Industri lainnya
( 1893 )MOMENTUM TAHUN AJARAN BARU : INDUSTRI TEKSTIL TERIMPIT BARANG IMPOR
Industriawan tekstil dan produk tekstil atau TPT terancam tidak bisa meraup cuan secara optimal pada momentum tahun ajaran baru setelah pemerintah membuka keran impor untuk produk tersebut.
Asosiasi Produsen Serta dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) memperkirakan porsi penjualan seragam sekolah yang diproduksi di dalam negeri tidak akan lebih dari 50% dari total konsumsi segmen tersebut di tahun ajaran baru kali ini.Redma Gita Wirawasta, Ketua Umum APSyFI, mengatakan bahwa kembali dibukanya keran impor produk TPT melalui Peraturan Menteri Perdagangan No. 25/2022 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor membuat pasar dalam negeri dibanjiri seragam sekolah impor. “Itu jadi masalah, karena perhitungan awal kami segmen seragam sekolah bisa menjadi tambahan. Namun, awal Maret tahun ini Kemendag membuka keran impor, sehingga banjir produk asing,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (13/7).Kehadiran seragam sekolah impor pada tahun ajaran baru kali ini, kata dia, telah menggerus pangsa pasar industri nasional dengan nilai yang cukup signifikan.
Tren tergerusnya pangsa pasar industri TPT nasional yang disebabkan oleh kegiatan impor sebenarnya menjadi masalah klasik dan sudah berlangsung dalam kurun 12 tahun terakhir. Menurut data Apsyfi , surplus neraca perdagangan TPT nasional menyusut tajam selama 12 tahun terakhir, dari yang semula US$8 miliar menjadi sekitar US$3,2 miliar karena maraknya barang impor. Kementerian Perdagangan sendiri mengaku sedang meninjau secara komprehensif usulan dari pelaku industri TPT untuk menutup keran impor.
Perbaikan Sistem Pertahanan Kolektif Dorong Anggota Beli Senjata Baru
Rencana perkuatan sistem pertahanan NATO di sisi timur Eropa, yang akan menjadi tembok tebal pemisah kekuatan negara-negara Barat dan Rusia, telah memancing sejumlah negara untuk bersikap waspada. Pemerintah Yunani telah mengirim surat permintaan (LoR) kepada Pemerintah AS untuk membeli satu skuadron jet tempur siluman tercanggih, F-35. Pemerintah Yunani juga berharap bisa memperoleh opsi pembelian satu skuadron pesawat yang sama seusai paket pertama selesai. PM Yunani Kyriakos Mitsotakis, di sela-sela KTT NATO di Madrid, Kamis (30/6) mengonfirmasi rencana tahap pertama pembelian satu skuadron jet tempur F-35 produksi Lockheed Martin itu.
Turki mendapat angin segar setelah keputusan Presiden Recep Tayyip Erdogan memberikan lampu hijau keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO. Presiden AS Joe Biden menyatakan, AS harus melanjutkan penjualan pesawat tempur F-16 kepada Turki. Terrence Guay, profesor bidang bisnis internasional dan Direktur Pusat Studi Bisnis Global Universitas Penn State, AS, dikutip dari laman The Conversation, mengatakan, industri persenjataan AS dipastikan akan mendominasi industri persenjataan dan perlengkapan militer global pascaperang Ukraina setidaknya selama beberapa tahun ke depan. (Yoga)
MCAS & PT POS Operasikan Mobil Listrik
Volta-MCAS Group dan PT POS Logistik Indonesia, anak perusahaan PT POS Indonesia (Persero) bekerjasama dalam mendorong penerapan kendaraan listrik di wilayah Jakarta. Berdasarkan keterbukaan informasi pada Jumat (1/7), kolaborasi tersebut mencakup pengoperasian motor listrik di lingkungan tempat wisata di wilayah ibu kota, seperti Kota Tua, dan lingkungan religi, seperti Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.
Argon Group Bangun Pabrik Alat Kesehatan
Distributor produk farmasi dan alat kesehatan, PT Medela Potentia yang dikenal dengan Argon Group, terus menggelar ekspansi bisnis di sepanjang tahun 2022. Mereka akan membangun pabrik manufaktur alat kesehatan.
Pada 2020 silam, Argon Group mendirikan PT Deca Metric Medica sebagai produsen alat kesehatan. Langkah mendirikan perusahaan ini bertujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan penggunaan alat-alat kesehatan buatan dalam negeri. "Saat ini 90% alat kesehatan di Indonesia diimpor dari luar negeri. Bahkan, masker saja di awal pandemi Covid-19 lalu masih banyak yang diimpor," ungkap Presiden Direktur Argon Group, Krestijanto Pandji ketika ditemui KONTAN, Kamis (30/6). Salah satu produk alat kesehatan yang akan menjadi fokus untuk diproduksi Argon Group adalah kain kasa dan pembalut luka.
Lelang Proyek : Waskita Toll Road Tak Minati 8 Ruas Tol
PT Waskita Toll Road belum berminat mengikuti lelang proyek delapan ruas jalan tol yang akan dimulai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun ini. Sekretaris Perusahaan Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakan perseroan masih fokus dalam program daur ulang aset (recycle asset) melalui divestasi proyek jalan tol.
Waskita berencana melepas aset dari lima ruas jalan tol nya pada tahun ini. Langkah itu diambil untuk mengurangi beban utang yang masih ada hingga kini.Rencana divestasi ini akan dilakukan pada semester II/2022 dengan skema sebagian ruas tol akan diberikan kepada Indonesia Investment Authority (INA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna mengatakan terdapat delapan proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) jalan tol yang siap ditawarkan ke investor pada 2022 dengan total nilai investasi Rp127,98 triliun. Sejumlah proyek tersebut yaitu Jembatan Batam - Bintan dengan panjang 14,74 km dan nilai investasi 14,12 triliun, Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km dengan nilai investasi Rp18,76 triliun. Kemudian, Jalan Tol Semanan - Balaraja sepanjang 32,39 km dengan nilai investasi Rp15,53 triliun, Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,5 km dengan nilai investasi Rp15,38 triliun, Jalan Tol Bogor Serpong Via Parung sepanjang 31,3 km dengan nilai investasi Rp8,95 triliun. Selanjutnya, Jalan Tol Cikunir - Karawaci sepanjang 40 km dengan nilai investasi Rp26 triliun, Jalan Tol Kediri-Tulungagung sepanjang 44,51 km dengan nilai investasi Rp10,48 triliun, dan Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg sepanjang 38,6 km dengan nilai investasi Rp18,76 triliun.
Komunitas Lokal Perlu Dilibatkan dalam Restorasi Ekosistem Hutan
Upaya menurunkan emisi dengan merestorasi ekosistem hutan dan lahan perlu melibatkan peran serta masyarakat lokal sejak awal. Tujuannya, agar hasil yang diraih lebih optimal baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi. Co-founder Rimba Raya Conservation Eka Ginting dalam webinar B20 side event tentang upaya dekarbonisasi melalui peran serta komunitas lokal, Jumat (24/6) mengemukakan, partisipasi komunitas lokal adalah syarat inti dalam pengembangan karbon hutan atau proyek untuk menghasilkan karbon kredit dari upaya perlindungan hutan.
Saat ini, Rimba Raya Conservation juga memiliki sejumlah program pemulihan ekosistem dan proyek karbon yang melibatkan langsung masyarakat lokal, salah satunya di Riau. Pelibatan komunitas lokal melalui proyek dekarbonisasi khususnya di hutan itu akan memberikan tiga manfaat. Manfaat pertama yaitu menghasilkan pendapatan tambahan, kedua meningkatkan kualitas hidup, dan ketiga mengembangkan inovasi,” ujarnya.
Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto menyatakan, salah satu komitmen dan upaya pemerintah dalam menurunkan emisi di sektor kehutanan dan tata guna lahan dilakukan dengan menetapkan penyerapan karbon bersih atau FoLU Net Sink tahun 2030. Agus mengakui, upaya mencapai FoLU Net Sink 2030 membutuhkan dukungan semua pihak termasuk aspek pendanaan dan SDM. Implementasi ini diperkirakan membutuhkan dana lebih dari Rp 200 triliun dengan porsi kebutuhan terbesar untuk pembangunan hutan tanaman industri sekitar Rp 76 triliun. (Yoga)
Indorama Ekspansi Pabrik ke Turki
PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) siap melanjutkan ekspansi perluasan pabrik benang pintal di Indonesia dan Turki. Ekspansi ini ditargetkan bisa rampung pada tahun 2023-2024 mendatang.
Target ini sejalan dengan langkah INDR yang mengekspor produknya ke lebih dari 70 negara di dunia. Perinciannya, penjualan ke Asia, kecuali Indonesia sebanyak 38% dari total penjualan, Eropa 12%, Amerika 11%, Pakistan, Bangladesh dan lainnya sebesar 8%. Adapun penjualan domestik 30% dari total penjualan.
INDUSTRI ROKOK PUTIH : Pengusaha Masih Impor Bahan Baku
Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) memperkirakan penggunaan bahan baku rokok putih dalam negeri secara tahunan berada di kisaran 70%, sedangkan 30% sisanya dari impor. Ketua Gaprindo Benny Wahyudi mengatakan bahwa produsen rokok putih Indonesia selama ini mengimpor bahan baku dari China, Brazil, Amerika Serikat, dan Turki. Meski begitu penggunaan bahan baku rokok putih domestik masih lebih besar dibandingkan dengan impor. “Perkiraan penggunaan bahan baku dalam negeri sekitar 70%,” katanya kepada Bisnis, Rabu (22/6). Dia menjelaskan bahwa hingga kini persediaan bahan baku untuk rokok putih di Tanah Air relatif masih dalam kondisi aman. Dia pun menegaskan bahwa belum ada keluhan terkait dengan bahan baku, serta persediaan tembakau di level pedagang maupun petani. Untuk diketahui, sebelumnya Komisi VII DPR RI mengagendakan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan sejumlah perusahaan rokok untuk membahas ketersediaan bahan baku tembakau di Tanah Air. Dalam rapat yang ditunda tersebut, Komisi VII DPR RI mengundang Direktur Utama PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), Direktur Utama PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP), dan PT Djarum. Sementara itu, Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal memperkirakan permintaan terhadap industri rokok akan terus berkurang dalam beberapa tahun ke depan.
BACIRARO RECYCLE, MERINTIS MASADEPAN NOL SAMPAH DARI MINAHASA
Baciraro Recycle adalah startup yang didirikan Marlon Kamagi (48), aktivis bank sampah. Idenya menciptakan sistem manajemen sampah yang efektif kini telah berwujud perseroan terbatas (PT) setelah tim Baciraro menyabet peringkat satu dalam kompetisi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital Regional Manado pada 2020. Baciraro lahir dari keresahan Marlon soal 175.000 ton sampah di Indonesia yang terbuang setiap hari sekalipun masih bernilai ekonomis. Menurut data KLHK pada 2017, dua komponen terbesar sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) adalah sampah organik (60 %) dan sampah plastik (14 %). Marlon dan rekan-rekannya menimbun ratusan karung sampah memadati sudut-sudut studio daur ulang Baciraro di Tondano Timur, Minahasa. Hampir semuanya berisi botol plastik sekali pakai berjenis PET yang menurut rencana dijual lagi ke pabrik daur ulang di Jawa. Namun, ratusan keping tutup botol-botol plastik itu, yang tergolong HDPE, akan didaur ulang sendiri. Produk akhir yang dihasilkan adalah bahan bangunan berupa batako plastik dan tiang plastik (beam) berkonsep bongkar pasang.
Proses ini didukung tiga mesin yang dihibahkan lembaga swadaya masyarakat Swiss, Trash Waste Solutions (TWS). Setiap hari, Baciraro mengolah tak kurang dari 100 kg plastik menjadi batako dan plastic beam. Batako berbahan plastik HDPE yang bisa dicampur dengan PP dengan konsep Lego ini belum umum di Indonesia. Karena itu, harga jualnya sangat tinggi, sekitar Rp 20.000. Selain menjadi bahan bangunan, tutup botol plastik juga dapat diolah menjadi filament pencetak tiga dimensi (3D printer). Filamen dari Baciraro telah dibeli beberapa pegiat kriya lokal untuk diolah menjadi cendera mata, seperti action figure penari kabasaran khas Minahasa, gantungan kunci, serta manik-manik gelang. Marlon yakin sampah bisa menjadi sumber daya mendatangkan cuan jika dikawinkan dengan kreativitas. Di masa depan, produk-produk kriya akan menemukan pasar potensial di wilayah Destinasi Pariwisata Superprioritas (DSP) Likupang, Minahasa Utara. ”Jadi, kita bisa mewujudkan konsep ekonomi sirkular,” ujarnya. (Yoga)
Industri Semi Konduktor Jerman Tambah Investasi 1,3 Triliun
Indonesia dan Jerman sepakat meningkatkan investasi di bidang industri berteknologi tinggi. Kesepakatan ini membuka peluang untuk mengembangkan pabrik semikonduktor di Indonesia agar industri tersebut dapat berperan mengatasi kelangkaan chip dalam rantai pasok global. Hal tersebut ditandai oleh komitmen PT Infineon Technologies Batam untuk menambah investasi sebesar EUR 35,37 juta (Rp 569,3 miliar) untuk \meningkatkan kapasitas 65 juta pcs per minggu pada tahun 2025, dan akan menjadi EUR 83,57 juta (Rp 1,3 triliun) untuk kapasitas 150 juta per pcs minggu sampai 2030. "Kami melihat, permintaan semi konduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis. Indonesia perlu merebut peluang tersebut," kata Menteri Perindustrian Agus Guniwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/6). Agus optimistis pengembangan industri semikonduktor di tanah air dapat diakselerasi, misalnya dengan bergabung ke dalam eksosistem industri semikonduktor dunia dan memasuki rantai pasok chip global, (Yetede)









