;

Delisting Makin Marak, Perketat Seleksi IPO

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Investor Daily (H)
BEI mengeluarkan daftar 50 saham yang terancam dicoret dari pencatatan (delisting), karena sudah disusppensi selama enam bulan lebih. Sejumlah kalangan lantas meminta BEI memperketat seleksi  perusahaan yang berencana  menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Dengan memperketat seleksi IPO, hanya emiten berkualitas yang bisa melantai di bursa. Ini akan mencegah kerugian para investor ritel. Sebab, ketika suatu saham terkena delisting, pemegang saham ritel akan sulit  mendapatkan dananya kembali, apalagi jika perusahaan terkait bangkrut. Pada prinsipnya, perusahaan yang bangkrut dan dilikuidasi, prosesnya harus melalui penetapan pengadilan. (Yetede)

Pertumbuhan Kredit Dua Digit Bakal Tercapai

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Investor Daily (H)
Memasuki paruh kedua tahun ini, kinerja industri perbankan masih menunjukkan pertumbuhan positif. Hal tersebut menunjukkan optimisme perbankan dimana pertumbuhan kredit dua digit di akhir 2024 bisa dicapai. CEO Citibank N.A (Citi Indonesia) Batara Sianturi mengatakan, pihaknya meyakini secara keseluruhan industri perbankan masih bisa mencetak  kinerja yang baik. Seperti target dari BI untuk pertumbuhan kredit berkisar 10-12% di akhir tahun ini. "Kredit optimis di double digit 10-12%, cukup terjaga, mungkin DPK (dana pihak ketiga) 5-10% digit, tapi semua price in ada rat cute satu kali atau dua kali proyeksi market, ujungnya lower interest," imbuh Barata. (Yetede)

MIND ID Jadi Pembeli Nikel Vale

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Investor Daily (H)
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) atau PTVI bakal menjual produk nikel kadar tinggi (saprolite) dan rendah (limolite) kepada BUMN Holding Pertambangan, PT Mineral Industri Indonesia alias MIND ID, mulai 2026 mendatang. Kepastian adanya pembeli produk NICO ini menjadi sentimen segar di tengah proyeksi harga nikel yang menantang.  Kepastian MIND ID bertindak sebagai pembeli (offtaker) produk-produk nikel INCO tersebut diperoleh setelah  kedua belah pihak bersepakat  menandatangani perjanjian kerangka kerja offtaker bijih 28 Juni 2024. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia Natasya Suherto menjelaskan, perseroan akan memberikan hak kepada MIND ID untuk memilih sekaligus membeli bijih saprolit dan atau limonit tertentu yang diproduksi INCo sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam perjanjian. (Yetede)

Keramik Impor Bisa Kena BMAD hingga 199%

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Investor Daily
Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) telah merilis hasil laporan akhir penyelidikan antidumping pengenaan Bea Masuk Antidumping (BMAD) terhadap impor Indonesia ubin keramik yang  berasal dari China. Diharapkan gerak cepat pemerintah  untuk segera merilis aturannya. Ketua Umum Asosiasi Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menernagkan, pihaknya mendapat info dari Komisi Anti Dumping Indonesia  akan menerapkan besar BMAD mulai 100,12% sampai dengan 155% untuk kelompok berkepentingan yang kooperatif dan 199% untuk mereka yang tidak kooperatif. "Kelompok yang dimaksud tersebut adalah para importir. Asaki memohon atensi dan gerak cepat dari Mendag dan Menkeu untuk segera mengeluarkan PMK BMAD untuk produk ubin keramik impor dari China," kata dia. (Yetede)

Risiko Tinggi Bunga Bank Digital

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Tempo
Belakangan ini, banyak bank digital di Tanah Air berlomba-lomba menawarkan suku bunga deposito setinggi langit. Beberapa bank dengan berani menawarkan suku bunga deposito hingga 10 persen. Padahal tingkat suku bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) “hanya” 4,25 persen untuk bank umum. 

Berdasarkan pantauan data per awal Juli 2024, ada beberapa bank digital yang menawarkan suku bunga deposito tinggi. Bank Jago, misalnya, menawarkan suku bunga deposito 5,25 persen untuk simpanan di atas Rp 100 juta. Allo Bank sebesar 6 persen untuk simpanan di atas Rp 1 miliar. Lalu ada Bank Raya Indonesia sebesar 4-6 persen, Seabank 5-6 persen untuk simpanan minimal Rp 1 juta, serta Bank Jasa Jakarta (Bank Saqu) sebesar 10 persen untuk simpanan minimal Rp 1 juta. 

Selanjutnya ada Bank Neo Commerce yang menawarkan bunga 5,50-8 persen untuk simpanan minimal Rp 100 ribu. Krom Bank hingga 8,75 persen. Bank Amar hingga 9 persen untuk simpanan minimal Rp 100 ribu. Sedangkan Bank Digital BCA sebesar 4,75 persen untuk simpanan minimal Rp 1 juta. Tingginya suku bunga itu sebetulnya menyimpan risiko. (Yetede)

Berharap Bantuan Pakar Siber

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Tempo
Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumpulkan sejumlah pakar keamanan siber serta asosiasi teknologi informasi, Rabu siang kemarin. Mereka membahas tata kelola dan upaya memulihkan Pusat Data Nasional Sementara 2 yang dibobol oleh peretas.   Dalam pertemuan tersebut, pakar siber, asosiasi, dan pelaku industri IT mencecar Kementerian Komunikasi mengenai tata kelola Pusat Data Nasional yang memungkinkan dibobol oleh peretas. Namun rapat yang dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi, Sarwoto Atmosutarno, itu tidak memuaskan para pakar siber. 

Seorang peserta rapat mengatakan Kementerian Komunikasi hanya menjawab normatif saat ditanyai mengenai peretasan Pusat Data Nasional. Penjelasan Kementerian Komunikasi kepada para pakar digital itu hampir serupa dengan penjelasan pemerintah ke awak media.  “Kemenkominfo tidak menjelaskan penyebab Pusat Data Nasional bisa diretas,” kata pakar digital ini, Rabu kemarin.

Ia mengatakan pertemuan itu berlangsung sekitar tiga jam. Selama diskusi, kata sumber Tempo ini, pihak Kementerian Komunikasi tidak membeberkan nasib data pada Pusat Data Nasional yang terenkripsi. Kementerian Komunikasi juga tak bersedia mengungkap hasil investigasi forensik mereka. Meski begitu, pihak Kementerian Komunikasi mengakui bahwa pengelola Pusat Data Nasional tidak mematuhi tata kelola, kurang disiplin, dan tak memperhatikan manajemen risiko sehingga pengelola data negara itu dibobol oleh peretas. (Yetede)

Risiko Pencucian Uang di Family Office

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Tempo
PRESIDEN Joko Widodo alias Jokowi mengumpulkan para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, pada Senin pagi, 1 Juli 2024. Dalam persamuhan itu, Jokowi membahas usul Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ihwal rencana menggaet family office ke Tanah Air. Lewat family office, Luhut yakin pemerintah bisa menarik kekayaan dari negara lain untuk pertumbuhan ekonomi nasional.  Family office merupakan perusahaan bisnis swasta yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan kekayaan setidaknya US$ 50-100 juta. Kebutuhan yang dimaksudkan antara lain manajemen keuangan, perencanaan pajak, dan filantropi. Sejumlah entitas tersebut beroperasi secara privat sehingga dapat melindungi kekayaan keluarga ultrakaya. Perusahaan family office tak perlu terdaftar atau mengajukan izin dari otoritas karena tidak mengelola dana pihak ketiga. 

Menurut Luhut, untuk mendatangkan family office ke Tanah Air, Indonesia akan membentuk wealth management centre (WMC). Pilihannya di antaranya di Bali ataupun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pemerintah sepakat membentuk satuan tugas untuk merancang dan menyiapkan implementasi program dalam sebulan ke depan. Luhut menilai Indonesia punya peluang untuk mengembangkan WMC. Sebab, peningkatan jumlah aset finansial dunia yang diinvestasikan di luar negara asal diproyeksikan terus meningkat. Ia merujuk pada data The Wealth Report yang menyebutkan populasi individu superkaya di Asia diperkirakan tumbuh sebesar 38,3 persen pada 2023-2028. Tercatat sekitar US$ 11,7 triliun dana kelolaan family office di dunia.  (Yetede)


Setelah Peretas Berjanji Beri Kunci PDN

Yuniati Turjandini 04 Jul 2024 Tempo
KELOMPOK  peretas Brain Cipher mengklaim sudah memberikan decryptor atau kunci untuk membuka data pada Pusat Data Nasional Sementara yang diretasnya, Rabu, 3 Juli 2024. Akun media sosial X milik perusahaan intelijen siber StealthMole mengunggah tangkapan layar pengumuman Brain Cipher tersebut.

Decryptor itu diserahkan satu hari setelah Brain Cipher berjanji akan memberikan kunci datanya ke pemerintah. Janji itu disertai permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia. Brain Cipher juga membeberkan alasan mengapa mereka menyerang Pusat Data Nasional yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Mereka mengatakan pusat data merupakan industri yang membutuhkan investasi besar. Sehingga sebanyak 99 dari 100 perusahaan harus membayar jika mereka berada dalam situasi tertekan. “Dalam kasus ini, serangan sangat mudah, sehingga kami hanya memiliki waktu sebentar untuk membuka data dan mengenkripsi ribuan terabit informasi,” kata Brain Cipher dalam tangkapan layar yang diunggah akun X @stealthmole_int pada Rabu, 3 Juli 2024. Brain Cipher menyertakan tautan alamat untuk mengunduh decryptor dengan disertai panduan menggunakannya. (Yetede)

Dilema Hubungan Dagang Indonesia-China

Hairul Rizal 04 Jul 2024 Kontan (H)

Alarm keras berbunyi dari industri manufaktur Indonesia! Industri tekstil bahkan jauh-jauh hari sudah berteriak SOS, kencang. Impor tekstil dari bahan baku sampai pakaian jadi menyerbu pasar Indonesia. Kelebihan pasokan di Negara Panda itu membuat mereka mencari pasar baru. Indonesia menjadi pasar empuk bagi China. Regulasi yang longgar serta pengawasan yang loyo membikin serbuan tekstil dana barang-barang lain dari China sulit dibendung. Apalagi Indonesia juga membuka lebar-lebar pintu investasi langsung dari China. Kondisi ini menjadi dilematis. Satu sisi, Indonesia membutuhkan investasi langsung, sisi lain jika tanpa pengaturan serius, industri manufaktur kita sulit bisa mengembang. Penanaman modal asing (PMA) asal China menempati posisi ketiga pada kuartal I-2024 senilai US$ 1,87 miliar. Di tahun-tahun sebelumnya, PMA asal China selalu menempati urutan kedua setelah pemodal dari Singapura. Pun dengan hubungan dagang, China selama ini menjadi mitra utama dagang kita. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor nonmigas Indonesia ke China dari Januari-Mei 2024 senilai US$ 22,37 miliar atau 22,92% total ekspor nonmigas, terbesar dibanding negara lain. Purchasing Managers Index (PMI) bulan Juni yang dirilis S&P Global juga menunjukkan, meski dustri manufaktur kita masih berada dalam zona ekspansi (tecermin dari angka indeks di atas 50), PMI Juni itu mendekati ambang batas menuju kontraksi, yakni 50,7. 

Salah satu kebijakan yang jadi momok industri adalah Peraturan Menteri Perdagangan No 8/2024, yang merevisi Permendag No. 37/2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Aturan ini menjadi bumerang industri nasional, terutama di sektor tekstil, alas kaki, barang elektronik, hingga keramik. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyodorkan enam poin masukan. Salah satunya, merekomendasikan pemerintah membentuk Satgas Pemberantasan Impor Ilegal untuk menertibkan barang impor ilegal yang kini membanjiri pasar. "Kami berharap jalur masuk ilegal (illegal import) ditindak tegas," kata Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia Wisnu W. Pettaloloa, kemarin. Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) juga minta pemerintah bergerak cepat, termasuk merilis BMAD untuk ubin keramik impor dari China. Ketua Umum Asaki Edy Suyanto bilang, mendapat laporan dari Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) bahwa China terbukti melakukan dumping berdasarkan serangkaian proses penyelidikan dan verifikasi lapangan ke negara itu. Meski begitu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengingatkan kebijakan bea masuk tak dapat menjawab masalah untuk menangkal gempuran impor. Bukan mustahil, malah menimbulkan masalah baru.

Ekonomi Sirkular Dorong PDB Rp 600 Triliun

Hairul Rizal 04 Jul 2024 Kontan

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mendorong Indonesia untuk bisa mengimplementasikan ekonomi sirkular untuk mewujudkan ekonomi hijau. Menteri PPN/.Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bilang, penerapan ekonmi sirkular pada lima prioritas yaitu pangan, elektronik, kemasan plastik, konstruksi dan tekstil akan mendorong produk domestik bruto (PDB) Indonesia, "Peningkatan PDB hingga Rp 638 Triliun pada tahun 2030," kata dia, Rabu (3/7).

Pilihan Editor