Pasokan Daging Naik 50,7 Persen
Pada Ramadan 2021, pasokan daging sapi diperhitungkan mencapai sekitar 312 ton atau naik 50.7 persen dari total pasokan 2020 sebesar 207 ton. Sedangkan kebutuhan daging sapi pada 2021 sekitar 280 ton ada kenaikan 5.7 persen dari 2020 sebesar 265 ton.
Total pasokan pada periode April-Mei 2021 sekitar 565 ton naik 50.7 persen dari total pasokan 2020 yaitu sebesar 375 ton dengan total kebutuhan April dan Mei sekitar 507 ton.
Dari pantauan Disbunak Kalsel, pada Maret 2021, harga sapi potong di tingkat produsen di minggu pertama sebesar Rp 51. 376 per kilogram. Minggu kedua Rp 51.421 per kilogram, Minggu ketiga Rp 52.548 per kilogram dan minggu ke empat, Rp 53.372 per kilogram.
Sementara harga daging sapi murni tingkat konsumen, Minggu pertama Maret Rp 125. 939 per kilogram, Minggu kedua Rp 126.556 per kilogram, Minggu ketiga Rp 126.540 per kilogram, Minggu keempat, Rp 126.811 per kilogram.
Jasa Pengiriman Melonjak 30 Persen
Setiap Ramadan dan Lebaran Idulfitri terjadi peningkatan pengiriman barang antar provinsi. Seperti halnya perusahaan jasa kiriman JNE yang sudah melakukan beberapa antisipasi untuk melayani masyarakat pengguna jasa.
Depi Hariyanto, Kepala Cabang JNE Banjarmasin, mengatakan, sudah rutin setiap tahun saat Ramadan dan Hari Raya Idulfitri terjadi peningkatan jumlah pengiriman yang signifikan.
Secara nasional, jumlah pengiriman JNE pada high season tahun-tahun sebelumnya mencapai lebih dari 30 persen jasa kirim Pada Ramadan, JNE Banjarmasin juga mengalami peningkatan sekitar 20 persen hingga 30 persen.
Perang Dagang Australia-Cina Dongkrak Harga Batu Bara
JAKARTA - Harga jual batu bara terdongkrak setelah hubungan dagang Australia dan Cina memanas. Peseteruan ini berujung pada larangan impor batu bara dari Australia. Analis dari Central Capital Futures, Wahyu Tribowo Laksono, mengatakan keputusan Cina untuk melarang impor batu bara dari Australia membuat pasokan mereka berkurang. Dampaknya, harga komoditas tersebut meningkat di atas angka yang ditetapkan pemerintah. Cina harus mencari produsen lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut demi menekan kenaikan harga.
Selain batu bara, Wahyu menilai perseteruan Cina dan Asutralia tak banyak mempengaruhi harga komoditas lainnya. Menurut dia, saat ini harga komoditas sedang dipengaruhi oleh tarik-menarik di antara beberapa faktor yang membawa dampak positif ataupun negatif. Pada satu sisi, dolar Amerika Serikat sedang menguat. Hubungan Cina dan Australia memburuk saat Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mendorong penyelidikan terhadap asal-usul Covid-19. Pemerintah Australia mendukung usul tersebut, tapi pemerintah Cina menolak Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan usul tersebut tak berdasar dan menganggapnya sebagai bentuk keraguan terhadap transparansi Cina dalam mengusut penyebab pandemi.
Head of Center of Industry, Trade, and Investment Indef, Andry Satrio Nugroho, menyatakan belum ada tanda bahwa hubungan kedua negara itu membaik. Dia memperkirakan dampaknya masih akan terasa bagi harga batu bara. "Ini peluang bagi Indonesia," katanya. Selain batu bara, dia menilai tak banyak komoditas yang akan terkena dampak sentimen positif dari ketegangan Australia dan Cina. salah satu yang mungkin akan berpengaruh adalah bijih besi dan baja, lantaran kdua komoditas ini diperdagangkan dalam jumlah besar oleh kedua negara.
(Oleh - HR1)
Kilau Batu Bara hingga Kuartal Kedua
JAKARTA - Tren kenaikan harga jual batu bara sejka awal tahun ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga kuartal kedua 2021. Kondisi tersebut mebuka peluang bagi persahaan batu bara untuk menambah produksi. Tren kenaikan itu tampak dari harga batu bara acuan (HBA) yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tiap bulannya. Nilai HBA dihitung dari rata-rata empat indeks harga batu bara dunia, yaitu Indonesia Coal Index, Newcastle Export Index, Globalcoal Newscastle Index, dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, hendra Sinadia, berujar kenaikan harga di berbagai indeks dunia disebabkan oleh rendahnya produksi pada kuartal pertama. Di dalam negeri, proses produksi terhambat musim hujan. Beberapa tambang terendam banjir sehingga kesulitan beroperasi. Ekspor batu bara Australia juga tesendat lantaran jalur kereta api untuk mengirim komoditas ini terendam banjir. Hendra mengatakan, tak sedikit perusahaan batu bara yang memanfaatkan momentum kenaikan harga batu bara untuk mengajukan tambahan produksi. "Ada beberapa perusahaan yang akan mengajukan rencana kerja dan anggaran belanja (RKAB),' katanya.
Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Tbk, Febriati Nadira, mengatakan perusahaan tidak dapat mengontrol harga batu bara. Menurut dia, Adaro memilih berfokus pada upaya peningkatan keunggulan operasional bisnis inti, efisiensi dan produktivitas operasi, menjaga kas, dan mempertahankan posisi keuangan. Tahun ini, Adaro menargetkan produksi batu bara sebanyak 52-54 juta ton.
(Oleh - HR1)
Grab Dikabarkan Merger dengan SPAC Pekan Ini, Valuasi Diramal Rp 510 T
Grab dikabarkan mengkaji merger dengan perusahaan cek kosong atau SPAC untuk IPO. Merger akan dilakukan paling cepat pekan ini. Valuasi decacorn Singapura ini bisa mencapai US$ 35 miliar. Grab dikabarkan bersiap mencatatkan saham perdana alias IPO di bursa saham Amerika Serikat (AS) melalui merger dengan perusahaan ‘cek kosong’ atau SPAC. Valuasi decacorn Singapura ini diramal US$ 35 miliar (Rp 510 triliun) setelah aksi korporasi. “Grab dapat menyelesaikan perjanjian untuk mendaftar di (bursa) New York melalui Altimeter Capital secepatnya minggu ini,” kata tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut dikutip dari Financial Times, Rabu (7/4).
Grab dikabarkan bersiap mencatatkan saham perdana alias IPO di bursa saham Amerika Serikat (AS) melalui merger dengan perusahaan ‘cek kosong’ atau SPAC. Valuasi decacorn Singapura ini diramal US$ 35 miliar (Rp 510 triliun) setelah aksi korporasi. “Grab dapat menyelesaikan perjanjian untuk mendaftar di (bursa) New York melalui Altimeter Capital secepatnya minggu ini,” kata tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut dikutip dari Financial Times, Rabu (7/4).
Jika merger Grab dengan SPAC milik Altimeter disetujui oleh dewan startup, itu akan menjadi kesepakatan terbesar secara global. Namun, orang-orang yang mengikuti perkembangan pembahasan itu mengingatkan bahwa kesepakatan merger tersebut belum selesai. Altimeter merupakan perusahaan yang berbasis di Silicon Valley, AS. Korporasi ini mengelola lebih dari US$ 15 miliar investasi teknologi publik dan swasta. Perusahaan tersebut telah mengumpulkan total US$ 850 juta untuk dua SPAC. Setelah berinvestasi di Snowflake pada 2015, sebanyak 15,1% saham Altimeter di perusahaan analisis data bernilai hampir US$ 4,4 miliar ketika terdaftar di New York tahun lalu.
(Oleh - HR1)
Grab Bentuk Dana Abadi untuk Mitra, Siapkan Rp 4 Triliun
Grab membentuk dana abadi untuk mitra pengemudi hingga penjual bernama Dana GrabForGood. Decacorn Singapura ini menyiapkan dana awal US$ 275 juta atau sekitar Rp 4 triliun. Decacorn Singapura, Grab Holdings berencana membentuk dana abadi Dana GrabForGood. Perusahaan penyedia layanan on-demand ini menyiapkan dana awal US$ 275 juta atau sekitar Rp 4 triliun. Sebanyak US$ 50 juta (Rp 726,8 miliar) berupa tunai dan US$ 200 juta (Rp 2,9 trilun) dalam bentuk estimasi nilai saham Grab. Co-founder sekaligus CEO Grab Group Anthony Tan, Co-founder Tan Hooi Ling, dan Presiden Grab Ming Maa berkomitmen mengontribusikan dana pribadi mereka total US$ 25 juta (Rp 363,4 miliar) dalam bentuk saham.
Grab mengalokasikan lebih dari US$ 20 juta dana tunai untuk menyubdisi secara penuh biaya vaksinasi dan administrasinya bagi mitra pengemudi dan pengantaran yang memenuhi syarat dan tidak termasuk dalam target penerima vaksin dari negara. Ini tindak lanjut dari hasil survei pada Februari, yang menunjukkan bahwa 92% pengguna Grab khawatir virus corona. Decacorn tersebut berupaya memperoleh akses terhadap vaksin. Lalu, akan menjalankan pusat vaksin untuk vaksinasi mitra yang memenuhi syarat di masing-masing wilayah.
(Oleh - HR1)
Targetkan Buka 100 Outlet, Hartadinata Abadi Ekspansi Bisnis Gadai
PT Hartadinata Abadi Tbk. meluncurkan holding bisnis pegadaian dan berencana menambah hingga 100 outlet gadai di empat provinsi. Produsen dan penyedia perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk. meluncurkan PT Gemilang Hartadinata Abadi sebagai holding bisnis pegadaian bernama Gadai Hartadinata Abadi. Ke depan, perseroan berencana menambah outlet gadai dari saat ini terdapat 54 unit menjadi 100 outlet. "Hingga saat ini sudah ada 54 unit Gadai Hartadinata Abadi yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, dan NTT. Selanjutnya, Hartadinata Abadi berencana memperluas jangkauan gadai hingga 100 outlet," ujar Direktur Utama PT Gemilang Hartadinata Abadi Cuncun Muliawan dalam keterangan tertulis perseroan, Kamis (7/4).
Cuncun mengaku pihaknya telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk beroperasi di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Perseroan menargetkan bisnis gadai ini bisa memenuhi kebutuhan ekonomi, terutama kelompok menengah ke bawah, petani, nelayan, serta pemilik Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) yang memerlukan modal usaha. “Budaya masyarakat yang gemar menabung dan berinvestasi logam mulia serta perhiasan emas juga menjadi salah satu faktor pendorong bisnis gadai,” ujarnya.
(Oleh - HR1)
Pajak Kekayaan Jadi Amunisi Fiskal Alternatif
Dana Moneter Internasional atau IMF menilai, penarikan pajak atas kekayaan atau wealth tax sebagai amunisi fiskal yang ampuh. Pemajakan atas kekayaan bisa menjadi alternatif jika pemerintah kesulitan mengumpulkan penerimaan melalui Pajak Penghasilan (PPh).
Seruan IMF itu sebenarnya sejalan dengan rencana Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang akan fokus menyasar masyarakat kaya dan superkaya atau wajib pajak strategis sebagai sumber pendapatan baru di tengah seretnya prospek penerimaan pajak pada tahun ini.
Direktorat Jenderal Pajak juga akan memaksimalkan penggunaan data yang didapat dari pihak ketiga dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.
Pajak kekayaan sendiri bukanlah instrumen fiskal yang populer diterapkan di banyak negara. Dari seluruh negara anggota Organisasi Kerja Sama Pembangunan Ekonomi (OECD), hanya empat negara yang mengenakan pajak kekayaan kepada wajib pajak mereka, yakni Norwegia, Perancis, Spanyol, dan Swiss.
Uang Kripto Cetak 9 Miliarder Jadi Orang Baru Terkaya Dunia
Jakarta, CNN Indonesia -- Investasi uang kripto membuat sembilan orang masuk ke dalam jajaran orang terkaya versi Forbes. Lonjakan nilai bitcoin dan mata uang kripto membuat sebagian investor mendulang untung. Berdasarkan laporan Forbes, dikutip Kamis (8/4), ekonomi AS mulai merosot pada Maret 2020. Momentum ini membuat para investor panik dan melepas saham hingga aset berisiko lannya. Harga bitcoin pun sempat anjlok 50 persen dalam satu hari. Penurunan ini diikuti oleh uang kripto lainnya.
Namun, dalam kurun waktu satu tahun, prospek aset digital tersebut putar arah. Bitcoin meroket sepanjang 2021, bahkan melampaui US$60 ribu per koin pada Maret.
Lonjakan ini turut mengerek uang kripto lainnya. Angin segar pun berhembus untuk uang kripto karena lembaga besar mulai menunjukkan dukungannya.
Dari Tesla hingga Paypal. Bahkan The Fed mulai menjajaki potensi dolar digital.
Pertumbuhan pasar uang kripto ini pun mendorong pemain masuk ke dalam jajaran miliarder baru versi Forbes. Dari tahun lalu hanya tercatat 4 orang, kini ada 9 orang pendatang baru yang masuk sehingga ada 12 miliarder uang kripto.
(Oleh - HR1)
Strategi Mahaka Radio di Tengah Penguatan Digitalisasi
JAKARTA, investor.id - PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) tengah menjalankan berbagai strategi, salah satunya peluncuran aplikasi streaming radio Noice generasi kedua di tengah penguatan digitalisasi. Strategi ini diharapkan menjadi faktor utama penopang pertumbuhan kinerja keuangan perseroan dalam jangka panjang. Noice merupakan aplikasi multiplatform bagi radio digital, musik digital, hingga podcast digital yang dioperasikan oleh PT Mahaka Radio Digital. Noice adalah hasil bentukan Mahaka Radio Integra dan PT Quatro Kreasi Indonesia. Analis Trimegah Sekuritas Richardson Raymond dan Willinoy Sitorus mengungkapkan, peluncuran aplikasi Noice generasi kedua tergolong sukses. Hal itu dibuktikanoleh keberhasilan aplikasi ini meraih peringkat bintang 4,3 di Google Store. Jumlah pengunduh juga menunjukkan peningkatan pesat melampaui 500 ribu dengan MAU sekitar180 ribu. Padahal, upaya masif promosi aplikasi generasi kedua tersebut belum dilakukan kepada masyarakat luas. “Noice ditujukan untuk menangkappasar dari berbagai komunikasi. Tidak seperti aplikasi Spotify yang kontennya 70% musik.
Mahaka Radio Integra telah membentuk perusahaan patungan (joint venture/ JV) dengan PT Nusantara Teknologi Terdepan (NTT) bernama PT Cepat Untung Agar Nikmat. Cepat Untung Agar Nikmat dibentuk untuk menggarap usaha di bidang pengembangan konser virtual atau e-concert. Menurut Adrian, perseroan telah menggandeng TMC (The Music Company) yang akan membawa musisi lokal dan internasional. Untuk musisi lokal, perseroan akan fokus pada musisi indie. Sedangkan, untuk internasional menampilkan musisi dunia papan atas, seperti Maroon 5 dan Billie Eilish yang sudah di pipeline. E-Concert ini tak hanya menargetkan penonton dari dalam negeri, melainkan juga lintas negara. ”Yang lokal sudah mulai menggelar konser virtualnya. Yang internasional, saya belum bisa announce sampai kontraknya sudah didapatkan,” kata dia kepada Investor Daily.
(Oleh - HR1)









