Angkatan Siber dan Represi Negara
Koran Tempo edisi 21 Agustus 2023 menyoroti rencana pembentukan angkatan siber sebagai matra baru di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Gagasan itu dilontarkan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto dalam sebuah seminar. Pernyataan tersebut sontak membuat heboh, terutama di kalangan aktivis. Banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak buruk dari ide tersebut. Selama ini, institusi negara yang memiliki kewenangan mengontrol dan memata-matai aktivitas virtual publik cenderung menampilkan wajah represif negara. Amnesty International mencatat 90 kasus serangan siber terhadap 148 korban sepanjang Januari 2019 hingga Mei 2022. Sebagian besar korban tersebut adalah jurnalis, aktivis, akademikus, dan mahasiswa. Jika angkatan siber terwujud, tingkat represi negara justru membahayakan pertumbuhan demokrasi dan kebebasan sipil di negeri ini. Saya punya pendapat serupa terhadap kekhawatiran itu. Dari sudut pandang tata kelola digital, demokrasi digital memiliki kelemahan fundamental yang belum ditemukan obatnya. Kelemahan inilah yang kerap dimanfaatkan negara dalam membungkam suara kritis rakyat. (Yetede)
Menjaring Dana untuk Fase Ketiga
JAKARTA – Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) akan menagih kepastian pembiayaan proyek MRT atau mass rapid transit fase ketiga kepada PT MRT Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pasalnya, Kementerian Perhubungan telah menerbitkan desain dasar rekayasa atau basic engineering design (BED) proyek tersebut.
Sekretaris Tim Pelaksana KPPIP, Suroto, mengatakan konstruksi jaringan baru MRT yang melayani rute Cikarang-Balaraja itu bisa saja dimulai pada akhir 2024 atau setelahnya. Namun kepastian pendanaan proyek harus terus diawasi agar segera ada kepastian. “Kami dorong agar segera (mengikat) financial close dan menetapkan lokasi lahan soalnya studi trase proyek itu kan sudah ada,” kata dia kepada Tempo, kemarin.
Setelah disusun Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu, pada 7 Agustus 2023, dokumen desain dasar rekayasa MRT fase 3 diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heri Budi Hartono. Desain dasar itu, kata Suroto, masih akan dikembangkan menjadi desain teknis yang lebih rinci. (Yetede)
Trilema Bank Indonesia
Bank Indonesia kemarin memutuskan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Keputusan BI ini masuk akal, meskipun ada kekhawatiran suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang sudah mencapai 5,50 persen pada Juli lalu akan berpengaruh buruk terhadap pasar keuangan dalam negeri jika BI tidak ikut menaikkan suku bunga. Tugas bank sentral sejak amendemen Undang-Undang BI yang terakhir tidak lagi hanya menjaga inflasi, tapi juga pertumbuhan. Karena itu, kebijakan moneter, dalam hal ini suku bunga, merupakan instrumen yang tepat. Dengan kebijakan suku bunga yang tepat, BI bisa mengendalikan inflasi sekaligus menjaga perekonomian tetap tumbuhJuli lalu, inflasi Indonesia sebesar 3,08 persen (year-on-year). Angka ini termasuk bagus dibanding banyak negara lain. Inflasi Amerika Serikat pada periode yang sama, misalnya, mencapai 3,2 persen. BI berharap, dengan menahan suku bunga acuan, inflasi Indonesia akan terjaga pada kisaran yang telah ditentukan, yakni 3,0+1 persen. Suku bunga yang tetap juga diharapkan memberikan insentif bagi perekonomian yang sejauh ini cukup baik. Hingga Juni lalu, sudah tujuh kuartal berturut-turut ekonomi RI tumbuh di atas 5 persen. Ini lebih baik dari Cina yang merosot akibat menurunkan konsumsi dan kinerja properti, serta dari negara-negara Eropa yang belum terlepas dari dampak perang Rusia dan Ukraina. Tren pertumbuhan tersebut diharapkan bertahan hingga akhir tahun. (Yetede)
Bertahap Genjot Produksi Aluminium
JAKARTA – PT Inalum berencana menambah kapasitas produksi aluminium hingga 1,5 juta ton per tahun secara bertahap sampai 2028. Anak usaha Mind ID ini optimistis permintaan bakal meroket. Direktur Utama Inalum, Danny Praditya, mengatakan permintaan aluminium primer dunia bakal meningkat 2,5 persen sampai 2028. Angka tersebut mengacu pada laporan Wood Mackenzie Longterm Outlook Kuartal I 2023 dan CRU Longterm Outlook Desember 2022. Keduanya memperkirakan total konsumsi produk turunan bauksit tersebut mencapai 80 juta ton.
Tren permintaan di dalam negeri, menurut dia, tak akan jauh berbeda. Terlebih, pemerintah tengah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Sebagai gambaran, satu kendaraan listrik roda empat membutuhkan 1 ton aluminium untuk produksinya. "Termasuk jika bicara baterai, ternyata 19 persen battery pack (kendaraan listrik) itu aluminium. Hal ini juga akan memberikan kontribusi permintaan yang signifikan," kata dia dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI, kemarin. (Yetede)
Atasi Polusi, Toyota Investasi Program SMART Rp 26 Miliar
UBUD,ID-Toyota melalui yayasan Toyota Mobility Foundation (TMF) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali meluncurkan program Sustainable Advancing Real Tranformation atau SMART di kawasan Ubud, Gianyar, Bali. Program dengan nilai investasi Rp 26 miliar ini bertujuan untuk mengatasi masalah polusi dan kemacetan di Ubud. Melalui program ini, Toyota akan mengerahkan mobil elektrifikasi untuk melayani mobilitas warga lokal dan turis di Ubud. Bali selama enam bulan mulai dari September 2023 hingga Februari 2023. Executive Program Director TMF Pras Ganesh menjelaskan, ada dua solusi yang dilakukan TMF dalam program SMART, solusi pertama adalah menyediakan sepuluh unit kendaraan eletrifikasi (xEV) untuk layanan antar-jemput berdasarkan permintaan di area Ubud Tengah. Akan ada beberapa perhentian yang semuanya terletak pada jarak 10 menit berjalan kaki dari tujuan wisata utama dan situs lokal yang populer. Layanan tersebut didukung aplikasi pemesanan SWAT mobility yang berfungsi untuk menikmati kenyamanan transportasi wisata dan penduduk setempat. (Yetede)
Laba Bersih Jasa Marga Melesat 56%
JAKARTA,ID-PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencetak laba bersih sepanjang semester I-2023 sebesar Rp1,1 triliun, melesat 56% dibanding periode sama tahun lalu Rp734 miliar. Mengacu laporan keuangan konsolidasian interim perseroan per Juni 2023, keberhasilan Jasa Marga mendongkrak laba bersih didorong kenaikan pendapatan sebesar 18% menjadi Rp 8,9 triliun dari Rp 7,5 trliun. Penghasilan bisnis jalan tol tetap menjadi mesin utama pendapatan perseroan dengan kontribusi sebesar sebesar 6,1 triliun, naik tipis dari sebelumnya Rp 6 triliun. Penguatan daya juga disumbangkan dari hasil usaha lain, seperti jasa pengoperasian jalan tol yang naik dari Rp 247 miliar pada semester 1-2022, menjai Rp 289 miliar pada enam bulan tahun ini. Selanjut, usaha pemeliharaan jalan tol juga meningkat dari Rp 134 miliar menjadi Rp 283 miliar, termasuk bisnis BBM SPBU yang melejit menjadi Rp142 miliar dari sebelumnya Rp 82 miliar. Belum lagi, usaha-usaha lain yang yang dikelola perseroan seperti sewa lahan, sewa properti, dan lainnya yang kompak mencatatkan pertumbuhan. (Yetede)
Masuk Kelompok Eksekutif, Tiket KA Cepat Tak Perlu Disubsidi
JAKARTA,ID-Kalangan pengamat transportasi menilai tiket penumpang Kereta Cepat Jakarta Relasi Jakarta-Bandung tak perlu disubsidi oleh pemerintah, mengingat moda transportasi modern berbasis rel ini masuk dalam kelompok kereta eksekutif. Sementara itu, PT Kereta cepat Indonesia China (KCIC) telah mengusulkan tarif Kereta cepat Relasi Jakarta-Bandung antara Rp 250.000 sampai Rp 350.000 bagi tiga kelas, yakni premium ekonomi, bisnis, dan kelas utama. "(Kendati ada kelas ekonominya) Kereta Cepat masuk kelompok kereta eksekutif. Subsidi (hanya) hanya diberikan untuk kereta api perintis, perkotaan, dan ekonomi," kata pngamat transportasi sekaligus Ketua pemberdayaan dan Penguatan Wilayah Masyarakat Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno kepada Investor Daily, (Rabu (23/08/2023). "Jika ingin cepat ke Bandung ya naik KA Cepat, meski hanya sampai Tegalluar menggunakan KA cepat sampai Bandung. Asal, disertai freeder (angkutan pengumpan) yang memadai," papar Djoko. (Yetede)
Membangun Ekonomi Sirkular Ala PLN EPI
YOGYAKARTA,ID-Sebuah terobosan dilakukan PT PLN Primer Indonesia (PLN EPI) dalam membangun ekonomi sirkular. Berkolaborasi dengan Keraton Yogyakarta dan pemerintah daerah Istimewa Yogyakarta, PLN EPI melakukan penghijauan di lahan kritis, tandus dan marjinal di Gunung Kidul dengan tanaman Indigofera. Tanaman tesebut nantinya bisa menjadi sumber biomasa untuk co-firing pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Menurut Direktur Biomasa PLN EPI Antonius Aris, ide awalnya adalah menciptakan solusi bagi petani-peternak yang kerap kesulitan memperoleh hijauan untuk pakan ternak, khususnya di musim kemarau. Dari empat tanaman yang diuji cobakan pada akhir 2022 lalu, terbukti tanaman Indigofera yang paling cocok dan mampu bertahan di lahan kering. Selain daun yang bisa langsung dimanfaatkan untuk pakan, dari tanaman ini, rantingnya bisa dijual ke PLN sebagai sumber biomassa untuk co-firing pembangkit listrik. "Jadi ini ada aspek ekonomi kerakyatan sekaligus environmental-nya. Ada konservasi lahan kritis, lahan tandus dan marjinal, kemudian men-generate pendapatan bagi masyarakat, juga akan menjadi sumber energi alternatif untuk mengurangi penggunaan batu bara dengan energi biomassa pada pembangkit listrik, sehingga akan menekan emisi," kata Aris. (Yetede)
Larangan Impor di Bawah US$ 100 Munculkan Efek Domino
JAKARTA,ID-Rencana Pemerintah Indonesia untuk memberlakukan larangan penjualan barang impor dengan harga dibawah US$ 100 atau setara Rp1,5 juga di situs perniagaan daring (e-commerce), akan menimbulkan efek domino tidak hanya ke sektor usaha UMKM, tapi juga penerimaan pajak, hingga potensi gugatan di organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO). Kebijakan yang tujuan awalnya untuk melindungi UMKM di dalam negeri, dikhawatirkan justru bisa menjadi bumerang karena membuka ruang importasi ilegal dan ancaman PHK massal. "Alih-alih melindung UMKM, kebijakan larangan impor dibawah US$ 100 justru akan memberikan multiplier effect (efek berganda). Di samping tak memiliki yurisprudensi di dunia internasional, kebijakan tersebut rentan telah membuka ruang importasi ilegal dari negara pengirim maupun kualitas produk tak tervalidasi," kata Ketua Asisoasi pengusaha Logistik E-Commerce (APLE) Sonny Harsono dalam keterangan resminya, Kamis, (24/8/2023). Sonny menambahkan, efek domino dari kebijakan tersebut juga memuat perekonomian Indonesia yang tengah bangkit kembali terpuruk. (Yetede)
Parpol Kerahkan Caleg Dongkrak Elektabilitas
Partai-partai politik peserta Pemilu 2024 lebih memprioritaskan menggerakkan mesin politik ketimbang mengharapkan efek ekor jas dari bakal calon presiden yang didukung guna meningkatkan elektabilitas. Semua calon anggota legislatif di semua tingkatan dikerahkan demi mendongkrak tingkat keterpilihan serta dukungan suara pada pesta lima tahunan 2024 mendatang. Strategi untuk menggerakkan mesin partai tak terkecuali dilancarkan oleh dua partai politik (parpol) yang konsisten berada di papan atas, yakni PDI-P dan Partai Gerindra. Kedua partai politik meyakini bisa menggenjot elektabilitas dengan mengoptimalkan kerja partai bersama dengan calon anggota legislatif (caleg) yang mulai turun ke lapangan. Survei Litbang Kompas periode 27 Juli-7 Agustus 2023 merekam, sekalipun konsisten berada di posisi pertama dan kedua, belum ada kenaikan signifikan pada tingkat keterpilihan PDI-P dan Partai Gerindra.
Elektabilitas PDI-P naik 1,1 % dibandingkan survei Mei lalu, sedangkan Gerindra meningkat 0,3 %. Di papan tengah, kenaikan signifikan dialami PKB, yakni 2,1 %, elektabilitas PKS juga naik drastis hingga 2,5 %. Sementara itu, tiga partai papan tengah lain, yaitu Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem, mengalami penurunan masing-masing 0,1 %, 1 %, dan 0,4 %. Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Rabu (23/8) mengatakan, konsistensi elektabilitas merupakan buah dari strategi gotong royong yang dikedepankan partainya. Ia optimistis raihan itu akan terus meningkat. Apalagi mulai akhir Agustus kerja mesin politik partai akan diperkuat oleh para caleg seiring ditetapkannya daftar calon sementara (DCS). (Yoga)









