;

Putar Otak Cari Tambahan Pajak

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2024 menargetkan penerimaan perpajakan Rp 2.307,9 triliun, 8,9% lebih besar dari outlook penerimaan perpajakan 2023 yang sebesar Rp2.118,3 triliun. Karena itu, penerimaan perpajakan tahun depan bakal digenjot dengan laju atau kecepatan kenaikan dua kali lipat lebih dibandingkn laju tahun ini yang diperkirakan hanya naik 4,1%. Pada saat bersamaan, perekonomian hanya ditargetkan tumbuh 5,2% atau 3,7% poin dibawah laju target  pertambahan penerimaan pajak. Kalangan pelaku usaha berharap, upaya pencapaiaan target peneriman perpajakan yang tinggi tahun depan  disertai dengan konsistensi penerapan regulasi-regulasi reformasi perpajakan, khususnya perluasan basis pajak. Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, target penerimaan perpajakan yang lebih tinggi dari pertumbuhan perekonomian tersebut akan membawa konsekuansi pada tax ratio yang lebih tinggi. "Kita targetkan peneriamaan perpajakan tumbuh 5,2%. Artinya, tax ratio-nya diharapkan akan terus meningkat," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2024 di Jakarta, Rabu (16/08/2023). (Yetede)

2024, Harga Energi Subsidi Diperkirakan Stabil

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Tahun 2024 harga energi bersubsidi, yakni solar, LPG 3 kg, dan listrik diperkirakan relatif sama pada tahun ini. Selain dukungan stabilitas harga eceran dunia, pemerintah juga telah mengantisipasi berbagai hal untuk menjaga stabilitas karena menghadapi tahun politik. "Perkiraan kami untuk harga tahun depan kemungkinan relatif stabil, karena harga ICP nya juga dikisaran US$ 80-90 per barel, jadi relatif sama dengan 2023," kata Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro kepada Investor Daily di jakarta, Kamis (17/08/2023). Komaidi mengungkapkan, berdasarkan perhitungannya, konsumsi LPG tahun 2024 tidak akan lebih dari 8 juta ton. "Menurut kami di kisaran 7 juta ton. Kalaupun ada pertumbuhan konsumsi dan sebutlah ada yang lari ke beberapa pengguna yang tidak semestinya skala prioritas, jumlahnya masih dibawah 8 juta ton. Jadi kalau pemerintah menerapkan asumsi 8,03 juta ton, itu untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi kelangkaan," jelas Komaidi. Kalaupun ada gejolak pada periode tertentu, kata dia, kemungkinan masih bisa ditangani  dengan baik oleh pelaksana PSO dalam hal ini Pertamina dan LPG. (Yetede)

Smelter dan KI jadi Kartu As Manufaktur 2024

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Laju pertumbuhan sektor manufaktur diyakini terus berlanjut ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi tahun depan. Presiden Joko Widodo dalam pidato nota keuangan dan RAPBN 2024 yang di bacakan di Gedung DPR-RI, Rabu (16/08/2023) mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan sektor yang menjadi tulang punggung  perekonomian Indonesia ini. Industri menufaktur diyakini bisa tumbuh 5,4-5,8% dan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan 5,3-5,7% pada tahun depan. "Dari sisi produksi, sektor manufaktur diperkirakan masih melanjutkan tren ekspansi di tahun 2024," kata Presiden Jokowi. Pemerintah menargetkan sebanyak 53 smelter rampung pada 2024, dengan rincian 30 smelter nikel, 11 smelter bauksit, 4 smelter besi, 4 smelter tembaga, 2 smelter mangan, dan 2 smelter seng. Sebanyak 7 smelter telah diselesaikan pada 2022, dan tahun ini menyusul 17 smelter telah diselesaikan pada 2022, dan tahun ini menyusul 17 smelter lagi yang ditargetkan selesai. "Keberhasilan hilirisasi juga akan semakin membuka minat dan daya tarik  investasi di dalam negeri. Pembangunan smelter untuk mineral-mineral strategis seperti nikel, bauksit , dan tembaga semakin masif, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong ekspansi pada sektor-sektor terkait bangunan juga diperkirakan akan mulai meningkat," kata Jokowi. (Yetede)

APBN 2024 Fokus Wujudkan SDM Unggul

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa strategi APBN 2024 yang tetap didesain ekspansif di antaranya akan difokuskan untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing. Ini dimaksudkan  agar Indonesia mampu menjawab tantangan, baik saat ini sekaligus di masa mendatang. "APBN tahun 2024 didesain untuk menjawab tantangan saat ini sekaligus di masa yang akan datang, maka  ujar kebijakan APBN tahun 2024 diarahkan untuk 'Mempercepat Transformasi Ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Presiden Joko Widodo dalam pidato pengantar RAPBN 2024 dan nota keuangannnya di depan Rapat Paripurna DPR di Parlemen Senayan, jakarta, Rabu (16/08/2023). Untuk menghadirkan SDM yang sehat dan produktif, anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 186,4 triliun atau 5,6% dari APBN. "Ini termasuk untuk mempercepat penurunan prevalensi  stunting agar mencapai 14% di tahun 2024 yang dilakukan melalui perluasan cakupan seluruh kabupaten/kota di Indonesia, dengan penguatan sinergi berbagai institusi," kata Jokowi. (Yetede)

Investor Besar Borong Harga Semen, Saham Melonjak Hingga 18,8%

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Investor institusi lokal terpantau memborong saham semen sejak Juli 2023, seiring membaiknya kinerja operasional dan  keuangan serta meredanya  perang harga dengan para pemain kecil. Imbasnya, harga saham dua pemain semen besar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melonjak hingga 18,8% dalam tiga bulan terakhir. Namun, institusi asing menahan akumulasi semen, menyusul belum pastinya prospek pertumbuhan dalam jangka menengah dan utilisasi yang masih rendah, dibawah 60%. Berdasarkan riset JP Morgan, dikutip Kamis, (17/08/2023), investor institusi lokal menguasai 26,8% free float saham Semen Indonesia sekaligus Asia Tenggara, naik 19% dari Juni sebesar 24,9%. Mereka juga penambah kepemilikan di saham Indocement, produsen semen Tiga Roda dan nomor dua di Indonesia, sebesar 0,6% menjadi 10,9%, tertinggi dalam empat tahun terakhir. Akan tetapi kepemilikan pemain institusi asing di saham semen turun sepanjang tahun ini. Mereka masih ragu lantaran industri semen masih menghadapi tantangan besar tahun ini. (Yetede)

Jorjoran belanja di Akhir Periode

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Tempo

JAKARTA - Belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 meningkat tajam. Alokasi belanja dianggarkan sebesar Rp 3.304,13 triliun, yang terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp 2.446,5 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 857,59 triliun. Jumlah tersebut naik 10 persen dibanding anggaran tahun ini. Pengeluaran jorjoran tak dapat dihindari, mengingat 2024 merupakan tahun terakhir pemerintahan Presiden Joko Widodo sekaligus periode terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Kenaikan belanja itu didorong oleh peningkatan anggaran demi mempercepat pencapaian sasaran dan target prioritas nasional serta penuntasan proyek strategis nasional. Salah satu pos pengeluaran terbesar adalah belanja infrastruktur yang mencapai Rp 422,7 triliun atau tumbuh 5,8 persen dari outlook APBN 2023 yang sebesar Rp 399,6 triliun. Pos tersebut termasuk prioritas pembangunan infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang mendapat alokasi sebesar Rp 40,6 triliun. (Yetede)

Simalakama Penduduk IKN

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Tempo

TIMOTIUS TAMPANG, 65 tahun, masih trauma saat pihak PT International Timber Corporation Indonesia (ITCI) Kartika Utama meratakan lahan perkebunannya di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pertengahan Juli lalu. Lahan itu persis berada di zona inti Ibu Kota Nusantara (IKN) atau berjarak 13,7 kilometer dari titik nol IKN. “Ada tiga ekskavator yang digunakan,” kata Timotius saat ditemui di Maridan, Sabtu, 12 Agustus 2023.

Ketika itu, Timotius berusaha melawan. Namun pihak keamanan PT ITCI Kartika Utama memegangi kedua tangannya. Timotius akhirnya tak berdaya. Dia hanya bisa terisak saat menyaksikan tiga ekskavator terus meratakan seluruh kebun miliknya seluas 3 hektare. Di dalam kebun itu, tumbuh 100 pohon kelapa, 1.200 pohon pisang, 3.000 bibit pohon karet, 60 pohon aren, dan beragam tanaman palawija. Ia menggarap kebun ini sejak 1979.

Selain kebun, rumah Timotius di Maridan akan digusur pihak perusahaan. Rumah ini dihuni lima keluarga. Pihak perusahaan memberi batas waktu hingga 12 Agustus lalu kepada Timotius dan keluarga untuk keluar dari rumah tersebut. “Jadi, kami harus mengosongkan rumah hari ini,” kata dia. (Yetede)

Buram Hasil Subsidi Bus Listrik

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Tempo

JAKARTA - Belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 meningkat tajam. Alokasi belanja dianggarkan sebesar Rp 3.304,13 triliun, yang terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp 2.446,5 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 857,59 triliun. Jumlah tersebut naik 10 persen dibanding anggaran tahun ini.

Pengeluaran jorjoran tak dapat dihindari, mengingat 2024 merupakan tahun terakhir pemerintahan Presiden Joko Widodo sekaligus periode terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Kenaikan belanja itu didorong oleh peningkatan anggaran demi mempercepat pencapaian sasaran dan target prioritas nasional serta penuntasan proyek strategis nasional.

Salah satu pos pengeluaran terbesar adalah belanja infrastruktur yang mencapai Rp 422,7 triliun atau tumbuh 5,8 persen dari outlook APBN 2023 yang sebesar Rp 399,6 triliun. Pos tersebut termasuk prioritas pembangunan infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang mendapat alokasi sebesar Rp 40,6 triliun. (Yetede)

Pembengkakan Utang di Tahun Penghabisan

Yuniati Turjandini 18 Aug 2023 Tempo

JAKARTA - Risiko pembengkakan utang kembali mengintai dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Pemerintah merencanakan defisit anggaran tahun depan sebesar 2,29 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau sebesar Rp 522,85 triliun. Defisit itu bersumber dari alokasi belanja negara sebesar Rp 3.304,13 triliun dengan target pendapatan negara sebesar Rp 2.781,3 triliun.

Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah masih merencanakan pembiayaan lewat utang dengan target sebesar Rp 648,1 triliun. Selain untuk menutup defisit APBN, pembiayaan utang digunakan untuk membiayai pengeluaran pembiayaan lainnya, seperti pembiayaan investasi, pemberian pinjaman, dan kewajiban penjaminan. Merujuk pada Buku II Nota Keuangan RAPBN Tahun 2024, utang yang bersumber dari penerbitan surat berharga negara (SBN) akan mendominasi, yaitu mencapai Rp 666,4 triliun.

Direktur Eksekutif Indonesia Development and Islamic Studies, Yusuf Wibisono, mengatakan rencana penarikan utang baru dengan jumlah fantastis tersebut berpotensi membebani APBN dalam jangka panjang. Jika melihat posisi outstanding utang pemerintah hingga Juni lalu, total utang mencapai Rp 7.805,2 triliun. Rinciannya, SBN sebesar Rp 6.950,1 triliun, pinjaman luar negeri Rp 830,6 triliun, dan pinjaman dalam negeri Rp 24,5 triliun.

Direktur Eksekutif Indonesia Development and Islamic Studies, Yusuf Wibisono, mengatakan rencana penarikan utang baru dengan jumlah fantastis tersebut berpotensi membebani APBN dalam jangka panjang. Jika melihat posisi outstanding utang pemerintah hingga Juni lalu, total utang mencapai Rp 7.805,2 triliun. Rinciannya, SBN sebesar Rp 6.950,1 triliun, pinjaman luar negeri Rp 830,6 triliun, dan pinjaman dalam negeri Rp 24,5 triliun. (Yetede)

Menjaring Investor Proyek Transportasi

Yuniati Turjandini 17 Aug 2023 Tempo

JAKARTA – Pusat Pembiayaan Infrastruktur Transportasi (PPIT) Kementerian Perhubungan tengah menyeleksi skema pembiayaan non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk 16 proyek infrastruktur transportasi prioritas. Kepala PPIT Siti Maimunah mengatakan lembaganya akan memasarkan proyek-proyek tersebut, terutama yang masih dalam tahap perencanaan, kepada calon investor.

Kehadiran PPIT diharapkan dapat mempercepat proses pembiayaan sehingga proyek bisa segera dikerjakan. Selama ini, proyek-proyek tersebut ditangani secara terpisah oleh empat direktorat jenderal di Kementerian Perhubungan. "Prosesnya kurang cepat sehingga PPIT muncul untuk memudahkan calon investor. Investasi mereka diarahkan ke satu pintu," ucapnya kepada Tempo, kemarin.

Pembiayaan kreatif atau pembiayaan non-APBN sudah lama dicetuskan pemerintah untuk memangkas beban kas negara. Merujuk pada Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2020-2024, total kebutuhan dana infrastruktur transportasi bisa menyundul Rp 1.288 triliun. Penggunaan dana swasta menjadi urgen karena negara hanya menyanggupi 18 persen atau sekitar Rp 227 triliun dari total kebutuhan tersebut. (Yetede)

Pilihan Editor