;

Program Makan Bergizi Gratis Tapi Susunya Impor

Yuniati Turjandini 25 Sep 2024 Tempo

Pemenuhan kebutuhan susu untuk program makan bergizi gratis masih akan bergantung pada impor. Angka impor susu terus melonjak. Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto mengatakan pemenuhan kebutuhan susu untuk program makan bergizi gratis masih akan bergantung pada impor. Sebab, tanpa ada program makan bergizi gratis pun, pasokan susu dalam negeri masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Badan Pusat Statistik mencatat produksi susu segar dalam negeri pada 2023 hanya 837 ribu ton atau 19 persen dari kebutuhan nasional sebesar 4,4 juta ton. Sedangkan sisanya atau 81 persen dipenuhi dari impor. Impor susu dalam negeri pun terus meningkat. Produksi susu segar dalam negeri hanya tumbuh rata-rata 1 persen dalam enam tahun terakhir.  Pertumbuhan tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan bahan baku industri pengolahan susu yang tumbuh rata-rata 5,3 persen. (Yetede)

Makan Bergizi Gratis Yang Menimbulkan Ketergantungan pada Impor

Yuniati Turjandini 25 Sep 2024 Tempo

TEPUK tangan dan yel-yel diserukan dengan penuh semangat oleh puluhan siswa salah satu kelas di Sekolah Dasar Negeri Kleco 1 Solo, Jawa Tengah, pada Kamis, 19 September 2024. Mereka menyambut kedatangan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto. Kehadiran mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia tersebut di SDN Kleco 1 Solo pada hari itu bertujuan meninjau pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis.

Para siswa duduk di kelas dengan tertib. Di hadapan setiap siswa, ada satu kotak makanan berisi nasi, ayam goreng, sayur capcai, dan jeruk. Selain itu, ada susu kotak putih. Wiranto mempersilakan mereka menyantap makanan yang sudah disiapkan. Salah satu siswa memberi aba-aba untuk berdoa sebelum makan. Makan bergizi gratis rencananya dijalankan presiden terpilih Prabowo Subianto mulai tahun depan. Wiranto mengungkapkan bahwa pemenuhan kebutuhan susu untuk program ini bakal bergantung pada impor. Pasalnya, produksi domestik tak mencukupi.

Tahun lalu, jumlah produksi susu domestik bahkan hanya 837 ribu ton atau sekitar 20 persen dari total kebutuhan susu nasional yang mencapai 4,4 juta ton. Sisanya disuplai dari impor. Saat ini pun Badan Pusat Statistik mencatat jumlah impor susu terus meningkat. Pada Agustus 2024, terjadi kenaikan signifikan impor susu sebesar 21,12 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). (Yetede)

Belajar dari Pembebasan Pilot Susi Air

Yuniati Turjandini 25 Sep 2024 Tempo

PEMBEBASAN pilot Susi Air, Phillip Mark Mehrtens, membuktikan bahwa keterlibatan pranata sipil merupakan kunci dalam penyelesaian konflik di Papua. Tanpa pendekatan kemanusiaan dan kekeluargaan, upaya pembebasan sandera bisa berujung sia-sia. Lewat pendekatan kemanusiaan, mantan Bupati Nduga, Edison Gwijangge, aktif melobi Egianus Kogeya, Panglima Komando Daerah Perang III Ndugama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Sementara itu, Raga Kogeya, sanak perempuan Egianus, membantu pembebasan Mehrtens melalui jalur kekeluargaan. Bersama tokoh adat dan agama di Nduga, Papua Pegunungan, mereka bahu-membahu melobi Egianus agar melepaskan pilot asal Selandia Baru itu. Cara damai itu terbukti ampuh membebaskan sandera.

Egianus melepaskan Mehrtens di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Nduga, pada 17 September 2024. Edison adalah orang pertama yang menjemput Mehrtens di kampung tersebut. Bersama tokoh adat dan agama Kampung Yaguru, Edison menginap selama empat hari sebelum Mehrtens dijemput menggunakan helikopter pada 21 September 2024. Pasukan Egianus menyandera Mehrtens tak lama setelah sang pilot mendaratkan pesawat Susi Air di lapangan terbang Distrik Paro, Nduga, pada 7 Februari 2023. Pesawat itu lepas landas dari Bandar Udara Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, menuju Paro dengan membawa sejumlah penumpang. (Yetede)

Ritual Naheik Pamau, Ritual menarik batang kayu besar dari Hutan

Yoga 25 Sep 2024 Kompas (H)
Napak tilas Masjid Agung Pondok Tinggi membawa para perantau kembali ke kampung halaman di Sungai Penuh, Jambi. Ketukan gong bagaikan irama magis yang membangunkan batang terendam. Budaya leluhur jadi warisan untuk terus dirawat. Irma Tambunan Nyaris sepanjang hidup Bopi Cassiaputra (50) belum pernah menjalani ritual naheik pamau, adat menarik batang kayu besar dari hutan untuk membangun tempat ibadah dan rumah di alam Kerinci. Ritual yang lama meredup itu hanya kerap diceritakan dari mulut ke mulut. Kala mendengar kabar bahwa ritual bakal kembali digelar, semangatnya menyala-nyala. Naheik pamau diselenggarakan untuk memperingati berdiri. Masjid Agung yang memasuki usia ke-150 tahun ini.

Bopi yang telah bertahun-tahun merantau di Kota Jambi pun tersedot untuk pulang ke kampung halaman di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. ”Sewaktu mengetahui akan digelar naheik pamau, saya langsung bersiap pulang,” ujarnya. Hari yang ditetapkan pun tiba. Minggu (15/9/2024) pagi, Bopi dan ribuan warga berkumpul di wilayah adat Pondok Tinggi. Sebatang besar kayu surian (Toona sureni) berdiameter 1 meter dan panjang hampir 20 meter siap ditarik. Kayu yang ditebang pada pekan sebelumnya dari hutan adat ditarik bersam-sama menuju masjid. Upacara penarikan kayu naheik pamau menjadi bagian napak tilas tradisi yang dikemas dalam Kenduri Swarnabhumi. Gelora yang menyala-nyala itu dirasakan oleh kebanyakan warga. Mereka berbaris dari pangkal hingga ujung kayu.

Pada bagian pangkal, mereka coba mendorong kayu sekuat-kuatnya. Namun, kayu besar itu hanya tergeser ke kiri dan ke kiri dan kanan, kay terasa begitu berat. Mengetahui situasi itu, pemimpin upacara, Hasril Meizal, lekas menyetop massa. Lewat pengeras suara, ia lantang mengajak semua warga berdoa. Ia pun mengajak bicara para leluhur supaya memberi restu atas jalannya ritual itu. Sungguh magis. Tak lama kemudian kayu berhasil didorong dan ditarik menuju masjid yang berjarak 1 kilometer itu. Dua wanita salih (dukun) terus mengiringi perjalanan sembari mengasap kemenyan dan menabur beras kunyit. (Yoga)

Kasus Suap dan Gratifikasi Mantan Menteri Singapura

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
 Penuntasan kasus suap dan gratifikasi terhadap Iswaran sangat penting bagi reputasi partai penguasa di Singapura. Pemerintah juga akan mengkaji penyelenggaraan F1.  Mantan Menteri Perhubungan Singapura Subramaniam Iswaran, Selasa (24/9/2024), terbukti bersalah dalam kasus korupsi. Ini kasus pertama yang melibatkan pejabat menteri dalam hampir 50 tahun di negara itu. Jaksa penuntut umum mengatakan, Iswaran mengaku bersalah dalam satu dakwaan menghalangi penegakan hukum dan lima dakwaan menerima gratifikasi. Hukuman bagi Iswaran, menurut laporan Channel News Asia (CNA), akan diputuskan pada sidang 3 Oktober. ”Subramaniam Iswaran mengaku bersalah dan terbukti dalam persidangan atas empat dakwaan menerima hadiah dari dua pebisnis Singapura dan juga mengaku bersalah menghalangi upaya penegakan hukum,” demikian keterangan Kejaksaan Agung Singapura.

Dakwaan menghalangi penegakan hukum dapat diancam hukuman pidana maksimum 7 tahun penjara. Sementara menerima hadiah dengan nilai tertentu dapat dipenjara 2 tahun ditambah denda. Namun, menurut laporan CNA, jaksa menuntut 6-7 bulan penjara bagi dakwaan-dakwaan itu. Adapun pembela berharap pidana yang dijatuhkan tidak lebih dari8minggu penjara. Seusai persidangan, Iswaran menolak memberikan tanggapan. ”Saya berterima kasih atas kehadiran Anda semua dan mari kita lihat jalannya persidangan,” kata Iswaran.Iswaran (62), yang dikenal karena berhasil mengegolkan balapan Formula 1 ke Singapura, sebelumnya dikenai 35 dakwaan. Namun, dalam persidangan, penuntut umum secara mengejutkan menyatakan mengenakan hanya lima dakwaan kepada dia, termasuk mengurangi dua dakwaan korupsi hingga menerima gratifikasi. Tidak ada penjelasan jaksa atas langkah tersebut.Tim jaksa mengatakan akan menjadikan 30 dakwaan lainnya sebagai pertimbangan dalam sidang untuk memutuskan hukuman. (Yoga)

Gaya Hidup Kelas Menengah, antara Digitalisasi, dan Inflasi

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
Kelas menengah Indonesia tengah menghadapi tekanan yang berat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, populasi kelas menengah terus menurun, dari 21,45 persen pada tahun 2019 menjadi 17,13 persen pada tahun 2024. Penurunan ini menunjukkan semakin banyak keluarga tergeser ke kelompok ekonomi yang lebih rentan. Sebagai salah satu penggerak utama ekonomi, kelas menengah berada ditengah krisis. Ini ditandai oleh membengkaknya beban cicilan dan kenaikan harga kebutuhan pokok akibat inflasi. Hal itu diperberat dengan minimnya dukungan sosial dari pemerintah.

Kelas menengah menghadapi dilema yang semakin kompleks. Mereka bukanlah bagian dari golongan kaya yang memiliki fleksibilitas finansial untuk bertahan terhadap ketidakpastian ekonomi. Namun, mereka juga tidak cukup miskin untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Kelompok ini terjebak ditengah-tengah, terbebani oleh cicilan rumah, kendaraan, dan biaya pendidikan. Sementara itu, kenaikan biaya hidup terus menggerus pendapatan. Pascapandemi Covid-19, inflasi yang meningkat memperburuk kondisi ini. Harga kebutuhan pokok, seperti pangan dan energi, melonjak tajam, menyebabkan pengeluaran rutin keluarga kelas menengah meningkat secara signifikan.

Tanpa adanya kompensasi dalam bentuk bantuan sosial dan kebijakan yang tepat sasaran, daya beli mereka akan menurun drastis. Lebih dari itu, jika langkah-langkah konkret tidak segera diambil, posisi kelas menengah tentu akan semakin terjepit. Beban pajak Tren kenaikan inflasi dan utang pemerintah yang terus meningkat pascapandemi Covid-19 membuat kelas menengah paling rentan terhadap kebijakan fiskal dan moneter. Salah satu solusi utama adalah pengendalian inflasi kebijakan harga yang lebih terarah dan tepat sasaran. Meskipun Bank Indonesia berusaha menstabilkan inflasi, harga komoditas penting, seperti pangan dan energi, tampaknya tetap menjadi beban berat bagi kelas menengah. (Yoga)

Pembangunan Smelter Percepat Indonesia Jadi Negara Industri dan Negara Maju

Yoga 25 Sep 2024 Kompas

Rampungnya pembangunan smelter-smelter untuk pemurnian sumber mineral diharapkan benar-benar mempercepat Indonesia menjadi negara industri dan negara maju. Presiden Joko Widodo menyambut gembira rampungnya pembangunan smelter grade alumina refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024). Pembangunan smelter fase pertama ini berkapasitas 1 juta ton alumina pertahun. Sehari sebelumnya pada Senin, Presiden Jokowi telah meresmikan smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik. Jawa Timur, serta smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Industri di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Presiden Jokowi menyebutkan, sejak zaman VOC, lebih dari 400 tahun lalu, Indonesia selalu mengekspor bahan mentah, baik rempah-rempah maupun beragam sumber mineral. Ini membuat Indonesia tidak bisa berkembang menjadi negara maju. Negara-negara maju pun disebutnya kecanduan dengan impor bahan mentah dari Indonesia. Karena itu, ketika Indonesia menghentikan ekspo nikel mentah, gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dilayangkan. ”Untungnya, ada (kondisi)

geopolitik global. Ada (pandemi) Covid-19, ada resesi ekonomi sehingga negara-negara maju sibuk dengan masalah-masalah yang mereka miliki, sibuk menyelesaikan problem-problem yang mereka miliki, dan melupakan kita,” tutur Presiden Jokowi tersenyum. Untuk itu, ketika Indonesia menghentikan ekspor bauksit mentah dan tembaga mentah, tak ada yang menggugat. Negara-negara lain sibuk dengan masalah masing-masing. Rampungnya pembangunan smelter fase pertama PT Borneo Alumina Indonesia jadi momentum awal Indonesia untuk mengolah sumber daya alam sendiri. Ekspor bahan mentah pun bisa dihentikan.

”Pembangunan smelter ini merupakan usaha kita untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri,” ujar Presiden dalam sambutannya di SGAR PT Borneo Alumina Indonesia. Pertambahan nilai yang diperoleh ketika mengekspor bahan jadi atau setengah jadi sangat terasa. Presiden mencontohkan, sebelum 2020, ekspor nikel mentah Indonesia kira-kira bernilai 1,4 miliar dollar AS  sampai 2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 20 triliun. Kini, setelah ekspor nikel mentah dihentikan, nilai ekspor nikel tahun 2023 mencapai 34,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 60 triliun. Alumerproduksi, impor yang 56 persen ini bisa kita stop, enggak impor lagi,” kata Presiden. Untuk mengimpor sekitar 672.000 ton aluminium, Indonesia selama ini harus mengeluarkan devisa sekitar 3,5 miliar dollar AS setiap tahun. ”Kita harapkan, dengan investasi sebesar Rp 16 triliun,inium pun demikian. Kebutuhan aluminium Indonesia mencapai 1,2 juta ton pertahun. Namun, saat ini masih 56 persen diimpor. ”Kita punya bahan bakunya, kita punya raw material-nya, tetapi 56 (persen) aluminium kita impor. (Yoga)

Obligasi Korporasi Bakal Bergairah

Yoga 25 Sep 2024 Kompas

Penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat dan Bank Indonesia pada pertengahan September 2024 bakal menggairahkan perdagangan produk surat utang korporasi. Hal ini juga ditopang ekonomi Indonesia yang dinilai masih menarik bagi pasar asing untuk berinvestasi. Meski demikian, sektor riil, khususnya pada kinerja produk ekspor, masih menantang. Siklus pemangkasan suku bunga dimulai pada Rabu (18/9/2024). Bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) ke level 4,75-5,00 persen dalam rapat Dewan Gubernur The Fed bulan September. Bank Indonesia (BI) lebih awal memangkas suku bunga 25 bps menjadi 6,00 persen. Langkah ini merupakan bentuk normalisasi kebijakan setelah peningkatan suku bunga drastis untuk menahan laju inflasi global pascapan demi Covid-19. Siklus pemangkasan suku bunga ini diekspektasikan terus berlanjut sampai tahun 2025.

Presiden Direktur PT Surya TimurAlam RayaAsset Management (Star AM) Hanif Mantiq, Selasa (24/9), mengatakan, di tengah terkendalinya tingkat inflasi dan kebijakan normalisasi moneter ini, penawaran dan permintaan produk pasar modal seperti obligasi atau surat utang akan meningkat. Dalam hal penawaran, perusahaan akan lebih tertarik memenuhi kebutuhan ekspansi dan pendanaan dengan menerbitkan obligasi. Penerbitan akan lebih awal dilakukan korporasi di beberapa sektor yang diuntungkan karena perbaikan ekonomi dan peningkatan daya beli pascapenurunan suku bunga. ”Penerbitan obligasi korporasi masih didominasi oleh sektor keuangan, seperti multifinance, bank, dan institusi keuangan nonbank. Lainnya, beberapa perusahaan yang membutuhkan pendanaan dari obligasi juga ada dari sektor komoditas,” ungkapnya. Peningkatan penerbitan obligasi juga sejalan dengan permintaan investor asing yang berinvestasi di dalam negeri.

Ini terbukti dari arus modal investasi asing yang besar sejak beberapa bulan lalu. Dalam sepekan terakhir saja arus modal masuk bersih sebesar 81,6 juta dollar AS ke pasar saham dan 865,1 juta dollar AS kepasar obligasi. Peningkatan permintaan ini membuat harga obligasi dan saham akan cenderung naik. Head of Fixed Income Research Sinarmas Sekuritas Aryo Perbongso, secara terpisah, juga membaca tren keseimbangan permintaan dan penawaran di pasar obligasi korporasi sejak Agustus 2024 yang diprediksi meningkat hingga akhir tahun. Ini sejalandengan prediksi pemangkasan suku bunga, baik oleh The Fed maupun BI. Penerbitan obligasi sejak awal tahun sampai bulan lalu mencapai Rp 73,1 triliun. Adapun nilai penerbitan di pasar surat utang syariah (sukuk) sejak awal tahun hingga Agustus sebesar Rp 13,4 triliun. (Yoga)

Mempercepat RI Jadi Negara Industri dan Maju dengan Smelter

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
Rampungnya pembangunan smelter-smelter untuk pemurnian sumber mineral diharapkan benar-benar mempercepat Indonesia menjadi negara industri dan negara maju. Presiden Joko Widodo menyambut gembira rampungnya pembangunan smelter grade alumina refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024). Pembangunan smelter fase pertama ini berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun. Sehari sebelumnya pada Senin, Presiden Jokowi telah meresmikan smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, serta smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Industri di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Presiden Jokowi menyebutkan, sejak zaman VOC, lebih dari 400 tahun lalu, Indonesia selalu mengekspor bahan mentah, baik rempah-rempah maupun beragam sumber mineral. Ini membuat Indonesia tidak bisa berkembang menjadi negara maju Negara-negara maju pun disebutnya kecanduan dengan impor bahan mentah dari Indonesia. Karena itu, ketika Indonesia menghentikan ekspor nikel mentah, gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dilayangkan. ”Untungnya, ada (kondisi) geopolitik global. Ada (pandemi) Covid-19, ada resesi ekonomi sehingga negara-negara maju sibuk dengan masalah-masalah yang mereka miliki, sibuk menyelesaikan problem-problem yang mereka miliki, dan melupakan kita,” tutur Presiden Jokowi tersenyum.

Untuk itu, ketika Indonesia menghentikan ekspor bauksit mentah dan tembaga mentah, tak ada yang menggugat. Negara-negara lain sibuk dengan masalah masing-masing. Rampungnya pembangunan smelter fase pertama PT Borneo Alumina Indonesia jadi momentum awal Indonesia untuk mengolah sumber daya alam sendiri. Ekspor bahan mentah pun bisa dihentikan. ”Pembangunan smelter ini merupakan usaha kita untuk menyongsong Indonesia menjadi negara industri,” ujar Presiden dalam sambutannya di SGAR PT Borneo Alumina Indonesia.  (Yoga)

Ramainya Pelamar Bursa Kerja

Yoga 25 Sep 2024 Kompas
 Penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat dan Bank Indonesia pada pertengahan September 2024 bakal menggairahkan perdagangan produk surat utang korporasi. Hal ini juga ditopang ekonomi Indonesia yang dinilai masih menarik bagi pasar asing untuk berinvestasi. Meski demikian, sektor riil, khususnya pada kinerja produk ekspor, masih menantang. Siklus pemangkasan suku bunga dimulai pada Rabu (18/9/2024). Bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) ke level 4,75-5,00 persen dalam rapat Dewan Gubernur The Fed bulan September. Bank Indonesia (BI) lebih awal memangkas suku bunga 25 bps menjadi 6,00 persen.

Langkah ini merupakan bentuk normalisasi kebijakan setelah peningkatan suku bunga drastis untuk menahan laju inflasi global pascapandemi Covid-19. Siklus pemangkasan suku bunga ini diekspektasikan terus berlanjut sampai tahun 2025. Presiden Direktur PT Surya TimurAlam RayaAsset Management (Star AM) Hanif Mantiq, Selasa (24/9), mengatakan, di tengah terkendalinya tingkat inflasi dan kebijakan normalisasi moneter ini, penawaran dan permintaan produk pasar modal seperti obligasi atau surat utang akan meningkat. Dalam hal penawaran, perusahaan akan lebih tertarik memenuhi kebutuhan ekspansi dan pendanaan dengan menerbitkan obligasi. Penerbitan akan lebih awal dilakukan korporasi di beberapa sektor yang diuntungkan karena perbaikan ekonomi dan peningkatan daya beli pascapenurunan suku bunga.

”Penerbitan obligasi korporasi masih didominasi oleh sektor keuangan, seperti multifinance, bank, dan institusi keuangan nonbank. Lainnya, beberapa perusahaan yang membutuhkan pendanaan dari obligasi juga ada dari sektor komoditas,” ungkapnya. Peningkatan penerbitan obligasi juga sejalan dengan permintaan investor asing yang berinvestasi di dalam negeri. Ini terbukti dari arus modal investasi asing yang besar sejak beberapa bulan lalu. Dalam sepekan terakhir saja arus modal masuk bersih sebesar 81,6 juta dollar AS ke pasar saham
dan 865,1 juta dollar AS ke pasar obligasi. Peningkatan permintaan ini membuat harga obligasi dan saham akan cenderung naik. (Yoga)

Pilihan Editor