;
Tags

Teknologi Informasi

( 863 )

Masih Belum Terkendalinya Judi Daring

KT3 09 May 2025 Kompas

Praktik judi daring belum sepenuhnya terkendali meski pemerintah telah melakukan beragam upaya, termasuk membentuk Satgas Pemberantasan Judi Daring. Perputaran uang dari aktivitas perjudian daring mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, bahkan diperkirakan melampaui Rp 1.100 triliun pada 2025. Mayoritas pemain judi berpenghasilan rendah. Usia pemain judi pun kian muda, bahkan ada yang berusia 10 tahun. Perlu intervensi pemerintah menekan perputaran uang judi daring sekaligus memberantasnya. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana saat Program Mentoring Berbasis Risiko (Promensisko) TPPU dan Pendanaan Terorisme dari Tindak Pidana Siber 2025 di Gedung PPATK, Jakarta, Kamis (8/5) mengungkap, pada 2024 perputaran uang judi diproyeksikan Rp 981,15 triliun. Perputaran uang judi daring bisa ditekan jadi Rp 359,91 triliun berkat intervensi Satgas Pemberantasan Judi Daring yang dibentuk pemerintah.

Perputaran uang judi daring pada 2025 ini diproyeksikan mencapai Rp 1.100,8 triliun, hampir sepertiga besaran APBN 2025. PPATK melihat, pertumbuhan perputaran uang untuk judi daring semakin tinggi. Deposit atau saldo simpanan yang masuk sampai dengan kuartal I-2025 sudah mencapai Rp 6,2 triliun. Sebanyak 71 % dari 1,066 juta pemain judi daring adalah mereka yang ber- penghasilan Rp 5 juta ke bawah per bulan. Dengan melihat pengalaman tahun 2024, PPATK merasa perlu mengulang intervensi serupa pada 2025. Kolaborasi yang baik yang sudah dilakukan Polri, Kemenkomdigi, dan kementerian atau lembaga lainnya harus dilanjutkan. Pada 2025 ini, dengan intervensi dan kinerja dari Satgas Pemberantasan Judi Daring diharapkan transaksinya bisa minus sampai 38 %.

Tiga Jurus Hadapi Pengangguran dari Menaker

KT3 09 May 2025 Kompas

Kondisi pasar tenaga kerja nasional menghadapi tantangan berat karena faktor ketidakpastian ekonomi. Menaker, Yassierli di Jakarta, Kamis (8/5) menyatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun dari 4,91 % pada Agustus 2024 menjadi 4,76 % pada Februari 2025. ”Kendati demikian, tantangan kita tetap berat karena ketidakpastian (ekonomi) yang tinggi,” ujarnya. TPT adalah persentase jumlah orang yang sedang mencari pekerjaan dari jumlah angkatan kerja. TPT memberikan gambaran tingkat keberhasilan perekonomian dalam menyediakan lapangan kerja dan dapat digunakan sebagai indikator untuk mengevaluasi kebijakan ketenagakerjaan. BPS dalam laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025 di Jakarta, Senin (5/5) mengungkapkan, jumlah penganggur di Indonesia setahun terakhir bertambah 83.000 orang menjadi 7,28 juta orang per Februari 2025.

Pemerintah menyikapi situasi itu, dengan tiga jurus. Pertama, penciptaan lapangan kerja. Kemenaker akan aktif bersilaturahmi, berdiskusi, dan mendorong ke arah tersebut. Salah satunya Kementan. Mengacu ke laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025 dari BPS, ada penambahan 890.000 pekerja di sektor pertanian dari Februari 2024 ke Februari 2025 dan 850.000 pekerja dari Agustus 2024 ke Februari 2025. Jurus kedua adalah program pelatihan kerja yang menggabungkan pembelajaran praktis dengan pengalaman kerja langsung atau apprenticeship. Kompetensi dan keterampilan yang disasar menyangkut teknologi digital yang berguna untuk masa depan. Jurus ketiga ialah program kewirausahaan. Program akan dimasukkan ke satuan pendidikan tinggi sehingga angkatan kerja muda yang telah lulus memiliki keterampilan wirausaha. Dalam hal ini, Kemenaker akan berkolaborasi dengan Kemendiktisaintek. (Yoga)


Asus Luncurkan 3 Variant Laptop di Batam

KT1 09 May 2025 Investor Daily
Asus, produsen perangkat laptop, desktop, personal computer (PC) maupun [onsel, berkomitmen untuk memberikan sokongan penuh terhadap industri elektronik nasional, melalui perwujudan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) hingga 40%. Langkah tersebut dilakukan, salah satunya merakit dan memproduksi varian laptop dan desktop kelas bisnis di Batam, Kepulauan Riau, dengan menggandeng pabrik perakitan asal Indonesia, yaitu PT Satnuspersada Tbk. Untuk itu, Asus memperkenalkan tiga produk komersial dari lini expert series terbaru yang diproduksi di Batam, yaitu ExpertBook BG1409CVA, ExpertCenter DG500MER, dan ExpertCenter EG340WVA. Ragam varian tersebut dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sektor pemerintahan yang beragam. "Lebih dari sekedar menyediakan produk, kami juga terus mendukung program pemerintah melalui kehadiran produk lokal yang memenuhi persyaratan TKDN. Komitmen ini menjadi bagian visi jangka panjang  kami dalam memperkuat industri teknologi di Indonesia," kata Director of Commercial Products Asus Indonesia Yulianto Hasan. Peluncuran ini juga menandai langkah strategis  Asus dalam menghadirkan perangkat komputasi yang dapat daindalkan oleh pemerintah dan sektor bisnis secara luas. (Yetede)

Peran Strategis Serat Optik

KT1 09 May 2025 Investor Daily
Teknologi serat optik atau fiber optik (FO) memiliki peran yang strategis untuk menjadi tulang bunggung (backbone) konektivitas digital di Indonesia, selain teknologi seluler dan internet satelit. Teknologi ini mampu mentransmisikan data internet dengan kecepatan yang stabil, andal, dan tinggi. Sehingga, kehadiran fiber optik bisa mewujudkan visi transformasi digital nasional yang sedang digalakkan. Sayangnya, penggelaran kabel fiber optik di Indonesia masih menemui sejumlah tantangan. Salah satu tantangannya adalah, kerap terhadang harmonisasi regulasi teekomunikasi di Indonesia, serta tumpang tindih tata ruang wilayah. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi lintas stakeholder, mulai dari pelaku industri, hingga regulator untuk menyatukan visi bersama. Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Denny Setiawan mengatakan, kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal, cepat, dan aman sangat mendesak. Hal ini terutama karena lonjakan permintaan terhadap layanan cloud, kecerdasan buatan (AI), distribusi konten gidital, dan konektivitas 5G, juga  kian mendorong pentingnya infrastruktur dasar, yaitu serat optik. (Yetede)

Komdigi Bekukan Sementara Layanan Platform Worldcoin dan WorldID

KT1 06 May 2025 Investor Daily

Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID. Selanjutnya akan segera memanggil PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Keberadaan layanan ini menarik perhatian publik, layanan Worldcoin sempat menjadi topik hangat. Di medsos memperlihatkan bahwa masyarakat di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk melakukan proses verifikasi akan menerima imbalan sebesar Rp800.000. Sistem ini memungkinkan individu membuktikan identitasnya secara sah melalui metode verifikasi biometrik berbasis iris mata.

Teknologi ini, yang dikenalkan dengan nama  WorldID, memungkinkan pengguna untuk mengindentifikasi diri mereka secara anonim di dunia maya sebagai manusia yang bukan robot atau kecerdasan buatan (AI). Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital  Kemkomdigi ALexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul  laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID. "Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegaj potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT. Terang  Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," tegas Alexander. (Yetede)

Komdigi Bekukan Sementara Layanan Platform Worldcoin dan WorldID

KT1 06 May 2025 Investor Daily

Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID. Selanjutnya akan segera memanggil PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Keberadaan layanan ini menarik perhatian publik, layanan Worldcoin sempat menjadi topik hangat. Di medsos memperlihatkan bahwa masyarakat di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk melakukan proses verifikasi akan menerima imbalan sebesar Rp800.000. Sistem ini memungkinkan individu membuktikan identitasnya secara sah melalui metode verifikasi biometrik berbasis iris mata.

Teknologi ini, yang dikenalkan dengan nama  WorldID, memungkinkan pengguna untuk mengindentifikasi diri mereka secara anonim di dunia maya sebagai manusia yang bukan robot atau kecerdasan buatan (AI). Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital  Kemkomdigi ALexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul  laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID. "Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegaj potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT. Terang  Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," tegas Alexander. (Yetede)

Digital ID: Inovatif, Tapi Perlu Pengawasan Ketat

HR1 06 May 2025 Bisnis Indonesia
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghentikan sementara layanan Worldcoin dan WorldID karena tidak sesuai perizinan dan minimnya sosialisasi publik. Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menyatakan bahwa langkah ini bersifat preventif untuk melindungi masyarakat dari potensi risiko. Layanan ini dioperasikan oleh PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara, yang belum memiliki TDPSE yang sah.

Perusahaan induk Tools for Humanity (TfH) menyatakan kesiapannya untuk berdialog dengan pemerintah dan menegaskan bahwa teknologinya aman serta tidak menyimpan data pribadi pengguna. Namun, muncul kekhawatiran dari para pakar, seperti Pratama Persada dari CISSREC, yang menyoroti risiko serius terhadap privasi akibat pengumpulan data iris mata yang bersifat permanen. Ia menekankan pentingnya regulasi dan transparansi dalam pengelolaan data biometrik.

Di sisi lain, Alfons Tanujaya, pemerhati keamanan siber, menilai bahwa jika dikelola dengan baik dan transparan, WorldID dapat menjadi solusi untuk mengatasi bot, buzzer, serta penyalahgunaan identitas di ranah digital. Namun, ia juga menggarisbawahi perlunya enkripsi kuat dan audit independen untuk menjaga kepercayaan publik.

Meskipun WorldID menjanjikan manfaat dalam keamanan digital dan identitas, pelaksanaannya di Indonesia perlu disertai kepatuhan hukum, edukasi publik, dan pengawasan ketat guna mencegah potensi penyalahgunaan data pribadi.

Vokasi Butuh Konsolidasi Demi Relevansi Industri

HR1 05 May 2025 Bisnis Indonesia (H)
Kehadiran kecerdasan buatan (AI) telah mengubah lanskap industri global, termasuk Indonesia, dan mendorong transformasi ekonomi yang memanfaatkan teknologi tinggi. Untuk mendukung transformasi ini, penguatan sumber daya manusia menjadi sangat penting, dengan fokus pada perbaikan pendidikan vokasi di Indonesia. Ketidaksinkronan antara lulusan vokasi dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan utama.

Pemerintah perlu memperbaiki infrastruktur pendidikan vokasi dan berkolaborasi dengan sektor swasta untuk menyediakan fasilitas yang memadai, seperti laboratorium yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Dukungan anggaran melalui APBN juga patut diapresiasi, namun perlu pengawasan yang ketat agar anggaran tersebut digunakan secara efektif.

Dengan perbaikan ini, lulusan vokasi dapat memenuhi kebutuhan dunia usaha, mengurangi pengangguran, dan memperkuat pondasi transformasi ekonomi Indonesia di tengah disrupsi teknologi tinggi.

Hardiknas: Presiden Prabowo Meluncurkan 4 Program Pendidikan

KT1 03 May 2025 Investor Daily (H)
Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan empat program pendidikan dalam Program Hasil terbaik Cepat (PHTC) di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat  (2/5/2025), saat Peringatan hari Pendidikan  Nasional (Hardiknas). Keempat program tersebut mencakup rehabilitasi sekolah, digitalisasi pendidikan, bantuan bagi guru honorer, serta dukungan pendidikan bagi guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1. Presiden Prabowo menekankan bahwa pendidikan adalah jalan yang sangat menentukan bagi kebangkitan suatu bangsa dan Negara. "Tidak mungkin kita menjadi negara sejahtera, tidak mungkin kita menjadi negara maju kalau pendidikan kita tidak baik, pendidikan kita tidak berhasil," kata Presiden Prabowo. Adapun dalam peringatan Hardiknas ini, Presiden Prabowo didampingi Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratiknop, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Wamendagri Ribka Haluk, Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra WIjaya. Sebelumnya, Mendiknasmen Mu'ti mengatakan akan ada 10.440 satuan pendidikan yang akan mengikuti program revitalisasi sekolah. (Yetede)

Penangkapan Sindikat Kriminal Terus Berlanjut

HR1 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Bareskrim Polri berhasil menangkap empat warga negara asing (WNA) asal China yang terlibat dalam operasional situs judi online h55.hiwin.care. Penangkapan ini dipimpin oleh Brigjen Himawan Bayu Aji, Dirtipidsiber Bareskrim Polri, yang menjelaskan bahwa penyelidikan dimulai dari penangkapan tersangka berinisial DH di Bandung pada 13 Maret 2025. Pengembangan kasus kemudian mengarah pada tiga tersangka lainnya—AF, RJ, dan QR—yang ditangkap pada 30 April 2025.

Dari keempat tersangka, QR diidentifikasi sebagai otak utama di balik aktivitas judi online tersebut di Indonesia. Para pelaku kini dijerat dengan berbagai pasal berat, termasuk UU ITE, UU Transfer Dana, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dan KUHP, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

Selain penangkapan, aparat juga menyita barang bukti signifikan berupa handphone, kartu ATM, dan uang tunai sebesar Rp14 miliar, menandakan skala besar dari operasi ilegal ini. Kasus ini menunjukkan keseriusan Polri, khususnya Ditipidsiber, dalam memberantas praktik judi daring lintas negara yang merugikan masyarakat Indonesia.