;

Hilangnya Rumah Penuh Kenangan akibat Bencana Hidrometeorologi

Yoga 09 Dec 2024 Kompas (H)

Bencana alam di Kabupaten Sukabumi, Jabar, awal pekan lalu, menyisakan trauma dan duka mendalam bagi para penyintas. Dari tempat pengungsian, mereka menyimpan harapan dapat kembali ke rumah masing-masing. Syamsul (39) melangkahkan kaki memasuki Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Minggu (8/12). Ayah tiga anak ini ditemani istrinya, Neni (30), dan beberapa kerabat lainnya, hendak melihat rumahnya di Cihonje. Perjalanan ke kampung yang dihuni 185 keluarga itu melalui lokasi bencana pergerakan tanah yang sangat berbahaya. Rumah Syamsul termasuk 40 rumah di Cihonje yang rusak berat akibat pergerakan tanah, Selasa (3/12). Bencana dipicu hujan yang mengguyur Sukabumi selama dua hari berturut-turut.

Rasa rindu melihat rumah mendorong Syamsul dan keluarganya nekat ke tempat itu. Tiba di rumahnya, Syamsul terdiam, dadanya sesak, rumahnya yang penuh kenangan, roboh pada Selasa pukul 18.00 WIB. ”Peristiwa ini sangat mendadak. Tiba-tiba terjadi retakan di lantai rumah saat hujan deras pada Selasa sore,” ungkapnya. Saat ini, Syamsul bersama istri dan anaknya mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Ia belum memiliki rencana pindah ke tempat lain. ”Mudah-mudahan ada solusi relokasi dari pemerintah ke tempat yang lebih aman di sekitar sini,” tuturnya.  Ipon (56) memilih kembali ke rumahnya. Ibu empat anak ini tinggal di sana bersama lima kerabatnya. Ia mengabaikan retakan tanah yang terlihat di beberapa ruangan rumahnya dan di halaman rumah. ”Saya lebih nyaman di sini daripada mengungsi ke rumah kerabat. Kami akan pindah saat hujan kembali mengguyur Cihonje,” ucap Ipon.

Lina (39) termasuk warga yang tetap bertahan di lokasi pengungsian. Ia bersama suami dan empat kerabatnya mengungsi di SDN 2 Tegalpanjang. ”Di sini (lokasi pengungsian) semua kebutuhan terpenuhi. Tapi, kami tetap merasa lebih nyaman di rumah sendiri,” ungkap ibu empat anak ini. ”Masih ada dua korban jiwa yang tertimbun di wilayah Sukabumi. Kami terus mencari meski pihak keluarga sudah ikhlas dengan musibah ini,” kata Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto usai rakor penanggulangan bencana di Sukabumi, Minggu sore. Ia memaparkan, masih ada 3.156 keluarga di Sukabumi yang mengungsi secara mandiri ataupun di lokasi yang terpusat. (Yoga)


Alarm bagi RI dan ASEAN akibat kebijakan Tarif Trump

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Pada 20 Januari, dunia akan menyaksikan kembalinya Donald Trump di pucuk kekuasaan AS, yang disebut laporan akhir tahun majalah The Economist dalam edisi ”The World Ahead 2025”, adalah satu dari tiga faktor yang akan menentukan wajah tahun 2025. Dua faktor lain adalah teknologi dan ketidakpastian yang radikal. Agenda utama Trump yang dicermati para pemimpin dunia adalah penerapan tarif sebagai salah satu kebijakannya di bidang ekonomi. Pada 25 November 2024, melalui unggahan di media sosial miliknya, Truth Social, Trump sudah menabuh genderang tarif pada dua negara tetangganya, Kanada dan Meksiko. Ia juga menyasar China. Kepada Kanada dan Meksiko, kelak pada hari pertama menjabat, Trump akan memberlakukan tarif 25 % atas barang impor dari dua negara itu. Kepada China, ada tarif tambahan 10 %.

Sepekan kemudian, juga melalui Truth Social, sembilan negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afsel, Mesir, Etiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab) sasarannya. Jika melemahkan USD melalui dedolarisasi, negara-negara itu akan digebuk Trump dengan tarif 100 %. ”Jika tarif mencapai level tersebut (100 %) anda tidak bisa berdagang. Dengan biaya dua kali lipat untuk memperdagangkan barang-barang Anda, secara ekonomis hal itu tidak bisa dilakukan,” ujar Wendy Cutler, Wapres Asia Society Policy Institute (ASPI), dalam Program Tur Reporter AS-ASEAN, yang diikuti Kompas, di Washington DC, AS, awal November 2024. Indonesia telah menyatakan minat bergabung BRICS. Malaysia bahkan sudah mengajukan permohonan masuk perkumpulan itu bersama Turki dan Azerbaijan. Peringatan Trump, tentu perlu diwaspadai Indonesia. Selain gertakan melalui media sosial, Trump selama kampanye telah menekankan bakal menetapkan tarif hingga 20 % atas semua barang impor dari seluruh dunia dan hingga 60 % atau lebih barang impor dari China.  

Dalam laporan terkini, Desember 2024, lembaga Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) memperingatkan kemungkinan terjadi disrupsi dalam rantai pasok global akibat perang tarif yang ditabuh Trump. ”Ekonomi ASEAN bisa mengalami disrupsi jangka pendek yang, menurut proyeksi para ahli ekonomi, bisa memangkas pertumbuhan kawasan hingga 0,5 % pada 2025 akibat kebijakan tarif Trump,” tulis Shay Wester, Direktur Urusan Ekonomi Asia pada ASPI, dalam analisisnya di Channel News Asia pada 21 November. Cutler menyebut Indonesia punya modal penting. ”Indonesia adalah tempat banyak mineral penting dan bahan metal penting lainnya. Ini area yang kami (di AS) ingin kurangi ketergantungan pada China,” katanya. (Yoga)


Kuota Rumah Subsidi Perlu Transparan karena stoknya berlebih

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Setidaknya 46.000 stok rumah bersubsidi yang dibangun pengembang hingga menjelang akhir tahun 2024 belum terserap. Pemerintah dinilai perlu lebih transparan terhadap alokasi kuota rumah bersubsidi agar tidak terjadi suplai rumah berlebih. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024, pembiayaan KPR subsidi terdiri dari tiga jenis, yaitu subsidi selisih bunga, subsidi pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT), serta subsidi bantuan uang muka (SBUM) dan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Skema subsidi selisih bunga dihentikan pada 2021, sementara BP2BT dihentikan pada 2023. Penghentian dua skema subsidi KPR itu dinilai memicu kelangkaan kuota subsidi rumah. Kuota FLPP menjadi cepat habis dan banyak rumah yang sudah dibangun pengembang akhirnya tidak terserap. Pada 2024, kuota FLPP yang semula 166.000 unit sudah habis terserap pada September 2024, lalu pemerintah kembali menambah alokasi kuota 34.000 unit sehingga menjadi total 200.000 unit. Jumlah alokasi kuota rumah bersubsidi itu masih akan dibagi lagi untuk dilaksanakan oleh 20 asosiasi pengembang perumahan di Indonesia. Per awal Desember 2024, stok rumah bersubsidi yang telah dibangun pengembang-pengembang anggota Apersi dan menunggu (waiting list) akad kredit sejumlah 18.000 unit.

”Kami berharap dengan terbentuknya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, penyusunan kuota rumah bersubsidi dalam  RPJMN mempunyai analisis dan proyeksi kebutuhan kuota yang lebih transparan sehingga kelangkaan kuota tidak terjadi lagi,” ujar Junaidi, Minggu (8/12). Dari data asosiasi pengembang Real Estat Indonesia (REI), stok rumah bersubsidi yang sudah disetujui bank tetapi belum akad kredit sebanyak 22.228 unit. Data dari Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), stok rumah bersubsidi yang telah terbangun sebanyak 15.000 unit dan sebagian masuk daftar tunggu akad pada 2025. (Yoga)


Perpanjangan PPh Final 0,5 Persen

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Pelaku UMKM berharap pemerintah memberi kelonggaran dalam menerapkan skema tarif pajak, terutama mempertimbangkan kondisi pelaku usaha yang masih terpuruk dan membutuhkan dukungan kebijakan. Ketua Umum Asosiasi UMKM Hermawati Setyorini berharap, keringanan pajak itu dapat diperpanjang, lantaran, pada saat yang bersamaan, pemerintah juga menaikkan tarif PPN menjadi 12 % mulai Januari 2025. ”Kurang bijaksana kalau sekarang langsung dikenakan, dengan kondisi PPN dinaikkan, dengan harga barang yang masih tidak stabil, terus kondisi barang yang lebih mahal dari barang yang masuk. Tidak bijak kalau dikenakan PPh final 1 %, karena itu dari penghasilan, dari omzet,” katanya, Minggu (8/12).

Sebelumnya, pemerintah menetapkan PPh final sebesar 0,5 % bagi wajib pajak orang pribadi UMKM dengan pendapatan tertentu, yang tertuang dalam PP No 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Lalu, pemerintah mengeluarkan PP No 55/2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan yang mengatur ketentuan pengenaan tarif PPh final terhadap UMKM. Sejak aturan itu resmi berlaku 2018, pelaku UMKM mendapatkan keringanan tarif PPh final, dari sebelumnya 1 % menjadi 0,5 %. Kebijakan tersebut berlaku bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp 4,8 miliar setahun, dan sejak 2022, UMKM dengan omzet usaha di bawah Rp 500 juta dibebaskan dari PPh.

Ketentuan itu berlaku paling lama tujuh tahun bagi wajib pajak orang pribadi sejak resmi terdaftar. Dengan demikian, per 2025 nanti, tarif PPh final bagi UMKM wajib pajak pribadi akan kembali normal sebesar 1 %. Bagi wajib pajak badan usaha koperasi, CV dan firma, keringanan tersebut berlaku paling lama empat tahun dan bagi wajib pajak PT berlaku paling lama tiga tahun sejak UMKM terdaftar. Sekjen Asosiasi UMKM (Akumindo) Indonesia Edy Misero. Ia berpendapat, kebijakan PPh final 0,5 % memiliki semangat membangun sektor UMKM, alangkah baiknya jika pemerintah menunda normalisasinya menjadi 1 % pada 2025. (Yoga)


Akankah emas tergantikan oleh bitcoin

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Begitu harga bitcoin mencapai 100.000 USD atau Rp 1,6 miliar, berbagai media mencatatnya sebagai sejarah. Mereka kemudian membahas masa depan aset kripto ini. Salah satu yang muncul adalah apakah kelak bitcoin bisa menggantikan emas sebagai store of value? Bitcoin yang baru saja untuk pertama kalinya mencapai nilai sebesar itu merupakan tonggak bagi sejarah aset kripto. Lembaga riset Bernstein menyebutkan, capaian ini menempatkannya di jalur untuk menggantikan emas sebagai penyimpan nilai teratas dalam ekonomi dunia, kata Bernstein. ”Keyakinan kami pada bitcoin melampaui sebuah siklus yang tidak menentu,” kata Managing Director and Senior Analyst, Global Digital Assets di Bernstein, Gautam Chhugani seperti dikutip laman Business Insider. Ia memperkirakan bitcoin terus naik setidaknya hingga akhir 2025.

Menurut Investopedia, store of value pada dasarnya adalah aset, komoditas, atau mata uang yang dapat disimpan, diambil kembali, dan dipertukarkan di masa mendatang tanpa mengalami penurunan nilai. Dengan kata lain, untuk masuk ke dalam kategori ini, barang yang diperoleh harus, seiring berjalannya waktu, bernilai sama atau lebih tinggi. Emas dan logam lainnya adalah contoh komoditas store of value karena masa simpannya pada dasarnya bersifat abadi. Bagi investor, aset berbunga seperti obligasi Treasury AS (T-bond) juga memenuhi syarat karena mempertahankan nilainya sambil menghasilkan pendapatan. Intinya, orang yang memegang aset tersebut tidak akan cemas karena tidak terjadi penurunan nilai. Apakah kemudian bitcoin benar-benar bisa menggantikan emas. Aset kripto memang telah melonjak sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden di AS. Berbagai pengakuan dan penerimaan dari institusi finansial turut menyebabkan aset kripto makin mendapat tempat. (Yoga)


Bioetanol Indonesia harus mencari alternatif selain tebu

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Pengembangan bioetanol sebagai campuran bahan bakar gasolin atau bensin di Indonesia relatif berjalan lambat, dengan kapasitas produksi 63.000 kiloliter per tahun. Padahal, ada target nasional 1,2 juta kiloliter bioethanol per tahun pada 2030. Selain koordinasi matang lintas sektor, diversifikasi bahan baku bioetanol juga menjadi kunci akselerasi pengembangan. Hal itu mengemuka dalam diskusi ”Bioetanol dan Dampaknya terhadap Ketahanan Energi Nasional” yang digelar Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) di Jakarta, Sabtu (7/12). Sebagai pembicara ialah Koordinator Program Studi Energi dan Lingkungan Berkelanjutan di Swiss German University Evita Legowo.

Evita mengatakan, dari identifikasinya, ada sejumlah permasalahan dalam pengembangan bioetanol di Indonesia. Diantaranya, terbatasnya ketersediaan bahan baku yang tergantung pada panen, rantai pasok, dan opsi yang tersedia saat ini relatif baru pada molases (tetes tebu), bagasse (ampas tebu), dan limbah sawit. Maka, perlu ada studi mendalam untuk keberlanjutan bahan baku sampai ke tingkat keekonomian. ”Dalam mewujudkan itu, semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah (lintas kementerian), Pertamina, dan penyedia bahan baku perlu duduk bersama. Perlu ada sinergi semua pihak,” kata Evita. (Yoga)


Terobosan Bisnis Kecerdasan Buatan dan Meta AI

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Sesuai namanya, Meta AI adalah fitur simulasi percakapan atau chatbot yang berbasis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Fitur chatbot ini tak hanya mampu menjawab pertanyaan dari pengguna, tetapi juga bisa membantu pengguna menghasilkan (generate) gambar ilustrasi sesuai dengan permintaan pengguna. Melansir dari blog resmi Whatsapp, Sabtu (7/12) sejumlah pembaruan yang dilakukan pada fitur Meta AI telah meningkatkan kualitas percakapan serta makin memudahkan pengguna mengeksplorasi berbagai ide untuk mendukung produktivitas.

”Kami mengumumkan serangkaian pembaruan terkini yang memungkinkan Anda untuk berbicara dengan Meta AI secara real time (langsung). Pembaruan ini akan memudahkan lebih banyak orang mengeksplorasi ide, meningkatkan kualitas chat, dan mencoba hal-hal baru,” tulis Whatsapp di blog resmi mereka. Meta AI dalam layanan Whatsapp sudah dikenalkan oleh induk perusahaan Meta Platforms Inc sejak April 2024. Namun, saat itu layanan terbatas tersedia di AS, Australia, Kanada, Ghana, India, Jamaika, Malawi, Selan-dia Baru, Nigeria, Pakistan, Singapura, Afrika Selatan, Uganda, Zambia, dan Zimbabwe.

Terdapat sejumlah fitur yang ditawarkan Meta AI dalam Whatsapp, utamanya adalah fitur ”pencarian atau Tanya Meta AI”. Dengan fitur ini, pengguna bisa berbicara dengan chatbot Meta AI dan mendapat balasan yang relevan. Lewat fitur ini, pengguna dapat mengirimkan gambar/foto ke Meta AI untuk mencari informasi terkait. Fitur lain yang ditawarkan adalah pembuatan gambar dan video dalam sekejap. Lewat fitur ini, pengguna dapat meminta Meta AI membuat visual unik, baik dalam bentuk gambar atau video, sesuai deskripsi dan keinginan yang disampaikan pengguna. (Yoga)


Respon Pekerja Setelah Upah Naik

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Presiden Prabowo, Jumat (29/11) mengumumkan kenaikan upah minimum sebesar 6,5 % mulai 2025. Kebijakan itu disambut positif buruh, terutama yang masa kerjanya belum genap setahun. Respons mereka antara lain; “Harapan saya, untuk lowongan kerja tahun depan tidak lagi ada syarat batasan usia. Saya berniat mencari pekerjaan baru disebabkan untuk pekerjaan sekarang merasa stuck dan tidak dapat mengembangkan kemampuan yang saya miliki. Saya juga berharap ada kebijakan pengupahan yang semakin baik ke depan. Apabila saya mendapatkan pekerjaan baru disertai kesejahteraan yang lebih baik, situasi ini membantu saya mengasah keterampilan lebih bagus dan mendapatkan pengalaman baru,” ujar Aisah Nur (24) Karyawati swasta di Jakarta

“Saya menyambut baik kenaikan upah minimum 6,5 %. Namun, angka tersebut harus terus disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup yang terus berubah, terlebih kebijakan pemerintah ke depan semakin membebani masyarakat, khusus kelas menengah. Harapannya, dengan adanya kenaikan upah, daya beli, khususnya bagi pekerja dan kelas menengah, bisa meningkat serta dapat membantu menjaga kesejahteraan. Jika dilihat dari situasi saat ini, kenaikan 6,5 % memang dapat membantu,” kata Shifa Nur Fadilla (25) Karyawati swasta di Jakarta. (Yoga)


Angkat Potensi Ekonomi Lokal dengan Festifal Pesona Minangkabau

Yoga 09 Dec 2024 Kompas

Festival Pesona Minangkabau yang dihelat pada 5-8 Desember 2024 di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, tidak hanya menampilkan pergelaran seni dan budaya, tetapi juga mengangkat potensi ekonomi lokal. Bazar dalam festival menjadi etalase memperkenalkan produk-produk lokal. Festival Pesona Minangkabau 2024 yang masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dipusatkan di IstanoBasa Pagaruyung. Selain itu, sejumlah kegiatan juga diadakan di Lapangan Cindua Mato dan nagari-nagari sekitar. Di Istano Basa Pagaruyung, festival dihadiri ratusan pengunjung yang datang silih berganti. Selain pergelaran seni dan budaya, festival juga menghadirkan bazar kuliner dan kerajinan lokal, termasuk produk potensial dari setiap kecamatan di Tanah Datar. Stan Kecamatan Rambatan, Sabtu (7/12) misalnya, menghadirkan produk-produk potensial dari nagari-nagari, seperti kuliner pongek Simawang dan palai bilih Singkarak serta kerajinan ”baju milik” dari Nagari Padang Magek.

”Kehadiran stan kami di sini diharapkan membuat orang lebih mengenal produk lokal unggulan dari  Kecamatan Rambatan. Kalaupun festival usai, peminat bisa mencarinya di pasar-pasar sekitar Tanah Datar,” kata koordinator stan Kecamatan Rambatan, Dayantos, Sabtu siang. Di stan Kecamatan Sungayang, sejumlah produk lokal yang dijual, antara lain, gula merah enau, buah tab/kolang-kaling, keripik singkong, dan nasi boka/bekal. Produk-produk tersebut dijual dengan rentang harga Rp 10.000-Rp 20.000. ”Nasi boka itu nasi bekal yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk pergi ke sawah atau berburu. Isinya khas, ada telur, ikan sapek (sepat), jengkol, tempe dengan lado (cabai) merah. Biasanya dijual di Banda Gadang,” kata petugas stan Kecamatan Sungayang, Lia Pramita Indah Tiara (37). (Yoga)


PPN Multitarif yang Rumit

Yuniati Turjandini 09 Dec 2024 Investor Daily (H)
Kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) multitarif mulai 2025 dinilai rumit dan tidak efisien, karena ada dua tarif, yakni 11% dan 12%. Selain itu skema tidak ada dalam Undang-Undang Harmoninsasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kebijakan ini juga akan tetap membebani ekonomi, karena menyasar sejumlah industri, seperti mobil. Konsumen akan menunda pembelian mobil, karena kenaikan PPN dibarengi dengan pemberlakuan pajak opsen daerah, sehingga membuat harga melonjak.  Ujungnya, pabrik mobil akan mengurai produksi dan bisa memicu PHK. Sektor properti juga akan terguncang, mengingat saat ini mendapatkan insentif PPN ditanggung pemerintah, Itu sebabnya, lebih baik rencana ini dibatalkan dan PPN dikembalikan ke 11% dan berlaku rata. Jika pemerintah tetap memaksakan kenaikan, dampak negatifnya ke ekonomi akan sangat terasa. Selain itu, PPN 12% untuk barang mewah tidak akan mendongkrak penerimanaan secara signifikan, karena lingkupnya kecil. (Yetede)

Pilihan Editor