaik di kelasnya, serta jangkauan dan kecepatan yang tak tertandingi, sudah terbukti dan siap tempur. Dan memiliki kemampuan peperangan elektronik yang fantastis. Boeing berkomitmen untuk jangka panjang. Penjualan F-15 yang potensial, akan disertai persyaratan offset (imbal dagang) sehingga memungkinkan serangkaian kemitraan baru untuk pendalaman industri dibidang pertahanan dan keamanan dalam membangun kapasitas, pemeliharaan, pelatihan, hingga suku cadang. Boeing telah ada di Indonesia selama 76 tahun. Penandatanganan nota kesepahaman antara Boeing dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) (pada Rabu, 11/6) adalah yang terbaru. (Yoga)
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Mandiri Jogja Marathon 2025 Dongkrak Ekonomi DIY
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Demo Penolakan ODOL Hambat Jalur Logistik Nasional
Aksi mogok supir truk yang menuntut revisi aturan Over Dimension Over Load (ODOL) dapat menyebabkan terhambatnya jalur logistik nasional. Seluruh pihak baik pemerintah, pelaku usaha dan asosiasi supir truk harus bisa duduk bersama mencari solusi dari permasalahan tersebut. Ratusan sopir truk dari berbagai daerah, antara lain Jawa Barat dan Jawa Timur, menggelar aksi demonstratif menolak penerapan aturan kelebihan muatan dan kelebihan dimensi atau biasa disebut ODOL. Aksi ini merupakan protes atas kebijakan yang dinilai memberatkan para pengemudi dan pengusaha angkutan barang, khususnya yang selama ini bergantung pada kendaraan dengan dimensi dan muatan yang diluar ketentuan. Demonstran berlangsung di sejumlah titik strategi sepertii Tol Palimanan (Cirebon), Surabaya Kudus, Bandung, dan wilayah lainnya. Aksi ini telah dimulai sejak 19-20 Juni 2025 dan berlanjut di Semrang pada Senin (23/06) kemarin, seiring belum adanya respons konkret dari pemerintah terkait tuntutan mereka. Ketua Umum Aliansi Pengemudi Independen (API) Suroso jelaskan bahwa para sopir truk opada dasarnya tidak menolak Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. namun pihaknya menilai penerapan aturan Zero ODOL tersebut akan semakin memberatkan para pengemudi, khususnya disektor logistik. (Yetede)
Danantara Suntik Pendanaan ke PT Garuda Indonesia Rp 6,65 T
Upaya Banding Google Kandas, Terbukti Monopoli
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Pilihan Editor
-
Kegagalan Sistem Pangan Indonesia
06 Aug 2022 -
Beban Bunga Utang
05 Aug 2022









