;

RI Berpotensi Peroleh Hak Penghasilan Global

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Investor Daily, 13 Juli 2021

Jakarta - Menteri Keuangan menyebutkan Indonesia berkesempatan mendapatkan alokasi hak pemajakan atas penghasilan global yang diterima perusahaan digital global atau multinasional terbesar. Hal ini seiring dengan adanya penerapan solusi berbasis konsensus yang telah disepakati oleh 132 dari 239 negara atau yuridiksi anggota OECD/G20 Inclusive Framework on Base Erosion and Profit Shifting (BEPS).

Potensi Indonesia untuk mendapatkan alokasi hak pemajakan tersebut masuk dalam pilar pertama yang ada pada kesepakatan perpajakan internasional. Kesepakatan ini juga mempunyai pilar kedua yang berfokus pada pajak minuman global untuk pemerataan sistem perpajakan internasional yakni telah disepakati tarif pajak minimum global sebesar 15%. Kesepakatan ini memperlihatkan kemampuan pendekatan multilateralisme dalam mengatasi tantangan global khususnya terkait BEPS serta persaingan tarif pajak yang tidak sehat. 

(Oleh - IDS)

Alba Mart Buka Toko di Korsel

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Investor Daily, 13 Juli 2021

Jakarta - Indonesia membuka toko ritel Al-Barokah Mart (Alba Mart) di Gimhae, Korea Selatan (Korsel). Grand Launching Alba Mart dilakukan dengan pengguntingan pita yang disaksikan oleh pengurus BUMM Al-Barokah, Gimhae, serta Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan. Pembukaan toko Alba Mart merupakan tindak lanjut dari peresmian BUMM Al-Barokah oleh Dubes RI Seoul. 

Alba Mart diharapkan menjadi penggerak bagi munculnya toko-toko ritel Indonesia lainnya di berbagai wilayah di Korea Selatan. Dengan pengelolaan yang profesional, toko ritel ini akan membantu para UMKM Indonesia dalam memperluas jaringan penjualan produknya di pasar Korea Selatan. Alba Mart senantiasa mengembangkan inovasi termasuk bisnis online sehingga mutu dan harga dapat lebih bersaing. Direncanakan, toko ritel serupa akan didirikan di kota-kota lain sekaligus memakmurkan masjid dan membantu masjid untuk menjadi mandiri. 

(Oleh - IDS)

Gandeng Bank Jago, Logisly Raih Pendanaan bagi Transporter

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Investor Daily, 13 Juli 2021

Jakarta - PT Bank Jago Tbk dan PT Logisly Canggih Indonesia (Logisly) menandatangani kerja sama pembiayaan untuk disalurkan ke vendor transporter Logisly. Melalui kolaborasi ini, para pengusaha truk yang bergabung dalam ekosistem Logisly bisa mendapatkan akses pendanaan modal kerja untuk menjalankan order ekspedisi dari Logisly.

Logisly adalah platform truk berbasis digital yang menghubungkan para pengguna jasa logistik (shipper) dengan pengusaha truk (transporter). Logisly sudah melayani 350 shipper ternama mulai dari perusahaan lokal seperti Nabati dan Orang Tua Group hingga perusahaan multinasional. Salah satu kebutuhan utama pengusaha truk adalah modal kerja berupa uang jalan untuk melaksanakan order dari Shipper. Uang jalan ini mencakup biaya tol, gaji supir, dan kebutuhan lain selama melakukan pengiriman barang. Uang jalan merupakan biaya terbesar dan mesti disiapkan di depan. Sementara, para pengusaha truk baru mendapatkan pembayaran setelah pengiriman barang selesai.

Saat ini ada sekitar 8 juta truk di Indonesia yang sebagian besar dimiliki pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dalam menjalankan bisnisnya, mereka paling sering menerima pembayaran dengan tempo setelah barang terkirim. Kontrak dengan pengusaha multinasional maupun pemerintah sering ditawarkan dengan terms of payment hingga 90 hari, bahkan 180 hari. Karena keterbatasan modal, kondisi seperti ini menyulitkan para pemilik truk untuk melayani lebih banyak order.  

(Oleh - IDS)

Sumber Penerimaan Negara, Peleburan Objek Pajak Berisiko

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah perlu mengantisipasi adanya pelebaran selisih penerimaan dari peleburan objek Pajak Penjualan atas Barang Mewah ke dalam Pajak Pertambahan Nilai. Pasalnya, perbedaan tarif yang dikenakan terhadap kedua jenis pajak itu diketahui cukup mencolok.Rencananya, kelompok barang mewah di luar kendaraan bermotor akan dihapus di dalam objek Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dan akan dikenai tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN).Gagasan tersebut terakomodasi di dalam Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Kelima atas UU No. 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).Persoalannya, perbedaan tarif yang berlaku terhadap kedua jenis pajak tersebut sangat mencolok. Dalam RUU KUP, PPN diusulkan menggunakan skema multitarif di mana tarif umum sebesar 12%, sedangkan PPN untuk barang mewah di kisaran 15%—25%.

Sementara itu, implementasi perubahan skema pengenaan PPnBM atas penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) yang tergolong mewah menjadi pengenaan tarif PPN yang lebih tinggi akan diberlakukan melalui dua tahapan.Pertama, pengenaan tarif PPN yang lebih tinggi akan diberlakukan bagi kelompok BKP yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor. Melalui skema ini, Direktorat Jenderal Pajak menghitung pertambahan penerimaan PPN akan berbanding lurus dengan pertambahan persentase peningkatan tarif PPN.Namun bukan berarti skema ini tidak menimbulkan risiko hilangnya penerimaan. Direktorat Jenderal Pajak melakukan simulasi bahwa dengan tarif PPN untuk barang mewah sebesar 25% maka potensi penerimaan Rp78,96 miliar dan penerimaan yang hilang Rp16,18 miliar.Kedua, pengenaan tarif PPN yang lebih tinggi terhadap kelompok BKP yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor. Potensi penerimaan yang dihasilkan dari skema kedua ini tidak jauh beda dibandingkan dengan skema pertama.

(Oleh - HR1)

Pengembangan Ekosistem GIM, Bukalapak Akuisisi Saham Five Jack

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Bisnis Indonesia

PT Bukalapak.com mengakuisisi saham Five Jack Co.Ltd, operator situs jual beli voucer gim itemku.com dengan tujuan mendorong ekosistem gim ke seluruh wilayah Indonesia.Chief Operations Officer Bukalapak Willix Halim mengatakan salah satu tujuan dari kolaborasi keduanya adalah untuk meningkatkan penetrasi digital di Indonesia. Dia menilai kebutuhan terhadap hiburan di rumah makin meningkat selama pandemi.Dia melanjutkan dalam kolaborasi tersebut, produk itemku akan didistribusikan melalui jaringan Bukalapak di pedesaan. Keduanya juga akan melakukan pengembangan beragam proyek baru bersama, salah satunya gim.“Saya berharap dengan kekuatan bersama, kita dapat membantu mengkatalisasi kebutuhan akan digital gaming di Indonesia dan membuat video game dapat lebih mudah diakses oleh setiap kalangan masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Halim kepada Bisnis, Senin (12/7).Untuk diketahui, sebagai bagian dari penerbitan saham seri G, Bukalapak mengakuisisi 100% dari kepemilikan saham Five Jack Co. Ltd. Alhasil, Bukalapak memiliki 98,99% kepemilikan saham PT Five Jack melalui pertukaran saham (share swap).

(Oleh - HR1)

Layanan Video On Demand, Peluang Besar Pemain Lokal

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Para pemain video langganan sesuai permintaan atau streaming video on demand/VoD lokal bakal memanfaatkan momen pembatasan mobilitas masyarakat untuk meningkatkan penetrasi pasarnya.Adapun, berdasarkan data Statista, pendapatan segmen video streaming sesuai permintaan (SVoD) di Indonesia diproyeksikan mencapai US$411 juta pada 2021 dengan penetrasi pengguna menjadi 16,5% pada 2021 dan 20,4% pada 2025.Sementara itu, perusahaan khusus yang menganalisis optimasi layanan video daring, Conviva, menemukan terdapat peralihan kebiasaan streaming on demand pada masyarakat di Asia.Conviva mendapatkan dua pola utama konsumsi layanan video streaming di Asia. Pertama, layanan on demand meningkat dibanding siaran langsung. Kedua, pengguna yang tadinya menggunakan ponsel dan desktop beralih ke layar yang lebih besar di rumah.

Sementara itu, Chief Executive Officer GoPlay Edy Sulistyo mengatakan sejak memasuki 2021, perusahaan makin fokus mengembangkan layanan live stream (siaran langsung) interaktif GoPlay Live yang hadir pertama kali sejak pertengahan 2020.Dia menjelaskan perusahaan mengemas berbagai macam konten hiburan siaran langsung untuk memenuhi kebutuhan para pengguna dan penggemar konten selama PPKM Darurat, mulai dari talkshow hingga pertandingan sepak bola.“Dari Mei—Juni 2021, telah terjadi peningkatan monthly active user yang hampir menca­pai 200%,” ujarnya.Lebih lanjut, dia mengatakan para pengguna aplikasi GoPlay menyambut konten-konten hiburan interaktif dengan jenis acara yang paling banyak ditonton adalah acara talkshow dan gelaran permainan (game show) interaktif.

(Oleh - HR1)

Negosiasi Pajak Digital, Adu Kuat Dominasi AS-UE Di Kancah Global

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Dinamika pengenaan pungutan atas transaksi digital memasuki babak baru, setelah Negeri Paman Sam berusaha untuk menjegal implementasi pajak digital oleh mayoritas negara Benua Biru. Kini, publik menanti hasil dari pertarungan dominasi antara Amerika Serikat dan Uni Eropa di arena global. Desakan Amerika Serikat (AS) itu menguat pasca mendapat dukungan dari G20 terkait dengan prinsip-prinsip perjanjian pajak perusahaan global. Menteri Keuangan AS Janet Yellen telah mencapai kesepakatan dengan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G20 di Venesia.

Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, telah menunda peluncuran hingga 20 Juli di tengah tekanan untuk menarik atau menunjukkan bahwa aturan itu kompatibel dengan upaya global tentang bagaimana dan di mana mengenakan pajak atas keuntungan perusahaan multinasional.Sejauh ini, beberapa pejabat Eropa menyatakan sedang mempertimbangkan penundaan lebih lanjut dari setiap proposal retribusi digital hingga musim gugur.Dalam lobi tingkat tinggi ini, Yellen bertemu dengan sejumlah orang penting di Benua Biru, salah satunya Menteri Keuangan Uni Eropa.Dia juga akan mengadakan pertemuan terpisah dengan Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Kepala Perdagangan Uni Eropa Valdis Dombrovskis, serta Kepala Digital Uni Eropa Margrethe Vestager.

(Oleh - HR1)

Pertumbuhan Ekonomi, Menilik Daya Ungkit Dagang-El

R Hayuningtyas Putinda 13 Jul 2021 Bisnis Indonesia

Ekonomi digital di Indonesia pada 2030 diyakini akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Sektor dagang elektronik atau e-commerce bakal menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai ekonomi digital hingga menyentuh Rp1.908 triliun.Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan dari sektor e-commerce sejauh ini masih didominasi oleh pemain lokal meskipun banyak investasi yang didapatkan dari investor luar negeri."Untuk e-commerce sejauh ini masih didominasi oleh pemain lokal dengan porsi 54%. Sementara sisanya oleh pemain cross border ," kata Lutfi dalam Bisnis Indonesia Economic Outlook secara virtual Rabu (7/7).

Lutfi menjabarkan, tingkat pertumbuhan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang diprediksi naik 1,5 kali lipat dalam 10 tahun ke depan, atau dari Rp15.400 triliun pada 2020 menjadi Rp24.000 triliun pada 2030.Dia mengatakan dari proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia Rp4.531 triliun pada 2030 diperkirakan disumbang e-commerce dengan nilai tertinggi yakni sebesar 34% atau sekitar Rp1.908 triliun. Disusul oleh B2B service Rp763 triliun, corporate service Rp529,9 triliun dan public service Rp175 triliun."Jadi kalau zaman dulu ada istilah yang mengatakan bahwa manusia akan dikekang oleh ruang dan waktu. Namun di masa yang akan datang terutama setelah Covid-19 ini ruang dan waktu akan ditembus oleh perdagangan atau transaksi e-commerce digital," tuturnya.

Sementara itu Bank Indonesia memprediksi, prospek ekonomi digital akan terus bersinar dengan meningkatnya preferensi dan akseptasi masyarakat, kinerja e-commerce serta layanan pembayaran yang terus meluas, baik bank maupun fintech.Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Sistem Pembayaran Filianingsih Hendarta mengatakan mengatakan dengan adanya pembatasan sosial, masyarakat yang sebelumnya tidak mengenal pembayaran digital, terpaksa belajar dan menggunakan pembayaran digital.

(Oleh - HR1)

Jumlah Orang Kaya Melonjak Saat Pandemi

Mohamad Sajili 13 Jul 2021 Kontan

Pandemi Covid-19 menekan perekonomian global, termasuk Indonesia. Akan tetapi di sisi lain, pandemi Covid-19 membuat penduduk kaya dan super kaya di Indonesia bertambah. Berdasarkan data dari lembaga keuangan Credit Suisse Research Institute, jumlah penduduk Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai US$ 1 juta atau lebih, tercatat sebanyak 171.740 orang pada tahun 2020. Jumlah ini melonjak 61,69% year on year (yoy) dibandingkan dengan posisi tahun 2019 yang sebanyak 106.215 orang. Jumlah itu juga meningkat dari tahun 2014 yang hanya 98.487 orang. Lembaga tersebut juga mencatat, jumlah orang Indonesia super kaya atau dengan kekayaan tercatat lebih dari US$ 100 juta pada tahun 2020, mencapai 417 orang. Jumlah it meningkat 22,29% yoy dari jumlah pada 2019.

Dalam laporan bertajuk Global Wealth Data Book 2021 yang terbit akhir Juni 2021, lembaga tersebut melakukan perhitungan dengan pendekatan berbasis regresi untuk 144 negara di dunia. Regresi terpisah dijalankan untuk meneliti aset keuangan serta aset dan kewajiban non- keuangan. Untuk Indonesia sendiri, lembaga tersebut menggunakan sistem survei dibanding metode penelitian gitu dari Harvard Business School (HBS). Sebab, jika tidak menggunakan survei, seringkali data kekayaan yang muncul malah jauh lebih rendah. Selain itu, lembaga tersebut juga membuat tiruan untuk menangkap data per wilayah.

Kekayaan Para Taipan Tak Pernah Padam

Mohamad Sajili 13 Jul 2021 Kontan

Tidak semua orang pusing tujuh keliling gara-gara pandemi Covid-19. Menurut laporan Credit Suisse, sebagaimana tertuang dalam Global Wealth Report 2021, kekayaan para orang kaya justru meningkat selama pandemi. Kondisi ini sejatinya juga terlihat di pasar saham dalam negeri. Harga sejumlah saham yang dimiliki taipan Indonesia melesat tinggi di masa pandemi. Buat contoh, tengok nilai saham Grup Triputra milik pengusaha TP Rachmat.

Aset Grup Triputra antara lain meroket berkat kenaikan harga saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). Prospek bisnis logistik seiring tingginya penggunaan aplikasi jual beli daring di masa pandemi telah memoles saham ASSA. Alhasil, kapitalisasi pasar emiten ini juga melesat tinggi. TP Rachmat memiliki 177,17 juta saham ASSA secara langsung. Kemarin, harga ASSA Rp 2.470 per saham. Alhasil, nilai saham ASSA milik TP Rachmat Rp 437,61 miliar, melesat 464,93% dibanding periode sama tahun sebelumnya, Rp 77,6 miliar. Saat itu, harga saham ASSA masih berada di Rp 438 per saham. Anthony Salim juga menikmati penambahan harta dari kenaikan harga saham. Harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang dibeli petinggi Grup Salim ini, misalnya, naik tinggi sepanjang tahun ini.

Harga saham DCII melesat akibat sentimen kebutuhan teknologi digital di masa pandemi. "Pandemi Covid-19 membantu percepatan proses digitalisasi, " ujar Arief Budiman, Head of Research Ciptadana Sekuritas, Senin (12/7). Arief juga menilai bisnis emiten yang bergerak di bidang terkait teknologi digital memiliki prospek jangka panjang yang menarik. Sebab, hampir seluruh aspek kehidupan ke depan akan didorong menuju tren digitalisasi. Bila dihitung, kapitalisasi pasar saham-saham Grup Triputra mencetak kenaikan total tertinggi, mencapai 413,31% year to date. Di urutan berikutnya ada Grup Lippo yang total kapitalisasi pasarnya naik 118,22%.

Pilihan Editor