;

Potensi Cuan di Bulan Kemerdekaan

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Kontan

Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang bulan Agustus positif, kendati masih cenderung bergerak di area 6.800-6.900. Sentimen utama penggerak indeks di bulan ini ialah rilis kinerja emiten yang rata-rata masih sesuai ekspektasi. Pergerakan IHSG ditengarai bisa lebih agresif pada sisa tahun ini. Head of Research Team & Strategist Mirae Asset Sekuritas Indonesia Robertus Hardy mengatakan, sejak awal tahun ini pergerakan IHSG banyak tersendat oleh koreksi saham-saham komoditas. Di sisi lain, sektor perbankan yang melaju masih mampu menopang indeks. Nah, di sisa tahun ini, Mirae Asset Sekuritas memprediksi tiga sektor bakal jadi pendorong IHSG. Di antaranya, sektor semen, otomotif, dan telekomunikasi. Dia mengatakan, ketiga sektor beserta mayoritas perusahaan yang menjadi anggotanya diuntungkan dari naiknya tingkat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat pasca-pandemi tahun lalu. "Ketiga sektor ini memiliki potensi return yang lebih tinggi dari IHSG, yang saat ini langkahnya masih terbebani sektor komoditas. Mobilitas masyarakat utamanya akan mendorong pembelian mobil dan motor," ujar Robertus, Selasa (15/8). Head of Research Investasiku-Mega Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya mengatakan, IHSG bulan ini akan dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral AS The Fed dan perlambatan pertumbuhan ekonomi China. Menurutnya, IHSG di Agustus ini berpotensi konsolidasi melemah mengingat secara harga sudah jenuh beli, dengan support 6.750. Tapi hingga akhir tahun, Cheril masih optimistis IHSG bisa mencapai 7.500.

GOTO Geber Perbaikan Kinerja

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Kontan

Harga saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada perdagangan kemarin (15/8) rebound. Saham GOTO melejit 6,59% ke Rp 97 per saham. Kenaikan harga GOTO tak lepas dari sentimen positif dari rilis kinerja keuangan semester I-2023. GOTO memang masih merugi Rp 7,16 triliun, tapi angka menyusut hingga 47,52% secara tahunan atau year-on-year (yoy). Penyusutan rugi bersih sejalan dengan pengurangan insentif dan program pemasaran produk yang tidak produktif. Selain itu, GOTO berhasil mendongkrak pendapatan bersih 102,46% secara tahunan menjadi Rp 6,88 triliun. "Pendapatan naik dari meningkatnya monetisasi di seluruh lini bisnis dengan take rate 4,1%," kata Direktur Keuangan GOTO Jacky Lo, Selasa (15/8). Strategi pengurangan beban akan jadi salah salah satu fokus GOTO di separuh kedua 2023. Ini sejalan dengan target EBITDA ( earning before interest, taxes, depreciation, and amortization) atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi positif pada kuartal IV-2023. Per 30 Juni 2023 GOTO mencatatkan EBITDA yang disesuaikan minus Rp 2,8 triliun, membaik dibanding minus Rp 9,18 triliun hingga akhir Juni tahun lalu. Target EBITDA ini akan dikejar di bawah tangan Patrick Walujo, pendiri Northstar Group yang turun gunung dan kini menjadi Direktur Utama GOTO. Ia menggantikan Andre Soelistyo berdasar putusan RUPST 30 Juni 2023.

Ekonomi Jepang Tumbuh Sebesar 6%

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Kontan

Ekonomi Jepang tumbuh lebih kencang dari dugaan. Di kuartal dua tahun ini, ekonomi Jepang tumbuh 6,0% secara tahunan. Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 1,5%, lebih tinggi ketimbang median estimasi analis yang disurvei Reuters, yakni 0,8%. Realisasi pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal dua ini juga merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak kuartal akhir 2020. Info saja, di kuartal satu tahun ini, ekonomi Jepang cuma mencetak pertumbuhan 3,7%. Pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh ekspor. Realisasi ekspor Jepang di kuartal dua naik 3,2%, didorong oleh ekspor mobil serta masuknya turis asing. Belanja modal tercatat stagnan. Di sisi lain, impor Jepang juga turun tiga kuartal berturut-turut. "Faktor terbesar yang mendorong ekonomi adalah penurunan impor," kata Takumi Tsunoda, Ekonom Senior Shinkin Central Bank Research Institute, seperti dilaporkan Reuters, kemarin. Selain itu, konsumsi pribadi, yang berkontribusi lebih dari 50% terhadap ekonomi Jepang, turun 0,5% secara kuartalan. Ini terjadi seiring kenaikan harga makanan dan alat rumahtangga. Selain itu, analis juga melihat pertumbuhan di kuartal dua ini sulit berlanjut. "Meski ekspor barang modal kembali naik di Juni, kami tidak mengharapkan pemulihan yang dahsyat," kata Marcel Thieliant, Kepala Ekonom Asia Pasifik Capital Economics. Sementara pemerintah Jepang menyikapi data ini dengan optimistis. Menteri Ekonomi Shigeyuki Goto menyebut, upah pekerja naik untuk pertama kalinya dalam tujuh kuartal terakhir. "Minat korporasi berinvestasi juga solid," papar Goto. Kemarin, Menteri Keuangan Shunichi Suzuki menginggatkan pemerintah Jepang akan menyikapi volatilitas yang terlalu tinggi di pergerakan kurs yen. "Pergerakan yang sangat cepat tidak diinginkan, pemerintah akan merespons sepantasnya," ujar Suzuki.

Kredit Bank ke Sektor Batubara Naik

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Kontan

Pemerintah semakin fokus menggenjot proyek hilirisasi di industri tambang. Bank-bank lokal pun ikut mendukung proyek-proyek pembangkit listrik tenaga uap batubara (PLTU) yang ditujukan untuk menopang industri hilirisasi. Maklum saja, pembangunan smelter yang tengah digalakkan pemerintah saat ini belum bisa mengandalkan listrik dari PLN. Alhasil, pembangunan PLTU tak bisa dielakkan. Sementara bank-bank asing tidak bersedia mendanai proyek-proyek hilirisasi di Indonesia jika masih berbau batubara. Oleh karena itu, pembiayaan smelter di Tanah Air akan mengandalkan dukungan bank lokal. Proyek smelter aluminium di Kalimantan milik PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADRO) misalnya, dikabarkan hanya akan mengandalkan dukungan bank lokal. Menurut laporan Financial Times Maret lalu, sejumlah bank asing yang sebelumnya memberikan komitmen mendanai proyek tersebut memutuskan keluar lantaran disebut pasokan listriknya masih akan bersumber dari batubara. Bank Negara Indonesia (BNI) misalnya mencatat kredit ke sektor batubara setara 3,1% dari total kredit bank only sebesar Rp 644,9 triliun per Juni 2023, dikutip dari materi paparan kinerja semester I-2023. Angka ini naik dari Juni 2022 yang baru mencapai 2% dari total kredit bank only. Serupa, kredit Bank Mandiri di sektor batubara juga meningkat jadi 2,9% dari Rp 984,7 triliun total kredit bank only per Juni 2023. Pada Juni tahun lalu porsinya baru Rp 17,8 triliun, 2% dari kredit bank only. Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, sebelumnya mengatakan, BCA pada prinsipnya mendukung penerapan ESG. Bank ini mendukung pembiayaaan pembangunan smelter berbasis PLTU. Cuma, investasi yang dibutuhkan sangat besar. EVP Corporate Communication BCA Hera F. Haryn menyebut pembiayaan BCA ke sektor pertambangan masih kecil. Per Juni 2023, kredit ke sektor batubara hanya 0,4% dari Rp 736 triliun total kredit. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya untuk menurunkan pembiayaan di sektor tak ramah lingkungan. Namun, langkah ini tidak bisa dilakukan begitu saja karena Bank Mandiri juga harus mendukung program pemerintah dalam penyediaan listrik.

ERA APBN BEBAS PANDEMI

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Bisnis Indonesia (H)

Hari ini, Rabu (16/8), Presiden Joko Widodo akan membacakan Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024 di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Anggaran 2024 cukup krusial lantaran menjadi APBN terakhir Presiden Joko Widodo. Tahun depan juga menjadi warsa puncak dari arah pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020—2024. Tak hanya itu, RAPBN 2024 juga mengakomodasi postur fiskal dan asumsi dasar pertama kali di era endemi. Memang, APBN 2023 tidak lagi mengakomodasi anggaran penanganan Covid-19. Akan tetapi, APBN tahun ini disusun ketika Indonesia masih berstatus pandemi Covid-19 sehingga kebijakan anggaran pun amat fleksibel. Sementara itu, pada awal tahun ini pemerintah telah mengubah status pandemi menjadi endemi. Artinya, RAPBN 2024 dirangkai dengan optimisme yang cukup tinggi. Meski demikian, ujian pada 2024 tak bisa dibilang remeh baik dari sisi ekonomi maupun politik. Dari sisi ekonomi, pemerintah wajib membuktikan ketahanan fiskal dan ekonomi nasional dari hantaman ketidakpastian global. Berdasarkan informasi yang diperoleh Bisnis, APBN 2024 sejatinya tak jauh berbeda dibandingkan dengan tahun ini yang berfokus pada antisipasi dan mitigasi risiko ketidakpastian. Secara khusus, belanja akan diprioritaskan pada perlindungan daya beli masyarakat. Maklum konsumsi menjadi satu-satunya sektor penopang produk domestik bruto (PDB) yang berpeluang tetap gemilang tahun depan. Normalisasi inflasi dan agenda Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dipastikan bakal mengerek konsumsi, baik di kelompok rumah tangga maupun lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga. Koordinator Wakil Ketua Umum IV Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek, dan Inovasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia Carmelita Hartoto, berpendapat tahun politik selalu penuh tantangan. Namun selama ini, Indonesia memiliki kisah sukses bahwa pemilu bisa berjalan aman dan damai. Dengan demikian, yang dibutuhkan pengusaha adalah mempertahankan capaian tersebut. "Ini bisa mengurangi keraguan calon investor," ujarnya.

Cukai Jasa

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Bisnis Indonesia

Hasrat besar pemerintah untuk menggenjot penerimaan tengah menemukan momentumnya. Program konsolidasi fiskal mulai tahun ini mewajibkan defisit kembali pada level maksimum 3%. Beban finansial warisan dari pembiayaan pandemi Covid-19 menuntut peningkatan penerimaan negara.Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan memberi peluang intensifikasi dan ekstensifikasi sumber penerimaan. Intensifikasi kenaikan tarif diterapkan bertahap pada pajak pertambahan nilai. Ekstensifikasi pajak pendapatan juga direformasi dengan dukungan sistem informasi yang andalSumber pendapatan dari cukai tampaknya bukan pengecualian. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini mulai mengkaji pengenaan cukai jasa. Kendati masih berada dalam tahapan wacana, ide ekstensifikasi pungutan cukai terhadap jasa (service) menjadi diskusi yang hangat di ruang publik. Alhasil, pungutan cukai jasa menjadi salah satu upaya diversifikasi. Penambahan objek cukai yang sudah berhasil adalah tas plastik/kresek sekali pakai yang berlaku mulai tahun depan. Sementara objek cukai yang tengah dalam proses pengesahan adalah minuman berpemanis dalam kemasan.Pengenaan cukai jasa di negara-negara Asia tenggara seakan menjadi ekstra pendorong bagi pemberlakuan cukai jasa di Indonesia. Thailand, Malaysia, Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Laos, misalnya, sudah memungut cukai atas jasa klub malam, diskotek, jasa telepon, dan perjudian. Di sisi lain, otoritas fiskal tampaknya hendak bersikap ‘adil’. Jika objek kenikmatan sudah dikenai pajak (pajak penjualan barang mewah, pajak natura, atau sejenisnya), objek yang mendatangkan mudarat pun dipungut cukai. Kalaupun regulasi cukai diamandemen dengan memasukkan jasa sebagai objek cukai, persoalan tidak berhenti sampai di situ. Per definisi, cukai dipungut atas suatu objek yang konsumsinya dapat menimbulkan kerugian bagi pemakainya dan memberikan eksternalitas negatif bagi orang lain atau lingkungan. Pada poin ini, pungutan cukai juga difungsikan sebagai instrumen fiskal untuk pengendalian konsumsi. Terkait dengan aspek penerimaan, pungutan cukai jasa dengan jumlah subjek cukai yang relatif terbatas malah bisa ‘lebih besar pasak daripada tiang’. Penerimaan cukai tidak mampu menutup biaya pengumpulannya.

PENANAMAN MODAL : MELAWAN MUSIM SURUT INVESTASI

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Bisnis Indonesia

Pencapaian target investasi pada tahun ini bisa dibilang cukup menantang. Akar penyebabnya, ketidakpastian global yang dipicu perang Rusia-Ukraina hingga ketegangan politik Amerika Serikat-China, serta belum tuntasnya penanganan infl asi di banyak negara mendorong investor lebih wait and see. Belum lagi, faktor internal yang sejak tahun ini mulai disibukkan dengan rangkaian agenda politik 5 tahunan alias Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Tentu ini akan memengaruhi pola bisnis pelaku usaha.Akan tetapi, pemerintah berusaha untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka mengamankan pencapaian target investasi yang pada tahun ini disasar Rp1.400 triliun.Dari aksi yang dilakukan pemangku kebijakan, faktanya minat investasi di dalam negeri terbilang masih cukup tinggi meski investor dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.Faktor pemanis yang menjadi daya tarik investor terutama asing adalah realisasi pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup solid pada tahun ini, diiringi dengan langkah cepat pemerintah dalam menormalisasi inl asi.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, realisasi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada dua kuartal terakhir terbukti moncer, yakni 5,03% pada kuartal I/2023 dan 5,17% pada kuartal II/2023 secara tahunan (year-on-year/YoY). Realisasi investasi yang dicatat oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun cukup memuaskan, yakni Rp678,7 triliun pada semester I/2023, naik sebesar 16,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tak pelak, indeks daya saing investasi di Indonesia pun menanjak hingga 10 peringkat yakni dari posisi 44 pada 2022 menjadi 34 pada 2023, menurut laporan World Competitiveness Ranking International Institute for Management Development.Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah akan terus melakukan perbaikan iklim investasi guna meningkatkan daya tarik Indonesia di hadapan investor, terutama penanaman modal asing (PMA). Marita Alisjahbana, Chief Risk Ofi cer Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI), mengatakan minat pemodal asing terhadap ekonomi nasional sangat tinggi. Kemudian investasi Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) senilai Rp33,4 triliun selama 2021—2023, dan penanaman modal dari Konsorsium LG dan Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) senilai Rp142 triliun.Direktur Program Institute of Development on Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti, memandang secara teori tahun politik akan mendorong pengusaha untuk menahan ekspansi.

PROGRAM BANTUAN PASANG BARU LISTRIK (BPBL) : WUJUD NYATA KOLABORASI & SINERGI MELISTRIKI NEGERI

Hairul Rizal 16 Aug 2023 Bisnis Indonesia

Syamsudin, 72, sudah bertahun-tahun berpisah dari istrinya. Dia tinggal seorang diri pada sebuah gubuk kecil di Desa Tanjung Bungo, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dengan penerangan seadanya. Kondisi fisiknya sudah renta sehingga kerap mengalami sakit-sakitan. Dalam beberapa tahun terakhir, kesehatannya kian turun sehingga dalam mencari nafkah tidak sekuat dahulu. Penghasilannya mengandalkan upah sebagai penjaga kantor desa.Penerangan di rumah mungilnya tidak mandiri karena bergantung pada kantor desa tempatnya bekerja. Listik rumah Syamdudin selama ini menyalur dari kantor Desa Tanjung Bungo yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya.Namun, ketergantungan saluran listrik dari kantor desa itu sudah berakhir. Syamsudin kini punya kWh meter listrik mandiri, lengkap dengan instalasi listrik tersambung ke PLN, beserta sebuah lampu penerangan di teras rumah. Dia tidak bisa menyembunyikan keceriaannya saat petugas dari Kementerian ESDM dan PLN menyambangi rumahnya untuk memberikan bantuan saluran listrik gratis. Penyambungan listrik di rumah Syamsudin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifi kasi dan membantu masyarakat dalam memperoleh akses listrik melalui program Bantuan pasang baru Listrik (BPBL). Program ini merupakan kegiatan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan mendapatkan dukungan penuh dari Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.Masyarakat penerima program PBPL mendapatkan bantuan instalasi listrik rumah berupa 3 titik lampu dan 1 kotak kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifi kasi Laik Operasi (SLO), penyambungan ke PLN, dan token listrik perdana. Provinsi Riau direncakanan mendapat alokasi bantuan sebesar 3.310 rumah tangga penerima BPBL pada 2023 ini. Bantuan tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 980 rumah tangga. 

Pemberian sambungan listrik gratis di Desa Tanjung Bungo juga diterima oleh Asrul, 30, yang tinggal tidak jauh dari kediaman Syamsudin. Sejak rumahnya dibangun, Asrul mengaku pemenuhan kebutuhan listrik sehari-hari sepenuhnya dari kantor desa setempat. Dengan program BPBL di wilayah Provinsi Riau, rumah Asrul sudah tersaluri listrik dari PLN sehingga tidak lagi mengandalkan listrik kantor desa. Program BPBL juga digelar di Pulau Jawa seperti Provinsi Jawa Barat salah satunya diterima oleh Juariah, 49, warga desa Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabuapten Bandung Barat. Sementara itu, di Provinsi Jawa Timur, BPBL menjadi angin segar bagi Suryana, 68, warga desa Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Bantuan sambungan listrik dari pemerintah sangat membantu aktivitas kesehariannya yang selama ini menyalur listrik dari rumah tetangganya. Kisah Syamsudin dan Asrul dari Riau, Juariah dari Jawa Barat, dan Suryana dari Jawa Timur yang kini sudah mandiri dalam pemenuhan aliran listrik merupakan upaya pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meningkatkan taraf hidup serta ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan legislatif telah membuahkan hasil. Kementerian ESDM setelah memperoleh persetujuan Komisi VII DPR RI melaksanakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat tidak mampu melalui pendanaan APBN tahun anggaran 2023.Dalam melaksanakan program ini, Kementerian ESDM menugaskan kepada PT PLN (Persero) untuk melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan BPBL selaras dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor: 40.K/HK.02/MEM.I/2022 tanggal 11 Maret 2022 terkait Penugasan BPBL kepada PLN. Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM M.P. Dwinugroho mengatakan program bantuan pasang listrik gratis bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dari pemenuhan kebutuhan energi listrik. Anggota Komisi VII DPR RI H. Nurzahedi mengungkapkan program ini adalah upaya pemerintah memastikan masyarakat mendapatkan listrik, agar memberikan dampak positif pada berbagai bidang. Anggota Komisi VII DPR RI Rian Firmansyah menyampaikan kuota BPBL mengalami peningkatan pada tahun ini. Menurutnya, perlu kolaborasi dalam program mewujudkan program ini karena Komisi VII senantiasa menyerap aspirasi dari masyarakat.

Menuju Indonesia Baru

Yuniati Turjandini 16 Aug 2023 Investor Daily (H)

Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-78 di halaman Istana Merdeka, besok, Kamis (17/08/2023), bakal menjadi moment ke-9 kali Presiden Jokowi menjadi Inspektur upacara. Ini artinya Presiden Jokowi tinggal memiliki waktu sekitar setahun lagi untuk menuntaskan program-program periode kedua kepemimpinannya. Pada 20 Oktober tahun depan, Indonesia sudah akan dipimpin oleh presiden baru hasil Pilpres 2024. Pada tahun terakhir periode pertama pemerintahannya, tepatnya 20 Mei 2019, Jokowi telah meluncurkan Visi Indonesia 2045. Visi ini diarahkan untuk mewujudkan  Indonesia yang maju, adil dan makmur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keberadaan visi itu kembali diteguhkan melalui peluncuran rancangan Akhir Rencana Pambangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 pada 15 Juni 2023. Kali ini, sebutan untuk visi itu sedikit berubah, yaitu menjadi "Visi Indonsia Emas 2045" dengan tagline Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan. Selanjutnya, visi tersebut dijabarkan  ke dalam lima sasaran utama yang memberikan unsur imperatif pencapaian pembangunan. (Yetede)

Mewujudkan Ekonomi dan Investasi Berkualitas

Yuniati Turjandini 16 Aug 2023 Investor Daily (H)

Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam delapan hingga sembilan tahun terakhir rata-rata berada pada kisaran 5%. Hal tersebut bisa dikatakan relatif tinggi dibandingkan dengan negara-negara peers, terutama pascapandemi Covid-19. Pemerintah di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yakni pertumbuhan ekonomi yang  mampu menghasilkan pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan, dan membuka kesempatan kerja pada kuartal II-2023, ekonomi Indonesia yang tercatat  mampu tumbuh 5,17% adalah sesuatu yang luar biasa, karena diatas konsensus  perkiraan para ekonom. Kondisi pertumbuhan ekonomi  Indonesia tersebut menunjukkan resiliansi di tengah terjadinya perlambatan ekonomi global. Sebab, pada saat bersamaan, banyak negara sedang struggling  dengan pertumbuhan ekonomi di bawah 5%, bahkan yang dibawah 3%. bandingkan dengan negara-negara seperti Singapura, Vietnam, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Pada periode yang sama, ekonomi negara tersebut tumbuh masing-masing sebesar 0,1%, 4,1%, 0,6%, 2,6%, dan 0,9%. (Yetede)

Pilihan Editor