;
Tags

Industri lainnya

( 1893 )

Ekspor Kendaraan dari Terminal IPCC Melonjak

HR1 27 Aug 2022 Kontan

Data dari IPCC Terminal Kendaraan di Tanjung Priok, pelabuhan utama ekspor dan impor mobil di Indonesia, menunjukkan laju peningkatan ekspor mobil yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Mengutip siaran pers yang diterima Kontan.co.id Jumat (26/8), pada periode semester pertama 2022 tercatat lebih dari 142.155 mobil CBU dari berbagai merek dan model yang diekspor ke berbagai negara melalui dermaga IPCC Terminal Kendaraan Tanjung Priok. Direktur Utama IPCC Terminal Kendaraan, Rio T.N. Lasse menuturkan, angka ekspor sepanjang semester I-2022 ini telah melampaui angka ekspor di periode yang sama di tahun 2019, sebelum pandemi. Kondisi ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia sudah back on the right track. "Meski ekspor mobil (CBU) dari tempat kami sempat turun di periode semester I-2020 karena imbas pembatasan kegiatan usaha di sejumlah industri, terutama industri otomotif akibat hantaman Covid-19. Saat itu hanya terekspor 105.082 CBU. Namun, dalam perkembangan selanjutnya telah naik signifikan di periode yang sama di tahun 2021 dan 2022," ungkap Rio, dalam keterangannya.


Tangguhnya Perempuan Hanjeli dari Jawa Barat Selatan

KT3 27 Aug 2022 Kompas

Gelang, kalung, hingga tasbih terpajang di Rumah Aksesoris Hanjeli yang juga kediaman Hj Dedeh Suminar (52) di Desa Waluran Mandiri, Sukabumi, Jabar, Kamis (4/8). Semua terbuat dari hanjeli (Coix lacryma-jobi), tumbuhan biji-bijian bergizi tinggi. Biji dari pohon hanjeli yang ditanam di pekarangan hingga sawah disortir sesuai ukurannya. Setelah dilubangi, biji dirangkai menjadi produk yang diinginkan. Kreativitas itu lahir tiga tahun lalu ketika Asep Hidayat Mustopa (34), penggagas Desa Wisata Hanjeli, ”menantang” Dedeh mengolah hanjeli. Tanpa pelatihan khusus, Dedeh belajar membuat gelang hingga tasbih. Dalam sehari, ia membuat 50 gelang. Harganya, Rp 10.000-Rp 25.000 per buah. ”Sebulan, terjual 100 produk aksesori,” ujarnya. Dedeh bisa meraup sekitar Rp 1,5 juta, hampir setengah dari upah minimum Kabupaten Sukabumi 2022, sebesar Rp 3,1 juta per bulan.

Oyah (50), sesama warga Desa Waluran Mandiri, juga lebih berdaya dengan hanjeli. Sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani Mekar Mandiri, ia tidak hanya menanam, tetapi paham memanen hingga membuat rengginang hanjeli. Lima tahun lalu, Oyah adalah petani padi. Suatu hari, ia melihat hanjeli di rumah ibunya. Ia menanam bijinya di sawah, tumpang sari dengan padi pada 2017. Dengan area tanam 2 hektar, Oyah memanen 2 ton biji hanjeli per enam bulan. Hasilnya di-jual ke Asep Rp 4.000-Rp 5.000 per kilogram atau Rp 8 juta. Selain menjadi harapan hidup baru, Guru Besar Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Tati Nurmala menilai, perempuan di Desa Waluran Mandiri menunjukkan kepada dunia pentingnya bahan pangan alternatif. Dalam 100 gram hanjeli, terkandung karbohidrat 76,4 %, protein 14,1 %, lemak nabati 7,9 %, dan kalsium 54 mg. (Yoga)


Pebisnis Ancang-Ancang Menaikkan Harga Barang

HR1 26 Aug 2022 Kontan (H)

Spekulasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bergulir. Demi meredam gejolak di pasar, para pelaku usaha membutuhkan kepastian pemerintah ihwal kebijakan harga Pertalite dan Solar subsidi. Maklum, wacana kenaikan harga BBM yang terus bergulir tapi tak kunjung diputuskan pemerintah, berpotensi menyulut spekulasi untuk menaikkan harga barang. Ketidakpastian beleid BBM juga menyulitkan kalangan pengusaha untuk menyusun agenda bisnis mereka. Sejauh ini, sejumlah pelaku bisnis, mulai dari transportasi, distribusi, logistik, manufaktur hingga ritel, mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga BBM. Sektor ritel, misalnya, sudah mulai terdampak rencana kenaikan harga BBM.

INDUSTRI GIM : PENGEMBANG LOKAL UNJUK GIGI

HR1 26 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Dukungan kuat dari pemerintah untuk pelaku usaha gim lokal dinilai mampu memantik gairah para pengembang atau developer aplikasi tersebut. Langkah ini perlu diimbangi dengan minat entrepreneur yang ditanamkan sejak dini bagi para developer. PT Sidji Jaya Abadi atau Sidji Studio merupakan satu dari sekian banyak perusahaan buatan anak muda di Kota Semarang yang bergerak dalam bidang industri kreatif. Pada mulanya, Sidji Studio adalah perusahaan perangkat lunak atau software house yang biasa menggarap proyek-proyek dari pihak ketiga. Namun, setelah pandemi Covid-19, ada peluang baru yang coba ditangkap Sidji Studio.“Pasar Indonesia itu yang dekat sama kita itu apa? Yang familiar itu kan CD gim bajakan, kedua model seperti pusat permainan arkade itu menarik,” jelas Glenn Andrenorman Anggoro, CEO Sidji Studio, saat ditemui Bisnis, belum lama ini. Dari ide sederhana itu, Sidji Studio kemudian mengembangkan gim berbasis ponsel pintar. Dengan sumber daya yang ada, studio yang berlokasi di Pedurungan Lor, Kota Semarang itu berhasil merampungkan versi pertama gim tersebut pada 2020. Gim itu diperkenalkan ke publik dengan nama MaGer. Kini, Sidji Studio tengah mengembangkan versi kedua dari gim tersebut. Ada sejumlah perbaikan yang coba diperkenalkan, mulai sistem hadiah hingga variasi gim. Tak hanya itu, kerja sama dengan perguruan tinggi juga coba dirintis. Harapannya, MaGer tak cuma menguntungkan buat para pemainnya tapi juga para pengembang gim yang baru memulai bisnisnya.“MaGer itu ingin membantu mereka, secara modal, karena ketika dipublish maka bisa mendapat data di niche market game yang laris seperti apa,” jelasnya

Industri Furnitur Perlu Optimalkan Pasar Lokal

KT3 25 Aug 2022 Kompas

Dampak pandemi yang berkepanjangan menyebabkan industri furniture dan kerajinan berbasis kayu menghadapi kendala pemasaran. Para pelaku industri furnitur dinilai perlu mengoptimalkan pasar dalam negeri di tengah ekspor yang terhambat. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Anggoro Ratmadiputro pada Rabu (24/8) dalam keterangannya terkait penyelenggaraan Munas VII Asmindo di Jogja Expo Center, DI Yogyakarta mengatakan, tak hanya dihadang oleh pandemic Covid-19 yang menyebabkan banyak aturan di negara tujuan berubah, pasar ekspor industri furnitur dan kerajinan juga terimbas oleh ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Anggoro, Pasar dalam negeri harus dilirik. Namun, tanpa kerja sama dengan pemerintah, hal itu dinilai tidak akan berhasil. Pengusaha furniture menginginkan produk anak negeri ini bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para pelaku industri furnitur mengoptimalkan potensi pasar dalam negeri terlebih dulu. Menurut dia, peluang sebetulnya masih sangat besar sehingga pengusaha tidak sekadar mengandalkan pasar ekspor. Pengusaha juga perlu mulai berbenah diri.  Guna mendukung hal itu, kata Teten, pemerintah memiliki kebijakan belanja barang/jasa pemerintah 40 % untuk menyerap produk UMKM. Jumlah yang mesti dibelanjakan Rp 400 triliun pada tahun anggaran 2022. Peluang itu dapat dimanfaatkan oleh industri furnitur dan kerajinan. (Yoga)


ENERGI RAMAH LINGKUNGAN : Pupuk Indonesia Siap Kembangkan Amonia

HR1 25 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Bakir Pasaman, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), mengatakan bahwa perseroan memiliki fasilitas dan sangat berpengalaman dalam pengelolaan produksi dan penyimpanan amonia. Saat ini volume perdagangan amonia untuk energi mencapai 21 juta ton di seluruh dunia, dan diperkirakan menyentuh 30 juta ton pada 2030. “Jadi seluruh dunia mulai memikirkan untuk memproduksi, baik green maupun blue ammonia,” ujar Bakir, dikutip Rabu (24/8). Bakir menjelaskan, pemanfaatan energi ramah lingkungan juga sejalan dengan upaya perusahaan mengurangi emisi karbon. Untuk itu, pemanfaatan energi ramah lingkungan harus terus didorong dan Pupuk Indonesia telah menjadi pemain utama amonia di Tanah Air. “Green energy ini yang sangat menarik. Artinya sebagai pemain amonia tentunya kami menjadi leading sector di Indonesia, atau di wilayah Asia sebagai produsen blue ammonia maupun green ammonia,” tambahnya.


PROGRAM ZERO ODOL 2023 : Pelaku Logistik Minta Penundaan

HR1 24 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Pelaku usaha logistik mayoritas menolak pemberlakuan kebijakan normalisasi kendaraan berdimensi dan bermuatan lebih pada 2023.Pemerhati transportasi dari Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti Suripno mengatakan bahwa kesimpulan tersebut merupakan hasil penelitian terkait dengan kebijakan zero overdimension overload (ODOL) pada Januari 2023.Menurutnya, kebijakan zero ODOL akan mengerek biaya angkutan barang karena volume barang yang boleh dimuat per satu satuan trip perjalanan menjadi berkurang sehingga keuntungan yang diterima makin menipis. Responden terdiri atas 100 pengemudi, 100 pemilik kendaraan, dan 100 pemilik barang/pengelola pasar dengan lokasi di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Dari 100 pengemudi yang diwawancarai, dia menyatakan sebanyak 45% menyebut keberatan terhadap penerapan kebijakan ODOL 2023, sedangkan 27% meminta penundaan.

Perluasan Penerima Insentif Gas Industri Terkendala

KT3 22 Aug 2022 Kompas

Rencana pemerintah memperluas sektor industri penerima gas murah lewat insentif harga gas bumi tertentu atau HGBT masih terganjal kendala infrastruktur yang belum merata. Pemerintah berencana memacu pembangunan infrastruktur untuk mempermudah penyaluran gas ke seluruh industri yang membutuhkan. Berdasarkan Permen ESDM No 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri, yang berlaku sejak April 2020, ada tujuh bidang industri yang mendapat insentif harga gas bumi senilai 6 USD per juta metrik british thermal unit (MMBTU). Pemerintah berencana memperluas penerima harga gas khusus itu ke seluruh sektor industri.

Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko Cahyanto (20/8) mengatakan, ketersediaan infrastruktur yang merata menjadi salah satu kendala dalam mendorong perluasan penggunaan gas bumi bagi industri. Pasalnya, distribusi gas bumi untuk industri masih mengandalkan jaringan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Letak jaringan pipa gas dan sebagian besar industri pengguna gas berada di bagian barat Indonesia, sementara sumber baru gas bumi lebih banyak berasal dari wilayah tengah dan timur. (Yoga)


MEWUJUDKAN HILIRISASI DAN REVITALISASI INDUSTRI TANAH AIR

KT3 19 Aug 2022 Kompas

Saat menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD di Gedung Nusantara, Jakarta, 16 Agustus 2022, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa hilirisasi dan revitalisasi industri menjadi salah satu fokus kebijakan fiskal di tahun 2023, yang tak dapat dilepaskan dari kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Dengan industrialisasi, maka nilai jual komoditas meningkat dan memberikan nilai tambah lebih optimal bagi perekonomian nasional. Dengan melepaskan ketergantungan terhadap ekspor komoditas mentah, maka ekonomi Indonesia diharapkan dapat lebih stabil. Pasalnya, harga komoditas global tidak menentu.

Saat ini Indonesia menjadi salah satu negara yang diuntungkan dari melonjaknya harga komoditas dunia (windfall), tercermin dari surplus neraca perdagangan Indonesia selama 27 bulan terakhir. Hanya saja posisi menguntungkan tersebut relatif tidak konstan karena bergantung pada fluktuasi harga komoditas global. Saat harga turun, maka ekonomi nasional akan mudah terpuruk. Seperti pada 2019 ketika perang dagang AS dan China memanas. Harga komoditas global anjlok sehingga defisit neraca perdagangan melebar menjadi 1,16 miliar USD. Saat itu, harga barang jadi atau setengah jadi relatif stabil sehingga kondisi ini membuat hilirisasi industri menjadi penting untuk menjaga stabilitas makro ekonomi nasional. (Yoga)


BELANJA LOKAL : Prospek Positif Konstruksi Daerah

HR1 19 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Kalangan pengusaha konstruksi di Jawa Timur meyakini kinerja sektor konstruksi tahun ini bisa mencapai pertumbuhan 5%–6% dibandingkan dengan kondisi tahun lalu. Ketua Asosiasi Proyek Konstruksi Indonesia (Aproki) Aslakhul Umam mengatakan bahwa proyeksi pertumbuhan kinerja tahun ini tidak lepas dari mulai bergulirnya kembali proyek pembangunan, baik dari pemerintah maupun swasta. “Dari sektor pemerintah, proyek yang mulai banyak dikerjakan adalah pembangunan renovasi rumah sakit dan laboratorium, bahkan sejak pandemi yang paling eksis di sektor konstruksi adalah dari proyek pemerintah, sedangkan dari swasta, yang mulai bergerak proyek residensial,” ujarnya, Kamis (18/8). Menurutnya, selain kegiatan ekonomi yang sudah berjalan normal, terdapat instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar belanja pemerintah, baik di pusat maupun daerah lebih banyak menggunakan produk dalam negeri. “Instruksi yang seperti ini memang sudah kami tunggu-tunggu karena ini akan sangat menolong pelaku industri konstruksi, dan kami mau bekerja sama dengan pemerintah, serta ingin mengadakan audiensi dengan Dinas PU dan Cipta Karya,” katanya.

Pilihan Editor