;

Koalisi Semu

Yuniati Turjandini 27 Aug 2023 Tempo

Semakin dekat jadwal pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), semakin tampak bahwa koalisi partai politik hanyalah keterpaksaan. Ini koalisi semu. Pasal 6A Undang-Undang Dasar 1945 amendemen ketiga, pada ayat 2, jelas berbunyi: Pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum.

Kenapa partai harus berkoalisi? Ada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 di era Presiden Joko Widodo. Pasal 222 mengatur cara mengajukan capres dan cawapres. Bunyinya: Pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen (dua puluh lima persen) dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Ini biang keroknya. Ada yang khawatir, jika semua partai peserta pemilu bisa mencalonkan pasangan capres dan cawapres, akan ada sepuluh atau lebih pasangan calon. Kekhawatiran ini berlebihan jika melihat fakta yang terjadi. PDI Perjuangan (PDIP) saja, yang bisa mencalonkan sendiri, masih membutuhkan partai lain untuk berkoalisi. Alasannya, membangun bangsa perlu gotong-royong. Yang terjadi sebenarnya adalah kader yang langka dan biaya kampanye yang mahal. Perlu gotong-royong logistik dari orang kaya yang berburu jabatan. Ada pula ketakutan pasti kalah melihat calon di pihak lawan. Lebih baik bergabung. Lumayan mendapat jatah menteri dibanding menjadi oposisi. Syukur-syukur mendapat cawapres. (Yetede)


Keajaiban ”Garuda Muda” Terhenti

Yoga 27 Aug 2023 Kompas

Vietnam U-23 mengajarkan Indonesia betapa proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Berbekal persiapan yang lebih matang, Vietnam merengkuh gelar Piala AFF U-23 kedua seusai menundukkan Indonesia, 6-5, melalui adu tendangan penalti di Stadion Provinsi Rayong, Thailand, Sabtu (26/8) malam. Kerja keras Vietnam menghentikan keajaiban yang dibuat Indonesia sejak fase grup hingga semifinal. Laga antara Indonesia dan Vietnam harus diselesaikan dengan adu tendangan penalty setelah kedua tim bermain imbang 0-0 di waktu normal. Dalam adu tendangan penalti, lima pemain Indonesia sukses menjalankan tugasnya. Namun, penendang keenam Indonesia, kiper Ernando Ari Sutaryadi, gagal menyerangkan bola.

Para pemain Indonesia tertunduk lesu ketika penendang keenam Vietnam, Thai Ba Dat, sukses memperdaya Ernando. Hasil ini sangat mengecewakan pemain Indonesia yang mampu bermain dengan sangat tenang di babak pertama. Indonesia tidak terburu-buru dalam melancarkan serangan. ”Saya mengapresiasi pemain kedua tim yang telah menampilkan performa terbaiknya. Tetapi, seperti yang saya bilang, di Piala AFF ini perangkat pertandingan bisa berubah menjadi game changer,” kata Pelatih Indonesia Shin Tae-yong seusai laga. Dengan kemenangan ini, Vietnam mengukir sejarah sebagai negara pertama yang mampu dua kali menjadi juara Piala AFF U-23. (Yoga)


Alih Fungsi Jadi Perumahan, Sawah di Padang Menyusut

Yoga 27 Aug 2023 Kompas

Areal persawahan di Kota Padang, Sumbar, terus menyusut dari tahun ke tahun akibat alih fungsi lahan, terutama untuk perumahan. Melalui perda tentang rencana tata ruang dan wilayah, pemkot berupaya mempertahankan setidaknya separuh lahan persawahan pada tahun 2030. Berdasarkan data Dinas Pertanian Kota Padang, lahan sawah yang tersisa saat ini 5.216 hektar. Jumlah tersebut berkurang 1.202 hektar dari tahun 2016 dengan luas 6.418 hektar. Rata-rata lahan sawah di ibu kota Sumbar ini berkurang 200 hektar per tahun. Penyebab utama menyusutnya areal persawahan di Padang, menurut dinas pertanian setempat, adalah alih fungsi lahan dari sawah menjadi perumahan.

Pantauan di lapangan pada Jumat (25/8) dan Sabtu (26/8) sejumlah proyek perumahan tengah dikerjakan di bekas lahan persawahan. Di Kelurahan Batipuh Panjang, Kota Padang, Sabtu siang, misalnya, puluhan rumah sedang dibangun di sekitar areal persawahan. Menurut warga sekitar, proyek tersebut dikerjakan sejak dua tahun terakhir. ”Dulu areal itu pernah jadi sawah, sekitar 12 petak. Namun, 8-10 tahun terakhir tidak lagi digarap karena kekurangan air. Pemiliknya sudah meninggal, sedangkan anak-anaknya sudah jadi pegawai. Akhirnya, dijual untuk perumahan,” kata Zulfan (58), petani padi di sekitar lokasi, Sabtu siang. (Yoga)


Wapres Dorong Kiprah Santri di Berbagai Bidang

Yoga 27 Aug 2023 Kompas

Peran pondok pesantren kini semakin luas. Pesantren tidak hanya mencetak orang yang paham agama, tetapi juga melahirkan pegawai negeri, pengusaha, serta presiden. Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun mendorong santri berkiprah di berbagai bidang, ujarnya saat menghadiri haul ke-34 KH Aqil Siroj (KHAS) di Ponpes KHAS Kempek, Kabupaten Cirebon, Jabar, Sabtu (26/8). ”Saya bangga menjadi santri. Ternyata, santri itu bisa jadi apa saja. Bisa jadi camat, bupati, gubernur, menteri, bisa jadi presiden dan wakil presiden. Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) itu, kan, presiden (ke-4),” ujar Wapres Amin disambut tepuk tangan hadirin. Menurut Wapres, lulusan pesantren semakin diakui kualitasnya seiring munculnya program peningkatan kapasitas dan keterampilan di ponpes.

Bahkan, banyak pesantren yang memiliki balai latihan kerja untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan (upskilling) santri. Wapres juga menekankan peran pesantren dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi. ”Kalau dulu pesantren melahirkan mujahid-mujahid yang berjuang mengusir Belanda, sekarang mujahid ekonomi,” ucapnya. Wapres mendorong pesantren terus ikut membangun bangsa, salah satunya melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Wapres yang juga Ketua Harian KNEKS mengatakan, lembaga serupa telah dibentuk di 20 provinsi dengan pimpinan kepala daerah. Pihaknya mengembangkan kawasan industri halal yang melibatkan santri dan menargetkan Indonesia menjadi produsen industri halal terbesar di dunia. (Yoga)


Perempuan Nelayan Menatap Hidup

Yoga 27 Aug 2023 Kompas

Lebih dari satu dekade terakhir, belasan perempuan di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak, Jateng, mengais rezeki di laut sebagai nelayan. Padahal, pekerjaan sebagai nelayan jauh dari angan-angan para perempuan tersebut. Pekerjaan itu terpaksa dilakoni karena mereka tak punya banyak pilihan. ”Mau kerja di pabrik tidak mungkin karena umur saya sudah terlalu tua. Ijazah juga saya tidak punya. Jadi, ya (kerja) ini saja, biar bisa tetap makan,” kata Zubaedah (55), salah satu perempuan nelayan di Timbulsloko, saat ditemui, Selasa (21/8). Menurut Zubaedah, hidup di tengah impitan rob tidaklah mudah. Ia dan keluarganya cuma dua pilihan, yakni pindah atau bertahan. Karena tak punya banyak uang untuk pindah, keluarganya terpaksa bertahan. Supaya bisa bertahan, mereka dituntut untuk beradaptasi.

Zubaedah yang awalnya bekerja sebagai ibu rumah tangga harus turut membantu suaminya yang bekerja sebagai buruh serabutan untuk mencari uang, menjadi nelayan. Perempuan lain, Sunarti (50), juga bekerja sebagai nelayan sebagai bentuk adaptasi. Mulanya, ibu tunggal dari dua anak itu bekerja sebagai buruh bangunan dan buruh kupas bawang. Ia belajar melaut dari saudara laki-lakinya yang lebih dulu beralih pekerjaan menjadi nelayan. ”Saya belajar cara mengendarai kapal, memancing, dan memasang jaring serta perangkap ikan dalam waktu satu pekan,” tutur Sunarti. Setiap harinya, Sunarti melaut dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00. Dari aktivitas itu, Sunarti bisa mengantongi uang paling banyak Rp 60.000. Kalau sedang apes, ia hanya dapat Rp 5.000. (Yoga)


Tanda-Tanda Pertalite Bakal Dihapus

Hairul Rizal 27 Aug 2023 Kontan (H)

Pemerintah menggulirkan rencana pemberian subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 92 alias Pertamax. Rencana ini tengah dibahas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Opsi mengalirkan subsidi ke Pertamax untuk meningkatkan penggunaan BBM oktan lebih tinggi dan rendah emisi. Soalnya, menurut sejumlah pihak termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), salah satu sumber polusi udara di Kota Jakarta berasal dari sektor transportasi yang menggunakan bahan bakar minyak dengan emisi tinggi. "Kami membahas secara teknis maupun secara regulasi, secara keekonomian, karena Pertamax, kan, berbeda. Kami masih membahas di internal," kata Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Kamis (24/8). Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu) Isa Rachmatawarta belum bersedia menjelaskan detil anggarannya. Sebab, "Belum (dibicarakan)," ujar dia kepada KONTAN, Jumat (25/8). Menurut Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan Kebijakan Fiskal Kemkeu Wahyu Utomo akan melihat perkembangan lebih lanjut terkait dengan wacana tersebut. Dia hanya menegaskan bahwa saat ini BBM jenis Pertalite dan solar yang masih disubsidi pemerintah. Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menduga, wacana subsidi Pertamax ini digulirkan pemerintah untuk menghapus BBM RON 90. Oleh sebab itu, jika Pertamax disubsidi, subsidi ke Pertalite dihapus.

Dedolarisasi Meluas ke Kawasan ASEAN

Hairul Rizal 27 Aug 2023 Kontan

Upaya awal dedolarisasi terus Indonesia lakukan. Kini, Bank Indonesia (BI) memperluas kerjasama dengan negara-negara ASEAN guna mengurangi ketergantungan atas mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Upaya itu bank sentral lakukan melalui penggunaan mata uang lokal atau local currency transaction (LTC). BI, Bank Negara Malaysia (BMN), dan Bank of Thailand (BoT) menyepakati untuk memperkuat kerjasama guna mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral. Penguatan kerjasama tersebut lewat perluasan LCT. Sebelumnya, LCT hanya mencakup perdagangan dan investasi langsung (direct investment). Kini, BI dan bank sentral negara-negara ASEAN sepakat untuk memperluas LCT ke sistem pembayaran lintas negara. "Saya yakin, perluasan konektivitas pembayaran regional dan transaksi mata uang lokal akan mampu mengatasi tantangan perekonomian global dan regional di masa depan," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, kemarin (25/8). Selama ini, dalam kerjasama LCT, BI telah menggandeng bank sentral beberapa negara, yakni Malaysia, Thailand, China, dan Jepang. Terbaru, BI menggandeng Korea Selatan dalam kongsi ini. Jumlah transaksi LCT pun makin meningkat. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebelumnya mengungkapkan, dari awal Januari hingga akhir Juli 2023 lalu, total nilai transaksi LCT mencapai ekuivalen US$ 3,7 miliar. Jumlah ini meningkat ekuivalen US$ 500 juta atau 15,62% year on year. Adapun RPC merupakan konektivitas pembayaran antarnegara-negara ASEAN. RPC telah BI inisiasi sejak 2022 lalu. Dalam penandatangan perjanjian kerjasama kemarin, BI menggandeng Bank Sentral Vietnam dalam kerjasama RPC. Hanya, Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, kerjasama tersebut masih akan memberikan dampak yang minim terhadap nilai tukar rupiah. Makanya, kurs mata uang garuda masih bergerak melemah akibat sentimen arah kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Klaim Kasus ISPA di BPJS Membengkak

Hairul Rizal 27 Aug 2023 Kontan

Kualitas udara di sejumlah kota besar di Indonesia terutama Jakarta sangat memprihatinkan, karena berdampak buruk pada kesehatan. Tingkat pencemaran atau polusi udara harus mendapat perhatian serius dari para pemangku kepentingan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, polusi udara bisa menyebabkan berbagai penyakit pernafasan, mulai dari kanker paru-paru, TBC, asma, paru obstruksi kronis, serta pneumonia. Sebab itu, klaim BPJS Kesehatan dari kelima penyakit tersebut berpotensi akan melonjak jika situasi polusi udara memburuk. Asisten Deputi Komunikasi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan Agustian Fardianto menyampaikan, jumlah kasus penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) sampai Juli lalu di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas dan klinik, meningkat. BPJS Kesehatan mencatat, kasus ISPA di wilayah DKI Jakarta, dari 92.840 kasus pada Juni 2023 menjadi 109.707 kasus pada Juli 2023. Sementara di wilayah Banten, kasus ISPA meningkat dari 132.362 kasus di Juni jadi 150.876 kasus di Juli 2023. Merespons tuntutan sejumlah pihak untuk menetapkan darurat polusi udara, Ketua Komisi IV DPR Sudin bilang, lembaga legislatif akan membentuk panitia kerja (panja) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membahas kondisi polusi udara. Kalau KLHK menyepakati pembentukan panitia kerja, panja akan langsung bekerja.

Order Jasa Tambang Masih Terbentang

Hairul Rizal 27 Aug 2023 Kontan

Para emiten jasa tambang, baik pengangkutan maupun kontraktor tambang, terus memacu kinerja operasional. Tergambar dari kenaikan kinerja operasional per Juli 2023. PT RMK Energy Tbk (RMKE) misalnya, sudah memuat 887.500 metrik ton (MT) batubara ke tongkang pada bulan Juli 2023. Realisasi ini melonjak 48,1% secara bulanan. Direktur Operasional RMKE, William Saputra mencatat, kinerja operasional RMKE pada segmen jasa batubara tumbuh jauh lebih besar dibandingkan rata-rata kinerja operasional bulanan pada semester I ini. Hingga Juli 2023, RMKE telah memuat 664 tongkang berkapasitas 5,2 juta metrik ton batubara, naik 31,4% secara year on year (yoy). Di periode itu, emiten yang berbasis di Sumatera Selatan ini juga sudah membongkar 2.867 kereta dengan muatan 7,5 juta metrik ton, naik 20,5% yoy. Kinerja operasional PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) juga meningkat sepanjang semester pertama 2023. Direktur Dana Brata Luhur, Hendy Narindra Dewantoro melaporkan, volume angkut TEBE mencapai 6,33 juta metrik ton. Jumlah ini naik 15,6% dari realisasi volume angkut di separuh pertama 2022 sebesar 5,47 juta metrik ton. Kinerja anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) yang bergerak di segmen kontraktor tambang, yakni PT Pamapersada Nusantara (Pama) juga tumbuh subur. Sepanjang tujuh bulan pertama 2023, Pama mengeruk 71,1 juta ton batubara. Jumlah ini naik 17,13% dari volume produksi di periode serupa pada tahun lalu. Di periode ini, Pama juga sudah memproduksi 627,4 juta bank cubic meter (bcm) lapisan overburden (OB) removal. Realisasi ini naik 20,8% dari volume produksi overburden di periode yang sama tahun lalu yang hanya 519,2 juta bcm. Dari sisi kinerja keuangan, tahun ini TEBE menargetkan pendapatan di angka Rp 660 miliar dengan target laba bersih 40% dari pendapatan. TEBE memang belum merilis kinerja semester pertama 2023. Namun, manajemen memproyeksi pendapatan di kuartal kedua 2023 mencapai Rp 309 miliar, meningkat 12% secara tahunan. Sedangkan Kepala Riset Ciptadana Sekuritas Asia Arief Budiman menyematkan rating beli untuk saham UNTR dengan target harga Rp 37.000. Arief merevisi naik proyeksi laba bersih UNTR tahun ini dan tahun depan masing-masing sebesar 15,5% dan 21,4%.

Lolos Pailit, Waskita Fokus Selesaikan Proyek Berjalan

Hairul Rizal 27 Aug 2023 Kontan

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah lolos dari gugatan pailit melalui sidang Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/8). Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Majelis Hakim Ketua telah menolak permohonan PKPU yang diajukan oleh salah satu pemegang obligasi WSKT (obligor) yakni Donny Hartanto, melalui kuasa hukumnya, Ferdie Soethiono. Direktur Utama WSKT, Mursyid mengungkapkan, Bendungan Bener ini akan melayani kebutuhan irigasi untuk lahan pertanian seluas 15.519 hektare (ha), suplai air untuk kebutuhan rumah tangga, dan pemenuhan kebutuhan industri. "Bendungan ini diharapkan bermanfaat sebagai kawasan pengembangan pariwisata, disamping juga sebagai konservasi air serta mencegah bencana alam seperti banjir dan longsor," kata Mursyid, Kamis (24/8). Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai, tantangan bagi WSKT saat ini yakni bagaimana terus meningkatkan performa cashflow yang selama ini masih negatif. Sentimen positif bagi mereka saat ini masih dengan adanya kebijakan pemerintah terkait infrastruktur.

Pilihan Editor