;

Sektor Manufaktur, Seperti Tekstil, Garmen, dan Alas Kaki, Melakukan PHK.

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Tempo
Korban PHK selama Januari-Agustus 2024 tercatat lebih dari 46 ribu kasus. Pelemahan sektor manufaktur menjadi pemicu utama. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah membeberkan tren peningkatan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2024. Kementerian mencatat ada lebih dari 46 ribu kasus PHK selama Januari-Agustus. Adapun pada tahun lalu PHK tercatat 64 ribu kasus.  Sektor manufaktur, seperti tekstil, garmen, dan alas kaki, paling banyak melakukan PHK. Hal tersebut seiring dengan merosotnya industri manufaktur yang terlihat dari kontraksi Purchasing Manager's Index (PMI) ke level 48,9 pada Agustus 2024. Produksi manufaktur dan permintaan baru pada Agustus 2024 menurun paling dalam sejak Agustus 2021. (Yetede)

Dugaan Penyimpangan Penyelenggara Haji 2024

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Tempo
Rapat lanjutan Panitia Khusus Angket Haji Dewan Perwakilan Rakyat atau Pansus Haji diundur selama satu jam karena menunggu kehadiran lima pejabat Kementerian Agama, Selasa siang, 3 September 2024. Kelimanya adalah Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, Direktur Bina Haji Khusus Jaja Jaelani, Kepala Subdit Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hasan Affandi, serta seorang anggota Staf Khusus Menteri Agama. Namun kelima orang tersebut tak mendatangi ruang rapat Komisi II DPR, tempat berlangsungnya rapat Pansus Haji.

Belakangan, Pansus Haji mendapat kabar bahwa sebagian dari mereka mendapat tugas khusus ke Arab Saudi sehingga tak bisa datang ke Senayan. Anggota Pansus Haji, Wisnu Wijaya, curiga atas penugasan mendadak pejabat Kementerian Agama ke Arab Saudi itu. Ia menduga mereka ke sana untuk mendahului Pansus Haji yang akan menginvestigasi dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2024 ke Arab Saudi pada 11-12 September 2024. “Kenapa mereka ke Saudi duluan? Mungkin tahu kami mau menginvestigasi,” kata Wisnu di ruang rapat Komisi II DPR, Selasa, 3 September 2024.

Ia mengatakan rapat pansus tetap dilanjutkan meski kelima pejabat Kementerian Agama itu tak hadir. Pansus mendengarkan keterangan jemaah haji khusus yang ditawarkan berangkat lebih dulu dengan membayar sejumlah uang. Rapat dengan jemaah haji khusus ini berlangsung tertutup. “Mereka takut mendapat tekanan kalau rapat terbuka,” ujar Wisnu. Tempo sudah menghubungi juru bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie; serta Hasan Affandi soal ketidakhadiran mereka. Tapi keduanya tidak merespons pesan ataupun mengangkat sambungan telepon Tempo saat dihubungi.(Yetede)


BUMN Menjadi Buah Bibir Politik

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Tempo
BADAN usaha milik negara menjadi buah bibir ketika pos-pos direksi dan komisarisnya diduduki mereka yang dianggap berjasa kepada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden terpilih. Kinerja perusahaan pelat merah pun disorot. Pemerintah mengklaim kinerja BUMN melejit. Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan BUMN berhasil merampungkan 92 persen proyek strategis nasional. Penerimaan BUMN melonjak dari Rp 1.930 triliun pada 2020 menjadi Rp 2.933 triliun pada 2023.

Laba bersih pun naik 2.415 persen dari Rp 13 triliun pada 2020 menjadi Rp 327 triliun pada 2023. Asetnya meningkat dari Rp 8.312 triliun pada 2020 menjadi Rp 10.402 triliun pada 2023. Namun tantangan BUMN bakal lebih tinggi mengingat penebalan ketidakstabilan ekonomi global. Lantas, apa saja faktor kunci keberhasilan bagi BUMN dalam menghadapi tantangan itu?

Pertama, BUMN wajib meningkatkan penerapan tata kelola (good corporate governance). Tata kelola ini meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran. Penerapan tata kelola yang baik bertujuan agar BUMN memperoleh kepercayaan dari pemangku kepentingan, mempunyai kinerja unggul, memperoleh keuntungan, dan tumbuh secara berkesinambungan (sustainable growth).

Pertumbuhan merupakan indikator bahwa BUMN memiliki spirit untuk terus berkembang dan berbuah berupa dividen. Bagaimana setoran dividen BUMN kepada kas negara? Sepanjang 2023, BUMN menyetor dividen Rp 82,06 triliun atau mencapai 100,64 persen dari target sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2023 sebesar Rp 81,45 triliun. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di level 5 persen. (Yetede)

Pro dan Kontra RUU EBET

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Investor Daily (H)
Hingga saat ini, usulan skema power wheeling atau pemanfaatan bersama jaringan  transmisi atas sistem ketenagalistrikan  yang terdapat dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET) masih menimbulkan pro dan kontra. Sebagian menilai bahwa skema ini sangat positif karena bisa mendongkrak investasi energi baru terbarukan (EBT) yang perkembangannya belum menggembirakan. Namun, di sisi lain, keberadaan skema ini dikwatirkan justru hanya membuka liberalisasi yang menguntungkan pemilik modal. Power Wheeling merupakan mekanisme  yang memperbolehkan pihak swasta atau Independen Power Producer (IPP) untuk membangun pembangkit listrik dan menjual secara langsung terhadap masyarakat terhadap jaringan transmisi eksisting. Skema ini tengah didorong untuk diterapkan, terutama bagi pembangkit berbasis EBT guna mempercepat pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia. (Yetede)

Pendaftaran Program Subsidi Tahap Pertama dan Kedua

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Investor Daily (H)
Pendaftaran kendaraan roda empat pada program Subsidi Tepat untuk wilayah perluasan tahap pertama ditargetkan rampung pada kahir bulan ini. Pertamina kemudian melanjutkan pendaftaran pada wilayah perluasan tahap kedua. Adapun wilayah perluasan  tahap pertama meliputi Jawa, Madura, Bali, NTT, Maluku, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kabupaten Timika. "Diharapkan tahap 1 bisa tercapai 100% pada akhir September 2024. Sisanya akan dilakukan tahap kedua rencana paling cepat bulan Oktober-November 2024," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari. Hanya saja belum jelas, apakah pada awal Oktober nanti, transaksi Pertalite sudah mewajibkan kode QR serta bagi kendaraan yang belum terdaftar dibatasi jumlah pembeliannya.  Pertamina Patra Niaga terus mendorong masyarakat pengguna Pertalite  untuk mendaftarkan kendaraannya dan mendapatkan QR Code. Hingga 2 September 2024 tercatat 4.122.358 plat nomor kendaraan telah terverifikasi dan bertransaki di SPBU menggunakan kode QR. (Yetede)

The Fed Pangkas FFR

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Investor Daily (H)
Bank Sentral Amerika Serikat The Fed diprediksi bakal memangkas Fed Fund Rate (FFR) pada bulan ini.  Penurunan suku bunga tersebut menjadi katalis positif bagi perbankan nasional di tengah mahalnya likuiditas saat ini. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, suku bunga simpanan perbankan meningkat terbatas di tengah suku bunga kebijakan yang dipertahankan tetap. Perbankan terus menaikkan suku bunga simpanan secara gradual sejak bank Indonesia mengerek naik suku bunga acuannya hingga ke level 6,25%. Rata-rata suku bunga deposito rupiah perbankan naik 1 basis poin (bps) ke level 4,14% per Juli 2024 dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan, berdasarkan data BI, suku bunga deposito perbankan tenor 1 bulan sebesar 4,73% per Juli naik dibandingkan posisi Juni sebesar 4,63%. (Yetede)

Reputasi Prajogo Pangestu Bertangan Dingin Memoles Perbankan

Yuniati Turjandini 04 Sep 2024 Investor Daily (H)
Emiten konglomerat Prajogo Pangestu (PP) kembali mencuri perhatian. Nama besar dikenal bertangan dingin memoles portfolionya telah membuat perbankan royal menyalurkan kredit. Terbaru, PT Petrosa Tbk (PTRO) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dua emiten terafiliasi PP, meriah pinjaman total senilai Rp 3,1 triliun. Sentuhan magis PP juga tercermin di PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Terbukti, dalam kurun waktu kurang daru setahun selepas melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), BREN bertransformasi menjadi emiten papan atas dengan kapitalisasi pasar (market cap) mencapai Rp 1.371 triliun. Bahkan, BREN kini menjadi salah satu penggerak IHSG  dengan bobot yang signifikan sebanyak 19,20% tertinggi sepanjang Agustus 2024. Mengekor di buncitnya, emiten PP yang lain yaitu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang sebesar 2,89% terhadap IHSG, menurut data Terminal Blommberg. (Yetede)

Mengadukan Kepedihan Hati Dengan Surat Untuk Paus

Yoga 03 Sep 2024 Kompas (H)

Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia sepatutnya disambut penuh sukacita. Di mata dunia, Paus Fransiskus telah menjadi simbol perdamaian dan persaudaraan universal. Kedatangannya ke Indonesia makin meneguhkan bahwa negeri tercinta ini adalah tanah air bagi keberagaman, persaudaraan, kedamaian, dan toleransi. Tanpa menghilangkan rasa syukur, bolehlah kita menitipkan seberkas dukacita yang harus ditanggung sebagian warga Indonesia. Dukacita itu tertuang dalam surat-surat yang disampaikan kepada Paus Fransiskus dalam kunjungannya ke Indonesia kali ini. Menyambut kedatangan Paus Fransiskus, majalah Utusan (majalah kerohanian untuk kaum awam Katolik) dan majalah Rohani (majalah untuk kaum rohaniwan dan rohaniwati) mengundang pembaca untuk menulis surat kepada Paus.

Undangan kedua majalah tua yang terbit di Yogyakarta itu mendapat sambutan di luar dugaan. Ketika registrasi ditutup, pertengahan Juni lalu, tercacat 1.436 pendaftar yang ingin bertulis surat kepada Paus. Sebanyak 75 % umat awam, 10 persen non-Katolik, dan 15 persen rohaniwan-rohaniwati. Perserta tertua berusia kepala tujuh. Yang termuda masih duduk di bangku SMP kelas VII. Ada 585 surat yang masuk, dipilih 95 naskah terbaik. Sebanyak 25 naskah tersebut diterbitkan dalam majalah Utusan dan Rohani. Seluruh 25 surat ini diterjemahkan dalam bahasa Spanyol dan bahasa Inggris dan akan diserahkan kepada Paus Fransiskus. Tidak mudah bagi redaksi melakukan seleksi terhadap naskah-naskah tersebut. Sebab, banyak surat yang sungguh menyentuh hati, terutama dari kategori kaum awam dewasa dan anak muda.

Sayang bila naskah-naskah itu tak terbaca. Maka, 95 naskah pilihan diterbitkan oleh Yayasan Basis menjadi buku berjudul Whispers of Hope, Curahan Hati untuk Bapa Suci. Inilah sepenggal kalimat dalam surat seorang ibu yang disampaikan kepada Paus Fransiskus. ”Bapa, saya merasakan malam-malam yang selalu gelap, napas tercekat terasa sesak di dada dengan amat sangat. Rasanya ingin saya bertanya pada Tuhan, ’Kenapa tidak selesai hidup saya sampai di sini saja? Mampukah saya berjalan di lorong gelap tanpa terlihat cahaya sama sekali?’” Inilah sepenggal kalimat dalam surat seorang ibu yang disampaikan kepada Paus Fransiskus. Suaminya mengkhianatinya. Meski demikian, suaminya tetap meminta untuk berhubungan badan dengannya.

Akhirnya, dengan alasan perbedaan agama, suaminya menceraikannya dan pergi dengan perempuan lain, tanpa mau membayar cicilan rumah, tidak membagi harta bersama, dan menolak memberikan nafkah sesuai putusan pengadilan. Ibu ini terpaksa meninggalkan pekerjaannya. pulang kampung, yang ternyata tak mudah hidup sebagai janda, apalagi ia harus membesarkan seorang putrinya. Ia merasakan, betapa perkawinan yang berjanji untuk setia dalam untung dan malang, sakit dan sehat, seumur hidup itu akhirnya hanya menjadi kepahitan, kekurangan, dan rasa tidak percaya diri. Ia memohon agar Paus menguatkannya untuk menempuh lorong gelap ini dalam perjalanan imannya. Siapa tahu setitik cahaya sudah menantinya di ujung sana. (Yoga)


Puluhan WNI Digerebek Akibat Praktik Judi Daring di Filipina

Yoga 03 Sep 2024 Kompas

Otoritas Filipina menggerebek kompleks perjudian daring dan penipuan siber di kawasan resor Barangay Agus, kota Lapu-lapu, Provinsi Cebu. Sebanyak 162 warga asing, sebanyak 83 warga negara China, 70 warga Indonesia, 6 warga Myanmar, 2 warga Taiwan, dan 1 warga Malaysia, ditangkap atas dugaan kejahatan berbasis internet, yakni operasi perjudian daring ilegal. Penggerebekan ini bagian dari komitmen Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr melarang perjudian daring yang sebagian besar melayani klien di China, Juli 2024. Di China, perjudian ilegal dilarang. Kantor berita Filipina, Minggu (1/9) menyebutkan, penggerebekan dilakukan 100 badan pemerintah dari Komisi Anti-Kejahatan Terorganisasi Kepresidenan, Biro Investigasi Nasional, Angkatan Bersenjata Filipina, Pusat Kejahatan Transnasional Filipina, dan Dewan Antar-lembaga Melawan Perdagangan Manusia, Sabtu (31/8).

Penggerebekan dilakukan setelah ada perintah untuk memantau pergerakan 13 orang asing ilegal yang masuk Filipina dan telah melewati batas waktu serta bekerja tanpa izin. Mereka diperiksa terlebih dahulu dan ditahan sebelum dideportasi. Sementara pemilik resor menghadapi tuntutan pidana karena menyembunyikan orang asing yang tinggal secara ilegal. ”Ini akan menjadi peringatan bagi siapa saja yang coba memulai operasi perjudian daring ilegal yang sudah dilarang presiden,” kata Komisaris Imigrasi Filipina Norman Tansingco. Pada Juli2024, Marcos mengatakan, operasi perjudian illegal besar-besaran di Filipina mengabaikan hukum nasional. Marcos khawatir industri ini memicu kejahatan lain, termasuk pencucian uang. Marcos pun melarang perjudian daring. BBC, 23 Juli 2024, melaporkan, judi daring ilegal secara lokal dikenal dengan POGO atau Philippine Offshore Gaming Operators.

IndustriPOGO terdiri dari 400 perusahaan berlisensi dan tidak berlisensi. Mereka mempekerjakan 40.000 orang secara langsung dan tidak langsung. Industri ini menghasilkan 166,5 miliar peso (Rp 46 triliun) per tahun. Dari POGO berlisensi, yakni 46 perusahaan, pemerintah mendapat 24,5 miliar peso tahun 2024 dalam bentuk biaya dan pajak POGO. Dari 46 perusahaan berlisensi, separuhnya perusahaan China. Selain perjudian daring, orang-orang yang ditangkap juga melakukan penipuan keuangan, penipuan cinta, skema investasi daring, perdagangan manusia, penyiksaan, penculikan, dan pembunuhan. Menurut Komisi Anti-Kejahatan Terorganisasi Kepresidenan, penggerebekan di Tourist Garden Resort itu berawal dari Kedutaan Besar Indonesia di Manila yang meminta bantuan penyelamatan delapan WNI yang dilaporkan dipaksa bekerja di kompleks permainan daring itu. (Yoga)


Hambatan Karier dan Pekerja NPC

Yoga 03 Sep 2024 Kompas

Karyawan yang tidak terlalu peduli dengan pekerjaan, tidak terlampau hirau dengan tempat dan teman kerja, menurut istilah gen Z, adalah pekerja ”NPC”. The Wall Street Journal, Senin (2/9) menyebutkan, perusahaan kini tengah berupaya untuk semakin terlibat dengan karyawan mereka, terutama para pekerja muda. Survei menunjukkan, perusahaan paling kesulitan bekerja dengan karyawan berusia muda. Majalah Forbes, 18 Agustus 2024, menerbitkan laporan tentang ketidakterlibatan (disengagement) karyawan yang lebih banyak merugikan mereka sendiri. Selain menghambat karier, mengurangi kebahagiaan, juga akan dicap sebagai NPC atau non-playable character. NPC merupakan istilah para pemain gim dan generasi Z.

NPC sering diasosiasikan dengan karakter yang tidak berpengaruh dalam permainan. Karakter ini berperilaku sesuai program saja. Tidak bisa berpikir. Tidak mampu berinteraksi. Membosankan. Di tempat kerja, pekerja NPC dianggap kurang berkomitmen secara emosional. Mereka kurang antusias dengan pekerjaan dan tempat kerja. Padahal, dalam lingkungan pekerjaan dengan teman-teman di kantor, musti bisa membawa diri sebaik-baiknya, untuk membangun kredibilitas dan reputasi positif. Dengan demikian, kesuksesan di tempat kerja meningkat. Survei Gallup menemukan, banyak pekerja tidak terikat secara emosional dengan tempat kerjanya. Bahkan, rasa terikat anjlok ke titik terendah dalam 11 tahun terakhir. Hasil survei menyebut, satu dari tiga pekerja kesulitan memotivasi diri sendiri agar semangat kerja.

Ciri orang yang berjarak lalu berdampak buruk pada rekan dan tempat kerja, yakni konsisten lelah dan sinis. Ciri selanjutnya, hanya berbuat minimal. Lebih buruk lagi, kadang memanfaatkan rekan kerja untuk menyelesaikan tugas. Ini membuat pekerja berjarak menjadi kehilangan integritas dan kredibilitas. Relasi cuma formal dan minimal. Untuk menghindarkan pekerja dari label NPC agar pekerja bersatu dan punya ikatan dengan tempat kerja, pekerja perlu mengingatkan diri sendiri dengan dampak dirinya pada sekitar. Selalu sampaikan kepada diri: saya penting. Pekerja perlu senantiasa berkontribusi pada gagasan baru. Guna memperbaiki ini, pekerja perlu menantang diri sendiri untuk belajar hal baru dan membangun ikatan dengan tempat kerja. (Yoga)


Pilihan Editor