;

SEKTOR BATU BARA : MOMENTUM EMITEN GENJOT PRODUKSI

Hairul Rizal 05 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Kuartal IV/2023 menjadi momentum bagi emiten-emiten penambang batu bara untuk memacu operasional guna mencapai target produksi sepanjang tahun ini. Di sisi lain, kinerja emiten di sektor ini bakal dipengaruhi oleh fenomena El-Nino yang berimbas terhadap cuaca kering dan suhu bumi yang lebih hangat. Direktur PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Dileep Srivastava mengatakan emiten tambang kongsi Grup Bakrie dan Grup Salim itu menargetkan volume produksi batu bara 75 juta ton hingga 80 juta ton pada 2023. Menurutnya, tidak ada revisi dari target awal BUMI.  “Tidak ada perubahan dari guidance awal kami. Produksi ini meningkat dibanding 70 juta ton pada 2022,” kata Srivastava kepada Bisnis, Rabu (4/10). Sebelumnya, Srivastava menuturkan BUMI akan memaksimalkan pendapatan dan margin dengan produksi campuran yang optimal sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hal tersebut untuk menghindari penumpukan inventaris. BUMI, menurutnya, juga akan mengoptimalkan semua biaya dan harga. Di sisi lain, tantangan untuk kinerja BUMI akan datang dari peningkatan tarif royalti batu bara, harga bahan bakar yang tinggi, serta fluktuasi harga batu bara.  “Penolakan pendanaan untuk sektor batu bara dalam proyek diversifikasi juga menjadi tantangan,” tuturnya. Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) Niko Chandra mengatakan harga batu bara akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk di antaranya kondisi cuaca. Dia melanjutkan, PTBA optimistis dapat menjaga kinerja tetap positif pada 2023. Menurut Niko, PTBA telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga agar kondisi keuangan PTBA tetap sehat. Langkah-langkah tersebut di antaranya adalah mengoptimalkan pencapaian kinerja operasional, hingga melakukan efisiensi pada seluruh proses bisnis perusahaan. Dari sisi penjualan, lanjut Niko, PTBA akan memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri. Terpisah, emiten tambang Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) memperkirakan pendapatan hingga akhir tahun mencapai US$3 miliar. Presiden Direktur Golden Energy Mines Bonifasius memperkirakan pendapatan GEMS dapat mencapai US$3 miliar, dengan margin profit sekitar 15%. Dalam risetnya, analis Ciptadana Sekuritas Thomas Radityo mempertahankan peringkat netral untuk sektor batu bara. Menurutnya, harga batu bara yang menghangat berpotensi mendorong emiten penambang batu bara untuk menghasilkan peningkatan arus kas dalam 1—2 tahun ke depan.

PEMBANGUNAN IBU KOTA BARU : Pengusaha Nasional Terus ‘Serbu’ IKN

Hairul Rizal 05 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Deputi Bidang pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Thomas Umbu Pati tena Bolodadi mengatakan, Dato Sri Tahir telah mengunjungi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dan berkomitmen untuk membangun rumah sakit dengan investasi mencapai Rp500 miliar. “Tim Mayapada didampingi oleh tim OIKN langsung meninjau lokasi WP 1B untuk memastikan desain arsitektur sesuai kondisi topografi lahan. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, pembangunan Rumah Sakit Mayapada segera terwujud untuk melayani masyarakat di IKN,” katanya, Rabu (4/10). Targetnya, kata dia, groundbreaking Rumah Sakit Mayapada itu akan dilaksanakan pada 1 November 2023, dengan estimasi pembangunan dapat dirampungkan pada April 2024. Sementara itu, Direktur Investasi dan Kemudahan Ber­usaha OIKN Indra Yuwana menyebut komitmen yang disampaikan oleh Mayapada Group membuktikan bahwa investor dalam negeri dalam posisi mendukung penuh megaproyek tersebut. Sebelumnya, OIKN menyampaikan beberapa investor swasta siap menggarap pusat perbelanjaan, mal, rumah sakit, pusat olahraga, hingga hotel dengan nilai sekitar Rp40 triliun.

STABILISASI HARGA PANGAN : Opsi Impor Beras China Dibuka

Hairul Rizal 05 Oct 2023 Bisnis Indonesia

Pemerintah bersiap membuka opsi impor beras sebanyak 1,5 juta ton pada akhir 2023 guna menjaga cadangan beras pemerintah tetap pada level aman. Kepala Badan Pangan Nasio­nal (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan opsi tersebut muncul seiring produksi beras yang mengalami defisit hingga akhir tahun. “Setelah November 1,5 juta ton, pokoknya apapun kami kerjakan. Kalau memang kurang, kenapa enggak? Pilih mana, punya stok atau tidak punya stok?” katanya saat ditemui di Pasar Rawamangun Jakarta, Rabu (4/10). Arief mengatakan impor beras akan dilakukan secukupnya untuk kebutuhan cadangan beras pemerintah (CDP) dan stabilisasi harga. Saat ini, penyerapan dari petani sulit dilakukan oleh Perum Bulog lantaran harga yang terlampau tinggi. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan total beras impor yang sudah didatangkan Bulog sebanyak 1,7 juta ton dari kuota 2 juta ton. Adapun, 300.000 ton sisanya masih dalam proses untuk didatangkan. Pemerintah menargetkan impor beras 2 juta ton rampung pada November 2023. Sebagai antisipasi menjaga stok beras akhir tahun di saat risiko penurunan produksi karena El Nino, dia mulai menjajaki potensi impor beras apabila kuota tambahan diperlukan di akhir tahun, salah satunya dari China. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey membeberkan bahwa lonjakan harga beras menjadi kendala mereka dalam pengadaan stok. Bahkan, sebagian besar ritel telah menghadapi harga pembelian beras di produsen hampir mendekati HET beras premium.

Rupiah Siaga Satu

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Nilai tukar rupiah terkapar dalam tiga bulan terakhir, lantaran maraknya sejumlah sentimen negatif. Rupiah diprediksi bisa menembus level psikologis Rp16.000 per dolar AS jika pemerintah tidak segera melakukan langkah antisipasi. Sentimen negatif utama rupiah datang dari kembali mencuatnya sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS), The federal Reserve (The Fed). Artinya, kemungkinan The Fed masih mempertahankan rezim suku bunga tinggi demi menjangkar inflasi disasaran 2%. Ini akan memicu pelarian modal dari negara-negara pasar berkembang, seperti Indonesia, sehingga memukul rupiah. Tekanan ke rupiah makin dahsyat setelah harga minyak di pasar dunia melonjak, yang tidak diimbanGi dengan kenaikan andalan komoditas ekpor. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia membutuhkan banyak dolar untuk mengimpor komoditas itu. Namun, pasokan dolar menipis, lantaran ekspor melorot. (Yetede)

Pengguna TikTok Shop Diimbau Beralih ke Marketplace

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Pelaku digital yang selama ini memanfaatkan platform social commerce seperti TikTok Shop sebagai sarana  melakukan jual beli diimbau untuk memanfaatkan akses lain di platform-platform marketplace yang sudah beroperasi lama di Indonesia. Dengan demikian, kegiatan transaksi jual beli mereka secara daring dapat terus berjalan lancar. "Kementerian Kominfo mengimbau pelaku ekonomi digital yang selama ini memanfaatkan platform social commerce sebagai sarana PMSE (perdagangan melalui sistem elektronik), untuk memanfaatkan platform marketplace (e-commerce) yang telah ada," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika  (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam suatu pernyataan pada Rabu (04/10/2023). Selain melalui platform marketplace , lanjut Budi, pelaku ekonomi digital juga bisa memanfaatkan media transaksi online lainnya dengan tetap mengutamakan aspek keandalan dan keamanan transaksi. (Yetede)

Insentif KLM BI Pacu Pertumbuhan Kredit Perumahan

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Sektor perumahan dan properti merupakan salah satu sektor yang memberikan daya ungkit pertumbuhan ekonomi. Sektor ini sekaligus memiliki forward-dan-backward linkage yang kuat ke sejumlah sektor, termasuk penyerapan lapangan kerja. Peran penting sektor properti ini menjadi alasan Bank Indonesia (BI) menetapkan sektor tersebut  sebagai salah satu sektor yang didorong dalam  dalam Implementasi  Kebijakan Insentif  Likuiditas Makroprudensial (KLM). Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyampaikan , kinerja kredit  pemilik rumah (KPR) menunjukkan tren peningkatan  pertumbuhan hingga lebih dari 10%  (yoy) pada Agustus 2023, naik dibandingkan dengan akhir 2022 yang tumbuh 8,17% (yoy). Pangsa pasar terbesar KPR, berasal dari rumah tipe menengah (tipe 21-70), sementara untuk kontribusi  terbesar pertumbuhan berasal dari rumah tipe di atas 70. (Yetede)

Rupiah Rontok, IHSG Anjlok

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi dalam hingga 54,31 ke posisi 0,78%k posisi 6.886 ada perdagangan Rabu (4/10/2023). Nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga menyentuh Rp15.636 per dolar AS, terendah sejak Maret 2023 . diduga menjadi biang kerok anjlokny IHSG. Sinyal hawkish  the fed dan kenaikan imbal hasil surat utang AS makin memberatkan langkah IHSG pada perdagangan kemarin. "Penguatan dolar AS (terhadap rupiah) menjadi sentimen negatif yang menekan IHSG," kata Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki kepada Investor Daily, Rabu (4/10/2023). Yakin menambahkan, koreksi di pasar AS dan kenaikan imbal hasil (yield) surat utang AS untuk tenos 10 tahun dan 30 tahun turut  memiliki andil dalam menyeret indeks ke zona merah. "Pasar mengekspektasikan potensi kenaikan the Fed dan bank Indonesia, dan memperkirakan kenaikan Fed Fund Rate akan terjadi sekali lagi pada November 2023," tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (4/10/2023). (Yetede)

Dirjen Imigrasi: Syahrul Yasin Limpo Sudah Masuk RI

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim menyebutkan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo telah terdeteksi masuk ke Imigrasi Indonesia pada Rabu petang (04/10/2023). Diketahui Syaril Yasin limpo meninggalkan bandara Internasional Soetta, Banten, pada tanggal 24 September 2023, ke Doha, Qatar dalam rangka transit, sebelum menuju Roma, Italia. "Sudah masuk imigrasi Indonesia pukul 18.41," kata Silmy Karim di jakarta, Rabu (04/10/2023). Diberitakan sebelumnya,  Silmy Karim menyatakan bahwa belum ada perintah cegah atau tangkal terhadap Syahrul Yasin Limpo yang hilang kontaak usai perjalanan dinas dari luar negeri. Sementara itu, KPK mengatakan bahwa kabar Menteri Pertanian Syahrul yasin Limpo yang hilang kontak usai perjalanan dinas dari luar negeri tidak akan memengaruhi penyidikan kasus dugaan korupsi di Kementan. (Yetede)

Layanan Ritel Starlink Ancam Bisnis Operator Telko Eksisting

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), diingatkan untuk menolak  rencana pengajuan izin Starlink, lini bisnis internet milik Elon Musk, yang ingin melayani langsung konsumen ritel di tanah Air. Layanan Starlink tersebut dinilai bisa mengancam  bisnis para operator telekomunikasi/internet eksisting yang telah investasi besar-besaran untuk membangun jaringan infrastruktur  di berbagai wilayah Indonesia dan membayar iuran pemerintah Negara bukan Pajak (PBP) triliunan rupiah ke negara. Starlink, divisi perusahaan SpaceX milik Elon Musk, dikabarkan sudah membentuk perusahaan di Indonesia dengan nama Starlink Service Indonesia dan ingin satelitnya masuk ke bisnis pasar internet ritel. Namun, perusahaan hanya ingin beroperasi sebagai penyelenggara konten  (over the top/OTT) dan tidak berniat merekrut pegawai lokal di Tanah Air. Perusahaan layanan satelit dari Amerika Serikat itu sebenarnya sudah beroperasi di Tanah Air. Kerja sama ditingkat korporasi telah dilakukan Starlink dengan Telkomsat, anak usaha PT Telkom Indonesia (persero) Tbk secara business to business, untuk akses internet di wilayah terdepan, terjauh, dan tertinggal, dan telah disetujui oleh Kemekominfo pertengahan 2022. (Yetede)

Kian Meragas Harga Beras

Yuniati Turjandini 05 Oct 2023 Tempo
MENJULANGNYA harga di pasar membuat Yuniati harus menurunkan kualitas beras yang dibeli untuk usaha warung makannya. Musababnya, harga beras tersebut membuat modal usahanya ikut terkerek. "Terpaksa saya turunkan kualitas beras yang dipakai karena harganya mahal," ujarnya kala ditemui Tempo di Pasar Legi, Solo, kemarin, 4 Oktober 2023. Peralihan konsumsi beras ke kualitas yang lebih rendah juga dilakukan Ria Setiasih. Biasanya, ia memilih beras dengan kualitas empuk, pulen, dan wangi untuk konsumsi keluarganya. Namun, karena harga beras dengan kualifikasi tersebut sekarang terlampau tinggi, ia pun membeli beras dengan kualitas dan harga yang lebih murah. Strategi Ria lainnya untuk mengerem pengeluaran adalah mengurangi pembelian beras setiap belanja. Lazimnya, ia membeli beras langsung 25 kilogram untuk stok sebulan. Kini, dia memilih membeli secara eceran sekitar 3 kilogram atau 5 kilogram setiap pekan. "Belinya kalau sudah habis." Panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan harga beras untuk jenis medium dan premium masih terus melanjutkan pendakiannya kendati pemerintah telah melakukan intervensi dalam bentuk penyaluran bantuan beras kepada 21,3 juta rumah tangga selama tiga bulan dan menggerojok beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), baik langsung ke tingkat pengecer maupun ke pasar induk. (Yetede)

Pilihan Editor