;

Kampanye dan Natal Memutar Roda Ekonomi

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Kontan (H)
Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru bakal memoles laju perekonomian Indonesia pada akhir tahun 2023. Jika melihat kelaziman di masa lalu, peredaran uang di periode tersebut selalu moncer. Di saat yang sama, peredaran uang juga berpotensi membanjiri pasar yang dipicu aktivitas kampanye Pemilu 2024. Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir memperkirakan uang beredar masih akan tumbuh. "Dampak tahun ini kemungkinan lebih besar dari tahun lalu. [Pertumbuhan uang beredar] di kisaran 5%-7% daripada tahun lalu akibat kombinasi Natal dan Tahun Baru, serta pengeluaran pada pemilihan presiden/legislatif," kata dia kepada KONTAN, kemarin. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menghitung uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2023 akan bertambah sekitar Rp 120 triliun, atau sekitar 6% bila dibandingkan dengan posisi Desember 2022. Hasil hitungan Bank Syariah Indonesia (BSI) juga memperkirakan uang beredar untuk tiga bulan ke depan berpotensi tumbuh pada kisaran 6,1% secara tahunan. Senior Quantitative Analyst BSI Institute, Kurniawati Yuli Ashari mengatakan pertumbuhan uang beredar ditopang dari perayaan Natal dan Tahun Baru, ekspansi pemerintah pada akhir tahun serta dampak kenaikan aktivitas dari hajatan pemilu 2024. Di sisi lain, Josua menyebutkan, dampak pengeluaran pilpres/pileg akan berkontribusi sekitar 0,2% terhadap produk domestik bruto (PDB) tahun 2023. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengalkulasi, adanya momentum Natal dan Tahun Baru, serta kegiatan kampanye pada akhir tahun ini akan menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang  juga meyakini, momen Natal dan Tahun Baru akan mendongkrak daya beli masyarakat sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2023. Biasanya selama periode ini, jasa travel, transportasi, destinasi wisata, restoran dan hotel di daerah akan ramai.

Jadwal Penerapan NPWP Berbasis NIK Diundur

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Kontan
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memutuskan mengundurkan implementasi secara penuh pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pada pertengahan tahun depan. Semula Ditjen Pajak berencana mengimplementasikannya pada awal Januari 2024. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti menjelaskan, NIK sebagai NPWP telah diintegrasikan sejak 14 Juli 2022 untuk memudahkan administrasi perpajakan serta mendukung kebijakan satu data Indonesia. "Sebelum implementasi penuh pada pertengahan tahun 2024, DJP akan melakukan pengujian dan habituasi bagi wajib pajak," ujar Dwi kepada Kontan, kemarin. PMK No. 112/2022 telah mengatur bahwa seluruh layanan administrasi perpajakan dan layanan lain yang membutuhkan NPWP sudah memakai NPWP dengan format baru mulai 1 Januari 2024. Ada tiga format baru NPWP yang digunakan. Pertama, wajib pajak orang pribadi (WP OP) yang merupakan penduduk nantinya menggunakan NIK. Kedua, bagi WP OP bukan penduduk, wajib pajak badan dan wajib pajak instansi pemerintah maka menggunakan NPWP dengan format 16 digit. Ketiga, bagi wajib pajak cabang akan diberikan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU). Dwi Astuti mewanti-wanti, WP OP penduduk harus menggunakan NIK sebagai NPWP. Apabila NIK belum dipadankan dengan NPWP, maka wajib pajak bersangkutan akan kesulitan mengakses layanan perpajakan, termasuk layanan administrasi pihak lain yang mensyaratkan NPWP. Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar mengatakan, sebetulnya tidak ada kerugian bagi wajib pajak lewat program pemadanan NIK dengan NPWP. Justru pemadanan NIK menjadi NPWP merupakan salah satu langkah mendukung kebijakan satu data Indonesia atau Single Identity Number (SIN). Di sisi lain, pemadanan NIK-NPWP akan memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang ujungnya juga meningkatkan kepatuhan. Sementara bagi Ditjen Pajak, pemadanan NIK menjadi NPWP akan banyak memberi manfaat, terutama terkait penggalian data dari pihak ketiga atau yang sering disebut ILAP (Instasi Pemerintah, Lembaga, Asosiasi dan Pihak Lain). Apalagi, sejauh ini semua administrasi lebih sering menggunakan data NIK dibandingkan NPWP.

Insentif PPN Mengerek Penjualan Properti

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Kontan
Pemerintah dan Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan insentif untuk mendorong pertumbuhan sektor properti, khususnya untuk kepemilikan rumah. Kebijakan ini memang ditengarai bisa memacu permintaan rumah. Misalnya, pemerintah mengguyur insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN-DTP) untuk pembelian rumah dengan harga di bawah Rp 2 miliar. Kebijakan ini berlaku sejak November 2023 hingga Desember 2024. Selama dua bulan di 2023 (November-Desember), pemerintah mengucurkan anggaran Rp 300 miliar untuk PPN-DTP 100%. Kebijakan full diskon PPN berlanjut selama Januari-Juni 2024. Adapun insentif PPN-DTP 50% berlaku selama Juli-Desember 2024. Anggaran yang disiapkan untuk insentif PPN sektor properti pada 2024 mencapai Rp 1,7 triliun. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, insentif tersebut akan memberikan angin segar bagi permintaan pembelian rumah, terutama masyarakat menengah. "Ada insentif untuk rumah di bawah Rp 2 miliar, ini bisa menjadi pendorong bagi mereka untuk membeli rumah," tutur David, kemarin. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, insentif memang menjadi stimulus bagi masyarakat untuk membeli rumah. Namun, dia melihat efeknya belum terlalu besar mengingat sejumlah peristiwa ke depan.

Asing Mulai Aksi Beli Tapi Masih Hati-Hati

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Kontan
Investor asing mulai kembali mencatatkan aksi beli bersih (net buy) meskipun nilainya belum besar. Dua hari terakhir, asing mencetak net buy Rp 1,08 triliun. Kendati begitu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampak sulit menanjak karena masih ada sejumlah ketidakpastian. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian mengatakan, selama ini, capital outflow investor asing dipicu oleh sentimen geopolitik dan kebijakan moneter global, khususnya bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) pada kuartal III-2023. Memasuki pertengahan November ini, situasi yang lebih kondusif berpotensi mendorong IHSG dan menarik capital inflow. Salah satu faktor penting adalah sinyal dari The Fed soal arah kebijakan yang tak terlalu agresif lagi hingga 2024. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menambahkan, sentimen eksternal memang mendorong capital inflow ke pasar Indonesia. Katalis penting masih bersumber dari AS yang melaporkan inflasi di tingkat konsumen secara tahunan di level 3,2% pada Oktober 2023. Angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya di posisi 3,7%. Equity & Economics Analyst KGI Sekuritas Indonesia, Rovandi mengamini, perkembangan di AS juga memompa capital inflow di emerging market kawasan Asia, termasuk Indonesia. "Dengan inflasi di AS mulai melemah dan terlihat arus dana masuk kembali ke Asia. Jadi sentimen positif buat IHSG di bulan ini," ujar Rovandi. Meski tidak signifikan, tapi Rio mencermati bahwa momentum rebalancing Indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) ikut memberikan kontribusi. Hal ini mempertimbangkan sebagian investor asing yang berinvestasi di pasar Indonesia menggunakan jasa manajer investasi. Namun, investor tetap harus waspada, lantaran sumbatan bagi capital inflow masih ada. Rio mengingatkan potensi capital outflow masih terbuka lebar menimbang masih adanya risiko ketidakpastian, terutama akibat kondisi geopolitik. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menimpali, potensi net buy akan berlanjut sampai tutup tahun 2023. Tapi secara akumulasi lebih berpeluang tetap membukukan net sell. Sukarno pun menyoroti sentimen pemilu. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto ikut mengamati, biasanya IHSG juga cenderung stagnan menjelang pilpres. Dia lantas mengingatkan capital inflow yang kembali mengalir dalam dua hari terakhir belum bisa dikatakan sebagai titik balik.

ENERGI BARU TRANSISI ENERGI

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Bisnis Indonesia (H)

Upaya pemerintah melaksanakan transisi energi mendapatkan tambahan tenaga setelah Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Pascabertemu Presiden Joseph R. Biden, Indonesia dipastikan membawa pulang komitmen investasi miliaran dolar AS untuk salah satu aksi penanggulangan perubahan iklim tersebut.Kementerian Luar Negeri menyampaikan setidaknya ada enam dokumen kerja sama antarpemerintah (government-to-government/GtG) yang disepakati, termasuk kesepakatan pembentukan comprehensive strategic partnership, kerja sama di bidang kesehatan, ESDM, maritim, dan kebudayaan.Khusus untuk dunia bisnis, ada kesepakatan kerja sama dengan total nilai US$25,85 miliar guna mempercepat transisi energi melalui investasi pembangunan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), pengembangan kilang petrokimia, pengolahan nikel untuk baterai kendaraan listrik, serta pembangunan modul dan panel surya di Tanah Air. Bahkan, Pemerintah Amerika Serikat (AS) juga memastikan percepatan realisasi pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang sudah disepakati sejak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 di Bali. Kemitraan tersebut nantinya bakal memobilisasi pendanaan hingga US$20 miliar dari publik dan swasta. Presiden Jokowi pun merasa senang dengan komitmen ExxonMobil mengembangkan fasilitas CCS dan kilang petrokimia di Indonesia. Saat bertemu dengan Chairman ExxonMobil Corporation Darren Woods, Jokowi berharap investasi tersebut bisa membantu Indonesia memenuhi target net zero emission. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan pemerintah akan memfasilitasi rencana investasi ExxonMobil di Indonesia, karena perusahaan asal Negeri Paman Sam itu juga ingin mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dan infrastruktur hijau di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.Dalam pengembangan fasilitas CCS, ExxonMobil menggandeng PT Pertamina (Persero) agar bisa mengoptimalkan potensi di Laut Jawa dengan potensi penyimpanan CO2 hingga 3 giga ton. Jack P. Williams, Senior Vice President ExxonMobil Corporation berharap kerja sama yang dilakukan oleh pihaknya dan Pertamina bisa mengurangi emisi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan seluruh kawasan.Hal senada disampaikan Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall yang menyebut rencana kerja sama itu bakal meningkatkan pertumbuhan industri domestik, serta kapasitas penangkapan karbon di Asia Pasifi k. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, proyek tersebut berpeluang untuk menyimpan CO2 di wilayah strategis, dengan pengembangan CCS Hub di wilayah Jawa yang dekat dengan lokasi industri. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengingatkan pentingnya kepastian kebijakan dan regulasi dalam proses realisasi investasi AS di Indonesia yang biasanya dilakukan untuk jangka panjang.

Mengawal Penyerapan Gas Bumi

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Gas bumi sebagai komoditas energi yang diyakini menjem­batani transisi energi bersih memiliki peran sentral di Indonesia. Jumlah cadangan gas yang sedemikian besar merupakan tumpuan keberhasilan Indonesia untuk menyediakan energi hijau bagi masyarakat dan dunia. Keberlimpahan sumber daya alam ini tentu saja menguntungkan Indonesia. Kebutuhan gas nasional berlimpah bahkan di beberapa wilayah di Tanah Air mengalami surplus gas hingga 10 tahun mendatang. Berdasarkan data Neraca Gas Indonesia 2023—2032, kebutuhan gas nasional sangat cukup hingga 2032. Kebutuhan gas ini dapatkan dari sejumlah proyek gas dan pasokan gas potensial. Dalam beberapa tahun mendatang, beberapa kargo liquified natural gas (LNG) dari Blok Tangguh, Blok Masela, dan Bontang direncanakan untuk mendukung transisi energi na­sional. Guna mendorong optimalisasi gas bumi, pemerintah menerapkan sejumlah mekanisme penting a.l. mendorong produksi di sejumlah lapangan kerja minyak dan gas (migas), mengembangkan lapangan konvensional dan nonkonvensional, sekaligus peningkatan produksi melalui workover dan enhanced gas recovery (EGR). Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), 68% produksi gas diserap oleh pasar domestik. Pemerintah tidak ketinggalan mengembangkan infrastruktur gas di seluruh wilayah Indonesia. Di sisi lain, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pun tengah berburu calon pembeli gas alam cair yang belum terkontrak untuk jangka waktu hingga 10 tahun ke depan guna. Langkah ini ditempuh untuk memastikan keseimbangan neraca gas nasio­nal. Pemerintah meyakini bahwa seluruh LNG yang belum terkontrak dapat terserap di dalam negeri, seiring dengan mulai beroperasinya sejumlah fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) dalam waktu dekat. Berdasarkan data SKK Migas, produksi LNG pada 2030 diproyeksikan berada di level 432,6 kargo. Sementara itu, kontrak LNG domestik dan ekspor tidak banyak bergeser, masing-masing di level 62 kargo dan 66 kargo.

PERDAGANGAN ECERAN : MOMENTUM POSITIF BISNIS RITEL

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Bisnis ritel di Indonesia diprediksi makin bergairah pada akhir 2023 hingga tahun depan, seiring dengan momentum libur Natal dan tahun baru serta pesta demokrasi 2024. Periode akhir tahun ini bisa jadi merupakan musim paling sibuk bagi pengusaha ritel di Tanah Air. Potensi peningkatan kesibukan usaha ritel terjadi karena libur Natal dan Tahun Baru 2023/2024 bersamaan waktunya dengan musim pesta demokrasi berupa pemilihan umum 5 tahunan. Kondisi itu masih ditambah dengan momen pemerintah menggenjot pengeluaran setiap akhir tahun. Ketiga fenomena itu bisa berdampak positif pada kenaikan pengeluaran masyarakat. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey menyatakan bahwa pengusaha ritel telah bersiap menyambut peningkatan transaksi ritel di Indonesia. Pada tahap awal, dia memastikan kebutuhan pokok atau kebutuhan sehari-hari telah tersedia menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024. Untuk mencegah potensi kenaikan harga barang kebutuhan pokok, Roy mengimbau masyarakat berbelanja dengan wajar. Alasannya, semua produk yang ada di ritel modern telah dimaksimalkan agar tersedia menjelang dan saat Nataru. Dari sisi harga, Roy memprediksi ada potensi kenaikan tetapi tidak signifi kan. Potensi kenaikan harga merujuk kepada barang kebutuhan pokok seperti beras, cabai, dan gula. Semua komoditas itu kini bergantung kepada produktivitas petani dalam negeri, alias di luar kendali peritel. Berdasarkan Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kamis (16/11) pukul 13.02 WIB, mayoritas harga pangan tercatat mengalami kenaikan rata-rata secara nasional.Harga beras premium dan medium mengalami kenaikan masing-masing menjadi Rp15.000 per kilogram (kg) dan Rp13.170 per kg. Harga bawang merah dan bawang putih bonggol juga naik ma-sing-masing menjadi Rp28.280 per kg dan Rp35.810 per kg.Berbagai jenis cabai dilaporkan juga naik seperti cabai merah keriting naik 0,05% menjadi Rp63.220 per kg dan cabai rawit merah naik 0,3% menjadi Rp73.550 per kg. Dalam kesempatan itu, dia meminta pemerintah menjadikan ritel modern sebagai sektor prioritas karena merupakan salah satu pendukung konsumsi rumah tangga. Sementara itu, konsultan properti Colliers Indonesia memprediksi sektor properti ritel dan mal pulih serta tumbuh lebih baik sepanjang 2023 terutama setelah memasuki kondisi pascapandemi Covid-19. Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto menyatakan bahwa pemulihan bisnis ritel ditopang pula oleh geliat kunjungan mal setelah pembatasan mobilitas. Pada kesempatan lain, pendiri PT Sri Pertiwi Sejati H. Asmat Amin menyatakan pembangunan tempat ritel baru menjadi pilihan tepat sebagai instrumen investasi setelah berakhirnya pandemi Covid-19. Salah satu daerah yang dibidik Sri Pertiwi Sejati adalah Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa barat yang memiliki permintaan dan kebutuhan properti komersial terutama untuk daerah pengembangan baru cukup titnggi. Hal senada disampaikan CEO Cinity Ming Liang. Dia berpendapat ruang ritel sebagai bagian dari pusat kuliner, fesyen, dan hiburan sudah tidak dapat dipisahkan dari gaya hidup masyarakat kota mandiri baru.

ALAT BERAT LISTRIK : KEUNGGULAN MANGGALA - TITAN INFRA ENERGY GROUP DEMI PETIK CUAN

Hairul Rizal 17 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Perusahaan kontraktor tambang batu bara PT Manggala Usaha Manunggal (“Manggala”) menargetkan standar kompetensi menjadi ‘master’ dalam pemanfaatan alat berat berbasis listrik untuk sektor pertambangan. Terkini, Manggala mulai mengoperasikan truk single trailer listrik 75 ton sebagai pijakan awal. Truk single trailer listrik tersebut dioperasikan pada jalan hauling batu bara, dimana ini merupakan kendaraan listrik pertama yang dioperasikan pada level produksi.Anak usaha Titan Infra Energy Group itu pun telah melakukan feasibility study yang komprehensif dengan mempertimbangkan banyak faktor selama 1 tahun dan komite investasi Manggala menyatakan, bahwa investasi besar-besaran terhadap kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di wilayah kerja Titan di Sumatra Selatan akan menjadi investasi yang berpotensi memberikan beneit yang signiikan. Chief Executive Officer Manggala, Dwi Hartanto, menjelaskan keputusan berinvestasi pada EV pun pada dasarnya merupakan strategi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif (competitive advantage) sehingga perseroan mampu menjadi kekuatan baru atau “cahaya baru” dari kian ketatnya kompetisi di bidang tambang emas hitam. Terlebih, Manggala baru saja pulih dari masa keterpurukan selama era endemik.“Saat kami kerja keras buat recoverymelalui beberapa strategi turn aroundyang kami lakukan, ternyata sudah banyak kompetitor yang pulih lebih cepat. Mereka jadi benar-benar bisa mengoptimalkan potensi era 2021-2022, ketika harga batu bara sedang naik signifikan. Berdasarkan evaluasi SWOT yang kami lakukan, kami memiliki PR [pekerjaan rumah] yang besar untuk dapat bersaing mendapatkan proyek baru ke depan. Kebanyakan pelaku usaha tambang masih menganggap kekuatan dan efektivitas truk listrik belum kompatibel dengan kondisi adanya keterbatasan infrastruktur pendukung berupa powerlistrik di Indonesia, khususnya di wilayah pertambangan yang sebagian besar adalah remote area yang terbilang ekstrem. Kondisi lain yang menjadi keraguan untuk memulai EV adalah faktor cuaca, dimana tingkat hujan relatif tinggi, sehingga kekhawatiran akan potensi bahaya dari air terhadap kekuatan baterai menjadi anggapan risiko yang sangat besar. Riset Manggala terhadap pemanfaatan truk listrik untuk operasional tambang telah berlangsung selama setahun belakangan. Terkini, sebanyak dua unit truk listrik asal pabrikan China dengan tenaga 350 kilowatt-hour (KwH) dan trailer berkapasitas 75 ton telah beroperasi penuh untuk mengangkut batu bara di sepanjang jalan khusus milik Grup Titan di Sumatra Selatan. Hal itu terealisasi sejak pertengahan Oktober 2023. Tanto mengakui bahwa peralihan dari truk pengangkutan konvensional ke truk berbasis EV memang akan menelan investasi jumbo pada awalnya, terutama dalam rangka menekan gapinfrastruktur dan gap sumber daya manusia (SDM). Harganya pun lebih mahal sekitar 40% ketimbang harga truk konvensional sejenis.Namun, ketika 200 truk listrik tersebut telah beroperasi secara penuh pada tahun ketiga nanti, Manggala memperkirakan terdapat tren penghematan biaya operasional hingga kisaran Rp160 miliar atau 18% per tahun, ketimbang apabila memutuskan terus bertahan menggunakan truk pengangkutan konvensional. Ke depan, Manggala berencana terus menambah jumlah unit truk listrik, disesuaikan dengan permintaan klien eksisting dan menetapkan target mendapatkan kepercayaan mengelola 50% dari total sekitar 1000 potensi truk yang akan terus meningkat seiring dengan peningkatan produksi klien. Christopher - Project Manager EV yang juga selaku Business Development Manager menjelaskan bahwa Grup Titan mendukung penuh strategi ini karena sekaligus bagian realisasi upaya net zero emission entitas grup. Terlebih, usaha pertambangan menjadi salah satu sektor yang menjadi sorotan pemerintah agar semakin serius dalam upaya pengurangan emisi.

Perang Hambat Konsensus

Yoga 17 Nov 2023 Kompas (H)

Banyak usulan belum disetujui anggota APEC. Perang Ukraina dan Gaza menjadi tantangan utama dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik, 15-16 November 2023, di San Francisco, AS. Perang itu sebagian dari persoalan geopolitik dan geoekonomi global saat ini. Korea Selatan mendesak Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) membahas penguatan hubungan Rusia dengan Korut. Penguatan itu dinilai akan membawa perang Ukraina dan ketegangan di Semenanjung Korea ke arah lebih berbahaya. Di sisi lain, Rusia meminta APEC tetap fokus menjadi organisasi ekonomi. ”Kami akan melihat apakah pernyataannya (pernyataan akhir para pemimpin APEC) tetap pada (isu) ekonomi,” ujar Wakil PM Rusia Alexey Overchuk sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia, TASS, Kamis (16/11).

Pernyataan akhir pemimpin APEC dijadwalkan disepakati pada Kamis sore waktu San Francisco atau Jumat pagi WIB. Sejauh ini, sebagaimana dilaporkan Reuters dan kantor berita Kyodo, ada sejumlah perbedaan pendapat di antara para delegasi. ”Terlalu banyak perbedaan pandangan soal kondisi dunia,” kata Mendag Jepang Yasutoshi Nishimura. Pada Mei 2023, penolakan China dan Rusia terhadap rancangan naskah pernyataan bersama membuat pertemuan Menkeu APEC gagal menghasilkan kesepakatan. Pernyataan itu membahas perang Ukraina. Para menkeu APEC juga gagal menyepakati pernyataan akhir dalam pertemuan peka ini. Dalam pertemuan tersebut, perang Ukraina dibahas bersama perang Gaza. Menkeu AS Janet Yellen menyebut, APEC sepakat berusaha sekuatnya mencegah dampak buruk perang Gaza pada perekonomian kawasan dan global. Anggota APEC juga setuju perang Gaza jangan sampai meluas. (Yoga)

Transisi Energi Hadapi Tantangan Pendanaan

Yoga 17 Nov 2023 Kompas
Salah satu tantangan transisi energi yang dihadapi Indonesia ataupun negara berkembang lain adalah menyangkut pendanaan dan transfer teknologi. Hal yang dibutuhkan sekarang adalah kolaborasi dan langkah strategis konkret. ”Untuk Indonesia, tidak perlu ragu dan tidak perlu dipertanyakan komitmen kami. Indonesia walk the talk, not talk the talk,” kata Presiden Joko Widodo saat menyampaikan kuliah umum di Stanford University, San Francisco, Amerika Serikat, Rabu (15/11/2023) waktu setempat. (Yoga)

Pilihan Editor