Perencanaan Keuangan bagi Keluarga Muda
Perencanaan keuangan bagi keluarga muda sangat penting untuk dilakukan. Keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran bisa terjaga. Jika diperlukan, utang pun dapat dikelola dengan baik melalui perencanaan sehingga tidak menjadi beban keuangan keluarga. Tujuan keuangan setiap keluarga tentu berbeda-beda sesuai keadaan ekonomi, sosial, latar belakang budaya, rencana memiliki keturunan, umur, dan sebagainya. Perencanaan keuangan yang dilakukan tentu harus mempertimbangkan aspek-aspek di atas.
Tips yang dapat dilakukan untuk merencanakan keuangan keluarga muda, antara lain: 1) Sikap terbuka antara suami dan istri untuk menyusun perencanaan keuangan. Kondisi keuangan, termasuk pendapatan yang dimiliki, pola pengelolaan keuangan, tujuan keuangan yang ingin dicapai. 2) Alokasi pendapatan yang diperoleh setiap bulan harus dikomunikasikan sejak dini. Alokasi pendapatan bagi suami dan istri yang sama-sama bekerja berbeda dengan keluarga dengan suami bekerja dan istri fokus menjadi ibu rumah tangga atau sebaliknya.
Alokasi pendapatan membantu keluarga agar tidak terjadi over-spending atau belanja berlebihan. 3) Mempersiapkan dana darurat dan asuransi. Dana darurat ini akan berguna jika terjadi hal yang tidak diinginkan dan membutuhkan dana yang dapat dicairkan dengan cepat. Misalnya, terjadi PHK. 4) Menabung dan berinvestasi. 5) Mempersiapkan prioritas kebutuhan. 6) Kelola utang. (Yoga)
Presiden Minta Suplai Air Bersih Diperhatikan
Presiden Jokowi meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum Regional Medan, Binjai, Deli Serdang, di Kota Binjai, Sumut, Jumat (25/8). Presiden mengingatkan pentingnya penyediaan air minum nasional. Pemerintah pusat dan daerah diminta menyiapkan penyediaan air yang memadai untuk masyarakat. ”Saya bisa merasakan begitu pentingnya air setelah kemarin empat hari di Afrika. Kita ini sering tidak merasa betapa pentingnya air karena kita tidak pernah merasa kekurangan air,” kata Presiden saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang).
Presiden mengatakan, pemerintah melalui Kementerian PUPR telah menyelesaikan SPAM Mebidang dengan anggaran Rp 948 miliar. Proyek itu kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota. Kementerian PUPR membangun SPAM dan jaringan distribusi utama, Pemprov Sumut menyediakan lahan, dan pemerintah kabupaten/kota membangun pipa distribusi sambungan rumah. Kerja sama yang baik seperti itu, kata Presiden, akan membuat pembangunan semakin cepat. (Yoga)
Kelimpungan Menangkal Serangan Judi Online
JAKARTA – Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat tak berdaya menghadapi serangan bertubi-tubi situs web judi online terhadap situs milik pemerintah provinsi. Jumat, 25 Agustus 2023, dua website milik pemerintah provinsi kembali disusupi situs judi online. Kedua situs yang diretas itu adalah Diskominfotik.sumbarprov.go.id dan Bpsdm.sumbarprov.go.id. Kedua website ini dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumatera Barat. Saat Tempo membuka kedua situs tersebut pada kemarin malam, terdapat tulisan yang menginformasikan bahwa website sedang ditangguhkan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat, Siti Aisyah, mengatakan serangan judi online terhadap kedua website pemerintah daerah tersebut merupakan pengulangan dari berkali-kali kejadian serupa sebelumnya. Dalam catatan Dinas Komunikasi, selalu ada website milik pemerintah Sumatera Barat yang disusupi situs judi online setiap bulan. (Yetede)
Incar Peran Penyelenggara Bursa Karbon
JAKARTA – Pendirian bursa karbon di dalam negeri menarik minat Indonesia Commodity & Derivatives Exchange Group. Lewat anak usahanya, yaitu Indonesia Climate Exchange (ICX), perusahaan pengelola bursa komoditas ini berencana mendaftar menjadi penyelenggara bursa karbon.
CEO ICX, Megain Widjaja, menuturkan pihaknya sudah bersiap sejak jauh-jauh hari untuk melayani perdagangan karbon. "Kami telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi teknologi, infrastruktur, maupun sumber daya manusia," kata dia kepada Tempo, kemarin. Saat ini pun ICX telah mewadahi perdagangan karbon dengan memfasilitasi perdagangan sukarela perdana Renewable Energy Certificate (REC).
Sertifikat tersebut bersumber dari pembangkit listrik tenaga panas bumi dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Megain menuturkan bahwa transaksi REC yang sudah berjalan berjumlah 1.050 MWh dengan harga pembukuan lelang Rp 35 ribu dan penutupan lelang Rp 38 ribu atau naik 8,57 persen. (Yetede)
Setelah Gugatan Kreditor Waskita Ditolak
JAKARTA – Pemerintah diminta memberikan kepastian mengenai pelunasan utang-utang obligasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Pasalnya, badan usaha milik negara (BUMN) bidang karya itu telah menunda pembayaran pokok dan bunga beberapa obligasi yang jatuh tempo. "Kreditor butuh jaminan piutang mereka bisa selamat. Maka dukungan pemerintah terhadap BUMN karya bisa menjadi isu positif," kata peneliti BUMN dari Universitas Indonesia, Toto Pranoto, kepada Tempo, kemarin. Per semester I 2023, Waskita tercatat memiliki utang senilai Rp 84,31 triliun, tertinggi di antara semua BUMN karya. Tidak adanya kepastian pembayaran obligasi membuat salah satu pemegang surat utang Waskita, Donny Hartarto Lasmana, mengajukan permohonan penundaan pembayaran kewajiban utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga Jakarta. Pada Kamis lalu, majelis hakim memutuskan menolak permohonan tersebut dengan alasan pengajuan tagihan melalui jalur hukum harus melalui wali amanat. Donny adalah pemegang Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap II Tahun 2018 Seri B dengan nilai pokok Rp 5 miliar. Berdasarkan catatan Tempo, pembayaran bunga dan pokok obligasi tersebut semestinya dilakukan pada 23 Februari 2023, tapi ditunda menjadi 16 Juni 2023 setelah ada persetujuan dari para pemegang obligasi. (Yetede)
Serba Salah Dampak Perlambatan Cina
JAKARTA – Krisis properti Cina berpotensi merambat pada kinerja perdagangan internasional Indonesia. Terlebih, ketika raksasa pengembang properti Cina tersungkur ke jurang kebangkrutan seperti yang terjadi pada grup Evergrande. Perusahaan tersebut mengumumkan pailit pada 17 Agustus 2023 setelah mengalami krisis likuiditas berkepanjangan dan gagal bayar utang sebesar US$ 330 miliar atau setara dengan Rp 4.950 triliun (asumsi kurs 15 ribu per dolar Amerika Serikat).
Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia, Toto Dirgantoro, mengatakan krisis sektor properti Negeri Tirai Bambu berpotensi menekan kinerja ekspor, khususnya ekspor komoditas utama serta ekspor bahan baku bangunan, seperti batu bara, besi, baja, dan kayu. "Cina adalah konsumen terbesar komoditas Indonesia. Penurunan permintaan juga akan berdampak pada pelemahan harga komoditas dan kinerja ekspor secara keseluruhan," ujarnya kepada Tempo, kemarin, 25 Agustus 2023.
Pelaku usaha, kata dia, mulai merasakan kelesuan permintaan dalam dua bulan terakhir, yang disebabkan oleh banyaknya perusahaan Cina yang menutup operasi atau mengurangi kapasitas produksi dan pembangunan. Toto berujar, pelaku usaha pun kelimpungan mencari pasar alternatif untuk menyerap suplai yang dimiliki karena kondisi krisis perekonomian itu tengah menjalar ke berbagai negara. "Posisinya serba salah. Ke Cina krisis, ke Amerika Serikat dan Eropa juga sedang krisis."
(Yetede)
Nippon Paint Dukung Industri Kapal dan Maritim Indonesia
Indonesia memiliki industri perkapalan yang berkembang pesat sebagai sektor yang padat karya, modal, dan teknologi, berkontribusi pada perekonomian negara. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah berfokus pada pembangunan infrastruktur maritim, termasuk jalan tol laut, pelabuhan laut, logistik, industri perkapalan, dan pariwisata bahari. “Selain mendukung dalam bidang dekoratif dan pelindung, Nippon Paint telah turut serta dalam perjalanan industri pelapisan kapal di Indonesia sejak 1972. Ini mencerminkan komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata General Manager TU Division Nippon Paint Indonesia, Mark Liew. Cat dan pelapis memainkan peran penting dalam industri kapal. Penggunaannya untuk melindungi material dari faktor lingkungan sangatlah vital. Cat dan pelapis bukan hanya untuk estetika visual, tetapi juga melindungi dari kerusakan akibat kondisi laut dan alga laut yang menempel. Nippon Paint Indonesia juga hadir dengan produk Anti-Fouling, cat tanpa timbal dengan teknologi Silyl Acrylate Copolymer dan Controlled Depletion Polymer. Produk ini melindungi bagian bawah kapal dari teritip, cangkang, dan lumut, terutama di area yang terendam air. Keunggulan produk ini terletak pada waktu pengeringan yang cepat tanpa mengorbankan efektivitasnya sebagai cat Anti-Fouling. Produk ini cocok untuk kapal yang docking selama 36-60 bulan, serta kapal new building dan dry docking. (Yetede)
Mengembalikan Langit Biru Jakarta
Kualitas udara Jakarta semakin buruk. Pada Rabu, 23 Agustus lalu, situs IQAir mencatat indeks kualitas udara Jakarta anjlok ke angka 157. Warga Jakarta terpaksa menghirup udara tidak sehat. Pemerintah pun mengeluarkan imbauan untuk kembali wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Hal itu dimaksudkan untuk mengurasi risiko gangguan kesehatan serius terhadap pernapasan, jantung, dan ancaman kanker. Di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, misalnya, jumlah pasien dengan gejala batuk dan sesak napas meningkat sekitar 50 persen dari biasanya. Dari biasanya sekitar 30 pasien, kini yang memeriksakan kesehatannya di Poli Batuk dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mencapai 60 orang.
Berbagai Langkah dilakukan untuk mengembalikan udara Jakarta menjadi lebih layak. Kebijakan bekerja dari rumah (WFH) kembali diberlakukan untuk 50 persen aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama dua bulan sejak Senin lalu. Selain itu, berbagai instansi pemerintahan turut berupaya mengurangi polusi udara Ibu Kota. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar uji emisi kendaraan bermotor. Adapun untuk mengurangi debu dan menjaga kelembapan udara, tim gabungan Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya melakukan penyiraman sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan M.H. Thamrin, serta Jalan Jenderal Sudirman. (Yetede)
Rumah Apresiasi untuk Petani dan Pemetik Teh
Kehadiran Rumah Teh Indonesia yang menyajikan dan memberi edukasi tentang specialty tea memberikan angin segar dan harapan bagi pemetik juga petani teh. Pasar lokal penikmat teh berkualitas pun diharapkan tumbuh. Tidak ingin pamor dan potensi teh terus layu, Redha T Ardias dan Iriana Ekasari mendirikan Rumah Teh Indonesia di Kota Bogor, Jabar, 8 Agustus 2023. Ini menjadi rumah teh pertama di Indonesia sebagai wadah untuk mengumpulkan teh-teh terbaik dari seluruh Indonesia. Senin (21/8) di sebuah meja panjang, Iriana menyiapkan sajian teh hitam (black tea) dari pucuk teratas (pucuk 1 sampai 4). Jenis black tea ini tercipta karena pengeringan dengan suhu tinggi, karena itu, saat penyajian jangan diseduh dengan air mendidih karena akan merusak rasa dan aroma teh. ”Rasa pahitnya dominan karena kafeinnya keluar terlalu banyak. First brew maksimal 95° C, lalu air tehnya dibuang, second brew pakai 90 ° C.
Suhu ini pas untuk mendeteksi varian rasa tehnya, seperti caramel, sitrus, honey,” kata Iriana yang sekaligus pendiri Sila Tea House itu. Redha pun turut menyajikan teh artisan atau teh racikan dengan campuran berbagai bunga, rempah, dan herbal. Ia memastikan standar rasa asli teh tidak hilang atau tenggelam oleh berbagai campuran yang digunakan sebagai pelengkap dan penambah daya tarik orang untuk bisa menikmati teh yang disertai narasi di dalamnya. Mojang Geulis, misalnya, menggunakan pucuk pertama atau silver needle, yang harganya Rp 2,7 juta per kg dicampur dengan pandan, mawar, melati, dan amaran (bayam) sehingga menghasilkan cita rasa yang kaya. Saat ini, Rumah Teh Indonesia oleh Sila Tea House memiliki 50 varian teh yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia, sebagai bagian dari strategi untuk menaikkan pamor teh Indonesia dan menarik masyarakat untuk mencoba cita rasa teh kualitas terbaik. (Yoga)
India Stop Ekspor Gula Mulai Oktober
Pemerintah India melarang ekspor gula ke pasar global mulai Oktober 2023. Sedikitnya curah hujan dan upaya menjaga stabilitas harga dalam negeri jadi alasannya. Rencana ini disampaikan tiga sumber di kalangan Pemerintah India kepada kantor berita Reuters, Rabu (23/8/2023). Pada Juli 2023, Pemerintah India mengeluarkan larangan ekspor beras nonbasmati. (Yoga)









