;

Investasi Apple untuk Pabrik AirTag Tidak Bisa Disamakan dengan Kewajiban TKDN Ponsel, Komputer, dan Tablet

Yoga 09 Jan 2025 Kompas (H)
Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa komitmen Apple Inc untuk membangun pabrik AirTag melalui mitra manufakturnya, Luxshare ICT, di Batam, Kepulauan Riau, tidak dapat disamakan dengan kewajiban mereka dalam memenuhi tingkat komponen dalam negeri atau TKDN untuk telepon seluler, komputer genggam, dan tablet. AirTag merupakan perangkat pelacak elektronik yang berfungsi sebagai aksesori terpisah sehingga bukan bagian dari komponen utama pada perangkat tersebut. Penekanan itu disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang untuk merespons pernyataan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengenai komitmen Apple Inc melakukan investasi awal senilai 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16 triliun untuk pembangunan pabrik AirTag melalui mitra Apple Inc, yakni Luxshare ICT, di Batam.

Pernyataan Rosan ini mengemuka seusai dirinya bertemu dengan manajemen Apple Inc di kantor BKPM, Selasa (7/1/2025) malam. ”AirTag ini produk aksesori, bukan bagian dari komponen dalam ponsel, komputer genggam, dan sabak yang diatur dalam Permenperin Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet. Dengan demikian, tidak ada dasar bagi kami mengeluarkan sertifikasi TKDN supaya produk ponsel Apple Inc, terutama iPhone 16 dan varian terbarunya nanti, bisa diperjual belikan resmi di pasar Indonesia,” tutur Agus kepada media, Rabu (8/1), di Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, Agus menceritakan, negosiasi Kemenperin dengan manajemen Apple Inc, Selasa sore, membahas beberapa hal.

Pihak Apple Inc menyampaikan keinginan mereka untuk memenuhi kewajiban TKDN skema manufaktur, tetapi ternyata malah terwujud dalam komitmen investasi berupa pabrik AirTag. Lalu, pihak Apple Inc juga menyampaikan negosiasi untuk melanjutkan skema pengembangan inovasi untuk memenuhi kewajiban TKDN seperti yang sudah mereka lakukan sebelumnya. Akan tetapi, kata Agus, mereka menawarkan nilai investasi dengan jumlah di bawah yang diminta Kemenperin. ”Kami juga menyampaikan kepada mereka bahwa Apple Inc masih ada 10 juta dollar AS dari komitmen skema pengembangan inovasi yang harus mereka lunasi ke Pemerintah Indonesia. Mereka bilang akan melunasi serta akan memperkuat Apple Academy. Kami sampaikan balik bahwa kami akan mengaudit semua Apple Academy,” katanya. (Yoga)

RI Bakal Impor 2 Juta Sapi Secara Bertahap Sepanjang 2025-2029

Yoga 09 Jan 2025 Kompas
Indonesia bakal mengimpor 2 juta sapi secara bertahap sepanjang 2025-2029. Langkah itu merupakan upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus menopang program Makan Bergizi Gratis. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, 2 juta sapi yang akan diimpor pada 2025-2029 itu terdiri dari 1 juta sapi perah dan 1 juta sapi pedaging. Kedua jenis sapi itu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan reguler susu dan daging sekaligus program Makan Bergizi Gratis. ”Tahun ini, kami menargetkan dapat mengimpor 200.000 sapi perah dan 200.000 sapi pedaging,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (8/1/2025). Menurut Sudaryono, sapi yang akan diimpor itu berupa indukan sehingga dapat dikembang biakkan di dalam negeri. Sapi indukan tersebut akan diberikan kepada para kelompok peternak berskala besar dan kecil melalui pola kemitraan.

Pemerintah juga membukam ruang bagi investor untuk mendatangkan sapi indukan dan memperbanyak jumlahnya di dalam negeri. Investasi di sektor peternakan sapi itu diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Indonesia dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis. ”Melalui kebijakan ini, kami berharap produksi daging dan susu sapi di dalam negeri meningkat, ketergantungan terhadap impor pangan berkurang, dan peluang baru para pengusaha di sektor peternakan dapat tercipta,” katanya. Pada Oktober 2024, KementerianPertanian(Kementan) menyebutkan sudah ada 112 perusahaan yang telah berkomitmen akan mendatangkan sapi impor. Dari jumlah itu, sebanyak 55 perusahaan akan mengimpor sapi perah dan 57 perusahaan sapi pedaging. 

Kementan memperkirakan kebutuhan susu segar hingga 2029 mencapai 8,5 juta ton. Dari jumlah itu, 4,9 juta ton merupakan kebutuhan susu reguler dan 3,6 juta ton untuk program Makan Bergizi Gratis. Adapun berdasarkan Outlook Komoditas Peternakan Daging Sapi 2023, Kementan memperkirakan kebutuhan daging nasional pada 2025 mencapai 739.668 ton, sedangkan produksi nasional daging sapi dan kerbau sebanyak 445.118 ton. Dengan begitu, Indonesia mengalami defisit daging 294.550 ton. Dalam dua tahun berikutnya, yakni 2026 dan 2027, Indonesia juga diperkirakan masih defisit daging. Namun, defisit tersebut diproyeksikan turun masing-masing menjadi 288.324 ton pada 2026 dan 279.139 ton pada 2027. Sementara itu, pada awal tahun ini, pelaku usaha penggemukan sapi telah mendatangkan 2.797 sapi bakalan dari Australia. (Yoga)

Peningkatan Usia Pensiun Memiliki Implikasi Positif dan Negatif

Yuniati Turjandini 09 Jan 2025 Investor Daily (H)
Kebijakan peningkatan usia pensiun menjadi 59 tahun dari 58 tahun mulai 2025  memiliki implikasi positif dan negatif. Pemerintah diminta mengantisipasi dampak negatif kebijakan ini, karena bisa  menjadi bom waktu ekonomi. Achmad Nur Hidayat, ekonom dan pakar kebijakan publik UPNVJ,  menyatakan, sisi positif kebijakan ini adalah memperpanjang  periode iuran pekerja ke program jaminan pensiun. Hal ini dapat meneingkatkan stabilitas dana pensiun dan mengurangi beban keuangan pemerintah dalam jangka panjang. "Dengan semakin banyaknya peserta aktif yang menyumbang ke dana pensiun, cadangan dana tersebut dapat dikelola lebih baik untuk menjamin manfaat pensiun yang memadai bagi peserta di masa depan," ujar Achmad. Namun, dari perspektif pekerja alias sisi negatif, dia menerangkan, penundaan masa pensiun dapat berarti waktu yang lebih lama untuk menikmati manfaat pensiun. Bagi mereka yang bekerja di sektor  informal atau memiliki kondisi kesehatan yang buruk, kebijakan ini dapat dirasakan sebagai beban tambahan. Selain itu, dia menegaskan, perusahaan menghadapi kenaikan biaya dalam menyesuaikan lingkungan kerja dan memberikan  dukungan tambahan untuk pekerja usia lanjut, seperti perawatan kesehatan yang lebih insentif atau program pelatihan ulang. (Yetede)

Aset Perbankan Meningkat, Kinerja Positif

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Kontan
Upaya perbankan dalam memperbaiki kualitas aset melalui penerapan manajemen risiko yang lebih ketat telah menunjukkan hasil positif. Rasio loan at risk (LaR) perbankan per November 2024 turun menjadi 9,82%, lebih rendah dibandingkan 11,61% pada November 2023, bahkan sudah di bawah tingkat pra-pandemi. Selain itu, non-performing loan (NPL) gross perbankan juga membaik, turun menjadi 2,19% dari 2,36% pada tahun sebelumnya.

Lani Darmawan, Presiden Direktur CIMB Niaga, menyatakan bahwa perbaikan LaR merupakan hasil dari peninjauan kembali risk appetite dan pengelolaan kredit secara hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi. CIMB Niaga sendiri mencatat LaR sebesar 6,5%, yang dianggap sangat baik untuk bank dengan segmen kredit ritel dan UKM. Lani optimis tren perbaikan LaR akan terus berlanjut karena dampak pandemi sudah mereda.

Sementara itu, Efdinal Alamsyah, Direktur Kepatuhan OK Bank, menilai penurunan LaR didukung oleh penerapan manajemen risiko yang lebih ketat dan peningkatan standar penyaluran kredit. Dengan stabilitas ekonomi yang lebih baik, tren ini diproyeksikan berlanjut di 2025, meskipun tantangan global masih perlu diwaspadai. OK Bank mencatat LaR sebesar 10%, mendekati rata-rata industri.

Di sisi lain, Setiyo Wibowo, Direktur Manajemen Risiko Bank BTN, menyebut penurunan LaR di BTN (sekitar 20% pada November 2024) merupakan hasil strategi restrukturisasi dan soft landing kredit macet. BTN memproyeksikan rasio LaR akan turun ke bawah 18% pada 2025.

Tren perbaikan kualitas kredit di sektor perbankan memberikan sinyal positif bagi profitabilitas dan stabilitas industri perbankan di tengah tantangan ekonomi global.

Ketahanan Emiten Tetap Teruji

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Kontan
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tetap menjadi pilihan menarik bagi investor di tengah kondisi pasar yang volatil dan likuiditas yang ketat. Menurut Andrey Wijaya, Kepala Riset RHB Sekuritas Indonesia, pertumbuhan pinjaman BBCA yang mencapai Rp 875,78 triliun per November 2024, naik 15,47% secara tahunan, serta laba bersih sebesar Rp 50,47 triliun (naik 14,31% yoy), menunjukkan kinerja yang solid. Manajemen BBCA bahkan menaikkan target pertumbuhan pinjaman 2024 menjadi 10%-12%.

James Stanley Widjaja dari Buana Capital Sekuritas menilai, koreksi harga saham BBCA sebesar 6,52% dalam sebulan terakhir adalah peluang untuk akumulasi. Dengan profil pertumbuhan laba yang tetap kuat, margin bunga bersih (NIM) sebesar 6,2%, dan kualitas aset terbaik, BBCA memiliki daya tahan di tengah ketatnya likuiditas.

Sementara itu, menurut Harsh Wardhan Modi dari JP Morgan Sekuritas, likuiditas ketat akibat penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) lebih berdampak pada bank BUMN dibandingkan BBCA. Dengan pendapatan yang konsisten, BBCA diproyeksikan tetap mencetak kinerja lebih baik dari bank lain dan diperdagangkan dengan harga premium.

Ketiga analis, yakni Andrey, James, dan Harsh, memberikan rekomendasi "buy" untuk saham BBCA dengan target harga masing-masing Rp 12.060, Rp 12.400, dan Rp 12.000 per saham. Strategi BBCA, seperti program BCA Expoversary dan BCA UMKM Fest, serta kekuatan fundamentalnya, mendukung optimisme terhadap emiten ini.

Diversifikasi Investasi di Luar Tiongkok

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Kontan
Bergabungnya Indonesia dalam BRICS memberikan peluang besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan China, yang selama ini menjadi salah satu mitra utama Indonesia dalam perdagangan dan investasi. Presiden Prabowo Subianto berhasil membawa komitmen investasi sebesar US$10,07 miliar dari kunjungannya ke China pada November 2024, sementara Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani juga mengamankan komitmen investasi tambahan sebesar US$7,46 miliar. Menurut Ronny P. Sasmita, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, masuknya investasi China penting untuk membuka lapangan kerja dan memanfaatkan surplus produksi barang modal China melalui program Belt and Road Initiative.

Namun, menurut M. Rizal Taufikurrahman, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef, tantangan signifikan dapat muncul dari perlambatan ekonomi China yang diproyeksikan ke kisaran 4%-5%. Ketergantungan yang tinggi pada investasi China juga berisiko meningkatkan kerentanan ekonomi Indonesia terhadap dinamika ekonomi dan kebijakan China. Oleh karena itu, diversifikasi sumber FDI dari negara maju seperti AS, Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan India dinilai krusial untuk mendukung pertumbuhan berbasis teknologi, energi terbarukan, dan inovasi.

Untuk menarik lebih banyak investor global, Rizal menyarankan Indonesia meningkatkan daya saing dengan reformasi struktural dan penyederhanaan regulasi investasi. Hal ini akan membantu menciptakan stabilitas ekonomi jangka panjang sambil memanfaatkan peluang besar dari keanggotaan BRICS.

Modal Terbakar, E-Commerce Tumbang

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Kontan (H)
Industri e-commerce Indonesia menghadapi tantangan berat meskipun potensi ekonomi digitalnya sangat besar. Penutupan layanan marketplace oleh PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA), yang didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhamad Fajrin Rasyid, mencerminkan ketatnya persaingan dan sulitnya mencetak keuntungan di sektor ini. Head of Media and Communications BUKA, Dimas Bayu, menyatakan bahwa perusahaan akan fokus pada layanan produk virtual seperti pulsa dan token listrik, setelah sebelumnya merugi Rp597,35 miliar pada kuartal III-2024.

Menurut Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Celios, persaingan sengit dengan pemain besar seperti Shopee dan Tokopedia-TikTok, yang didukung inovasi seperti fitur live shopping dan strategi "bakar uang," menjadi penyebab utama runtuhnya BUKA. Ketergantungan konsumen Indonesia pada harga murah semakin memperberat posisi perusahaan di pasar.

Meskipun demikian, Budi Primawan, Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), optimistis industri e-commerce akan terus tumbuh, dengan proyeksi nilai transaksi mencapai US$85–90 miliar pada 2025. Dominasi pemain besar seperti Shopee, Tokopedia, serta platform social commerce seperti TikTok Shop dan Instagram Shopping diperkirakan akan berlanjut, didukung oleh penetrasi internet yang semakin luas di Indonesia.

Keputusan BUKA ini menunjukkan bahwa fokus pada model bisnis yang berkelanjutan menjadi kunci untuk bertahan dalam ekosistem e-commerce yang kompetitif.

Pilkada Ulang, Risma-Gus Hans Berikan Tanggapan

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Bisnis Indonesia
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans), melalui kuasa hukum mereka, Tri Wiyono, meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggelar pemilihan ulang tanpa keikutsertaan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Permintaan ini diajukan dalam sidang gugatan sengketa hasil Pilkada Jawa Timur yang berlangsung di MK, Rabu (8/1).

Wiyono menuding pasangan Khofifah-Emil telah melakukan pelanggaran pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), terutama dengan membagikan bantuan sosial (bansos) selama masa Pilkada untuk memengaruhi hasil suara. Ia mengklaim bahwa distribusi bansos tersebut berkaitan erat dengan perolehan suara mereka.

Dalam Pilkada Jawa Timur, Risma yang diusung oleh PDIP kalah telak di sekitar 1.000 TPS, dengan Khofifah-Emil akhirnya dinyatakan sebagai pemenang oleh KPUD Jawa Timur melalui keputusan No. 63/2024. Namun, Risma-Gus Hans kini menuntut agar MK membatalkan hasil tersebut, mendiskualifikasi Khofifah-Emil, dan menggelar pemilu ulang tanpa mereka.

Sidang gugatan ini merupakan bagian dari 309 sengketa Pilkada 2025 yang ditangani MK dalam waktu 45 hari kerja.

Menata Kembali Sistem Penyelenggaraan Haji

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Bisnis Indonesia
Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 sebesar rata-rata Rp89,41 juta per jemaah, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp93,41 juta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa biaya ini terdiri dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jemaah, rata-rata Rp55,43 juta (62%), serta komponen nilai manfaat sebesar Rp33,98 juta (38%).

Kesepakatan ini akan menjadi dasar bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan biaya resmi. Pada tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota 221.000 jemaah, termasuk 201.063 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus.

Selain biaya, isu daftar tunggu haji yang mencapai 20 hingga 40 tahun tergantung provinsi menjadi perhatian serius, terutama bagi jemaah lanjut usia. Menteri Agama berencana meningkatkan pendampingan lansia dengan menambah petugas kesehatan dan meningkatkan fasilitas aksesibilitas.

Tantangan lainnya adalah pengelolaan transportasi, akomodasi, dan kualitas pelayanan di Tanah Suci. Dengan 30% jemaah berusia di atas 60 tahun, perhatian khusus diperlukan untuk memastikan pengalaman haji yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Penurunan biaya dan perbaikan layanan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta meningkatkan standar global penyelenggaraan haji.

Investasi Asing Kembali Percaya Diri

Hairul Rizal 09 Jan 2025 Bisnis Indonesia
Pemerintah Indonesia serius merealisasikan target pembangunan 3 juta unit rumah per tahun, salah satunya dengan menggandeng investor asing, termasuk Investor Perumahan Kerajaan Qatar. Melalui nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani, Qatar berkomitmen membangun 1 juta unit rumah, terutama di kawasan padat penduduk seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

MoU ini disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang juga mendorong berbagai insentif seperti pembebasan pajak pembelian rumah (BPHTB dan PPN) serta percepatan pengurusan izin bangunan (PBG) untuk mendukung realisasi proyek tersebut. Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah menegaskan bahwa program ini terbuka bagi investor asing lainnya, seperti dari UEA dan China, untuk berpartisipasi.

Selain itu, Kementerian PKP bekerja sama dengan kementerian terkait, seperti Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sekretariat Negara, untuk menyiapkan lahan milik negara di lokasi strategis. Menteri Investasi Rosan P. Roeslani memastikan kemudahan perizinan dan dukungan penuh bagi investor asing untuk mempercepat pelaksanaan proyek.

Komitmen ini menunjukkan optimisme pemerintah dalam menyediakan perumahan sosial yang layak bagi masyarakat menengah ke bawah, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur perumahan yang berkelanjutan melalui kerja sama dengan mitra internasional.

Pilihan Editor