;
Tags

Emas

( 196 )

Penggadaian Resmi Lakukan Usaha Bulion yang Meliputi Deposiro Emas

KT1 06 Jan 2025 Investor Daily (H)

OJK melalui surat bernomor S-325/PL.02/2024 menyetujui PT Penggadaian (Persero) untuk melaksanakan  kegiatan usaha bullion yang meliputi deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas korporasi, maupun perdagangan emas. Direktur Utama PT Penggadaian Damar Katri Setiawan menyatakan sudah dua tahun pihaknya berupaya untuk mendapatkan izin usaha bulion dan kini Penggadaian menjadi perseroan pertama yang berhasil mendapatkan izin usaha tersebut di Indonesia. Selama ini, komoditas emas menjadi inti bisnis perseroan melalui usaha gadai. “Sudah 123 tahun Penggadaian hadir ditengah masyarakat, dengan berbagai improvement dan penyediaan berbagai produk gadai maupun non gadai. Gadai sebagai core bisnis, 90% masih didominasi oleh gadai emas,” ujar Damar. Ia menuturkan, hingga November 2024, omzet dari transaksi gadai emas mencapai Rp 230 triliun dengan barang jaminan emas mencapai 92 ton dan saldo tabungan emas mencapai 10,3 ton. “Hal ini tentunya juga didukung oleh anak usaha kami, Galeri 24. InsyaAllah kami optimistis untuk menjalankan kegiatan usaha bullion,” kata dia. Upaya yang dilakukan Penggadaian sejalan dengan harapan Menteri BUMN Erick Thohir terkait pembentukan ekosistem bank emas atau bullion bank sebagai upaya untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat mengenai investasi emas. (Yetede)

Emas Tetap Jadi Andalan untuk Kinerja ANTM yang Stabil

HR1 03 Jan 2025 Kontan
Kinerja PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diproyeksikan positif pada 2025, didukung oleh harga emas yang kuat, pemulihan segmen nikel, dan perkembangan proyek strategis.

Rizal Nur Rafly, Equity Research Analyst Panin Sekuritas, mencatat bahwa kontribusi emas signifikan terhadap pendapatan ANTM, dengan penjualan naik 47% yoy hingga September 2024. Kenaikan harga emas global akibat potensi penurunan suku bunga menjadi pendorong utama. Rizal merekomendasikan hold saham ANTM dengan target harga Rp 1.700.

Laurencia Hiemas, Analis KB Valbury Sekuritas, menyoroti kontribusi segmen emas sebesar 83% terhadap pendapatan ANTM. Ia juga menekankan perluasan jaringan emas ritel dan perjanjian offtake baru dengan Freeport yang memperkuat posisi ANTM. Laurencia memproyeksikan pemulihan segmen nikel dengan izin produksi meningkat, mendukung kinerja. Ia merekomendasikan buy saham ANTM dengan target harga Rp 2.100.

Timothy Wijaya, Analis BRI Danareksa Sekuritas, memperkirakan pertumbuhan produksi dan penjualan bijih nikel sebesar 25%-48% yoy pada 2025. Ia mencatat efisiensi biaya melalui penggunaan jaringan listrik PLN di proyek RKEF Pomalaa. Timothy merekomendasikan buy saham ANTM dengan target harga Rp 2.000.

ANTM diharapkan dapat memanfaatkan harga emas yang stabil, pemulihan segmen nikel, dan perkembangan proyek kilang SGA Mempawah untuk memperkuat kinerja di 2025.

Penyelenggara Usaha Bullion Bank Tidak Muncul Secara Tiba-tiba

KT1 14 Dec 2024 Investor Daily (H)
Penyelenggara usaha bullion bank tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan sudah dirancang sejak lama dan diamanatkan oleh UU P2SK. Sejalan dengan itu, OJK juga telah menerbitkan peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelengaraan Kegiatan Usaha Bullion pada 18 Oktober 2024. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Venture, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan, OJK terus berkoordinasi dengan pemerintah, pelaku  industri, dan pihak terkait guna mendorong kegiatan usaha bullion yang dinilainya bermanfaat bagi sektor jasa keuangan (SJK) dan tentu saja perekonomian nasional. "OJK juga tengah berkoordinasi denan lembaga terkait guna menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan dan penguatan usaha bullion di Indonesia, yang dalam jangka panjang diharapkan memberikan gambaran mengenai visi kegiatan bullion di Indonesia, target, strategi, dan program kerjanya yang akan dilakukan  untuk mencapai apa yang diharapkan," kata Agusman. (Yetede)

Lonjakan Perdagangan Emas Digital

HR1 14 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Perdagangan emas fisik digital di Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada 2024 dengan nilai transaksi mencapai Rp53,3 triliun, meningkat 556% dibandingkan tahun sebelumnya. Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita, menyatakan bahwa kemudahan transaksi melalui platform digital menjadi salah satu faktor pendorong tren ini. Pemerintah menargetkan pertumbuhan nilai dan volume transaksi sebesar 10%-20% pada 2025.

Regulasi ketat, seperti Peraturan Bappebti No. 13/2019, memastikan keamanan dan transparansi perdagangan, termasuk ekosistem yang melibatkan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), ICDX, serta lembaga kliring seperti Kliring Berjangka Indonesia. Kepala Bappebti, Kasan Muhri, menekankan pentingnya pengembangan pasar domestik dan global, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita untuk menciptakan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Keunggulan perdagangan emas digital, seperti efisiensi, transparansi harga, dan pencatatan digital, juga diungkapkan oleh Kepala Biro Pembinaan PBK, Tirta Karma Senjaya, yang menilai model ini mampu mengurangi risiko kehilangan dokumen dan mempermudah pelacakan transaksi. Selain itu, vending machine emas di kota besar semakin memperkuat daya tarik pasar ini.

Namun, tantangan tetap ada, seperti fluktuasi harga global dan kondisi geopolitik. Ketua PPEDI, Anang Samsudin, mengimbau masyarakat untuk memilih platform resmi yang terdaftar di Bappebti guna menghindari risiko investasi. Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kemendag, Andri Gilang Nugraha Ansari, menyoroti pentingnya meningkatkan ekspor emas batangan untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Bappebti berencana memperluas kerja sama internasional untuk mendorong perdagangan lintas batas dan memperkuat neraca perdagangan nasional. Dengan kebijakan strategis dan kolaborasi berbagai pihak, perdagangan emas fisik digital diproyeksikan terus berkembang, mendukung digitalisasi ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

OJK Resmi Atur Ketat Kegiatan Usaha Bullion Bank dengan Sejumlah Regulasi

KT1 10 Dec 2024 Investor Daily (H)

OJK resmi mengatur kegiatan usaha bulion bank dengan menetapkan sejumlah regulasi ketat. Salah satunya syarat utama yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha jasa keuangan adalah memiliki modal minimum sebesar Rp 14 triliun. Syarat tersebut ditetapkan lantaran kegiatan usaha bulion merupakan bisnis berisiko, terlebih saat ini baru tahap awal. Sehingga perlu lembaga jasa keuangan yang sudah memilki modal kuat, serta infrastruktur. "Kami lihat ini bagian bisnis berisiko, maka selain modal yang tingi juga harus ada backup dalam bentuk jaminan kolateral baik deposito setara kas senilai emasnya.

Ini untuk mencegah risiko kegagalan, ini memang dirasa berat, tapi ini the best practice di negara lain," ungkap Kepala Departemen Pengaturan  dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaann Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Ahmad Nasrullah pada Media Briefing. OJK menekankan bahwa kegiatan bullion bank bertujuan untuk mengoptimalkan emas yang dimiliki masyarakat agar memberikan manfaat ekonomi yang besar. Nantinya LJK yang mengajukan izin usaha kepada OJK dapat melakukan empat kegiatan, antara lain simpanan emas, pembiyaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas. (Yetede)

Akankah emas tergantikan oleh bitcoin

KT3 09 Dec 2024 Kompas

Begitu harga bitcoin mencapai 100.000 USD atau Rp 1,6 miliar, berbagai media mencatatnya sebagai sejarah. Mereka kemudian membahas masa depan aset kripto ini. Salah satu yang muncul adalah apakah kelak bitcoin bisa menggantikan emas sebagai store of value? Bitcoin yang baru saja untuk pertama kalinya mencapai nilai sebesar itu merupakan tonggak bagi sejarah aset kripto. Lembaga riset Bernstein menyebutkan, capaian ini menempatkannya di jalur untuk menggantikan emas sebagai penyimpan nilai teratas dalam ekonomi dunia, kata Bernstein. ”Keyakinan kami pada bitcoin melampaui sebuah siklus yang tidak menentu,” kata Managing Director and Senior Analyst, Global Digital Assets di Bernstein, Gautam Chhugani seperti dikutip laman Business Insider. Ia memperkirakan bitcoin terus naik setidaknya hingga akhir 2025.

Menurut Investopedia, store of value pada dasarnya adalah aset, komoditas, atau mata uang yang dapat disimpan, diambil kembali, dan dipertukarkan di masa mendatang tanpa mengalami penurunan nilai. Dengan kata lain, untuk masuk ke dalam kategori ini, barang yang diperoleh harus, seiring berjalannya waktu, bernilai sama atau lebih tinggi. Emas dan logam lainnya adalah contoh komoditas store of value karena masa simpannya pada dasarnya bersifat abadi. Bagi investor, aset berbunga seperti obligasi Treasury AS (T-bond) juga memenuhi syarat karena mempertahankan nilainya sambil menghasilkan pendapatan. Intinya, orang yang memegang aset tersebut tidak akan cemas karena tidak terjadi penurunan nilai. Apakah kemudian bitcoin benar-benar bisa menggantikan emas. Aset kripto memang telah melonjak sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden di AS. Berbagai pengakuan dan penerimaan dari institusi finansial turut menyebabkan aset kripto makin mendapat tempat. (Yoga)


Emas Tetap Primadona di Tengah Ketidakpastian

HR1 07 Dec 2024 Kontan (H)
Tahun 2025 diproyeksikan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pasar komoditas global, dengan prospek melemahnya harga komoditas secara umum akibat perlambatan ekonomi global, khususnya di Tiongkok. Ibrahim Assuaibi, Direktur Laba Forexindo Berjangka, mengungkapkan bahwa ketegangan geopolitik yang mereda serta pemulihan ekonomi Tiongkok yang belum signifikan menjadi faktor utama pelemahan permintaan, khususnya untuk energi seperti minyak dan batubara. Harga batubara diperkirakan berada di bawah US$ 100 per ton, sementara minyak mentah diproyeksikan di kisaran US$ 50 hingga US$ 80 per barel.

Namun, sentimen positif datang dari tren energi hijau, yang diperkirakan akan meningkatkan permintaan untuk komoditas seperti nikel dan timah. Lukman Leong, Analis Doo Financial Futures, memproyeksikan harga emas akan tetap kuat sebagai aset safe-haven, dengan potensi mencapai US$ 3.000 per ons troi di 2025, didukung oleh permintaan bank sentral sebagai cadangan devisa.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menegaskan pentingnya diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko dalam menghadapi ketidakpastian pasar, terutama yang dipicu oleh kebijakan tarif yang mungkin diimplementasikan oleh pemerintahan Donald Trump. Kebijakan semacam itu dapat memperburuk prospek komoditas melalui potensi perang dagang dan perlambatan ekonomi global.

Investor disarankan untuk memanfaatkan momentum pelemahan harga komoditas untuk strategi buy on weakness di pasar fisik, sembari berfokus pada tren jangka panjang seperti energi terbarukan dan kendaraan listrik yang diprediksi mendukung permintaan logam industri.

Antam siap memperjualbelikan emas yang diolah PT Freeport Indonesia

KT3 08 Nov 2024 Kompas

PT Aneka Tambang Tbk atau Antam siap memperjualbelikan emas yang diolah PT Freeport Indonesia. Kerja sama ini menyudahi impor ingot emas atau emas batangan oleh Antam untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mendukung hilirisasi emas yang dikerjakan Freeport. Kedua perusahaan meresmikan kerja sama tersebut dalam acara penandatanganan perjanjian jual beli emas di Jakarta, Kamis (7/11). Acara ini disaksikan oleh holding perusahaan tambang BUMN, PT Mineral Industri Indonesia Persero (Mind Id), Kementerian ESDM, serta Kementerian BUMN. Dirut Antam Nicolas D Kanter dalam sambutannya menyampaikan, Freeport akan menyediakan 30 ton emas batangan setiap tahun. Nilai jual beli yang direncanakan untuk lima tahun ke depan senilai 12,5 miliar USD atau Rp 200 triliun bergantung pada harga emas.

”Ini adalah wujud nyata program hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam yang merupakan 17 program prioritas pemerintah,” kata Nicolas. Kerja sama ini, membantu Antam mengurangi dependensi kepada importasi. Antam sebagai perusahaan pelat merah akan menghemat ratusan triliun rupiah yang bisa disimpan sebagai devisa negara. Antam sendiri memiliki lahan tambang sumber emas. Namun, cadangan tambang emas mereka di Jabar dan Banten pada tahun 2021 tinggal menyimpan 1,02 juta dry metric ton (dmt) cadangan bijih emas, setara 6,31 ton logam emas. Sementara sumber daya mineral emas konsolidasian Antam pada tahun 2021 tercatat sebesar 6,75 juta dmt atau setara 32,25 ton logam emas. Dari jumlah tersebut, emas yang terjual dari produksi tabang milik Antam jauh lebih kecil dan terus menipis. Tahun 2023, volume produksi mereka hanya 1,21 ton. Sementara pada tahun yang sama, Antam mampu menjual 26,13 ton emas. Bahkan, pada 2024, kata Nicolas, ada kebutuhan emas sebanyak 37-38 ton. (Yoga)


Kemilau Emas Terus Bersinar Sebagai Pilihan Investasi yang Relatif Aman dan Stabil

KT1 18 Oct 2024 Investor Daily (H)
Ditengah ketidakpastian ekonomi dan volatilitas global, kemilau emas terus bersinar sebagai pilihan investasi yang relatif aman  dan stabil bagi para investor. Menyadari daya tarik logam mulia ini bagi masyarakat, perbankan syariah pun makin serius menggarap bisnis emas. Emas telah lama dianggap sebagai aset safe-haven, menawarkan perlindungan terhadap inflasi dan fluktuasi nilai mata uang. Terlebih harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada Kamis (17/10/2024) sempat bertengger di level Rp1.496.000 per gram. Ini mengukit rekor tertinggi harga emas Antam. Melihat tren kenaikan harga emas, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga mencatatkan  kinerja yang positif, dimana bisnis emas bank syariah terbesar di Indonesia per Agustus 2024 melesat 54% dengan total pertumbuhan  Rp3,6 triliun. Dari nilai tersebut, didominasi oleh produk cicil emas yang naik Rp2,56 triliun atau melesat 130,38% (year on year/yoy), sedangkan untuk gadai emas meningkat Rp1,02 triliun atau 21,88% (yoy). (Yetede)

Meski Terkoreksi, Harga Emas Masih Berpotensi Bersinar

HR1 07 Oct 2024 Kontan

Harga emas kembali memudar. Dalam sepekan terakhir, harga emas terkoreksi turun. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas spot bertengger di level US$ 2.652 per ons troi per Jumat (4/10). Jika diakumulasi dalam sepekan, harga emas di pasar spot sudah luruh 0,21%. Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo menilai, melemahnya harga emas dipicu data membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS). Terbaru, data tenaga kerja AS menunjukkan ada penambahan 254.000 pekerjaan, melampaui ekspektasi 150.000. Sejalan dengan itu, tingkat pengangguran di AS pada September turun menjadi 4,1%, dari sebelumnya 4,2% di bulan Agustus. Sutopo mencermati, harga emas masih ditopang sentimen geopolitik di Timur Tengah. Pasar memantau dengan cermat perkembangan di Timur Tengah, karena ketakutan meningkat. Dalam kondisi tersebut, investor bisa meningkatkan kepemilikan di aset safe haven seperti emas. Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong melanjutkan, investor saat ini mengantisipasi potensi serangan balik Israel terhadap Iran. Ia memperkirakan, harga emas berpotensi melewati US$ 2.700 per ons troi. Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi sepakat, ke depan, harga emas berpotensi mengkilat. "Pekan ini saya memperkirakan harga emas level tertingginya US$ 2.670 per ons troi," ujarnya.