;

Kejagung Kembangkan Penyidikan BBM

Hairul Rizal 01 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Kejaksaan Agung (Kejagung) berpeluang untuk mengembangkan penyidikan dan pemeriksaan dalam kasus korupsi yang melibatkan tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina-KKKS. Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, menegaskan bahwa setiap pemeriksaan yang dilakukan akan bergantung pada kebutuhan penyidikan, dan pihak-pihak yang dapat memberikan informasi terkait tindak pidana tersebut akan dipanggil. Saat ini, Kejagung masih fokus pada pemeriksaan sembilan tersangka, termasuk pejabat tinggi anak usaha Pertamina dan anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Andrianto Riza. Penggeledahan juga telah dilakukan di beberapa lokasi, termasuk kantor Pertamina Patra Niaga, rumah tersangka, serta kantor Ditjen Migas Kementerian ESDM. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai, dokumen, dan barang bukti elektronik.


Ekonomi Terpuruk, Bursa Menurun

Hairul Rizal 01 Mar 2025 Kontan (H)
Tahun 2025 menjadi tantangan berat bagi ekonomi Indonesia, ditandai dengan pelemahan IHSG dan rupiah yang mencapai level terburuk sejak pandemi Covid-19 dan krisis moneter 1998. Josua Pardede, Chief Economist Bank Permata, menilai bahwa ketidakpastian suku bunga The Fed dan perang dagang global mendorong investor asing keluar dari Indonesia.

Di pasar saham, Budi Frensidy, Pengamat Pasar Modal UI, menyoroti tidak adanya market maker yang mampu menahan arus jual asing, sementara Parto Kawito, Direktur Infovesta Utama, menyebut turunnya return on equity (ROE) dan kontribusi manufaktur sebagai penyebab lemahnya kepercayaan investor.

Hans Kwee, Co-Founder PasaRDana, mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak konsisten, seperti penghapusan subsidi gas 3 kg yang justru merugikan ekonomi rakyat kecil. Iman Rachman, Direktur Utama BEI, menegaskan bahwa pertemuan dengan pelaku pasar diperlukan, tetapi kebijakan ekonomi yang tidak stabil tetap menjadi ancaman utama bagi investor.

Deflasi Bisa Terpotensi Di Bulan Februari 2025

Hairul Rizal 01 Mar 2025 Kontan
Pada Februari 2025, Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan masih mencatat deflasi, meskipun tekanan harga mulai meningkat menjelang Ramadan. Kepala Ekonom BCA, David Sumual, memperkirakan deflasi 0,27% MtM, lebih rendah dibandingkan Januari yang mencapai 0,76% MtM. Sementara itu, inflasi tahunan diperkirakan hanya 0,04% YoY, lebih rendah dari 0,76% YoY di bulan sebelumnya.

Menurut David, penyebab utama deflasi adalah penurunan harga bahan pokok, diskon tarif listrik, dan stabilnya harga beras, meskipun harga gula pasir naik sedikit. Namun, inflasi inti diprediksi meningkat menjadi 2,47% YoY akibat kenaikan harga emas dan bahan bakar Pertamax.

Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalita Situmorang, juga memperkirakan deflasi 0,16% MtM, dengan inflasi tahunan sebesar 0,22% YoY, masih di bawah target Bank Indonesia (1,5%-3,5%). Hosianna menyoroti diskon tarif listrik 50% yang menekan biaya hidup, tetapi kenaikan harga cabai akibat faktor musiman dan emas sebagai aset lindung nilai menahan deflasi lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, memperkirakan deflasi 0,04% MtM, dipicu oleh penurunan harga daging ayam, telur, cabai rawit, dan bawang merah. Namun, kenaikan harga bahan bakar non-subsidi dan normalisasi harga tiket pesawat setelah diskon di Desember-Januari akan memberikan tekanan inflasi ke depan.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai inflasi masih berada dalam target Bank Indonesia, tetapi bisa meningkat jika pemerintah menghentikan diskon tarif listrik dan rupiah mengalami depresiasi, yang dapat menyebabkan imported inflation. Josua memperkirakan inflasi akan meningkat ke 2,33% di akhir 2025, naik dari 1,57% pada 2024.

Meskipun deflasi terjadi pada Februari, inflasi diperkirakan akan meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran, terutama karena kenaikan harga pangan dan permintaan barang/jasa.

Cuan Dari Bisnis Mobil Listrik

Hairul Rizal 01 Mar 2025 Kontan
PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) memanfaatkan peluang pertumbuhan mobil listrik di Indonesia dengan menjadi Agen Pemegang Merek (APM) Xpeng, merek kendaraan listrik asal China. Melalui anak usahanya, PT Era Inovasi Otomotif (EIO), ERAL menandatangani perjanjian distributor dengan Shenzhen Xiaopeng Motors Supply Chain Management Co. Ltd. dan Guangzhou Xiaopeng Motors Trading Co. Ltd.

Menurut Presiden Direktur ERAL, Djohan Sutanto, keputusan ini diambil karena perusahaan ingin terus mengikuti tren pasar dan menghadirkan produk berkualitas dari brand global. Djohan juga menekankan bahwa kendaraan listrik bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian dari gaya hidup modern yang mengedepankan teknologi dan mobilitas.

ERAL melihat pasar mobil listrik di Indonesia masih dalam tahap awal dengan penetrasi yang rendah, tetapi potensinya besar. Dukungan pemerintah dan infrastruktur kendaraan listrik yang berkembang menjadi faktor pendorong pertumbuhan industri ini. Namun, ERAL belum menyebutkan besaran investasi yang dialokasikan untuk pemasaran dan distribusi Xpeng.

Dari sisi keuangan, hingga kuartal III 2024, ERAL mencatat pendapatan Rp 3,42 triliun, tumbuh 27,13% dibanding tahun sebelumnya. Segmen aksesori dan IoT menjadi penyumbang utama pendapatan. Namun, laba bersih ERAL turun 4,22% menjadi Rp 157,32 miliar, akibat kenaikan biaya penjualan dan distribusi.

ERAL merupakan anak usaha PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan telah melakukan IPO pada Agustus 2023 dengan harga Rp 390 per saham. Namun, hampir dua tahun setelahnya, harga saham ERAL turun 35,89% ke Rp 250 per saham per 28 Februari 2025, mencerminkan tekanan di pasar saham.

Perang Dagang Semakin Memanas

Hairul Rizal 01 Mar 2025 Kontan
Kebijakan tarif impor tinggi yang diumumkan Presiden AS Donald Trump semakin meningkatkan ketidakpastian global. Trump berencana menerapkan tarif 25% terhadap Meksiko dan Kanada serta menaikkan tarif impor China menjadi total 20%, dengan alasan menekan peredaran fentanyl dari ketiga negara tersebut.

Meksiko dan Kanada menanggapi kebijakan ini dengan langkah diplomasi. Menteri Ekonomi Meksiko, Marcelo Ebrard, akan bertemu dengan pejabat perdagangan AS untuk mencari solusi, sementara Menteri Keamanan Publik Kanada, David McGuinty, menegaskan negaranya telah memperketat pengawasan perbatasan dan menangani penyelundupan narkotika.

Dari pihak China, pemerintahnya berjanji akan membalas kebijakan tarif Trump dengan tindakan balasan yang diperlukan, seperti yang sebelumnya dilakukan dengan mengenakan tarif 10% pada produk energi dan pertanian AS.

Dampak kebijakan ini langsung terasa di pasar global. Investor melakukan aksi jual besar-besaran terhadap mata uang berisiko dan aset kripto, sementara dolar AS menguat sebagai aset safe haven. Pasar saham Asia pun mengalami tekanan, dengan indeks saham Thailand turun 2,4% dan mendekati fase pasar lesu.

Di tengah kebijakan proteksionisme AS, kelompok BRICS yang dipimpin oleh Brasil mencari alternatif sistem pembayaran antaranggota untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan menekan biaya transaksi. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menekankan pentingnya diversifikasi alat pembayaran guna mengurangi kerentanan ekonomi akibat kebijakan perdagangan Trump.

Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Didorong Kemitraan Danantara, Swasta dan Umum

Yuniati Turjandini 01 Mar 2025 Investor Daily (H)

Kemitraan antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), swasta, serta UMKM berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Swasta berperan sebagai katalis inovasi dan investasi, sementara UMKM yang dikenal sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mendorong ekonomi lokal. Swasta mutlak dirangkul karena berkontribusi dominan terhadap kebutuhan investasi nasional ditengah keterbatasan kemampuan APBN. Dari total kebutuhan investasi lima tahun ke depan (2025-2029) untuk menggapai pertumbuhan 8%, 86,7%-nya diharapkan datang dari swasta, sisanya baru dari APBN dan BUMN.

Sedangkan UMKM memiliki peran strategis terhadap perekonomian mengingat sektor ini menjadi penyerap 96,9% tenagakerja dan berkontribusi 60,5% produk domestik bruto (PDB). Sehingga, selain strategis, kemitraan antara ketiganya dinilai tepat karena selaras dengan misi BPI Danantara sebagai agen pembangunan sekaligus agent of economic growth, selain pengelola investasi negara. “Dengan Danantara sebagai agen pembangunan dan penggerak pertumbuhan ekonomi, kolaborasi ini bisa menjadi ekosistem yang saling memperkuat,” ujar Sekjen Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira, Jumat (28/02/2025).  (Yetede)


Konsumsi Rumahtangga Digenjot Kolaborasi

Yuniati Turjandini 01 Mar 2025 Investor Daily (H)

Pemerintah danpengusaha berkolaborasi untuk menggenjot konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2025, ditopang oleh momentum Puasa dan Idulfitri. Sejumlah program disiapkan untuk mengerek konsumsi rumah tangga, yang menyumbangkan 50% lebih produk domestic bruto (PDB) Indonesia. Pemerintah akan merilis stimulus diskon harga tiket pesawat 10% lebih selama dua minggu untuk penerbangan domestik, diskon tarif tol sebesar 20%, program pariwisata mudik Lebaran, program mudik gratis bersama 74 BUMN kolaborator, tiket gratis angkutan laut Lebaran 2025, dan operasi pasar (OP) untuk menjaga stabilitas bahan pokok.

Pemerintah dan pengusaha juga akan menggelar program belanja nasional. Contohnya, program Friday Mubarak, sebuah inisiatif dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran. Seiring dengan itu, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5% pada kuartal I-2025. Adapun sepanjang 2025, target pertumbuhan ekonomi dipatok 5,2%. (Yetede)


Pinjaman Jumbo Diraih oleh Chandra Asri

Yuniati Turjandini 01 Mar 2025 Investor Daily

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melalui entitas investasi infrastruktur perseroan, PT Chandra Daya Investasi (CDI) telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman (term loan) senilai Rp 2 triliun dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis CDI secara menyeluruh, sekaligus memperkuat modal kerja perusahaan dalam menjalankan proyek-proyek berkelanjutan. "Fasilitas yang diterima CDI berupa committed term loan, yang dapat dialokasikan untuk proyek green asset seperti energi terbarukan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, efisiensi energi, dan lainnya," kata Chief Finan-cial Officer Chandra Asri Group, Andre Khor, Jumat (28/2/2025).

Melalui CDI, Chandra Asri Group memperkuat ketahanan bisnisnya dengan melakukan diversifikasi ke sektor infrastruktur. Special purpose vehicle untuk investasi infrastruktur ini adalah joint venture dengan EGCO (Electricity Generating Public Company Limited) dari Thailand. Fokus utama CDI pada pembangkit listrik dan distribusi energi, pengolahan air, pengelolaan tangka & dermaga, serta logistik. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat posisinya di sektor infrastruktur yang mendukung bisnis usaha Chandra Asri Group di bidang energi dan kimia, sebagai dasar untuk mendukung pertumbuhan Indonesi. (Yetede)


IHSG Jatuh ke Titik Terendah

Yuniati Turjandini 01 Mar 2025 Investor Daily

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,31% di pengujung bulan Februari ke level 6.270, sekaligus menjadi level terendah d alam tiga tahun terakhir. IHSG bahkan terkoreksi tajam 11,43% sejak awal tahun 2025 hingga Jumat (28/2/2025). Investor asing telah mencatatkan aksi jual (net sell) hampir Rp 19 triliun di pasar saham sepanjang tahun ini. Phintraco Sekuritas mengungkapkan, akumulasi jual investor asing sebelumnya sudah pernah terjadi beberapa kali dalam 10 tahun terakhir. Nilai akumulasi net sell investor asing paling dekat adalah ditahun 2015 dengan posisi pelemahan IHSG sebesar 12,13%. “Dengan asumsi kembali terjadi net sell investor asing pada perdagangan Jumat (28/2/2025), nilai akumulasi jual asing sepanjang 1 Januari-28 Februari 2025 diperkirakan mencapai level yang sama dengan 2015.

Pelemahan IHSG sudah mencapai 11%, hampir sama dengan besarnya pelemahan di tahun 2015 tersebut," ungkap Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat sore (28/2/2025). Pada penutupan perdagangan Jumat (28/2/2025), IHSG terkoreksi 214,9 poin ke posisi 6.270, dengan volume transaksi 220 juta lot, frekuensi transaksi 1,3 juta kali, dan total nilai transaksi bursa sebesar Rp 20,6 triliun. Aksi jual bersih asing mencapai Rp 2,91 triliun, dengan lima saham yang paling banyak dilepas asing adalah BBRI Rp 879,3 miliar, MDKA Rp522,4 miliar, BBCA Rp 382,9 miliar, INKP Rp 261,6 miliar, dan BBNI Rp 233,6 miliar.

Dirut BEI, Iman Rachman menyoroti berbagai faktor global dan domestik yang berkontribusi terhadap tekanan pasar. Kebijakan ekonomi global, terutama terkait kebijakan tarif perdagangan dan suku bunga AS, menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia. “Trump 2.0 tidak mudah. Sekitar 70% dana global tetap mengalir ke aset berkualitas tinggi di AS. Selain itu, ancaman tarif dagang terus muncul, seperti yang sebelumnya terjadi pada Meksiko dan Kanada, serta Uni Emirat Arab," jelas dia. Selain faktor tarif, kebijakan pajak pertambahan nilai (VAT) yang diharapkan menurun ternyata tidak sesuai ekspektasi. (Yetede)


Daya Saing Daerah dipacu Infrastruktur

Yuniati Turjandini 01 Mar 2025 Investor Daily

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur diseluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tapi juga berperan dalam meningkatkan daya saing suatu daerah. Dody menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam retreat atau Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 di Akmil, Magelang, Jateng, Kamis (27/2) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, ia membawakan materi tentang Kebijakan Strategis Bidang Pekerjaan Umum dan menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur yang andal merupakan faktor utama dalam meningkatkan daya saing bangsa, mendukung pertumbuhan ekonomi,serta mempercepat pemerataan pembangunan.

Untuk itu, Menteri Dody menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintahpusat dan daerah guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata, kokoh,dan berkelanjutan, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo. "Saya sangat mengharapkan dukungan para kepala daerah dalam penyelenggaraan infrastruktur Pekerjaan Umum agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan begitu, apa yang kami kerjakan di Kementerian PU bisa memberikan hasil maksimal untuk kesejahteraan masyarakat," kata Dody, Jumat (28/2/2025).Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwapemban-gunan infrastruktur berperan penting dalampertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat."Pengembangan wilayah dapat dilakukan secaraoptimal,termasuk penguatan fungsi kota-kotatematik seperti industri,pariwisata,dan pusatpemerintahan,"katanya. (Yetede)


Pilihan Editor