;

Sektor Pertumbuhan Investasi

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Investor Daily (H)
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tengah mengindentifikasikan sektor investasi dan insentif yang dibutuhkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% dalam berapa tahun ke depan. Ini dilakukan beriringan dengan upaya pemerintah untuk memastikan target investasi terbesar Rp 1.650 triliun hingga akhir tahun 2024 nanti bisa tercapai. Wakil Menteri Investasi/Kepala BKPM Yuliot Tanjung mengatakan, saat ini pemerintah terus melakukan konsolidasi untuk mencapai nilai investasi yang memiliki peran vital terhadap perekonomian nasional. Apalagi, pertumbuhan ekonomi sebesar 8% diyakini hanya bisa dicapai dengan motor utama investasi melalui penekanan pada sektor investasi melalui penekanan pada sektor investasi yang tepat serta insentif yang sesuai. (Yetede)

Pertumbuhan Industri Otomotif

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Investor Daily (H)
Ajang otomotif terbesar di Asia tenggara ini dinilai jauh lebih ramai dan meningkat dibanding tahun lalu. Tahun ini merupakan tahun keenam secara berturut Astra Financial bertindak sebagai sponsor platinum di perhelatan GIIAS sejak 2018. Sepuluh unit bisnis yang tergabung  dalam Astra Financial, yaitu  FIFGROUP, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF), Asuransi Astra, Astra Life, SEVA, dan Bank Saqu hadir dengan performa kinerja yang memuaskan. Director-in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin dalam keterangannya menyampaikan, Astra Financial berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan  industri otomotif nasional melalui keterlibatan sebagai sponsor platinum GIIAS 2024. Melihat antusiasme masyarakat, Astra Financial serta sembilan unit bisnisnya juga akan hadir ada rangkaian GIIAS di Surabaya pada 28 Agustus hingga 1 September 2024. (Yetede)

Pembangunan IKN Sesuai Perencanaan

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Investor Daily (H)
Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, merupakan pekerjaan besar yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang ada, tanpa terburu-buru. Presiden mengatakan di IKN dilakukan sesuai tahapan dan rencana yang ada.  "Ini pekerjaan besar menyangkut rentang waktu yang bisa 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun. Ini bukan pekerjaan hanya setahun-dua tahun. Banyak berpikir kita ini ngejar-ngejar. Enggak," kata Jokowi. Presiden Jokowi menyebutkan masih ada tahap pekerjaan penyelesaian akhir (finishing) hingga pembersihan di sejumlah area, terutama  di Kantor Presiden atau istana garuda menjelang Upacara Peringatan HUT ke-79 RI di IKN. "Kalau 17 Agustus enggak ada masalah, ini udah bersih-bersih. Tapi memang perlu pekerjaan besar meskipun bersih-bersih, finishing akhir tapi masih pekerjaan besar," kata Presiden Jokowi. (Yetede)

Toyota Mencatatkan Kenaikan 11%

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Investor Daily
PT Toyota Astra Motor (TAM) berhasil mencatatkan 4.245 unit Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada ajang GIIAS 2024. Hasil ini menunjukkan kenaikan 11% bila dibandingkan GIIAS tahun lalu. Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandi menerangkan, penyumbang terbesar  adalah kijang Innova Zenix, Avanza, dan Veloz. Tercatat model Toyota Kijang Innova Zenix dan Zenix Hybrid mendominasi 80% dari total pemesanan di TAM selama gelaran GIIAS 2024. "Jadi mungkin ini salah satu tanda adanya perbaikan market mobil Indonesia. Toyota Kijang Innova Zenix  masih mendominasi, disusul kombinasi Avanza dan Veloz. Dimana Innova telah dipesan sebanyak 981 unit dan rasanya telah closing di GIIAS bisa 1.000 unit. Serta Avanza-Veloz dipesan sebanyak 929 unit SPK," Jimmi. (Yetede)

Revisi Undang-Undang TNI dan Polri

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Tempo
Khairul Fahmi beberapa kali menerima keluhan dari prajurit Tentara Nasional Indonesia berpangkat tamtama dan bintara. Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies ini mengungkapkan, pada beberapa pertemuan dengan sejumlah prajurit dalam satu tahun terakhir, mereka mengeluhkan hal yang umumnya sama. Khairul menyebutkan para prajurit tersebut mengeluhkan usulan perpanjangan masa dinas hingga usia 58 tahun yang tertuang dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. "Mereka tak ingin masa pensiun bertambah," ujarnya saat dihubungi pada Senin, 29 Juli 2024.

Para prajurit itu, kata Khairul, sadar bahwa mereka tidak akan bisa lagi mendapat kenaikan pangkat, bahkan jabatan fungsional. Mereka hanya berpikir untuk mempersiapkan hari tua setelah pensiun di umur 53 tahun sesuai dengan Undang-Undang TNI. Memasuki masa pensiun, mereka ingin mencoba membuka bisnis baru atau mencari pekerjaan lain sebelum berusia 60 tahun. "Kalau terlalu dekat dengan usia 60 tahun, mereka khawatir tidak lagi produktif," ucapnya.

Menurut Khairul, penambahan batas usia pensiun hanya menguntungkan matra TNI Angkatan Darat, tapi tidak bagi matra TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara. TNI AD memiliki banyak kesatuan teritorial, seperti komando rayon militer, komando daerah militer, dan komando distrik militer. Sedangkan matra TNI AL dan TNI AU memiliki kesatuan teritorial terbatas.  

Di sisi lain, penambahan batas usia pensiun juga berhubungan dengan kualitas prajurit TNI. Khairul mencontohkan, dalam mengoperasikan skuadron udara, prajurit TNI AU memerlukan ketelitian dan kehati-hatian. Prajurit berumur di atas 50 tahun berisiko mendapat bahaya besar ketimbang prajurit usia produktif. "Meski fisik sehat, bisa saja mata mulai minus dan kekuatan mengangkat beban berkurang," katanya. (Yetede)

Kampung Narkoba Terbesar di Indonesia

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Tempo
Kampung Boncos di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, dikenal sebagai salah satu kampung narkoba terbesar di Indonesia. Peredaran narkoba di kampung ini pun tak berhenti meskipun polisi berkali-kali melakukan penggerebekan dan penangkapan. Terakhir, Kepolisian Resor Jakarta Barat menangkap 46 orang di kampung itu pada 17 Juli 2024. 

Situasi Kampung Boncos sekilas tampak seperti permukiman biasa saat Tempo bertandang ke sana pada Senin siang kemarin. Jejeran sepeda motor terparkir rapi di lahan kosong di sebuah mulut gang kecil yang terletak di Jalan Kota Bambu Selatan VII itu. Dijaga sejumlah pemuda, lahan ini menjadi tempat parkir bagi para pengunjung yang ingin masuk ke kampung itu. “Itu tempat parkir bagi mereka yang ingin ‘belanja’ di sana,” kata Supri, bukan nama sebenarnya, salah satu warga di kampung itu.  Belanja yang dia maksudkan adalah transaksi jual-beli narkoba. Berada di area padat penduduk, gang tersebut hanya muat dilalui dua orang dewasa secara berpapasan. Di mulut gang, seorang laki-laki berjaga sambil berkata, “Mau?” kepada setiap pengunjung yang datang. Gang itu pun bercabang tidak beraturan sampai tembus ke sebuah tanah lapang. 

Supri menyatakan para pengunjung itu berasal dari berbagai tempat. Pengunjung yang datang, menurut dia, pun berasal dari berbagai profesi, usia, dan jenis kelamin. Mereka ada yang hanya membeli narkoba lalu pergi, tapi ada juga yang menikmati barang haram tersebut di bedeng-bedeng yang disediakan. Pemandangan seperti itu, menurut Supri, terjadi sepanjang hari, tapi lebih ramai pada malam hari. “Warga di sini sebenarnya sudah resah,” tuturnya. Sebagai warga yang tumbuh besar di sana, Supri mengatakan perdagangan narkoba di sana berlangsung sejak 1990-an. Hal serupa dikatakan dua rekannya, Mamat dan Burhan, juga bukan nama sebenarnya. Menurut Mamat, nama asli wilayah itu adalah Kampung Kiapang. Nama Kampung Boncos mulai digunakan setelah wilayah itu banyak dihuni pendatang yang bekerja sebagai pengepul barang rongsokan atau disebut boncosan pada awal 1990-an. (Yetede)

Kapan Layaknya Pensiun Tentara dan Polisi

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Tempo
Sejumlah pengamat keamanan menilai usulan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia dan Undang-Undang Kepolisian RI tidak ada urgensinya. Revisi tersebut dinilai tidak dirumuskan untuk memperkuat profesionalisme serta kesejahteraan anggota TNI dan Polri. Revisi malah menambah masalah baru dan menghidupkan dwifungsi. Salah satu hal yang disorot adalah penambahan waktu aktif berdinas sehingga menunda masa pensiun. Direktur Imparsial Ghufron Mabruri mengatakan penambahan usia pensiun akan menambah panjang perwira non-job. Penambahan masa dinas akan membuat seorang prajurit mengisi lebih lama jabatan tertentu. Bila usul itu diterima, pegiat hak asasi manusia ini mengatakan, akan berpotensi surplus perwira non-job. "Penambahan usia pensiun juga mengacaukan sistem kaderisasi," kata Ghufron saat dihubungi, kemarin.

Menurut Ghufron, surplus perwira non-job merupakan masalah yang belum diselesaikan TNI. Mereka justru menempatkan TNI di kementerian dan lembaga sipil. Padahal masalah surplus ini bisa diselesaikan dengan memperbaiki sistem seleksi dan rekrutmen. Penambahan itu juga berdampak pada macetnya pengelolaan jenjang karier dan kepangkatan. Peneliti HAM dan sektor keamanan Setara Institute, Ikhsan Yosarie, mengatakan perluasan jabatan sipil bagi prajurit TNI dapat membuka ruang terjadinya politik akomodasi bagi militer. Dampak jangka panjangnya menimbulkan utang budi politik karena semua ruang kementerian dan lembaga tersebut dibuka berdasarkan kebijakan presiden, yang notabene merupakan produk politik hasil kontestasi pemilihan umum. (Yetede)

Gerakan Perlindungan HAM Yang Dimanipulasi Politik

Yuniati Turjandini 30 Jul 2024 Tempo
Tren global hari ini memperlihatkan bagaimana pemajuan dan penegakan hak asasi manusia (HAM), yang tertera pada berbagai macam hukum internasional, tidak diimplementasikan dengan baik. Kebangkitan populisme menjadi salah satu faktor yang cukup mempengaruhi pemajuan dan penegakan HAM di berbagai negara. Narasi HAM dibajak untuk kepentingan pemenangan pemilu yang dianggap sebagai formalitas dan menguntungkan kelompok-kelompok elite maupun bisnis. Politik populisme berkisar pada sosok karismatik yang menarik dan mengklaim dapat mewujudkan keinginan rakyat, demi mengkonsolidasikan kekuasaan mereka sendiri. Dalam bentuk politik yang dipersonalisasi ini, partai politik kehilangan arti pentingnya, dan pemilu akhirnya hanya berfungsi untuk menegaskan otoritas pemimpin ketimbang mencerminkan kesetiaan masyarakat yang berbeda-beda.

Kehadiran populisme otoriter ditandai dengan munculnya nasionalisme ekstrem, rasisme, konspirasi, dan pengkambinghitaman kelompok marginal. Berbagai hal itu masing-masing digunakan untuk mengkonsolidasikan kekuasaan pemimpin, mengalihkan perhatian publik dari kegagalan pemimpin, atau menyembunyikan sifat buruk pemimpin dari masyarakat, sekaligus menjadi penyebab masalah ekonomi atau sosial (Munnro, 2024). Hal ini tentunya menjauhkan isu HAM yang marwah sesungguhnya berkaitan dengan kepentingan rakyat. Isu HAM juga berhubungan erat dengan kewajiban negara untuk melindungi, menghormati, dan memenuhi HAM. Namun jalinan tersebut terputus karena adanya pembajakan interpretasi dari definisi hak asasi manusia. (Yetede)

PENGELOLAAN TAMBANG, Haedar: Kami Tak Mengejar Untung

Yoga 29 Jul 2024 Kompass (H)

Pimpinan Pusat Muhammadiyah memutuskan menerima tawaran pemerintah untuk mengelola tambang. Langkah serupa telah diambil Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, pengelolaan tambang oleh Muhammadiyah ini demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial. ”Kami tidak mengejar keuntungan. Karena kalau mikir diri sendiri, insya Allah Muhammadiyah sudah cukup,” kata Haedar dalam konferensi pers seusai Konsolidasi Nasional Muhammadiyah, Minggu (28/7) di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan Universitas Aisyiyah Yogyakarta, DI Yogyakarta. Melalui PP No 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP No 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Batubara, ormas keagamaan dapat diprioritaskan sebagai penerima penawaran izin usaha pertambangan.

KH Ulil Abshar-Abdalla mengatakan, posisi PBNU adalah menerima kebijakan pemerintah itu. NU akan mengelola tambang secara profesional (Kompas, 27/6/2024). Haedar menyatakan, Muhammadiyah ingin mewujudkan pengelolaan tambang yang tidak merusak lingkungan dan tidak menimbulkan konflik serta disparitas sosial. Namun, ia mengakui, tidak mudah mengelola tambang yang bisa menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan tidak merusak lingkungan, tapi, selama ini Muhammadiyah memiliki pengalaman mengelola unit usaha di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga perhotelan. ”Maka, menjadi tantangan bagi kami jika IUP (izin usaha pertambangan) ini kami manfaatkan melalui badan usaha kami. Kami akan mengelolanya dengan cara saksama dan mengeliminasi hal-hal problematik,” ucap Haedar. (Yoga)


Festival Suara Memperkuat Pariwisata Bali

Yoga 29 Jul 2024 Kompas

Pergelaran Festival Suara berhasil mendatangkan ribuan turis mancanegara ke Tabanan, Bali. Tidak hanya mendatangkan musisi lokal dan internasional, festival ini juga mengajak para turis untuk mengenal sejumlah budaya Bali dengan menampilkan pertunjukan tari kecak, joged bumbung, hingga pertunjukan barong. Pengunjung dapat ikut kelas tari Bali dibimbing praktisi setempat. Tarian para penari kecak membius ratusan pengunjung yang didominasi turis mancanegara di Festival Suara, di Nuanu, Tabanan. Bali, Sabtu (27/7) sore. Warga Australia, Carlotte (28) terkesan melihat tari kecak. Suara kerincingan di kaki para penari, dinilai Carlotte, membuat tarian ini seperti diiringi musik alami.

”Saya senang. Selain melihat pertunjukan musik, saya juga belajar budaya Bali di sini. Ini ketiga kalinya saya ke Bali. Orang-orang di sini sangat ramah,” ujarnya.Festival Suara di Nuanu menampilkan pertunjukan musik dan banyak spot yang bisa dikunjungi, seperti Aurora Park, Magic Garden, dan Luna Beach Club. Warga asal Jakarta, Eka (29), sangat menikmati Festival Suara di Nuanu. Ia mengatakan tertarik dengan festival ini karena banyak disc jockey (DJ) yang tampil. ”Selain menikmati musik dan seni, saya penasaran dengan Luna Beach Club di Nuanu. Saya tahu Festival Suara dari media sosial dan teman,” kata Eka, yang membeli tiket untuk tiga hari berturut-turut.

Nuanu merupakan kota kreatif di Tabanan, Bali, dimana seni, teknologi, dan alam berpadu memberi inspirasi bagi para pengunjung. Nuanu bertujuan untuk menjadikan Bali sebagai pusat gaya hidup berkelanjutan yang menghormati nilai-nilai lokal. Founder Nuanu dan Co-founder Festival Suara, Sergey Solonin, mengatakan, melalui Festival Suara yang penuh warna dan beragam, Nuanu ingin merayakan semangat artistik dan inovasi yang diusungnya. Ia berharap, Nuanu dapat memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kreativitas dan budaya yang menarik pengunjung dari seluruh dunia. ”Festival ini bertujuan untuk mendorong pariwisa internasional, pertumbuhan ekonomi lokal, dan inisiatif keberlanjutan,” katanya. Pengunjung Festival Suara diharapkan bisa lebih dari 4.000 orang.

Dalam festival ini ada penampilan sejumlah warisan budaya Bali, seperti pertunjukan tradisional tari kecak, joged bumbung, pertunjukan barong, serta rangda. Ada pertunjukan sejumlah artis yang berjalan dengan tiang tinggi dari Bali Circus Academy. Ada pula pemain api ”Fiery Pixie”, serta pertunjukan dari artis akrobatik dengan simpai dan kain sutra dari Moving Stars Bali. Festival Suara juga menyajikan jajaran makanan yang menawarkan berbagai macam kuliner enak, baik lokal maupun internasional, mulai dari nasi goreng, tongseng daging, siomai, hingga pho thin to dari Vietnam. Ada pasar yang menyajikan sejumlah produk hasil kerajinan tangan dan benda yang unik, mulai dari baju, kain, hingga tas. Pengunjung dapat membeli berbagai macam barang itu. Festival Suara digelar pada 26-28 Juli 2024 pada pukul 14.00 hingga pukul 00.00. (Yoga)


Pilihan Editor