;

Dukung Penyandang Disabiliatas Berwirausaha, Telkomsel Berkolaborasi dengan Productive

Yuniati Turjandini 20 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Telkomsel mendukung program inkubator digital disabilitas, dengan berkolaborasi bersama produktive yang merupakan platform digital bagi para penyandang disabilitas. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung kegiatan wirausaha para penyandang disabilitas melalui pemberian fasilitas sarana usaha, informasi mengenai permodalan dan pelatihan usaha, informasi mengenai permodalan dan pelatihan usaha dalam menambah pengetahuan bisnis untuk meningkatkan produktivitas secara digital. "Melalui dukungan pemberian sarana dan modal usaha ini, kami berharap dapat saling menguatkan kapabilitas wirausaha  para Teman Disabilitas untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam mendukung ekosistem digital yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia," kata Saki, dalam keterangan persnya. (Yetede)

Topang Ekonomi, Realisasi Penyaluran KUR Capai 68%

Yuniati Turjandini 20 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Pemerintah terus mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar sesuai target dan semakin berkualitas. Kinerja kredit UMKM turut menjadi salah satu pendorong dalam kinerja pertumbuhan ekonomi nasional, total penyaluran KUR per 6 November 2023 sebesar Rp204,17 triliun atau 68,74% dari target 2023 Rp 297 triliun dan telah diberikan kepada 3,67 juta debitur. Kuantitas penyaluran KUR tersebut diikuti peningkatan kualitas yang tercermin dari capaian penyaluran di sektor produksi sebesar 55,8%. Lalu didominasi penerima baru KUR yang mencapai 79% dari total penerima KUR, dan keberhasilan  graduasi debitur yang naik kelas. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perusahan penjaminan menjadi salah satu pameran utama dalam pelaksanaan program KUR sejak 2007, dan sampai 2023 telah terdapat 12 perusahaan  penjaminan yang terdiri dari perusahaan penjamin pusat dan perusahaan  penjamin pusat  dan perusahaan penjamin daerah. (Yetede)

Jorjoran Guyur Belanja Negara

Yuniati Turjandini 20 Nov 2023 Tempo
JAKARTA - Pemerintah menambah alokasi belanja negara di pengujung tahun ini. Tambahan belanja itu tepatnya berada pada pos belanja pemerintah pusat yang berada di bagian Bendahara Umum Negara (BUN), yaitu menjadi Rp 405,3 triliun dari sebelumnya Rp 349,29 triliun.mPerubahan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 130 Tahun 2022 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2023. Aturan tersebut diteken Presiden Joko Widodo pada 10 November lalu.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menuturkan langkah pemerintah menambah anggaran belanja di dua bulan tersisa tak terlepas dari dinamika perekonomian yang terjadi beberapa waktu terakhir. “Ada gejolak perekonomian global, yaitu tren kenaikan suku bunga dan inflasi serta fenomena El Nino,” ucapnya kepada Tempo, kemarin. Dinamika itu terancam melemahkan kinerja perekonomian, khususnya yang bersumber dari aktivitas perdagangan ekspor dan impor. (Yetede)

PT Garam Harus Bertransformasi Supaya Tak Menjadi Pesaing Rakyat

Yuniati Turjandini 20 Nov 2023 Tempo
Indonesia bermimpi berhenti mengimpor garam, kecuali untuk kebutuhan industri kimia dan chlor alkali plant (CAP), paling lambat pada 2024. Menurut Direktur Utama PT Garam (Persero) Arif Haendra, perlu upaya ekstra untuk mewujudkan target tersebut. "Dari neraca garam ketahuan Indonesia harus mengimpor," tuturnya dalam wawancara bersama Tempo pada Kamis pekan lalu.    Data produksi garam nasional sejak 2014 hingga 2022 tercatat berfluktuasi tiap tahun. Kapasitas tertingginya hanya 2,9 juta ton, yang dicapai pada 2019. Dalam tiga tahun terakhir, produksi garam tak sampai 1,5 juta ton. Sementara itu, kebutuhan nasional cenderung meningkat dari 3,9 juta ton pada 2014 menjadi 4,5 juta ton pada 2022. Namun kapasitas produksi bukanlah satu-satunya masalah. Arif menuturkan kendala pengembangan industri garam nasional lebih kompleks. "Harus diselesaikan secara komprehensif. Tidak bisa cuma stop impor." (Yetede)

Waspada Manipulasi Bansos Menjelang Pemilu

Yuniati Turjandini 20 Nov 2023 Tempo
BETAPAPUN bantuan beras diperlukan untuk meringankan beban keluarga miskin, motif politik di balik penyalurannya menjelang pemilihan presiden mesti diwaspadai. Bila tidak, bantuan pangan itu akan mudah dibelokkan menjadi gula-gula untuk mendulang dukungan bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu. Program bansos beras untuk keluarga tak mampu semula bergulir pada Maret hingga Mei 2023, kemudian berlanjut pada September hingga November 2023. Pada 6 November lalu, pemerintah memutuskan memperpanjang program tersebut selama tujuh bulan berturut-turut, dari Desember 2023 hingga Juni 2024. Pemerintah beralasan periode penyaluran bantuan beras diperpanjang untuk mengantisipasi dampak musim kering serta kelesuan perekonomian global di dalam negeri.

Program bansos beras memang diperlukan untuk menyelamatkan penduduk yang termasuk kategori miskin atau rentan menjadi miskin. Sepanjang ada anggarannya, ketika pertumbuhan ekonomi melemah, pemerintah pun selayaknya lebih giat membelanjakan uang negara, termasuk untuk bantuan sosial. Belanja pemerintah itu penting sebagai stimulus agar perekonomian kembali bergerak.  Masalahnya, penyaluran bantuan beras menjelang masa kampanye hingga pemilihan presiden dan wakil presiden rawan diselewengkan untuk kepentingan elektoral. Apalagi, dalam konteks pemilihan presiden 2024, pemerintah bukan pihak yang netral. Kita tahu, dengan segala cara, Presiden Joko Widodo telah memuluskan jalan bagi anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. (Yetede)


Borobudur Marathon Siap Tapaki Level Baru

Yoga 19 Nov 2023 Kompas (H)

Borobudur Marathon bersiap menapaki tingkatan baru di kancah lomba lari jarak jauh. Kualitas lomba ditingkatkan disertai rencana untuk membuat lomba itu diakui oleh dunia internasional. Borobudur Marathon bersiap menapaki tingkatan baru dalam kancah perlombaan lari. Keseriusan itu ditunjukkan melalui peningkatan kualitas lomba serta upaya untuk mendapatkan pengakuan World Athletics agar masuk dalam klasifikasi World Athletics Label. Keberadaan ajang itu sekaligus menebar manfaat karena ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan Delegasi Teknis Internasional dari World Athletics, Richard Welsh. Ia akan menilai beberapa aspek penting sejak sebelum lomba hingga hari pelaksanaan sebagaimana aturan lomba yang ditetapkan World Athletics. Ada empat tingkatan dalam World Athletics Label, yakni Label yang merupakan tingkatan paling rendah dalam klasifikasi perlombaan lari jalan raya dari World Athletics, lalu Elite Label, Gold Label, dan Platinum Label.

”Kenapa itu penting? Kami ingin meningkatkan level Borobudur Marathon pada level standar internasional,” kata WakilPemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, dalam jumpa pers Borobudur Marathon 2023 Powered By Bank Jateng, Sabtu (18/11) di Grand Artos Hotel and Convention, Magelang, Jateng. Borobudur Marathon 2023 akan diselenggarakan di seputar kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Minggu (19/11). Tahun ini, gelaran itu kembali menghadirkan tiga nomor lomba, yakni 10 kilometer, separuh maraton, dan maraton. Total sekitar 10.400 pelari akan terjun pada tiga nomor tersebut. Angka itu mendekati jumlah pelari pada 2019, sekitar 10.900 orang. Budiman menambahkan, para pelari asing kembali berpartisipasi pada gelaran tahun ini. Jumlahnya 78 orang, berasal dari 24 negara. Keikutsertaan pelari asing berangkat dari konsistensi Borobudur Marathon menjaga kualitas lombanya. (Yoga)

BOROBUDUR MARATHON, Pelari Antusias, Pelaku UMKM Dulang Rezeki

Yoga 19 Nov 2023 Kompas

Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng bakal digelar di kawasan Borobudur, Magelang, Minggu (19/11). Sejumlah pelaku UMKM bidang kuliner pun turut mendulang rezeki dari ajang tersebut Jumlah peserta lomba lari 10.000 orang dan terbagi ke dalam tiga kategori, yakni 10 kilometer, separuh maraton, dan maraton. Pada Jumat (17/11) dan Sabtu (18/11) digelar race pack collection atau pengambilan perlengkapan lomba Borobudur Marathon di Hotel Artos, Magelang. Dalam kesempatan yang sama, digelar acara race expo yang menawarkan beragam produk, termasuk sejumlah kuliner khas Magelang. Sejumlah pelari yang ditemui saat race pack collection mengaku antusias mengikuti Borobudur Marathon. Bahkan, beberapa pelari yang sudah tergolong lanjut usia pun menyatakan siap memeriahkan Borobudur Marathon. Triono (65), salah seorang peserta Borobudur Marathon kategori separuh maraton, mengaku siap berkompetisi dalam lomba tersebut. Tahun ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti Borobudur Marathon. Tahun lalu, dia mengikuti kategori separuh maraton. Oleh karena itu, dia menargetkan bisa finis dengan catatan waktu lebih baik pada tahun ini.

Sejumlah pelari memanfaatkan kesempatan mengikuti Borobudur Marathon untuk berwisata. Arrahmana (27), pelari asal Tangerang Selatan, menyebut, dirinya sempat berjalan-jalan dan menyantap sop senerek yang merupakan kuliner khas Magelang. Sejumlah pelaku UMKM kuliner asal Magelang pun turut mendulang rezeki dari antusiasme pelari yang mengikuti Borobudur Marathon 2023. Selama berjualan di acara race expo Borobudur Marathon 2023, mereka mengaku mendapat pemasukan yang lumayan. Salah satu UMKM asal Magelang yang ikut berjualan dalam acara itu adalah Kupat Tahu Yu Nah. Pemilik usaha Kupat TahuYu Nah, KevinRivera (30), mengatakan, antusiasme para pelari untuk membeli kuliner khas Magelang sangat tinggi. ”Sampai saya enggak bisa duduk istirahat. Yang beli ada dari Lampung, Banten, dan Kalimantan,” ujarnya. Kevin menuturkan, pada Jumat ada 74 porsi kupat tahu terjual, dengan harga Rp 15.000 per porsi. Sementara pada Sabtu, ada 94 porsi terjual hingga siang. (Yoga)

Tak Cukup Buang Sampah pada Tempatnya

Yoga 19 Nov 2023 Kompas

Pesan buang sampah pada tempatnya sudah tak lagi cukup. Membuang saja tanpa disertai upaya  pemilahan sampah dari hulu, tetap berujung penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir. Di tengah kondisi ini, sejumlah anak muda bergerak mencari penyelesaian. Rifqi Dwantara (27) dan Yanuardi Satrio (28), alumnus Fakultas Teknik UGM, memilih membantu warga mengurangi limbahnya dengan mengambil sampah plastik untuk didaur ulang. Di bawah bendera Paste Lab atau Plastic Waste Laboratory yang dibangun sejak 2021, Rifqi dan Satrio membangun usaha ekonomi sirkular yang salah satunya menyediakan layanan jemput sampah plastik bagi masyarakat Yogyakarta. ”Kami berharap bisa menjadi ruang edukasi bagi masyarakat dalam mengolah sampah. Dimulai dari mengklasifikasikan sampah organik dan non-organik dari rumah serta tidak malu menggunakan produk daur ulang.” Ujar Rifqi di Yogyakarta, Rabu (8/11).  

Selain menjemput sampah, mereka bekerja sama dengan bank sampah di Sleman dan para pemungut sampah. Nantinya, sampah plastik yang telah dipisahkan dari hulu akan diubah menjadi produk yang unik dan bernilai. Produk yang dihasilkan Paste Lab, antara lain, top table, meja kafe, kursi, stools, hingga berbagai dekorasi rumah. Ada juga yang bersalin rupa menjadi aneka aksesori, seperti kacamata, jam tangan, jam dinding, tempat gawai, gantungan kunci, asbak, dan tatakan gelas. Setiap bulan, Paste Lab mampu mengolah hingga 540 kg sampah plastik. Ke depan mereka  berusaha mengolah lebih banyak lagi. Selain menyelamatkan lingkungan, Paste Lab juga membuka peluang kerja bagi 19 pemuda setempat dan para mahasiswa yang tengah menjajal pengalaman magang. (Yoga)

Asa Pembelajaran Bangkit BerkatKepedulian Pembaca "Kompas"

Yoga 18 Nov 2023 Kompas (H)

Kepedihan mendalam dirasakan Ema Hermawati, Kepala Sekolah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM Sarbini, saat gempa meluluh lantakkan bangunan sekolahnya, 21 November 2022. Gempa saat itu juga menewaskan ratusan warga dan mengakibatkan ratusan bangunan rusak. ”Bangunan rusak berat sehingga tidak bisa digunakan lagi,” ujar Ema, Jumat (17/11) mengenang bencana hampir setahun silam. Sebersit asa hadir bersama datangnya tim Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) yang melakukan penilaian terhadap kondisi gedung. Yayasan DKK lantas memutuskan membangun gedung baru. PKBM Sarbini di Desa Sukamanah, Cianjur, Jabar, rampung dibangun dan diresmikan Jumat pagi. Bangunan itu sumbangan dari pembaca harian Kompas dan Kompas.id melalui Yayasan DKK. Peresmian gedung baru dilakukan Pj Gubernur Jabar Bey T Machmudin.

”Terima kasih buat pembaca harian Kompas,” ucap Ema saat acara peresmian. Keberadaan gedung baru itu untuk menggantikan gedung lama yang rusak berat akibat gempa yang mengguncang Cianjur, tahun lalu.Gedung baru berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi dengan luas bangunan 515 meter persegi, terdiri dari 6 ruang kelas, 1 lab komputer, 1 ruang guru dan ruang ketua yayasan, 1 ruang perpustakaan, mushala, dan 4 toilet, juga terdapat lapangan upacara dan lapangan olahraga. Dalam sambutannya, Bey mengatakan, pendidikan dan kesehatan merupakan pilar utama dalam menentukan kemajuan bangsa. ”Negara yang maju saat ini adalah negara yang cepat responsif terhadap perkembangan dunia, dan itu tentu harus ditopang oleh pendidikan,” katanya. Bey mengapresiasi pembangunan PKBM tersebut. Atas semangat gotong royong itu, ia mengucapkan terima kasih kepada para pembaca harian Kompas dan Kompas.id yang dengan ikhlas telah memberikan sumbangsih melalui Yayasan DKK. (Yoga)

Indonesia Imbangkan Geoekonomi

Yoga 18 Nov 2023 Kompas

Indonesia berupaya menyeimbangkan langkah geoekonominya di antara blok Timur dan Barat. Manuver itu bisa mengoptimalkan pemanfaatan aktivitas ekonomi di Asia Pasifik dan kawasan lain. Indonesia telah memastikan menjadi anggota Kerangka Kerja Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) yang digagas AS. Pada Kamis (16/11) siang waktu San Francisco atau Jumat pagi WIB, pemimpin 14 anggota IPEF menyepakati dua dari empat pilar IPEF. Kesepakatan dicapai di sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC). Anggota IPEF juga sepakat memulai perundingan soal pasokan mineral penting. Mengacu pada data Departemen Energi AS, Indonesia punya empat dari 50 mineral penting. Indonesia punya cadangan besar kobalt, bauksit untuk aluminium, tembaga, dan nikel. Dalam pertemuan bilateral Indonesia-AS, ada kesepakatan soal pembentukan kerangka kerja perjanjian mineral penting (CMA). Lewat CMA, Indonesia ingin jadi pemasok industri kendaraan listrik AS.

Indonesia juga meminta dukungan AS soal lamaran menjadi anggota Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Mayoritas dari 38 anggota OECD merupakan negara dengan PDB tinggi. Lamaran ke OECD dan keterlibatan di IPEF dilakukan kala Indonesia menolak bergabung dengan BRICS. Pakar politik luar negeri BRIN, Siswanto, mengatakan, Indonesia berusaha menunjukkan keseimbangan hubungan dengan AS dan China. Hal itu tak lepas dari persepsi bahwa Indonesia terlalu dekat dengan China. ”Dalam hampir dua periode pemerintahan terakhir, AS menganggap Indonesia tidak sesuai dengan kepentingannya. Persepsi itu muncul karena kebijakan Indonesia memang lebih ke Timur (China),” ujarnya. Indonesia kini menjadi anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Kawasan (RCEP). AS dan sekutunya melihat RCEP sebagai salah satu blok geeokonomi yang dimotori China. AS berusaha menandingi, antara lain lewat IPEF. Bedanya, RCEP memberikan akses pasar, IPEF tidak. (Yoga)

Pilihan Editor